Kode OTP Adalah: Fungsi, Cara Kerja, Bedanya dengan PIN

Putri Prima
Putri Prima

Lulusan Ilmu Komunikasi yang mendalami dunia content writing, khususnya di bidang karir dan bisnis.

Isi Artikel

Bagi kamu yang sering melakukan transaksi online, OTP adalah suatu hal yang tentu tidak asing lagi. Kode berisi angka ini biasanya akan kamu dapatkan saat hendak transaksi online.  Gunanya adalah untuk menghindari pembajakan atau penyalahgunaan akun.

Apa kamu penasaran dan ingin tahu lebih banyak tentang apa itu OTP, mulai dari fungsi, cara kerja, sampai tips melindungi OTP? Mari simak dalam artikel di bawah, ini ya!

Apa Itu OTP?

Apa Itu OTP?

OTP adalah singkatan dari one time password (OTP) yang merupakan mekanisme untuk dapat masuk ke jaringan atau layanan dengan menggunakan kode verifikasi berupa angka atau kombinasi huruf dan angka yang biasanya terdiri dari 4-6 digit. 

Kombinasi kode OTP sendiri dibuat secara otomatis dengan sistem algoritma yang bernama Hashed Message Authentication Code (HMAC). Sesuai dengan kepanjangannya, kode ini hanya berlaku dan bisa digunakan sekali dan bisa hangus dalam beberapa menit.

Biasanya kode OTP akan dikirimkan melalui SMS atau email yang kita daftarkan untuk proses autentikasi.

Secara umum, karakteristik kode OTP adalah sebagai berikut:

  • Hanya digunakan satu kali 
  • Berbentuk angka, karakter, atau kombinasi keduanya 
  • Akan hangus dalam beberapa saat 
  • Bersifat sangat rahasia

Perbedaan OTP dan PIN

Selain OTP, kita juga mengenal PIN, bahkan mungkin kita tahu PIN lebih dulu dari OTP. Baik PIN dan OTP adalah sama-sama merupakan kode keamanan dan bersifat rahasia, tapi mereka memiliki perbedaan yang sangat terlihat.

PIN adalah keamanan yang bisa diatur oleh kamu sebagai pemilik. Penggunaan PIN juga lebih seperti layaknya password. Sementara OTP adalah kode acak yang dibuat secara otomatis dan dikirimkan oleh sistem. 

OTP juga merupakan sistem keamanan two way authentication yang sifatnya rahasia.

Fungsi OTP

Kode OTP berfungsi sebagai pengaman privasi dengan aman dan baik. Penggunaan kode ini umumnya ditemukan dalam transaksi online. Hal ini karena OTP adalah kode untuk menghindari akses pengguna tidak resmi yang mencoba masuk ke sistem, sehingga keamanan bisa ditingkatkan.

Bisa dikatakan OTP menjadi jawaban atas apa yang tidak bisa diberikan oleh password statis. 

Contoh Kode OTP

Contoh kode OTP

Saat ini, setidaknya ada beberapa contoh kode OTP yang digunakan. Mungkin saja kamu sudah tahu, tapi tidak familiar dengan istilahnya.  Berikut beberapa contoh OTP yang paling sering digunakan.

1.  One Time Password Pesan Singkat 

Salah satu contoh OTP adalah melalui pesan singkat. Ini merupakan metode yang paling umum digunakan. Kode OTP akan dikirimkan melalui pesan SMS setelah proses login. Kemudian kamu harus memasukkan kode yang dikirim tersebut untuk menyelesaikan proses otentikasi sebelum kamu berhasil login.

2. One Time Password Pesan Suara

Selain melalui teks, OTP juga bisa dikirimkan melalui pesan suara. Nantinya, kode akan dikirimkan melalui panggilan telepon. Setelah panggilan suara selesai, kode tidak akan tersimpan di ponsel. 

Penggunaan OTP suara ini sangat membantu untuk para pengguna yang memiliki penglihatan terbatas. Atau digunakan bila kamu tidak juga dikirimkan SMS OTP.

3. Notification Push

Notification push mirip dengan SMS OTP. Di mana kode dikirimkan ke ponsel sebagai push notif ke aplikasi di ponselmu. Lalu, kamu harus menyalin kode tersebut ke layar login untuk memverifikasi identitas. 

Baca juga: Cara Melacak HP yang Hilang dalam Keadaan Mati dan Nyala

Cara Kerja OTP

Mengutip dari Techtarget, pada dasarnya, sistem OTP adalah memberikan urutan angka yang akan muncul berdasarkan waktu dengan rumus tertentu.

Hal ini telah ditetapkan dan disinkronisasikan antara server OTP dengan token OTP. Kemudian, nomor tersebut dikirimkan kepada pengguana sesuai dengan preferensi merekan. Baik itu SMS, email, atau telepon. Kemudian kode yang diterima harus langsung dimasukkan ke dalam aplikasi.

