Pekerjaan corporate adalah pekerjaan profesional di perusahaan besar dengan sistem kerja, hierarki, dan target yang jelas.
Pekerja korporat adalah orang yang bekerja di berbagai divisi perusahaan tersebut, seperti HR, finance, legal, IT, dan marketing untuk mendukung tujuan perusahaan.
Karier corporate membutuhkan kombinasi hard skill dan soft skill untuk menyelesaikan pekerjaannya.
Ada banyak contoh kerja korporat dengan prospek stabil dan bisa diakses melalui platform pencari kerja seperti KitaLulus.
Pekerjaan corporate adalah istilah yang dipakai untuk menggambarkan pekerjaan dengan sistem kerja terstruktur di perusahaan besar. Banyak orang yang ingin mendapatkan pekerjaan ini tapi belum paham dengan ritme kerja, struktur organisasi, dan ekspektasi di dalamnya.
Padahal, ini adalah dunia kerja dengan standar profesional yang jelas dan memiliki target terukur. Memahami karakter pekerjaan korporat sejak awal bisa membantu kamu untuk memilih posisi yang tepat dan bersiap menghadapi proses rekrutmen menuju karier impian.
Artikel berikut ini akan mengulas lebih dalam mengenai pengertian, skill yang dibutuhkan, dan contoh kerja korporat. Simak informasi selengkapnya berikut ini.
Apa Itu Pekerjaan Corporate
Pekerjaan corporate adalah peran profesional yang dijalankan di perusahaan besar atau organisasi berbadan hukum dengan struktur hierarki yang jelas. Perusahaan ini biasanya memiliki banyak departemen yang sesuai kebutuhan organisasinya. Mulai dari HR, marketing, IT, keuangan, legal, hingga sales dengan fungsi dan target pekerjaan pasti.
Perusahaan korporat dapat beroperasi di berbagai lokasi, baik yang berskala nasional maupun global, dengan sistem kerja terstandarisasi. Sementara itu, pekerja korporat adalah seseorang yang bekerja dengan sistem organisasi tersebut dan berkontribusi langsung pada pencapaian tujuan perusahaan.
Lingkungan kerja profesi ini umumnya menekankan pada proses, kebijakan, dan indikator kinerja yang terukur. Karier ini diminati karena menawarkan stabilitas, jalur karier yang jelas, dan peluang berkembang dari level pemula hingga manajerial.
Ciri-ciri Pekerjaan Corporate
Pekerjaan corporate memiliki sejumlah karakteristik yang membedakannya dari pekerjaan informal atau yang berbasis proyek. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut:
1. Lingkungan Terstruktur
Lingkungan kerja korporat sangat terstruktur, dengan pembagian peran, SOP, dan alur kerja yang jelas. Setiap karyawan memahami tanggung jawabnya dan bagaimana kinerja serta kontribusi mereka terhadap perusahaan dinilai. Hal ini membantu meminimalkan ketidakpastian dan meningkatkan efisiensi kerja.
2. Lingkungan Kantor
Pekerjaan korporat umumnya dilakukan di lingkungan kantor, baik secara WFO, hybrid, atau remote sesuai sistem formal yang ditetapkan. Kantor ini akan menjadi pusat kolaborasi, koordinasi, dan budaya perusahaan. Meski tren kerja jarak jauh semakin populer, namun peran kantor di bidang ini masih penting untuk membangun keterikatan tim.
3. Kolaborasi Tim
Kerja tim merupakan inti dari pekerjaan ini. Sebuah proyek jarang dikerjakan oleh individu seorang diri karena biasanya melibatkan tim lain dari lintas divisi. Hal ini memungkinkan pertukaran ide dan penyelesaian masalah secara lebih efektif.
4. Evaluasi Kinerja
Untuk mengetahui kinerja pegawainya, perusahaan biasanya akan melakukan evaluasi secara berkala melalui KPI, appraisal, atau review tahunan. Langkah ini penting untuk membantu karyawan memahami kekuatan dan bidang yang harus mereka tingkatkan. Sistem penilaian yang jelas ini membuka peluang promosi dan kenaikan gaji.
