7 Cara Mengatur Keuangan Pribadi yang Mudah, Cocok untuk Gaji Kecil!

Shirley Candrawardhani
Shirley Candrawardhani

Berkarir sebagai penulis profesional sejak 2012 yang berantusias menulis topik seputar bisnis, keuangan, dan hukum.

Isi Artikel

Cara mengatur keuangan– Apa yang kamu lakukan ketika mendapatkan gaji pertama? Beli barang yang sudah diincar? Memberi sebagian ke orang tua? Atau malah langsung dihabiskan? Kamu sudah tahu belum cara mengatur keuangan pribadi agar uang yang kamu miliki bisa bertahan sampai akhir bulan?

Cara mengatur keuangan adalah salah satu solusi agar uang yang kamu miliki bisa bertahan sampai akhir bulan. Biasanya nih, anak mudah kalau memegang uang banyak pasti inginnya langsung dihabiskan.

Eits, sebaiknya tidak begitu ya. Dengan mengetahui cara mengatur keuangan, kamu juga bisa menjaga kondisi keuangan tetap stabil, lho. Yuk, langsung disimak saja penjelasan mengenai cara mengatur keuangan pribadi dengan gaji kecil atau pas-pasan agar bisa bertahan sampai akhir bulan.

BACA JUGA: 15 Cara Nego Gaji Terampuh untuk Job Seeker dan Fresh Graduate

Cara Mengatur Keuangan Pribadi dengan Gaji Kecil/Pas-pasan

Cara mengatur keuangan pribadi dengan gaji kecil

Tidak dapat dipungkiri, kehidupan di kota besar terutama di Ibu Kota memang menghabiskan banyak biaya. Mulai dari makan, ongkos ke tempat kerja, beli pulsa, dan lain sebagainya.

Nah, jika kamu tidak mengetahui cara mengatur keuangan pribadi dengan baik dan benar, hal ini akan berdampak pada arus keuangan kamu. Tentu kamu tidak ingin kalau uang gaji kamu habis begitu saja, kan?

Yuk, mulai sekarang kita gunakan cara mengatur keuangan pribadi agar tetap memiliki pengeluaran yang stabil, bisa bertahan sampai akhir bulan, dan tentunya ada tabungan juga.

Berikut beberapa cara mengatur keuangan pribadi yang bisa kamu lakukan.

1. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Cara mengelola keuangan pribadi dengan gaji kecil

Cara mengatur keuangan pribadi yang pertama adalah dengan membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan. Kebutuhan yang dimaksud di sini adalah kebutuhan hidup sehari-hari, ya. Seperti makan dan minum, hingga ongkos ke tempat kerja.

Sedangkan keinginan adalah belanja untuk gaya hidup. Misalnya seperti membeli baju, nongkrong di café, beli kopi dengan harga yang mahal, hingga kebutuhan hobi. Mengapa kita perlu membedakan kebutuhan dan keinginan jika ingin manajemen keuangan pribadi dengan baik?

Hal ini bertujuan agar kamu bisa mengetahui mana yang merupakan kewajiban dan mana yang untuk memuaskan diri. Sehingga ketika kamu mengatur keuangan pribadi, jadi bisa terlihat dimana uang paling banyak dihabiskan. Apakah untuk kebutuhan atau keinginan?

2. Buat Rencana Keuangan

Cara mengatur keuangan selanjutnya adalah dengan membuat rencana keuangan. Bagaimana membuat rencana keuangan? Sebenarnya caranya cukup mudah untuk dilakukan, lho.

Kamu bisa mulai untuk menyusun daftar pengeluaran bulanan kamu dan pendapatan per bulannya. Tujuannya adalah agar ketika kamu menggunakan cara mengatur keuangan pribadi, pemasukan dan pengeluaran bisa mudah dipantau.

Rencana keuangan ini juga dibutuhkan sebagai acuan untuk melakukan penghitungan keuangan yang kamu miliki. Sehingga nanti kamu masih bisa memilih mana yang sangat dibutuhkan, dan mana yang tidak.

Misalnya, kamu memerlukan ongkos kerja selama satu minggu sebesar Rp200 ribu. Tapi kamu juga ingin nongkrong di café dan bisa menghabiskan nominal yang sama.

Dengan model manajemen keuangan pribadi sedemikian rupa, kamu sudah bisa melihat mana yang dibutuhkan dan mana yang tidak, kan?

