PPPK

Belajar Bareng Soal Sosio Kultur PPPK 2021, Yuk Di Sini!

Close Pop up
Soal Sosio Kultur PPPK 2021
Sudahkah kamu belajar soal sosio kultur PPPK 2021? Kalau belum, yuk, segera latihan dengan soal-soal ini untuk memantapkan persiapanmu!

Sudah sampai mana persiapan kamu untuk bisa lolos dari seleksi kompetensi PPPK 2021? Belajar bareng yuk, kali ini, kami punya soal sosio kultural PPPK 2021, langsung cek di bawah, ya!


Apa Itu Soal Sosio Kultur PPPK 2021

Kompetensi sosio-kultural merupakan tes yang dimaksudkan untuk menguji pengetahuan, keterampilan, juga sikap kamu sebagai pelamar yang berkaitan dengan bagaimana ia berinteraksi di lingkungan yang majemuk. 

Nah, lingkungan majemuk yang dimaksud terdapat perbedaan baik dalam hal agama, suku dan budaya, perilaku, wawasan kebangsaan, etika, nilai-nilai, moral, emosi, dan prinsip. Dimana hal tersebut harus dipenuhi oleh setiap pemegang jabatan untuk mendapatkan hasil kerja yang sesuai dengan peran, fungsi dan jabatan.

Soal-soal yang diujikan dalam kompetensi sosio kultural berkaitan dengan: 

  • Kepekaan terhadap perbedaan budaya; 
  • Kemampuan berhubungan sosial; 
  • Kepekaan terhadap konflik; dan 
  • Empati.


Contoh Soal Sosio Kultur PPPK 2021

Sebagai salah satu pelamar, tentu kamu harus sudah mempersiapkan diri menghadapi tes seleksi kompetensi. Termasuk belajar mengerjakan soal sosio kultur PPPK 2021. Di bawah ini, ada beberapa soal sosio kultur PPPK 202 yang bisa kamu pelajari. 


SOAL 1

Tekad Mia untuk belajar lebih rajin dan giat tidak surut meskipun ia tahu kondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan. Mia rajin membaca buku dan mencari informasi di perpustakaan sekolah saat istirahat. Selain itu, ia dibantu teman sekolahnya yang memiliki fasilitas internet sehingga ia dapat mengakses berbagai pengetahuan. Hal ini membuat Mia berwawasan luas dan menjadi anak yang cerdas dan berprestasi. Peran media sosialisasi yang sesuai contoh di atas adalah...

A. Lingkungan tempat tinggal, keluarga, dan sekolah

B. Sekolah, teman sebaya, dan media elektronik

C. Keluarga, sekolah, dan media massa

D. Lingkungan budaya, sekolah, dan keluarga

E. Lingkungan tempat tinggal, keluarga, dan media massa


Pembahasan:

Media sosialisasi adalah pihak-pihak yang menjadi perantara terjadinya sosialisasi, di antaranya keluarga, teman sebaya, sekolah, lingkungan kerja, organisasi, dan media massa. Berdasarkan cerita yang dialami Mia, prestasi dan banyaknya pengetahuan yang dimiliki sekarang, ia peroleh dari fasilitas yang disediakan oleh sekolah, yaitu perpustakaan. Selain itu, temannya memberikan bantuan pada Mia untuk mencari informasi melalui media elektronik atau internet. Jadi, media sosialisasi yang berperan adalah sekolah, teman sebaya, dan media elektronik.

Jawaban: B


SOAL 2

Fenomena perjudian togel dan perjudian online di kalangan masyarakat dapat dikategorikan sebagai kejahatan…

A. Perusahaan

B. Terorganisasi

C. White collar crime

D. Blue collar crime

E. Victimless crime


Pembahasan:

Kejahatan dapat diartikan sebagai perilaku yang bertentangan atau melanggar norma hukum. Salah satu tipe kejahatan berupa kejahatan tanpa korban (victimless crime). Kejahatan tanpa korban (victimless crime) merupakan perilaku kejahatan yang melanggar ketentuan hukum dengan tidak menimbulkan penderitaan atau kerugian kepada orang lain (tidak berdampak pada orang lain), melainkan berdampak pada diri sendiri. Kejahatan tanpa korban secara sederhana dapat diartikan bahwa perilaku kejahatan yang dilakukan individu di mana sebagai korban adalah pelaku kejahatan  itu sendiri. Contohnya, perjudian togel dan perjudian online.

