PPPK

Manfaatkan Waktumu, Yuk Belajar Contoh Latihan Soal Kompetensi Teknis PPPK

Close Pop up
latihan kompetensi teknis pppk
Yuk, berlatih soal kompetensi teknis PPPK guru 2021 mulai sekarang! Cek 10 soal pilihan KitaLulus di artikel ini!

Salah satu tips jitu agar kamu bisa lulus PPPK 2021 adalah dengan rajin belajar latihan soal yang akan diujikan. Nah, untuk PPPK, dalam tes nanti kamu akan menemukan soal kompetensi teknis. Apa kamu sudah pernah belajar tipe soal tersebut? Jika belum, yuk belajar contoh soal kompetensi teknis berikut ini.


Apa Itu Soal Kompetensi Teknis PPPK

Soal kompetensi teknis adalah serangkaian soal mengenai pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku yang dapat diamati, diukur, dikembangkan yang spesifik berkaitan dengan bidang teknis jabatan. 

Teknis jabatan di sini tentu saja sebagai guru, bagaimana kamu sebagai seorang guru atau calon guru mengembangkan dan menjalankan sistem belajar kepada para siswa, selain itu bagaimana penilaian yang seharusnya kamu sebagai tenaga pengajar berikan kepada kinerja siswa.


Contoh Soal Kompetensi Teknis PPPK Guru

Mari, manfaatkan waktu kamu sebelum tes dengan belajar soal-soal PPPK yang akan diujikan. Berikut ini contoh soal kompetensi teknis yang bisa kamu pelajari lengkap dengan pembahasannya.

Perlu kamu ketahui juga, contoh soal kompetensi teknis ini sudah sesuai dengan kisi-kisi PPPK seperti yang dikeluarkan pemerintah.


SOAL 1

Bagi peserta didik yang belum mencapai KKM, maka diberlakukan untuknya program remedial. Pembelajaran remedial merupakan kebutuhan atau hak peserta didik. Dalam pembelajaran remedial digunakan metode yang bervariasi yang disesuaikan dengan…

A. Nilai kognitif pembelajaran 

B. Sikap peserta didik dalam pembelajaran 

C. Kriteria kelulusan minimal 

D. Kesulitan belajar peserta didik 

E. Metode pembelajaran


Pembahasan

Bagi peserta didik yang belum mencapai KKM, maka diberlakukan untuknya program remedial. Pembelajaran remedial merupakan kebutuhan atau hak peserta didik, dan pendidik berusaha membantu kesulitan belajar dihadapi siswa. Dalam pembelajaran remedial digunakan metode yang bervariasi sesuai dengan kesulitan belajar yang dihadapi peserta didik, selain itu media yang digunakan agar dapat dipersiapkan dengan baik agar peserta menjadi lebih mudah memahami dari KD yang dianggap sulit dipahami. 

Pembelajaran remedial merupakan kelanjutan dari pembelajaran biasa atau reguler di kelas, dan peserta didik yang masuk dalam kelompok ini adalah peserta didik yang belum tuntas belajar karena teridentifikasi mengalami kesulitan belajar. Kesulitan belajar yang dialami peserta didik berbeda tingkatannya, ada tingkat tinggi, sedang dan rendah. Dan tujuan pembelajaran remedial adalah membantu mengatasi kesulitan belajar peserta didik melalui perlakuan pengajaran.

Jawaban: D


SOAL 2

Pada pembelajaran tema bumiku kelas VI SD mata pelajaran IPA tentang gerhana bulan, diperoleh hasil evaluasi pembelajaran dari 30 peserta didik, terdapat 10 anak yang tidak memenuhi batas ketuntasan minimal. Program remedial yang tepat dalam kasus tersebut adalah…

A. Memberikan bimbingan secara kelompok menggunakan lembar kerja peserta didik 

B. Memberikan tugas latihan dengan memanfaatkan tutor sebaya 

C. Memberikan tugas individu membuat gambar gerhana bulan disertai penjelasan 

D. Memberikan pembelajaran ulang di kelas 

E. Menjelaskan kepada peserta didik satu per satu 



Pembahasan

Program remedial dapat dilaksanakan melalui bimbingan secara perorangan bila ada beberapa peserta didik yang mengalami kesulitan yang berbeda-beda sehingga memerlukan bimbingan secara individual. Bimbingan yang diberikan disesuaikan dengan tingkat kesulitan yang dialami oleh peserta didik. 

