Template CV Marketing Executive

Bingung bagaimana cara membuat CV yang menarik? Lihat contoh CV marketing executive berikut dan unduh templatenya secara gratis!

CV Builder

Membuat CV online yang menonjol dan berkualitas jadi lebih mudah dengan fitur CV builder KitaLulus. Kamu tinggal lengkapi data diri, pengalaman, dan keahlian, pilih template CV yang kamu mau, lalu CV sudah siap digunakan untuk melamar kerja. Semuanya gratis!

  • Buat CV otomatis dari profil KitaLulus
  • Pilihan template ATS-friendly & sesuai standar HRD
  • Dapat di-download versi PDF

Cara Membuat CV Marketing Executive

Kamu adalah seorang marketing executive?

Sebagai orang yang bertugas membuat dan mengembangkan strategi pemasaran suatu perusahaan, kamu pastinya memiliki kreativitas yang tinggi.

Namun saat diharuskan membuat CV yang menarik, kamu bingung apa saja yang harus kamu tulis.

Pada dasarnya, membuat CV marketing executive tidak ada bedanya dengan CV untuk posisi pekerjaan lainnya. Kamu perlu menuliskan link portofolio, menjelaskan pengalaman kerja, pendidikan, dan sebagainya.

Butuh pencerahan? Ikuti tips membuat CV marketing executive lengkap dengan contohnya di bawah ini.

1. Data Diri Harus Benar

Bagian ini mungkin terlihat sepele, tapi harus benar. Jika sampai kamu salah menuliskannya, misalnya salah menuliskan nomor atau alamat email, yang membuat HRD kesulitan menghubungi kamu sehingga merugikan diri kamu sendiri.

Bagian kontak informasi yang harus tercantum di antaranya:

  • Nama lengkap
  • Posisi (pastikan relevan dengan posisi yang kamu lamar)
  • Nomor telepon yang bisa dihubungi
  • Alamat email yang profesional (bisa dengan format namadepan.namaterakhir@gmail.com)
  • Link portofolio
  • Domisili (opsional)

CONTOH BENAR✅

Miranda Lestari

Marketing Executive

Bandung | +62822-3457-789 | lestarim@gmail.com | linkedin.com/in/miranda-lestari

CONTOH SALAH❌

Miranda Lestari

Marketing Executive | Bandung

2. Menuliskan Deskripsi Diri dengan Singkat

Deskripsi diri atau bagian ‘Tentang Saya’ menjadi poin penting yang harus kamu perhatikan penulisannya. Biasanya bagian inilah yang pertama kali dilihat HRD saat screening CV.

Maka dari itu, pastikan membuat HRD tertarik dengan menuliskan penjelasan singkat tentang siapa kamu, pengalaman kerjamu, hingga pencapaian yang pernah kamu raih di dalam deskripsi diri CV.

Perhatikan beberapa hal berikut:

  • Tulis dalam 3–4 kalimat saja
  • Gunakan bahasa formal
  • Jangan menggunakan kalimat yang bertele-tele
  • Jangan gunakan POV orang pertama (menggunakan saya atau aku) karena akan terkesan subjektif

CONTOH BENAR✅

Seorang staff marketing dengan pengalaman kerja 7+ tahun. Saat ini bekerja sebagai Marketing Executive di sebuah hotel bintang 5 di Jakarta. Pernah mendapatkan penghargaan sebagai Excellent Marketing Officer dengan pencapaian penjualan produk 150% dari target bulanan hingga 12 bulan berturut-turut.

CONTOH SALAH❌

Saya adalah seorang staff marketing dengan pengalaman kerja 7+ tahun. Saat ini saya bekerja sebagai Marketing Executive dengan capaian yang mengagumkan karena pernah mendapatkan penghargaan Excellent Marketing Officer.

3. Pengalaman Kerja (Highlight Pencapaian)

Rekruter ingin tahu apakah kamu mampu mengerjakan tugas yang nantinya diberikan. Untuk itu, cara terbaik menunjukkan pengalamanmu adalah dengan menuliskannya dalam poin-poin.

Untuk membuat profilmu lebih menonjol dibanding pelamar lainnya, kamu harus fokus pada pencapaian, bukan daily task.