Jawaban: E


SOAL 3

Media komunikasi yang berkembang pesat semakin memudahkan masyarakat untuk menjalin interaksi. Komunikasi melalui telepon genggam pun tidak hanya mendengar suara saja, tetapi sudah bisa saling bertatap muka. Hanya dengan modal kamera dan jaringan internet, orang-orang dari berbagai belahan dunia dapat bertatap muka secara tidak langsung melalui video call. Hal ini akan menimbulkan model interaksi bersifat akulturasi baru di masyarakat seperti…

A. Kebebasan akses yang dimiliki meskipun orang tersebut tidak memiliki perangkat yang memadai

B. Masyarakat dibatasi oleh waktu karena sempitnya ilmu yang dimiliki masyarakat dalam menggunakan video call

C. Masyarakat tidak akan kehilangan unsur komunikasi dan tidak menghilangkan unsur bertatapan muka, meski dibedakan dengan ruang dan waktu

D. Kemudahan video call hanya dapat dinikmati oleh masyarakat yang berada di negara maju, sedangkan masyarakat di negara berkembang masih saja tertinggal

E. Munculnya video call akan menghilangkan unsur kebudayaan lama, seperti hilangnya komunikasi secara langsung, karena semua orang akan lebih memilih komunikasi video call


Pembahasan:

Sikap dan perilaku masyarakat akan dipengaruhi oleh adanya akulturasi. Dampak dari akulturasi adalah terjadinya perubahan cara pandang individu mengenai kehidupan masyarakat. Misalnya perubahan cara berkomunikasi yang dulunya secara langsung, sekarang dapat dilakukan melalui berbagai media (telepon, pesan singkat, media sosial).

Jawaban: C


SOAL 4

Pengalaman masa kecil almarhum Sutopo yang kerap jadi bahan ledekan teman-temannya karena dianggap miskin dan bodoh membuat ia bangkit dari keterpurukan. Tidak ingin selalu terkungkung dalam kebodohan, kemiskinan dan korban bully, membuat ia tumbuh menjadi anak yang lebih rajin, giat dan berprestasi. Dalam prosesnya, ia berhasil masuk Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada dan lulus dengan gelar cumlaude sampai akhirnya menjadi Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Perjalanan hidup almarhum Sutopo dibukukan karena semasa hidupnya ia telah banyak berjuang terhadap penanggulangan bencana di Indonesia. Ilustrasi tersebut menunjukkan realitas struktur sosial, yaitu…

A. Kekuasaan seseorang memengaruhi penghormatan kepada orang lain

B. Tingkat pendidikan memengaruhi status sosial seseorang

C. Keturunan memengaruhi tingkat pendidikan yang dicapai

D. Seseorang yang memiliki pendidikan pasti memiliki banyak harta

E. Tingkat pendidikan memengaruhi peran sosial seseorang dalam keluarga


Pembahasan:

Banyak cara yang digunakan agar seseorang bisa merubah status sosialnya. Salah satunya dengan pendidikan. Seperti kasus dalam soal, seseorang bisa mendapatkan posisi atas dalam masyarakat melalui pendidikan. Dengan pendidikan, seseorang yang tadinya berada dalam lapisan bawah bisa berada pada lapisan atas. Tingkat pendidikan sangatlah berpengaruh dalam status sosial seseorang di masyarakat, karena orang akan mudah dihormati karena ilmu dan pengetahuannya. Ilmu dan pengetahuan yang dimiliki seseorang akan mengantarkan dan menempatkan mereka untuk berada dalam lapisan atas dalam status sosial di masyarakat.

Jawaban: B


SOAL 5

Setelah ditinggal bercerai oleh kedua orang tuanya, sikap Suki berubah total. Dahulu ia adalah sosok yang riang, selalu ramah dengan orang lain, dan giat belajar. Setelah peristiwa tersebut, ia mulai bergabung dengan teman-teman malamnya, hingga ia pun tertangkap karena penggunaan obat-obatan terlarang. Peran teman-teman malamnya tersebut sebagai media sosialisasi adalah…

A. Mengajarkan nilai dan norma sosial.

B. Mengembangkan pola pikir yang sistematis.

C. Menjaga keteraturan sosial.

D. Membantu individu untuk berpartisipasi dengan lingkungan sekitar.

E Membentuk kepribadian dalam bertingkah laku.


Pembahasan:

Media sosialisasi dari soal tersebut didapatkan dari kelompok bermain (peer group). Proses sosialisasi dalam kelompok bermain adalah sebagai berikut.

