9 Cara Kerja di Luar Negeri dan Syaratnya, Mudah!

Nisa Maulan Shofa

Penulis profesional sejak tahun 2017. Berspesialisasi dalam penulisan di bidang karir dan seputar dunia kerja.

Isi Artikel

Cara kerja di luar negeri— Kerja di luar negeri sering kali menjadi cita-cita banyak orang. Namun, bagaimana cara kerja di luar negeri, ya? Proses pendaftaran hingga mengurus segala dokumennya ribet atau tidak?

Jika pertanyaan-pertanyaan di paragraf sebelumnya relate untukmu, artikel ini dapat membantu. Kamu bakal mengetahui berbagai informasi tentang cara kerja di luar negeri yang bisa kamu terapkan sehingga pengurusan segala dokumen hingga pemilihan negara sesuai dengan kebutuhan dan profesi kamu.

Yuk, simak artikel ini hingga akhir untuk mendapatkan update tentang tips dan rekomendasi negara yang sesuai untukmu!

Cara Mencari Kerja di Luar Negeri

cara kerja di luar negeri

Mencari kerja di luar negeri tentu saja akan berbeda pengalamannya dibanding di Indonesia. Proses rekrutmennya memang sama, kirim berkas hingga proses wawancara, tetapi cara mencari informasi lokernya akan berbeda. 

Untuk lebih memahaminya, kamu bisa menyimak beberapa cara mencari pekerjaan di luar negeri di bawah ini.

1. Melalui Relokasi Perusahaan

Perusahaan multinasional sering kali melakukan relokasi karyawan dengan tujuan setiap karyawan bisa mengikuti budaya perusahaan-perusahaan cabang.

Pada umumnya, relokasi ini akan diadakan dengan pembukaan rekrutmen sehingga karyawan bisa mendaftar untuk masuk ke cabang di luar negeri. Atau bisa juga atasan langsung memberikan rekomendasi karyawan untuk dikirim ke cabang luar.

2. Internship Program

Cara kerja di luar negeri yang kedua adalah mengikuti program internship yang biasanya diadakan oleh perusahaan luar dan ditujukan oleh semua orang di mana pun berada. Program ini sangat cocok diikuti oleh mahasiswa tingkat akhir atau lulusan baru yang mencari pengalaman.

Namun, yang harus dicatat adalah proses rekrutmennya akan lebih ketat dibanding proses rekrutmen magang di Indonesia. Jadi, kamu harus mempersiapkan diri dengan jauh lebih maksimal ya. Pelajari juga company profile dan culture supaya kamu paham bagaimana budaya kerja mereka.

3. Melalui Program Kementerian

Tahukah kamu bahwa kementerian pendidikan secara reguler mengadakan rekrutmen guru Bahasa Indonesia untuk bekerja di luar negeri? Program ini disebut BIPA atau Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing.

Nah, bagi kamu yang pengajar bahasa Indonesia, program satu ini cocok untuk diikuti. Negara tujuannya juga beragam, mulai dari Australia, Thailand, Jepang, Korea, hingga Arab Saudi.

4. Liburan Sekaligus Kerja

Memiliki kemandirian yang tinggi dan sengaja pergi ke luar negeri untuk mencari kerja? Pakai working holiday visa. Dengan visa ini, kamu dapat secara bebas tinggal di luar negeri dalam jangka waktu yang lama untuk tujuan berlibur dan mencari kerja.

5. Ikut Kerabat

Orang tua kamu harus dipindah tugaskan ke luar Indonesia? Atau kamu harus ikut suami, istri, atau kerabat lain tinggal di luar negeri? Ini bisa kamu manfaatkan untuk mencari kerja di sana.

6. Volunteer

Menjadi volunteer untuk suatu kegiatan sosial bisa membantu kamu mencari kerja di luar negeri. Dengan memiliki pengalaman ini, kamu juga akan dengan mudah mendapatkan riwayat kegiatan untuk ditulis di curriculum vitae sehingga bisa menjadi poin plus saat melakukan apply di perusahaan negara tersebut.

7. Melalui Agen Penyalur Kerja

Banyak agen penyalur kerja luar negeri di Indonesia. Kamu bisa menggunakannya untuk mendapatkan banyak bantuan. Hal ini karena biasanya jika menggunakan agen penyalur kerja akan dibantu mengurus berkas yang dibutuhkan, mulai dari passport, visa, hingga mencarikan tempat tinggal.

8. Sekolah di Luar Negeri

Cara kerja di luar negeri yang ke-8 adalah dengan bersekolah di luar negeri. Nah, sekolah di luar negeri pastinya adalah cita-cita tersendiri ya. Biasanya, mahasiswa Indonesia yang bekerja di luar negeri juga melamar kerja di sana, lho. Baik karena untuk menambah kegiatan, pengalaman, atau bahkan menambah uang saku.

