Apa Itu Margin di Dunia Bisnis? Ini Fungsi, Jenis, dan Cara Hitungnya

Shirley Candrawardhani

Berkarir sebagai penulis profesional sejak 2012 yang berantusias menulis topik seputar bisnis, keuangan, dan hukum.

hrd
Isi Artikel

Margin adalah– Margin adalah salah satu istilah yang tidak lepas dari dunia bisnis. Pasalnya, margin selalu berkaitan dengan keuntungan perusahaan melalui produk yang dijual, biaya produksi, profit, dan aspek-aspek penting lainnya.

Margin adalah sebuah presentasi yang menggambarkan keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan Anda. Pada dasarnya, hal ini disebut dengan profit margin. Hal ini dapat mengukur seberapa efektifnya perusahaan Anda beroperasi.

Ingin tahu lebih lengkap tentang apa itu margin di dunia bisnis sekaligus cara menghitungnya? Simak bahasan lengkapnya di bawah ini.

BACA JUGA: Pengertian Rasio Profitabilitas, 8 Jenis, Rumus, & Cara Menghitungnya

Apa itu Margin di Dunia Bisnis?

Apa itu margin di dunia bisnis

Di dunia bisnis, margin adalah sebuah presentasi yang menggambarkan keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan. Pengertian net profit margin adalah selisih antara biaya produksi dan harga jual di pasar.

Tahukah Anda bahwa, margin memiliki kaitan yang erat dengan profit atau keuntungan yang disebut dengan net profit margin? Net profit margin adalah sebuah rasio perbandingan antara keuntungan perusahaan dengan keseluruhan jumlah uang yang dihasilkan.

Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah perusahaan Anda sudah beroperasi secara efektif atau belum. Gunanya rasio net profit margin adalah untuk memberikan gambaran tentang kondisi keuangan perusahaan.

Artinya, jika perusahaan Anda dapat menghasilkan keuntungan lebih besar dari nilai penjualan, maka penjualan yang dilakukan efisien. Hal ini bisa membuat perusahaan bertahan di tengah persaingan industri yang ketat.

Fungsi Margin dalam Bisnis

Fungsi margin dalam bisnis

Tahukah Anda bahwa, margin memiliki peran penting untuk strategi perusahaan? Pada dasarnya, net profit margin adalah perhitungan keuangan yang dilakukan perusahaan secara berkala, misalnya bulanan, kuartal, dan juga tahunan.

Nantinya hasil dari perhitungan tersebut akan dimasukan ke dalam laporan laba rugi perusahaan. Lebih detail tentang fungsi margin adalah sebagai berikut:

1. Menentukan Jumlah Produk

Hal pertama yang menjadi fungsi margin adalah untuk menentukan jumlah produk. Caranya adalah dengan menghitung proyeksi margin terhadap produk atau jasa yang akan dijual. Tujuan dari perhitungan ini adalah agar Anda bisa mendapatkan proyeksi margin yang tidak meleset hingga meminimalisir kerugian yang terjadi.

2. Menentukan Pemasaran

Menentukan pemasaran juga menjadi salah satu fungsi margin untuk perusahaan. Hal ini dilakukan agar Anda bisa menentukan strategi pemasaran yang tepat untuk produk dan jasa yang akan dijual.

3. Menentukan Harga

Fungsi margin yang ketiga adalah untuk menentukan harga produk atau jasa yang akan dijual. Tahukah Anda bahwa, harga merupakan variabel penting dalam margin? Sehingga Anda bisa menentukan harga produk atau jasa yang dijual tanpa meleset.

4. Mengetahui Laba dalam Periode Tertentu

Salah satu fungsi margin adalah untuk mengetahui laba yang didapatkan perusahaan dalam satu periode tertentu. Setelah Anda mengetahui berapa keuntungan yang didapatkan, maka Anda bisa langsung menyusun rencana strategis untuk mengembangkan bisnis.

5. Mengetahui Perkembangan Laba

Satu lagi yang menjadi fungsi margin adalah untuk mengetahui perkembangan laba dari waktu ke waktu. Artinya, dengan mengetahui profit margin Anda bisa mengukur keberhasilan perusahaan dalam menjualkan produk atau jasanya di pasar.