3. Terapkan Metode 50 20 30 Rule

Manajemen keuangan pribadi dengan 50 30 20 Rule

50 20 30 rule juga bisa kamu jadikan cara mengatur keuangan pribadi, nih. Cara ini merupakan cara alternatif yang bertujuan untuk membagi keuangan kamu sesuai dengan persentase 50 20 30, seperti berikut ini:

  • 50% untuk kebutuhan pribadi
  • 20% untuk tabungan
  • 30% untuk keinginan

Cara mengelola keuangan pribadi satu ini diklaim bisa membuat kamu mengatur uang secara ideal untuk tiga kebutuhan tersebut. Dengan cara ini, kamu jadi bisa mendapatkan semuanya, bukan?

BACA JUGA: Ingin Resign Tapi Ditawari Counter Offer Gaji, Bagaimana Cara Menyikapinya?

4. Bijak dalam Menggunakan Kartu Kredit dan Paylater

Bijak dalam menggunakan kartu kredit dan paylater adalah cara mengatur keuangan pribadi berikutnya yang perlu kamu perhatikan. Terutama jika kamu memiliki banyak keinginan yang harus dibeli di e-commerce.

Tidak dapat dipungkiri jika kartu kredit dan fitur paylater sangat membantu kita mendapatkan barang sesuai keinginan. Tetapi jika kamu tidak bisa menggunakannya dengan bijak, tagihan besar siap mendatangimu di akhir bulan.

Oleh karena itu, jangan lupa berhati-hati saat menggunakan dua fitur keuangan ini ya! Jika tidak benar-benar darurat, alangkah lebih baik jika kamu hindari.

5. Selalu Siapkan Dana Darurat

Tips mengatur keuangan pribadi dengan gaji kecil

Cara mengatur keuangan pribadi selanjutnya adalah dengan menyiapkan dana darurat. Kita tidak pernah tahu kapan kita membutuhkan dana darurat. Jadi tidak ada salahnya untuk menyisihkan sedikit dari penghasilan untuk dana darurat.

Besaran nominalnya terserah kamu. Tidak harus sama setiap kali disisihkan, tapi usahakan untuk konsisten melakukannya setiap hari. Hal yang perlu kamu perhatikan adalah dana darurat ini akan cukup jika sewaktu-waktu kamu membutuhkannya.

6. Belajarlah Investasi

Investasi juga merupakan salah satu cara mengatur keuangan pribadi dengan bijak. Investasi yang kamu lakukan tidak perlu yang mahal-mahal. Melakukan investasi di reksadana saja sudah cukup untuk menjadi tabungan kamu nanti.

Hal yang harus kamu perhatikan adalah pilih jenis investasi yang sudah memiliki sertifikasi dan mendapatkan izin, ya. Jangan sampai kamu mengikuti investasi abal-abal. Bukannya untung, malah bodong.

7. Hindari Berhutang

Tips mengelola keuangan pribadi untuk fresh graduate

Satu lagi cara mengatur keuangan pribadi yang bisa kamu lakukan adalah hindari berhutang. Tahukah kamu bahwa, hutang merupakan salah satu kendala terbesar dalam mengatur keuangan?

Jika tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya jangan berhutang. Daripada mengajukan pinjaman ke orang lain/pinjol, akan lebih baik jika kamu menahan diri membeli barang-barang kurang dibutuhkan.

Nah, itulah beberapa cara mengatur keuangan pribadi yang bisa kamu gunakan. Perlu diingat, atur rencana keuangan sebaik mungkin dengan menyesuaikan prioritas kebutuhan. Bijaklah dalam menghabiskan uang untuk bekal di masa depan.

Meskipun masih muda, bukan berarti kamu bisa bebas menghabiskan uang, ya! Sebab kita tidak pernah tahu kapan uang itu akan habis, dan kapan kita membutuhkan uang banyak.

Salah satu cara mendapatkan uang adalah dengan bekerja. Nah, kamu bisa mencari pekerjaan di aplikasi KitaLulus!

Kamu bisa langsung daftar di situs KitaLulus dan isi profil selengkap mungkin. Di sini kamu bisa mencari banyak jenis pekerjaan sesuai yang kamu mau. Melamar kerja di KitaLulus menjadi #LebihMudah, karena kamu akan terhubung langsung dengan HR perusahaan. Cakep, nggak tuh?

Close Pop up