9. Menjadi Freelancer

Cara kerja di luar negeri yang paling diminati adalah menjadi freelancer. Mengapa? Apakah keunggulannya lebih banyak dibanding cara yang lain?

Keunggulan yang dapat kamu rasakan dari pekerja lepas di perusahaan luar adalah kamu bisa bekerja dari mana saja, bahkan di kamar kamu di rumah padahal nominal gaji lebih tinggi.

BACA JUGA: 7 Jurusan Kuliah Diplomat, Tugas, Skill, dan Gajinya

Syarat Bekerja di Luar Negeri

syarat kerja di luar negeri

Syarat bekerja di luar negeri sebenarnya sama saja kok dengan syarat kerja di perusahaan yang ada di Indonesia, yaitu:

  • CV & portofolio terbaikmu.
  • Memiliki paspor & VISA sesuai negara tujuan.
  • Dokumen kebutuhan lain (ijazah, KTP aktif, surat rekomendasi, surat pemeriksaan kesehatan, dll).
  • Kemampuan andal sesuai profesi yang dilamar.
  • Memiliki mental & fisik kuat.

Alasan Kerja di Luar Negeri

alasan bekerja di luar negeri

Mengapa kerja di luar negeri banyak diincar oleh orang-orang, ya? Apa sebenarnya pertimbangan bekerja di luar Indonesia? Nah, hal ini sudah KitaLulus coba untuk paparkan kepadamu untuk kamu jadikan pertimbangan pribadi juga. Simak daftar pertimbangan kerja di luar negeri berikut ini ya.

1. Gaji dan Biaya Hidup

Kita semua tahu bahwa nominal mata uang luar negeri, seperti dolar, yen, baht, bahkan ringgit lebih tinggi dibanding di Indonesia.

Dengan fakta tersebut, secara tidak langsung nominal gaji ketika bekerja di luar negeri akan lebih tinggi ketimbang bekerja di perusahaan yang ada di Indonesia dengan jenjang karir yang sama. Namun, yang harus kamu pertimbangkan selanjutnya tentu saja biaya hidupnya juga lebih tinggi.

2. Jenjang Karir

Jenjang karir bekerja di luar negeri sebenarnya sama saja. Bahkan persaingannya juga lebih ketat dibanding persaingan karir di Indonesia. Namun, pertimbangannya adalah ketika kamu ingin kembali ke Indonesia, jenjang karir tersebut akan lebih dipandang karena lokasi pengalamanmu berbeda.

3. Pengalaman

Nah, ini juga terkait dengan pertimbangan kerja di luar negeri di point kedua. Pengalaman bekerja di perusahaan luar negeri akan lebih terasa tinggi ketimbang pengalaman kerja di Indonesia. Hal ini tentu saja dikarenakan SDM dan teknologi lebih maju ketimbang di Indonesia. 

4. Reputasi

keuntungan bekerja di luar negeri
Arsvita Alamsyah, wanita Indonesia pertama yang bekerja di SpaceX (sumber: Instagram @arsvitaa)

Reputasi menjadi pertimbangan yang juga masih berkaitan dengan poin kedua dan ketiga. Indonesia masih memiliki mindset bahwa perusahaan di luar negeri memiliki kemajuan yang lebih baik dibanding di Indonesia. Jadi, ketika nantinya kamu bercerita saat acara reuni atau berkumpul dengan teman, kamu akan terpandang lebih “wah” dibanding yang lain.

Namun, ini wajar tentu saja. Sebab, persaingan dan usaha untuk akhirnya bisa diterima di perusahaan luar negeri menghabiskan banyak usaha dan perjuangan.

5. Kesiapan Finansial

Selain pertimbangan tentang apa yang kamu dapat ketika bekerja di luar negeri, pertimbangkan pulsa kesiapan finansial kamu nantinya.

Sebab, selayaknya bekerja, gaji yang didapatkan tentu saja di akhir bulan saat kamu sudah bekerja. Jadi, selama satu bulan itu kamu harus sudah memiliki keuangan yang bisa digunakan untuk mencukupi biaya hidup kamu di luar negeri.

6. Kesiapan Fisik dan Mental

Fisik & mental harus dipersiapkan. Cara kerja di luar negeri yang afektif adalah dengan belajar menyesuaikan diri di kultur dan keadaan geografis negara tujuan. Dengan begitu, kamu tidak bakal mengalami syok berat terhadapan keadaan yang berbeda dibandingkan di negara asal kamu.

7. Izin Orang Tua/Keluarga

Restu orang tua akan membuat kamu jauh lebih nyaman dalam menjalani hidup di luar negeri. Selalu pahami bahwa orang tua ingin yang terbaik untuk kamu.

Jadi, pastikan untuk mendapatkan restu dari mereka ya sebelum berangkat ya. Ketika tidak diberi izin, yakinkan mereka bahwa itu memang impian kamu sehingga mereka luluh, bukannya justru langsung kabur.