BACA JUGA: 5 Rumus Rasio Solvabilitas, Pengertian, Tujuan, Jenis, & Cara Menghitungnya

Jenis-jenis Margin Perusahaan dan Cara Menghitungnya

Cara menghitung margin laba perusahaan

Pada umumnya, jenis-jenis margin dibagi menjadi tiga yang bisa dilihat dari komponen pembentuknya. Berikut pembagian margin pada umumnya di perusahaan:

1. Margin Laba Kotor (Gross Profit Margin)

Jenis-jenis margin yang pertama adalah margin laba kotor atau gross profit margin. Cara menghitung margin laba kotor termasuk perhitungan yang mudah dan praktis. Sebab, Anda tidak perlu memasukan biaya lainnya.

Berikut rumus gross profit margin dan cara menghitungnya:

Margin laba kotor = (laba kotor / total pendapatan) x 100%

Tahukah Anda bahwa, jika angka yang dihasilkan semakin besar, maka hal ini akan semakin baik untuk kegiatan operasional? Sebab, harga pokok penjualan lebih rendah dibandingkan penjualan. Perhitungan ini berguna untuk proses audit operasional. Dan berlaku sebaliknya.

Misalkan perusahaan Anda memiliki laba kotor sebesar Rp48 juta dan total pendapatan perusahaan mencapai Rp55 juta. Maka laba kotor perusahaan Anda adalah:

(Rp48.000.000,00 / Rp55.000.000,00) x 100%

0.87 x 100%

87%

2. Margin Laba Bersih (Net Profit Margin)

Jenis-jenis margin yang kedua adalah margin laba bersih. Net profit margin adalah rasio profitabilitas untuk menilai persentase laba bersih yang didapatkan setelah dikurangi biaya lainnya.

Berikut cara menghitung margin dengan menggunakan rumus net profit margin:

Margin laba bersih = (laba bersih setelah dikurangi biaya lainnya / penjualan) x 100%

Perusahaan AA memiliki pendapatan penjualan sebesar Rp27 triliun kemudian mendapatkan laba bersih setelah dikurangi biaya lainnya sebesar Rp2 triliun. Maka net profit margin adalah:

(Rp2.000.000.000.000,00 / Rp27.000.000.000.000,00) x 100%

0.74 x 100%

7.4%

3. Margin Laba Operasi

Jenis-jenis margin yang ketiga adalah margin laba operasi. Tujuan dari margin ini adalah untuk mengetahui besaran keuntungan dari pendapatan yang dikurangi biaya operasional. Tujuan dari margin ini adalah untuk mengetahui besaran keuntungan dari pendapatan yang dikurangi biaya operasional.

Berikut cara menghitung margin laba operasi:

Margin laba operasi = (total pendapatan / pendapatan operasional) x 100%

Perusahaan ABC memiliki pendapatan operasional sebesar Rp180 juta dan memiliki total pendapatan sebesar Rp60 juta. Maka rasio pengembalian aset perusahaan ABC adalah:

(Rp20.000.000,00 / Rp810.000.000,00) x 100%

0.33 x 100%

33%

Demikianlah penjelasan terkait pengertian margin, fungsi, jenis, hingga cara menghitung margin untuk laporan keuangan perusahaan yang perlu Anda ketahui.

Margin adalah salah satu aspek penting untuk mengetahui persentase laba atau pendapatan perusahaan. Maka dari itu, lakukan penghitungan margin dengan benar. Anda bisa mencari seorang akuntan yang teliti dan akurat dengan menaruh lowongan pekerjaan di KitaLulus.

Saat ini KitaLulus sudah beroperasi di Jabodetabek, Bandung, Makassar, Surabaya, Medan, Semarang, dan Gowa. Daftarkan diri Anda sekarang juga untuk memasang iklan lowongan kerja di KitaLulus secara gratis.

Dapatkan seorang akuntan yang teliti dan akurat untuk menghitung net profit margin perusahaan Anda dalam hitungan hari bersama KitaLulus mulai dari sekarang!

cari karyawan
Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
chat whatsapp hrd