1. Dilakukan antar teman, baik teman sebaya maupun teman tidak sebaya.

2. Terjadi secara ekualitas (hubungan sosialisasi yang sederajat).

3. Kelompok bermain ikut menentukan cara berperilaku anggota kelompoknya.

4. Menjadi bagian dari sub-kultur yang dapat memberikan pengaruh positif atau negatif.

Jadi, peran teman-teman malamnya tersebut sebagai media sosialisasi adalah membentuk kepribadian dalam bertingkah laku.

Jawaban: E


SOAL 6

Adanya sistem informasi dan media massa yang sangat berkembang dewasa ini menyebabkan banyak pelajar mengikuti tren dari luar. Pelajar mudah terlibat kenakalan remaja seperti membolos, tawuran, bahkan sampai terindikasi pemakaian obat-obatan terlarang. Hal ini juga dipengaruhi oleh faktor pergaulan di kalangan remaja. Secara tidak langsung, hal tersebut berdampak buruk bagi pelajar itu sendiri, seperti degradasi moral, sampai hancurnya masa depan mereka.Upaya yang tepat untuk dilakukan oleh pihak sekolah guna mengatasi gejala sosial tersebut adalah…

A. Menambah jam belajar peserta didik sampai sore.

B. Memberi sanksi tegas bagi yang melanggar tata tertib sekolah.

C. Mewajibkan peserta didik mengikuti semua kegiatan ekstrakurikuler.

D. Melaporkan peserta didik yang melanggar tata tertib sekolah kepada pihak berwajib.

E. Memberi tugas atau pekerjaan rumah kepada peserta didik.


Pembahasan:

Banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh pelajar tentunya harus ditindak dengan memberikan aturan yang tegas dari pihak sekolah. Sanksi yang tegas akan sangat cocok untuk mengatasi gejala sosial tersebut. Hal tersebut menegaskan, bahwa nilai dan norma dapat ditegakkan di kalangan remaja. Jadi, upaya yang tepat dilakukan pihak sekolah untuk mengatasi gejala sosial tersebut ialah memberi sanksi yang tegas bagi yang melanggar tata tertib sekolah.

Jawaban: B


SOAL 7

Pemerintah merencanakan pembangunan jalan. Dalam pelaksanaannya, pemerintah harus membongkar sebuah lahan yang dianggap keramat oleh masyarakat setempat. Masyarakat tersebut berusaha menolak rencana pemerintah dengan alasan bahwa lahan keramat itu memiliki nilai spiritual yang tinggi bagi kehidupan. Contoh kasus pada soal merupakan konflik yang disebabkan oleh adanya perbedaan…

A. Pemahaman

B. Ketaatan

C. Tujuan

D. Cara

E. Kepentingan


Pembahasan:

Individu dan kelompok memiliki perasaan, pendirian, maupun latar belakang kebudayaan yang berbeda. Oleh sebab itu, dalam waktu yang bersamaan, masing-masing individu atau kelompok dapat saja memiliki kepentingan berbeda-beda terhadap suatu hal maupun objek yang sama. Contohnya, menyangkut tempat keramat sebagaimana diuraikan dalam soal.

Jawaban: E


SOAL 8

Ketika Jakarta menghadapi ancaman bom di Sarinah beberapa tahun lalu, berita mengenai hal itu menyebar di media sosial dan media elektronik dengan cepat. Tidak lama berselang, empati dari berbagai negara pun disampaikan kepada bangsa Indonesia. Fenomena ini menggambarkan dampak positif dari…

A. Modernisasi

B. Globalisasi

C. Westernisasi

D. Demokratisasi

E. Medonalisasi


Pembahasan:

Teknologi informasi dan komunikasi adalah pendukung utama bagi terselenggaranya globalisasi. Melalui dukungan teknologi informasi dan komunikasi, informasi dalam bentuk apapun dapat disebarluaskan dengan mudah sehingga dapat dengan cepat memengaruhi cara pandang dan gaya hidup hingga budaya suatu bangsa. Jadi, fenomena ancaman bom di Sarinah yang mengundang empati dari berbagai negara merupakan dampak positif dari globalisasi.

