Mengulik Surat Referensi Kerja yang Sering Ditanyakan saat Wawancara

Close Pop up

Isi Artikel

Surat referensi kerja bisa dikatakan surat sakti bagi kamu yang sedang mencari kerja atau ingin pindah kerja. Namun ternyata, banyak yang belum familiar dengan surat referensi kerja. 

Untuk melamar sebuah pekerjaan, terkadang membawa CV dan portofolio saja tidak cukup. Dengan membawa surat ini, kamu bisa meyakinkan HRD bahwa kamu adalah kandidat yang layak diterima. 

Lalu, apa itu surat referensi kerja dan bagaimana mendapatnya? Tenang, KitaLulus akan menjelaskannya untuk kamu, baca sampai selesai, ya!


Apa Itu Surat Referensi Kerja

Surat referensi kerja adalah sebuah surat yang dibuat oleh perusahaan atau kolega yang menerangkan perilaku, keahlian, dan keterampilanmu dalam bekerja. Surat ini juga bisa disebut dengan surat rekomendasi kerja.

Tidak itu saja, surat ini juga menjelaskan jabatan terakhir yang kamu duduki dan bagaimana kinerja kamu selama bekerja di perusahaan lama. Surat ini bisa dijadikan bahan pertimbangan saat kamu melamar pekerjaan baru. 


Perbedaan Surat Referensi Kerja dan Paklaring

Masih banyak juga orang yang menganggap surat referensi kerja itu sama dengan paklaring. Padahal ini adalah dua jenis surat yang berbeda. Surat referensi kerja berbeda dengan paklaring. Paklaring atau keterangan bekerja merupakan hak karyawan usai jabatannya berakhir dan diatur dalam Undang-Undang, sedangkan surat referensi dibuat secara khusus atas suatu kinerja.

Perbedaan keduanya juga terletak pada isinya. Jika paklaring hanya menerangkan perihal posisi, jabatan dan masa waktu bekerja. Biasanya juga digunakan untuk mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan.

Surat referensi lebih mendetail, biasanya dijabarkan penilaian dari atasan langsung baik sifatnya mengutarakan kelebihan ataupun kekurangan.

Lengkapnya, surat referensi kerja berisikan hal-hal berikut ini:

  1. Status pelamar di perusahaan sebelumnya (karyawan kontrak atau tetap);
  2. Data diri karyawan;
  3. Nama perusahaan atau lembaga;
  4. Masa jabatan;
  5. Posisi jabatan di perusahaan; serta
  6. Alasan pengunduran diri.

 

Surat Referensi Kerja Bagi Fresh Graduate

Fresh graduate juga bisa memiliki surat referensi kerja. Kamu bisa memintanya kepada orang yang mengenalmu dengan baik, seperti dosen, guru, atau juga bisa seniormu.


Fungsi Surat Referensi Kerja

Selain bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan saat melamar kerja, surat referensi kerja juga memiliki fungsi lainnya yang menunjang berbagai kebutuhan kamu sebagai pekerja. 


1. Melamar Pekerjaan

Ada banyak manfaat jika kamu melampirkan surat referensi kerja saat melamar pekerjaan. Surat ini bisa jadi pelengkap administratif, bukti pengalaman kerja, bukti kinerja positif, dan juga sebagai bukti jika kamu telah berhenti dengan baik-baik.

Kamu bisa memiliki nilai lebih dengan surat ini, perusahaan juga lebih yakin memilih kamu dibandingkan dengan kandidat lainnya.


2. Keperluan Perbankan

Jika kamu hendak membuka rekening baru namun sedang tidak berada di domisili sesuai KTP, kamu bisa menggunakan surat referensi kerja. 

Tidak cuma untuk membuka rekening baru, membuat kartu kredit baru, mengajukan pinjaman ke bank juga bisa. Surat jaminan kerja tersebut berfungsi sebagai jaminan dan bukti bahwa kamu memiliki pekerjaan  dan penghasilan tetap sehingga bisa membayar cicilan.


Siapa yang Dapat Dijadikan Referensi untuk Surat Referensi Kerja

Ada beberapa orang yang bisa dijadikan referensi dalam surat referensi kerja, antara lain:


1. Atasan atau Manajer

Tentu saja, atasan atau manajer bisa kamu jadikan referensi. Atasan atau manajer bisa jadi referensi terbaik kamu, sebab atasan adalah orang yang paling mengenal kinerja serta keahlianmu selama bekerja. 


2. Rekan Kerja

Kamu juga bisa menjadikan rekan kerja untuk referensi. Namun perlu diperhatikan bahwa rekan kerja tersebut memang benar-benar mengetahui bagaimana kamu selama bekerja.

Jadi, ketika kamu memilih referensi rekan kerja pastikan memang bekerja pada satu divisi atau satu bidang.


3. Teman

Kamu yang mungkin belum memiliki pengalaman bekerja atau fresh graduate, bisa menjadikan teman sebagai referensi. 

Namun perlu diperhatikan bahwa teman tersebut seorang yang profesional, di mana sebelumnya kamu pernah bekerja dengannya. Dengan begitu, tentu ia sangat mengetahui bagaimana kinerja kamu saat bekerja.


4. Ketua Organisasi

Untuk fresh graduate, apabila dulu selama menempuh pendidikan kamu aktif di organisasi atau kelompok. Kamu bisa menjadikan ketuamu sebagai referensi.

Ketua organisasi bisa jadi referensi yang bagus buatmu. Akan tetapi, pastikan ketua tersebut memang mengetahui seperti apa kinerja kamu selama mengikuti organisasi.