Pemberian bimbingan secara kelompok bila terdapat beberapa peserta didik mengalami kesulitan yang sama. Pemberian pembelajaran ulang apabila sebagian besar atau semua peserta didik mengalami kesulitan, pembelajaran dilakukan dengan metode dan media yang berbeda menyesuaikan gaya belajar peserta didik. Guru perlu memberikan penjelasan kembali dengan menggunakan metode dan/atau media yang lebih tepat. Pemberian bimbingan dapat dilakukan melalui tugas-tugas latihan secara khusus dengan memanfaatkan tutor sebaya baik secara individu maupun kelompok. 

Pada kasus tersebut terdapat 10 anak yang tidak tuntas. Program remedial berikut: 

A. Memberikan bimbingan secara kelompok menggunakan media gambar 🡪 kurang tepat jika berkelompok karena bisa saja dalam satu kelompok seluruh peserta didik mengalami kesulitan belajar 

B. Memberikan tugas latihan dengan memanfaatkan tutor sebaya 🡪 tepat dilakukan karena bisa menghemat waktu dan mengefisienkan sumber daya yang ada. Dalam waktu yang sama seorang guru bisa membantu kelompok siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar dan juga kelompok siswa yang sudah mencapai ketuntasan belajar. Kelompok siswa yang sudah tuntas bisa menjadi tutor bagi teman sebayanya yang belum tuntas. Diharapkan dengan diajarkan oleh tutor-tutor sebayanya, kelompok tutee (yang belum tuntas) lebih nyaman dalam belajar dan tidak sungkan dalam mengemukakan kesulitan belajar. Kelompok siswa yang sudah tuntas diharapkan memperoleh pengalaman baru dan wawasan dalam belajar. 

C. Memberikan tugas individu membuat gambar gerhana bulan disertai penjelasan 🡪 kurang tepat, terutama bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar berasal dari faktor dalam (sulit konsentrasi, tidak mudah memahami).

D. Memberikan pembelajaran ulang di kelas 🡪 tidak tepat karena mengurangi waktu pertemuan pembelajaran terutama bagi kelompok yang sudah tuntas.

E. Menjelaskan kepada peserta didik satu per satu 🡪 tidak tepat, karena terlalu banyak memakan waktu.

Jawaban: B


SOAL 3

Program pengayaan adalah pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik yang telah mencapai dan/atau melampaui KKM. Mereka adalah peserta didik yang lebih cepat daripada teman-teman sekelasnya dalam menguasai bahan pelajaran yang diberikan kepadanya atau dapat dikatakan mereka adalah peserta didik yang dapat cepat dalam menyelesaikan tugas belajarnya, sehingga diperlukan treatment atau perlakuan tambahan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya. Bentuk-bentuk pelaksanaan program pengayaan di antaranya, kecuali…

A. Menugaskan peserta didik membaca materi pokok dalam kompetensi dasar selanjutnya 

B. Memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan-percobaan, soal latihan, menganalisa gambar, dan sebagainya 

C. Membuat rangkuman materi kompetensi dasar yang sudah tuntas 

D. Memberikan bahan bacaan untuk didiskusikan guna menambah wawasan para peserta didik 

E. Membantu peserta didik lain (teman) yang belum mencapai standar ketuntasan belajar minimum


Pembahasan

Membuat rangkuman tidak tepat digunakan sebagai pelaksanaan program pengayaan karena tidak menambah pengetahuan lebih lanjut bagi peserta didik.

Jawaban: C


SOAL 4

Setelah melakukan penilaian harian mata pelajaran matematika materi operasi bilangan bulat, diketahui dari 30 anak terdapat 25 anak yang mendapat nilai di atas kriteria ketuntasan minimal. Program pengayaan yang tepat untuk 25 peserta didik tersebut adalah…

A. Diberikan soal operasi bilangan bulat dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi 

B. Diberikan tugas untuk membuat soal operasi bilangan bulat beserta jawabannya 

C. Diberikan tugas untuk mengerjakan lagi soal ulangan harian khususnya jawaban yang salah 

D. Diberikan tugas untuk membuat rangkuman operasi bilangan bulat 

E. Diberikan tambahan materi operasi bilangan bulat di luar jam pelajaran


Pembahasan

Program pengayaan yang tepat untuk mata pelajaran matematika adalah memberikan soal dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi, karena soal-soal dalam mata pelajaran memiliki variasi yang beragam, Dengan memberikan soal dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi, peserta didik dapat menambah pengetahuan mengenai KD yang sudah dipelajari.