Perhatikan cara menulis pengalaman kerja yang benar berikut:

  • Tulis posisi pekerjaan
  • Tulis nama perusahaan
  • Tulis tahun masuk dan keluar di bagian samping nama perusahaan atau nama posisi
  • Tuliskan secara poin-poin tugas dan capaian yang kamu pernah dapatkan selama bekerja di perusahaan tersebut
  • Fokus pada data angka capaian kamu

CONTOH BENAR✅

Marketing Executive

PT BCD – Semarang, Indonesia

(Maret 2015–Agustus 2017)

  • Membuat rencana digital marketing untuk berbagai produk baru perusahaan.
  • Memimpin 3 acara promosi yang sukses untuk 1000+ orang.
  • Melakukan proofread creative copy yang meningkatkan konversi sebesar 50%.
  • Berkolaborasi dengan tim sales untuk mengelola campaign hingga meningkatkan penjualan produk sebesar 120% dalam waktu 6 bulan.

CONTOH SALAH❌ 

Marketing Executive

PT B – Semarang, Indonesia

(Maret 2015–Agustus 2017)

  • Membuat rencana digital marketing untuk berbagai produk baru perusahaan.
  • Berkolaborasi dengan tim sales dalam penjualan produk.
  • Meng-handle sosial media perusahaan untuk berbagai platform, seperti TikTok, Instagram, Youtube, dan LinkedIn

4. Latar Belakang Pendidikan

Sebagaimana posisi digital marketing, untuk menjadi marketing executive kamu juga tidak perlu berasal dari rumpun bidang yang sesuai.

Di bagian ini kamu bisa memberikan informasi mencakup:

  • Nama sekolah/universitas
  • Tahun masuk dan lulus
  • Jurusan/prodi
  • Nilai IPK (opsional)
  • Jika memiliki latar belakang pendidikan lebih dari satu, tulis yang terbaru di bagian atas

Catatan penting, jika kamu ingin menambahkan informasi lain di bagian pendidikan, pastikan kegiatan atau capaian tersebut memang relevan dengan marketing executive, ya.

CONTOH:

Pelita Harapan University (2013–2017)

Business Management – IPK 3.55

  • Second Runner Up dalam kompetisi lomba karya tulis ilmiah dengan tema “Digital Marketing as a Foundation for Future Marketing for technology-based MSMEs” (national level)

Penjelasan: lebih baik tidak perlu memberikan informasi tambahan jika memang informasi tersebut tidak relevan dengan posisi yang dilamar.

5. Skill yang Relevan

Baik soft skill maupun hard skill yang kamu cantumkan dalam CV harus berhubungan dengan posisi yang kamu lamar. 

Berikut contoh soft skill dan hard skill yang sesuai dengan posisi marketing executive:

Soft Skill

  • Analisis Data
  • Digital Marketing
  • Multitasking
  • Kolaborasi
  • Komunikasi
  • Manajemen Waktu
  • Negosiasi
  • Penjualan
  • Riset Data
  • Marketing and sales principles

Hard Skill

  • Account Management
  • Expand Channel
  • Salesforce
  • Industry Management
  • Paid ads (Google, Facebook, Shopee, TikTok, dll)
  • Social media management (Instagram, X, TikTok, dll)
  • SEO (Ahrefs, SEMrush, screamingfrog, dll)
  • Google Analytics
  • Google Data Studio
  • CRM (Mailchimp, dll)
  • Design (Photoshop, CorelDraw, Adobe Illustrator, Canva, dll)
  • Market Research
  • Microsoft Office

6. Informasi Lain yang Relevan

Untuk lebih menonjolkan diri dibanding pelamar lain, kamu juga boleh mencantumkan informasi lainnya yang relevan, seperti sertifikasi yang pernah kamu dapatkan untuk membuktikan kemampuan kamu.

Beberapa sertifikasi umum yang bisa dicantumkan pada CV marketing executive antara lain:

  • Google Ads Search Certificate
  • Google Analytics Individual Qualification
  • Infinite Skills Excel
  • Python for Marketer
  • Canva Design School 
  • YouTube Creator Academy
  • Financial Revolution oleh Tung Desem Waringin (24)
  • Selling With Empathy oleh James Gwee

Kemudian jika kamu menguasai beberapa bahasa asing, tak ada salahnya juga mencantumkannya di CV. Ini akan membuat HRD semakin terkesan denganmu. Beri peringkat bahasa berdasarkan tingkat kemahirannya:

  • Native
  • Fluent
  • Proficient
  • Intermediate
  • Basic

Contoh CV Marketing Executive

Adapun contoh CV Marketing Executive adalah sebagai berikut. KitaLulus menyajikannya dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sehingga bisa kamu pilih sesuai kebutuhan.

1. Contoh CV Marketing Executive Bahasa Indonesia

2. Contoh CV Marketing Executive Bahasa Inggris

To top