Tips Bekerja di Luar Negeri

cara bekerja di luar negeri

Sudah mengetahui pertimbangan memilih bekerja di luar negeri, sekarang saatnya kamu menyimak tips bekerja di luar negeri supaya semakin siap hidup di negara orang. Salah satu tipsnya adalah mempersiapkan fisik dan mental. Sebab, kondisi iklim tentu saja berbeda dengan di Indonesia. Jadi, jangan sampai sakit selama di sana.

Tips lainnya untuk cara kerja di luar negeri adalah sebagai berikut:

  • Persiapkan dokumen dengan baik, jangan sampai ada yang terlewat.
  • Cari sponsor supaya kamu memiliki dana tambahan untuk hidup di sana.
  • Bergabung dengan komunitas masyarakat Indonesia di luar negeri, biasanya langsung terhubung dengan duta besar Indonesia di negara terkait.
  • Pahami kehidupan dan budaya di negara terkait.
  • Yang terpenting tentu memahami bagaimana perusahaan tempat kamu bekerja.

BACA JUGA: 17 Contoh Perkenalan Bahasa Inggris, Singkat dan Mudah Diingat

Rekomendasi Negara Terbaik untuk Bekerja

Negara mana saja sih yang bisa kamu targetkan untuk pengembangan karirmu? Berikut 5 negara rekomendasi negara tujuan dari KitaLulus.

1. Singapura

gaji kerja di singapura

Di antara negara-negara di ASEAN, Singapura menjadi negara paling maju. Perkembangan ekonomi dan teknologinya jauh lebih maju ketimbang negara lainnya. Dengan demikian, Singapura cocok untuk kamu target sebagai negara tujuan bekerja di luar negeri ya.

Gaji di Singapura dalam sebulan adalah sekitar Rp30.000.000 – Rp50.000.000.

2. Korea Selatan

Siapa sih yang tidak kenal dengan kemajuan budaya Korea Selatan? Untuk industri kreatif, Korea Selatan sangat direkomendasikan. Rata-rata gaji yang bisa kamu terima adalah Rp20.000.000 – Rp40.000.000. Nominal ini bisa bertambah jika kamu bekerja di perusahaan dengan reputasi tinggi, seperti Samsung.

3. Jepang

Jepang, satu negara maju di Benua Asia yang reputasi karir dan dunia industrinya diakui dunia. Ingin belajar teknologi? Budaya? Creativ? Fashion? Jepang memiliki semua industri tersebut. Gaji di Jepang per bulannya berkisar Rp25.000.000 – Rp70.000.000.

4. Australia

Apakah kamu tahu bahwa mata pelajaran Bahasa Indonesia di Australia bisa dijumpai di banyak sekolah? Dengan begitu, peluang karir guru BIPA sangat terbuka ya di Australia. Tidak hanya itu, perkembangan teknologi dan bidang karir lain juga tinggi di sana. Gaji rata-ratanya sekitar Rp40.000.000 - Rp80.000.000.

5. Malaysia

gaji kerja di malaysia

Perbedaan nilai mata uang di Malaysia memang tidak terlalu jauh dibanding rupiah. Inilah yang menjadi alasan gaji per bulan di Malaysia tidak berbeda jauh dibanding di Indonesia, sekitar Rp5.000.000 – Rp17.000.000.

Namun, Malaysia menjadi negara tujuan paling ideal jika kamu masih lulusan baru dan berkeinginan mencoba bekerja di negara berbeda. Malaysia juga tepat untuk kamu gunakan belajar tentang pasar industri karena masih mirip, tetapi tentu saja berbeda. Reputasi yang didapat juga berbeda.

Jadi, saat kamu kembali ke Indonesia, kamu dapat mendapatkan nilai karir dan pengalaman yang lebih tinggi dibanding sosok lain dari perusahaan lokal.

Itulah berbagai informasi tentang cara kerja di luar negeri yang bisa kamu pelajari. Dengan memahami pertimbangan, tips, hingga rekomendasi negara yang bisa kamu targetkan di atas, diharapkan kamu bisa lebih memiliki arah dan tujuan yang mantap nih untuk pengembangan karir kamu di luar negeri.

Jika kamu ingin mencari informasi loker di luar negeri, Talentport bisa membantu kamu. Terutama untuk kamu yang lulusan baru, Talentport memiliki ekosistem yang luas dari berbagai perusahaan di luar negeri. Platform ini menyelenggarakan screening bagi kandidat sehingga mempermudah proses rekrutmen bagi pihak perusahaan maupun pencari kerja.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa langsung ke laman web Talentport aja nih di talentport.com. Ikuti panduannya dan dapatkan kesempatan berkarir di perusahaan-perusahaan bonafit di luar negeri.

Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
KitaLulus Andoid App available on Google Play

Lihat ribuan lowongan kerja dan berkomunikas secara langsung dengan HRD atau pemilik usaha

Download Aplikasi KitaLulus sekarang!

#MulaiSekarang demi masa depan yang lebih baik!