Untuk sukses di dunia corporate, diperlukan kombinasi skill teknis dan non-teknis yang dapat mendukung pekerjaan. Beberapa kemampuan yang perlu dikuasai adalah sebagai berikut:
Komunikasi profesional: mampu menyampaikan ide dan gagasan secara jelas dan terstruktur, baik secara lisan maupun tulisan.
Kerja tim: terbiasa bekerja lintas divisi dengan latar belakang berbeda.
Manajemen waktu: mampu mengatur prioritas dan bekerja dengan deadline.
Problem solving: mampu menganalisis masalah dan mencari solusi dengan efektif.
Literasi digital: memahami tools kerja seperti email, spreadsheet, software manajemen proyek, dan berbagai aplikasi kolaborasi untuk mendukung penyelesaian pekerjaan.
Jenis-jenis Pekerjaan Corporate dan Contohnya
Ada banyak jenis pekerjaan corporate yang bisa dipilih sesuai minat, skill, dan latar belakang yang dimiliki. Berikut beberapa jenisnya:
1. Corporate Executive
Eksekutif perusahaan adalah posisi strategis yang bertanggung jawab atas arah dan kebijakan perusahaan. Peran ini biasanya berada di level manajemen atas atau tingkat C dan berhubungan langsung dengan keputusan besar bisnis.
Tugas umum:
Menentukan strategi perusahaan
Mengambil keputusan bisnis utama
Mengawasi kinerja manajemen
Contoh pekerjaan:
Chief Executive Officer (CEO)
Chief Financial Officer (CFO)
Chief Marketing Officer (CMO)
Chief Technology Officer (CTO)
Chief Operating Officer (COO)
Rata-rata gaji: Rp 40-150 juta/bulan
2. Corporate Secretary
Pekerjaan corporate secretary berfokus pada tata kelola perusahaan dan kepatuhan terhadap regulasi. Posisi ini memiliki peran besar dalam menjaga hubungan antara manajemen, pemegang saham, dan regulator.
Tugas umum:
Mengelola dokumen hukum dan rapat direksi
Menjaga kepatuhan terhadap peraturan
Mengatur komunikasi resmi perusahaan.
Contoh pekerjaan:
Corporate Secretary
Assistant Corporate Secretary
Rata-rata gaji: Rp 10-25 juta/bulan
3. Corporate Communication
Pekerjaan corporate communication berkaitan dengan komunikasi, citra, dan reputasi perusahaan. Bidang ini bertanggung jawab mengelola komunikasi internal dan eksternal agar pesan perusahaan tersampaikan dengan baik dan konsisten.
Tugas umum:
Mengelola komunikasi publik dan media.
Menyusun siaran pers dan konten perusahaan.
Menangani isu reputasi.
Contoh pekerjaan:
Corporate Communication Officer
Public Relations Manager
Rata-rata gaji: Rp 8-20 juta/bulan
4. Corporate Legal
Pekerjaan legal corporate adalah memastikan semua aktivitas perusahaan sesuai dengan hukum dan regulasi yang berlaku. Posisi ini penting untuk memberikan nasihat strategis untuk menghindari risiko hukum dan memastikan kepatuhan perusahaan.
Tugas umum:
Menyusun dan meninjau dokumen kontrak.
Memberikan nasihat hukum internal.
Menangani sengketa hukum perusahaan.
Contoh pekerjaan:
Legal Officer
Corporate Lawyer
Rata-rata gaji: Rp 12-3- juta/bulan
5. Corporate Finance
Tugas utama bidang ini adalah mengelola keuangan perusahaan, mulai dari anggaran hingga investasi. Posisi ini sangat krusial karena setiap keputusannya akan berpengaruh pada stabilitas bisnis.
Di perusahaan, bidang sales menangani klien besar dan kontrak jangka panjang. Mereka bertanggung jawab untuk meningkatkan penjualan dan berperan penting dalam pendapatan perusahaan.
Tugas umum:
Membantu perusahaan dalam penganggaran.
Mengelola klien korporasi dan negosiasi kontrak.
Mengubah prospek menjadi penjualan dan mencapai target penjualan.