Jika kode yang kamu masukkan benar, kamu bisa melanjutkan menggunakan aplikasi. Jika salah, kamu bisa memasukan ulang atau meminta OTP lainnya untuk dikirim ulang.

Cara Mengatasi Kode OTP Tidak Masuk

cara mengatasi kode OTP tidak masuk

Seperti yang sudah disinggung di atas, bahwa kode OTP akan otomatis dikirim setelah kamu melakukan proses login dengan memasukan email dan password. Tapi, terkadang ada saja saat di mana kode OTP tidak masuk. 

Jika kamu mengalami hal ini, kamu bisa melakukan beberapa cara mengatasi kode OTP tidak masuk berikut:

1. Coba Gunakan Opsi Lain

Jika kode OTP yang seharusnya dikirimkan ke nomor ponsel tidak juga masuk, coba ubah opsi pengiriman. Misalnya saja menggunakan email yang terdaftar atau menggunakan panggilan telepon. Alternatif-alternatif ini patut kamu coba.

2. Ubah Tanggal dan Waktu di Ponsel

Jika kamu pengguna smartphone, coba ubah tanggal dan waktu (date and time) pada menu Pengaturan. Cobalah ubah dari setting otomatis menjadi manual. Pastikan waktu dan tanggal sudah sesuai, kemudian mintalah request ulang OTP.

3. Atur Permission App

Bila kamu melakukan request melalui aplikasi, pastikan kamu telah mengizinkan aplikasi tersebut untuk membaca pesan. Sehingga pesan bisa masuk.

Mengapa OTP Tidak Boleh Disebarkan?

Saat kamu menerima pesan kode OTP, pasti kamu juga menerima pesan yang mengatakan kamu tidak boleh menyebarkan kode tersebut.

Hal ini dimaksudkan agar kamu tidak mengalami pencurian data, penyalahgunaan akun, dan pembajakan kode rahasia yang dikenalkan dengan sebutan OTP fraud

OTP fraud dilakukan oleh pelaku kejahatan untuk mengambil keuntungan bagi mereka. Setelah mereka berhasil mendapatkan kode, mereka bisa menyalahgunakan informasi dan data pada akun tersebut. Itulah mengapa kamu harus merahasiakan kode one time password.

Tps Melindungi OTP

Tips melindungi kode OTP

OTP adalah kode rahasia yang tidak boleh diberitahukan siapa-siapa. Karena ini menyangkut keamanan akun kamu. Di bawah ini merupakan tips melindungi OTP yang bisa kamu lakukan.

1. Jangan Berikan Kode OTP pada Siapapun

Kode OTP adalah bersifat rahasia, artinya kamu tidak boleh menyebarkannya sekalipun ada pihak-pihak terkait yang meminta kode OTP.

Memberikan kode OTP kepada orang lain bisa menjadi celah terjadinya penipuan. Tentu kamu tidak ingin hal ini terjadi kan?

2. Gunakanlah Koneksi yang Aman Ketika Bertransaksi

Koneksi internet juga bisa menjadi penyebab kebocoran kode OTP, lho. Yap, bila kamu menggunakan koneksi yang kurang aman, seperti tempat umum, bisa jadi mangsa hacker untuk mengakses perangkatmu. 

Jadi, hindarilah mengakses mobile banking dan transaksi perbankan menggunakan koneksi di tempat umum. Lebih baik gunakanlah koneksi internet provider.

3. Selalu Waspada

Terakhir, tips melindungi OTP adalah jangan mudah percaya dengan nomor asing atau nomor yang mengatakan dari perusahaan dan meminta OTP. Ini adalah penipuan, sebelum kamu memberikan kode tersebut, coba cari tahu dulu dengan mengunjungi website resmi. Biasanya di sana akan menampilkan jelas nomor kontak yang digunakan.

Jika di luar nomor tersebut menghubungi kamu, sebaiknya abaikan dan blokir saja. Pastikan kamu juga selalu rutin mengganti password dan pin agar tetap aman.

Itulah penjelasan singkat tentang OTP. Semoga informasi di atas dapat menambah pengetahuan ya!

Jika kode OTP tidak boleh disebarkan, sebaliknya lowongan di KitaLulus wajib sekali disebarkan. Aplikasi KitaLulus memberikan kamu kemudahan menemukan ribuan lowongan dari berbagai industri. Melamar kerjanya juga mudah, kamu hanya perlu mengisi lengkap informasi diri, kemudian kamu bisa melamar dan lamaran akan langsung masuk ke WhatsApp HRD. Yuk, download sekarang dan rasakan sensasi cari kerja #LebihMudah mulai dari sekarang!

Close Pop up