Jawaban: A


SOAL 5

Bu Andin akan mengajarkan mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya untuk kelas VI yakni membuat brosur. Model pembelajaran yang tepat adalah...

A. Discovery Learning 

B. Project Based Learning 

C. Problem Based Learning 

D. Contextual Teaching Learning 

E. Inquiry Learning 


Pembahasan

Membuat Brosur yakni membuat suatu karya, maka metode pembelajaran yang tepat adalah Project Based Learning. 

Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning atau PjBL) adalah model pembelajaran yang menggunakan proyek/ kegiatan sebagai inti pembelajaran. Pembelajaran Berbasis Proyek dirancang untuk digunakan pada permasalahan komplek yang diperlukan peserta didik dalam melakukan investigasi dan memahaminya. Melalui PjBL, proses inquiry dimulai dengan memunculkan pertanyaan penuntun (a guiding question) dan membimbing peserta didik dalam sebuah proyek kolaboratif yang mengintegrasikan berbagai subjek (materi) dalam kurikulum. Pembelajaran Berbasis Proyek memberikan kesempatan kepada para peserta didik untuk menggali konten (materi) dengan menggunakan berbagai cara yang bermakna bagi dirinya, dan melakukan eksperimen secara kolaboratif.

Jawaban: B


SOAL 6

Dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, guru melakukan apersepsi. Berikut ini muatan dalam apersepsi yang benar adalah...

A. Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran 

B. Memberi motivasi belajar siswa secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari-hari, 

C. Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari; 

D. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai 

E. Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus


Pembahasan

Pelaksanaan pembelajaran merupakan implementasi dari RPP, meliputi kegiatan pendahuluan, inti dan penutup. 

1) Kegiatan Pendahuluan 

Dalam kegiatan pendahuluan, guru: 

a. Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran; 

b. Memberi motivasi belajar siswa secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal, nasional dan internasional; (apersepsi) 

c. Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari; 

d. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan 

e. Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2) Kegiatan Inti 

Kegiatan inti memuat tentang model pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran. Pemilihan pendekatan tematik dan/atau tematik terpadu dan/atau saintifik dan/atau inkuiri dan penyingkapan (discovery) dan/atau pembelajaran yang menghasilkan karya berbasis pemecahan masalah (project based learning) disesuaikan dengan karakteristik kompetensi dan jenjang pendidikan. 

3) Kegiatan Penutup 

Dalam kegiatan penutup, guru bersama siswa baik secara individual maupun kelompok melakukan refleksi untuk mengevaluasi: 

a. Seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung; 

b. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran; 

c. Melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual maupun kelompok; dan 

d. Menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

Jawaban: B


SOAL 7

Program semester berisi rumusan pokok-pokok aktivitas guru dalam melakukan pembelajaran selama satu semester. Berikut yang bukan komponen program semester yang tepat adalah...

A. Mata pelajaran 

B. Materi 

C. Alokasi waktu 

D. Tema dan subtema 

E. Penilaian 


Pembahasan

Komponen Program Semester: 

  • Identitas (satuan pendidikan, mata pelajaran, kelas, semester, tahun pelajaran) 
  • Format isian (materi, tema, subtema, alokasi waktu) 
  • Penilaian tidak termasuk komponen program semester

Jawaban: E


SOAL 8

Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah sesuai dengan pola pembelajaran. pada setiap tahun ajaran tertentu. Silabus digunakan sebagai acuan dalam pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran. Silabus sebagai acuan pengembangan RPP memuat hal-hal sebagai berikut, kecuali... 

A. Kompetensi Dasar 

B. Materi Pembelajaran 

C. Kegiatan Pembelajaran 

D. Sumber Belajar 

E. Indikator Pencapaian Kompetensi 


Pembahasan

Silabus merupakan acuan penyusunan kerangka pembelajaran untuk setiap bahan kajian mata pelajaran. Silabus paling sedikit memuat: 

  1. Identitas mata pelajaran (khusus SMP/ MTs dan SMA/ MA); 
  2. Identitas sekolah meliputi nama satuan pendidikan dan kelas; 
  3. Kompetensi inti, merupakan gambaran secara kategorikal mengenai kompetensi dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas dan mata pelajaran; 
  4. Kompetensi dasar, merupakan kemampuan spesifik yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang terkait muatan atau mata pelajaran; 
  5. Tema (khusus SD/ MI); 
  6.  Materi pokok, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi; 
  7. Pembelajaran, yaitu kegiatan yang dilakukan oleh pendidik dan peserta didik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan; 
  8. Penilaian, merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik; 
  9. Alokasi waktu sesuai dengan jumlah jam pelajaran dalam struktur kurikulum untuk satu semester atau satu tahun; dan 
  10. Sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar atau sumber belajar lain yang relevan. 