5. Pengajar

Saat sekolah atau kuliah pasti kita punya seorang guru atau dosen yang punya hubungan intens dengan kita. Nah, mereka juga bisa kamu jadikan referensi. 


Bagaimana Cara Meminta Surat Referensi Kerja

Kamu bisa meminta surat referensi kerja secara langsung atau juga mengirim permintaan melalui e-mail

Jika kamu ingin meminta surat referensi kerja melalui e-mail, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. 

  1. Pengantar yang menjelaskan terkait kebutuhanmu akan referensi
  2. Pengingat singkat tentang tanggal kamu masuk kerja, di posisi apa kamu kerja, kontribusi apa yang telah kamu berikan
  3. Ucapan terima kasih karena telah bersedia membantu untuk menjadi referensi
  4. Nomor handphone-mu


Isi Surat Referensi Kerja

Surat referensi kerja yang benar mencakup seluruh informasi yang diperlukan. Ada poin-poin penting yang tidak boleh terlewatkan. Oleh karena itu contoh surat referensi kerja harus memuat hal-hal berikut ini:

1. Kop surat yang dapat berisi nama, alamat, dan nomor telepon perusahaan

2. Perihal surat

3. Isi surat yang berisikan:

  • Biodata (nama, jabatan, nomor KTP dari pembuat surat (perusahaan tempat Anda bekerja) dan yang diterangkan (karyawan).
  • Lama waktu bekerja dengan jabatan atau posisi terakhir
  • Penilaian dari atasan.

4. Penutup

5. Pengesahan (tempat dan tanggal dibuatnya surat serta tanda tangan dan nama penanda tangan).

Semua informasi yang ada di surat referensi adalah hal-hal faktual seperti posisi dan lama waktu bekerja serta data yang bersifat subjektif (penilaian dari atasan).

 

Cara Menulis Surat Referensi Kerja

Bila kamu ingin menulis surat referensi kerja tapi masih kebingungan dengan cara menulisnya, poin-poin di bawah ini akan membantumu keluar dari kebingungan.

1. Tulis dengan Objektif

Tanyakan terlebih dahulu untuk apa tujuan dari surat referensi kerja tersebut. Tuliskanlah segala informasi dengan objek pihak ketiga. Segala keterangan harus ditulis dengan keadaan sejujur-jujurnya tanpa melebih-lebihkan.

Ingat, sebagai orang yang membuat surat referensi kamu memiliki tanggung jawab moral.

2. Fokus pada Deskripsi Pekerjaan

Sesuaikanlah deskripsi pekerjaan dengan posisi yang dimiliki. Pastikan apa yang tertuang dalam surat referensi kerja sesuai dengan fakta di lapangan. Cukup deskripsikan dengan kata-kata yang singkat, padat, dan jelas agar mudah dipahami. 

Kamu juga perlu memberikan contoh spesifik cara orang yang bersangkutan menunjukkan keterampilannya dalam bekerja.

3. Kumpulkan  Informasi

Informasi ini bisa didapatkan dari CV atau juga resume yang ditulis oleh orang yang meminta surat referensi. Kamu juga bisa menanyakan bagian mana yang ingin dijadikan sorotan dalam surat referensi.

4. Tulis Mengenai Hal Positif

Jelaskanlah bahwa orang yang bersangkutan adalah kandidat yang sesuai. Ungkapkan dengan kalimat “merekomendasikan karyawan ini tanpa syarat,” atau”karyawan ini sangat profesional selama bekerja”.

Tekankan hal ini pada bagian awal atau akhir surat. Hal ini akan membuat mereka menonjol.

5. Tambahkan Kontak Kamu

Tidak lupa, bagikan informasi kontakmu yang bisa dihubungi, apabila ada pertanyaan lebih lanjut, mereka bisa langsung menghubungimu. Hal ini bisa membantu proses verifikasi dari poin-poin yang ditulis dalam surat.

6. Lakukan Pengecekan Ulang

Agar surat referensi kerja dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Pastikan surat sudah memuat seluruh informasi yang dibutuhkan sesuai dengan tujuannya. 

 

Contoh Surat Referensi Kerja

Di bawah ini ada beberapa contoh surat referensi kerja yang bisa kamu manfaatkan sesuai dengan kebutuhan. 

1. Contoh Surat Referensi Kerja untuk Melamar Kerja

2. Surat Referensi Kerja untuk Membuka Rekening

 

 


Itulah serba-serbi dari surat referensi kerja, jika kamu belum memiliki surat referensi kerja, tenang saja kamu masih tetap bisa melamar pekerjaan. Karena biasanya referensi kerja ini tidak perlu dimasukan ke CV dan baru diminta pada saat sesi wawancara, jadi kamu masih punya waktu untuk meminta surat tersebut.


Jika ingin dapatkan lowongan kerja yang sesuai dengan keterampilan kamu, gampang! Kamu bisa temukan di KitaLulus, ada ribuan lowongan pekerjaan yang bisa kamu lamar secara gratis dan aman bebas penipuan. Yuk, download aplikasi KitaLulus di Play Store sekarang!

Ikuti BangLulus di sosial media

KitaLulus on Facebookinstagram kitalulusTiktok
KitaLulus Andoid App available on Google Play

Lihat ribuan lowongan kerja dan berkomunikas secara langsung dengan HRD atau pemilik usaha

Download Aplikasi KitaLulus sekarang!

#MulaiSekarang demi masa depan yang lebih baik!

KitaLulus Andoid App available on Google Play