Contoh pekerjaan:
Account Manager
Business Development
Sales Engineer
Rata-rata gaji: Rp 8-30 juta/bulan (termasuk insentif)
9. Information Technology (IT) & Support
Bidang ini bertanggung jawab untuk memastikan sistem dan infrastruktur teknologi perusahaan berjalan optimal.
Tugas umum:
Merencanakan, memasang, dan maintenance sistem dan peralatan teknologi perusahaan.
Melakukan pemecahan masalah dan memelihara keamanan data.
Dukungan teknis internal.
Contoh pekerjaan:
IT Support
System Analyst
Web Developer
Rata-rata gaji: Rp 8-25 juta/bulan
10. Management Trainee (MT)
Program ini dirancang untuk mencetak calon pemimpin perusahaan. Peserta akan diputar ke berbagai divisi untuk menambah pengetahuan belajar mengenai berbagai permasalahan nyata.
Tugas umum:
Mengikuti pelatihan intensif
Rotasi lintas divisi
Mempersiapkan posisi strategis
Contoh pekerjaan:
Management Trainee
Future Leader Program
Rata-rata gaji: Rp 6-12 juta/bulan
Contoh Perusahaan Corporate
Perusahaan corporate tersebar di berbagai industri, baik nasional maupun internasional. Berikut adalah beberapa contoh perusahaan tersebut:
Perusahaan Indonesia:
PT Telkom Indonesia: Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berfokus pada layanan telekomunikasi dan digital.
PT Astra International: Perusahaan konglomerasi swasta dengan bisnis terdiversifikasi, mulai dari otomotif, keuangan, hingga agribisnis.
PT Bank Mandiri: Salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia dengan layanan korporasi dan ritel.
Perusahaan Global:
Google: Perusahaan teknologi yang berfokus pada produk digital dan inovasi AI.
Apple: Corporate yang bergerak di bidang teknologi dan consumer electronics.
Unilever: Perusahaan FMCG (Fast-Moving Consumer Goods) dengan produk kebutuhan sehari-hari, mulai dari makanan, minuman, detergen, hingga kosmetik.
JP Morgan Chase & Co.: Perusahaan jasa keuangan dan investasi multinasional yang menawarkan layanan perbankan konsumen, korporat, investigasi, dan manajemen aset.
Cara Memulai Karier Corporate
Memulai karier sebagai pekerja korporat membutuhkan persiapan yang matang agar sesuai dengan jalur yang diinginkan. Berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan.
1. Tentukan Minat
Sebelum memilih jalur karier tertentu, ketahui minat berdasarkan jenis pekerjaan corporate yang ada, seperti HR, finance, marketing, IT, atau legal. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah menentukan karier jangka panjang yang sesuai kepribadian dan kekuatan diri.
2. Pilih Jalur Pendidikan yang Sesuai
Langkah selanjutnya, pilih pendidikan yang relevan dengan bidang corporate yang ingin ditekuni, baik melalui pendidikan formal maupun nonformal. Latar belakang yang sesuai ini penting agar kamu dapat memenuhi kualifikasi awal saat proses rekrutmen.
3. Tingkatkan Skill
Tingkatkan hard skill, seperti keuangan, hukum, pemasaran, atau teknologi, sesuai bidang yang digeluti baik melalui sertifikasi maupun kursus. Penting juga untuk membangun soft skill seperti komunikasi, kerja tim, dan kepemimpinan, karena akan sangat dibutuhkan saat bekerja.
4. Bangun CV dan Portofolio
Buatlah CV yang rapi, jelas, dan menonjolkan pengalaman serta skill yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Jika memungkinkan, lengkapi dengan portofolio untuk menunjukkan hasil kerja dan kontribusi nyata yang pernah dilakukan.
5. Cari Lowongan Kerja dan Apply
Mulailah mencari lowongan kerja corporate melalui platform terpercaya yang menyediakan informasi secara jelas, transparan, dan terverifikasi. Platform KitaLulus akan membantu kamu menemukan lowongan kerja yang sesuai dengan minat, skill, lokasi, dan latar belakang pendidikan.