Jawaban: E


SOAL 9

Silabus bermanfaat sebagai pedoman dalam mengembangkan pembelajaran seperti pembuatan rencana pembelajaran, pengelolaan kegiatan pembelajaran dan pengembangan sistem penilaian. Silabus merupakan sumber pokok dalam penyusunan rencana pembelajaran. Dalam pengembangan silabus perlu dipertimbangakan beberapa prinsip. Terdapat beberapa prinsip yang harus dijadikan dasar dalam pengembangan silabus, diantaranya ialah: ilmiah, relevan, sistematis, konsisten, aktual, memadai, fleksibel, dan menyeluruh. Prinsip ilmiah dalam pengembangan silabus maksudnya...

A. Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spiritual peserta didik 

B. Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara KD, indikator, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, serta teknik dan instrumen penilaian 

C. Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi 

D. Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan 

E. Cakupan indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar 


Pembahasan: 

Dalam pengembangan silabus perlu dipertimbangakan beberapa prinsip. Prinsip tersebut merupakan kaidah yang akan menjiwai proses pembelajaran. Terdapat beberapa prinsip yang harus dijadikan dasar dalam pengembangan silabus, di antaranya ialah: 

1. Ilmiah 

Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan. 

2. Relevan 

Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spiritual peserta didik. 

3. Sistematis 

Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi. 

4. Konsisten 

Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara kompetensi dasar, indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian. 

5. Memadai 

Cakupan indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar. 

6. Aktual dan Kontekstual 

Cakupan indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata, dan peristiwa yang terjadi. 

7. Fleksibel 

Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman peserta didik, serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat. 

8. Menyeluruh 

Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi ( kognitif, afektif, psikomotor).

Jawaban: D


SOAL 10

Dalam merancang silabus, alokasi waktu perlu diperhatikan. Alokasi waktu adalah jumlah waktu yang dibutuhkan untuk ketercapaian suatu kompetensi dasar tertentu. Untuk menentukan alokasi waktu tiap kompetensi dasar, hal yang tidak perlu diperhatikan adalah...

A. Minggu efektif tiap semester 

B. Alokasi waktu mata pelajaran 

C. Pemilihan metode pembelajaran 

D. Jumlah standar kompetensi – kompetensi dasar per semester 

E. Tingkat kerumitan dan keluasan materi 


Pembahasan:

Alokasi waktu adalah jumlah waktu yang dibutuhkan untuk ketercapaian suatu kompetensi dasar tertentu, dengan memperhatikan: 

a) Minggu efektif per semester 

b) Alokasi waktu mata pelajaran 

c) Jumlah standar kompetensi-kompetensi dasar per semester 

d) Membagi alokasi waktu per jumlah SK-KD dengan memperhatikan tingkat kerumitan dan keluasan materi. 

Jawaban: C


Jumlah Pelamar PPPK 2021

Formasi yang dibuka untuk PPPK guru sendiri berjumlah 1.002.616 formasi yang akan ditempatkan di seluruh Indonesia. 

Mengutip dari detik.com Hingga tanggal 23 Juli 2021 pukul 12.00 WIB, Direktur Pembangunan dan Pengembangan Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara-BKN, Heni Sri Wahyuni menuturkan bahwa jumlah pelamar PPPK Guru 2021 yang sudah mengisi formulir adalah 620.552 peserta. Sementara, yang telah menyelesaikan hingga tahap submit baru 605.980 peserta.


Persaingan kamu untuk lolos akan sangat ketat, tapi jika kamu mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan latihan contoh soal kompetensi teknis dan lainnya di aplikasi KitaLulus, semua itu menjadi mudah dilalui! Kamu bisa belajar ribuan latihan soal lengkap dengan pembahasan mendalam di tiap soalnya, atau juga mengikuti kelas online dengan tentor profesional dan metode pembelajaran interaktif. Semua hanya butuh satu aplikasi, KitaLulus!

Ikuti BangLulus di sosial media

KitaLulus on Facebookinstagram kitalulusTiktok

Belajar bersama dan download aplikasinya!

KitaLulus Andoid App available on Google Play