Jawaban: B


SOAL 9

Faktor yang memengaruhi mobilitas sosial dari semakin meningkatnya urbanisasi di Jakarta adalah…

A. Perubahan kondisi sosial

B. Pendidikan

C. Ras

D. Perkawinan

E. Ekspansi teritorial


Pembahasan:

Perubahan kondisi sosial masyarakat menjadi salah satu faktor pendorong yang memengaruhi perpindahan masyarakat. Peningkatan urbanisasi di Jakarta merupakan realisasi hadirnya mobilitas sosial karena adanya perubahan kondisi sosial seperti adanya daya tarik kota Jakarta yang banyak menyediakan lapangan kerja, wilayah pertanian di desa yang semakin sempit, maupun pola pikir generasi desa yang lebih menganggap bekerja di kota dengan sektor jasa lebih baik dibandingkan mengembangkan pertanian di desa. Jadi, faktor yang memengaruhi mobilitas sosial dari semakin meningkatnya urbanisasi di Jakarta adalah perubahan kondisi sosial.

Jawaban: A


SOAL 10

Iklan rokok yang tersebar bebas di berbagai media massa menjadi salah satu faktor semakin meningkatnya konsumsi rokok di masyarakat meskipun pemerintah banyak mengampanyekan dampak negatif merokok hingga penerapan undang-undang mengenai pelarangan merokok di tempat umum, hal tersebut disebabkan oleh…

A. Sosialisasi tidak sempurna

B. Peniruan generalized other yang salah

C. Subkebudayaan menyimpang

D. Dekulturasi budaya

E. Transformasi budaya perilaku masyarakat


Pembahasan:

Sosialisasi tidak sempurna adalah salah satu faktor penyebab terjadinya penyimpangan sosial karena adanya ketidakselarasan pesan yang disampaikan dari para agen sosialisasi. Pada soal tersebut terlihat adanya ketidakselarasan pesan yang disampaikan oleh media massa dengan pemerintah sehingga konsumsi rokok di kalangan masyarakat tetap meningkat. 

Jawaban: A



Sistem Tes Kompetensi PPPK 2021

Setelah kamu dinyatakan lolos seleksi administrasi, selanjutnya kamu akan mengikuti seleksi kompetensi berbasis CAT. 

Penyelenggaraan seleksi kompetensi PPPK 2021 sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini karena ada 3 kali kesempatan untuk mengikuti tes seleksi.

Seleksi tahap 1, tahap ini hanya dapat diikuti oleh pelamar dengan kriteria sebagai berikut:

  • Guru non-ASN yang mengajar di Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh instansi daerah dan terdaftar sebagai guru di Dapodik
  • Tenaga Honorer Eks Kategori II sesuai database Tenaga Honorer Badan Kepegawaian Negara

Lalu, seleksi kompetensi tahap 2, dapat diikuti oleh:

  • Guru non-ASN yang mengajar di Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh instansi daerah dan terdaftar sebagai guru di Dapodik yang tidak lulus seleksi kompetensi I
  • Tenaga Honorer Eks Kategori II sesuai database Tenaga Honorer Badan Kepegawaian Negara yang tidak lulus seleksi kompetensi I
  • Guru Swasta yang mengajar di Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat dan terdaftar sebagai guru di Dapodik
  • Lulusan Pendidikan Profesi Guru yang belum menjadi guru dan terdaftar di database lulusan Pendidikan Profesi Guru Kemdikbud Ristek.

Dan, seleksi kompetensi PPPK tahap 3, dengan ketentuan peserta:

  • Guru non-ASN yang mengajar di Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh instansi daerah dan terdaftar sebagai guru di Dapodik yang tidak lulus seleksi kompetensi II
  • Tenaga Honorer Eks Kategori II sesuai database Tenaga Honorer Badan Kepegawaian Negara yang tidak lulus seleksi kompetensi II
  • Guru Swasta yang mengajar di Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat dan terdaftar sebagai guru di Dapodik yang tidak lulus seleksi kompetensi II; dan
  • Lulusan Pendidikan Profesi Guru yang belum menjadi guru dan terdaftar di database lulusan Pendidikan Profesi Guru Kemdikbud Ristek yang tidak lulus seleksi kompetensi II.


Walaupun diberikan banyak peluang untuk lolos, bukan berarti kamu mengabaikan persiapan menghadapi tes seleksi, persiapan tetaplah hal terpenting. Dukung persiapanmu dengan latihan soal PPPK, dari aplikasi KitaLulus, Soal sudah dilengkapi jawaban yang mendalam, jadi kamu tak perlu takut kebingungan. Download aplikasinya sekarang, gratis!

Ikuti BangLulus di sosial media

KitaLulus on Facebookinstagram kitalulusTiktok

Belajar bersama dan download aplikasinya!

KitaLulus Andoid App available on Google Play