Mengenal NDA (Non-Disclosure Agreement): Fungsi, Jenis, dan Aturan Hukumnya

Nisa Maulan Shofa

Penulis profesional sejak tahun 2017. Berspesialisasi dalam penulisan di bidang karir dan seputar dunia kerja.

Isi Artikel

NDA adalah– Dalam proses rekrutmen, jika posisi yang dilamar mengharuskan kamu untuk memegang rahasia perusahaan, biasanya kamu harus menandatangani NDA, singkatan dari non-disclosure agreement. NDA adalah perjanjian rahasia yang harus dijaga oleh satu atau kedua pihak supaya rahasia masing-masing tidak disebarluaskan.

Lantas, apa sanksi jika isi perjanjian bocor atau bahkan salah satu pihak tidak mematuhi isi perjanjian? Dan kenapa NDA diperlukan oleh suatu perusahaan? Apakah perjanjian ini bisa dibawah ke ranah hukum?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, KitaLulus akan menjelaskannya di artikel ini dengan detail dan terperinci. Jadi, simak langsung yuk artikel ini hingga akhir!

BACA JUGA: PKWT dan PKWTT, Aturan Perjanjian Kerja yang Harus Diketahui HRD

Apa Itu NDA?

NDA atau non-disclosure agreement adalah perjanjian rahasia secara tertulis antara dua atau lebih pihak untuk tujuan supaya rahasia perusahaan tidak disalahgunakan.

Selain ditandatangani oleh karyawan baru, biasanya perjanjian ini dilakukan dengan klien, investor, distributor, atau pihak terkait yang memegang informasi penting terkait perusahaan.

Jika kamu nantinya menandatangani NDA, meskipun kamu resign dari perusahaan, kamu masih terus terikat dengan isi perjanjian. Dengan begini, kemungkinan kebocoran rahasia perusahaan akan terminimalisir.

Biasanya, pihak yang melanggar akan menerima beberapa konsekuensi atau sanksi. Sanksi tersebut di antaranya adalah gugatan ganti rugi dan/atau penghentian secara tidak hormat kerja sama yang sebelumnya telah disepakati.

Fungsi NDA

Fungsi NDA non disclosure agreement

NDA adalah perjanjian yang sangat penting bagi suatu perusahaan karena memiliki fungsi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Fungsi NDA bisa kamu simak di bawah ini untuk lebih jelasnya.

1. Melindungi Informasi yang Sensitif

NDA secara garis besar dilakukan karena perusahaan ingin melindungi informasi rahasia dan sensitif. Informasi ini adalah milik perusahaan sepenuhnya dan hanya diberikan kepada pihak yang diperlukan. Jadi, ketika informasi diketahui oleh masyarakat luas akan berpotensi merugikan perusahaan.

2. Menjaga Hak Paten

Fungsi NDA yang berikutnya adalah untuk menjaga hak paten perusahaan.

Suatu perusahaan bisa saja sedang dalam masa diskusi untuk membuat produk baru, tetapi harus bekerja sama dengan pihak ketiga dalam prosesnya. Nah, di saat seperti ini, pihak ketiga harus tahu bahwa produk tersebut tidak boleh diketahui oleh orang lain sebelum waktunya. NDA akan diperlukan untuk mencegah rahasia produk ketahui oleh kompetitor.

3. Memberi Batasan yang Jelas

Fungsi NDA yang terakhir adalah memberi batasan yang jelas terkait apa saja kewajiban, hak, dan apa saja yang bisa dilakukan pihak-pihak terlibat. Jika sampai pihak-pihak dalam NDA tidak mematuhi ini, akan ada sanksi berlaku.

Jenis-jenis NDA

Jenis NDA

Setelah mengetahui apa itu NDA dan fungsi-fungsinya, kali ini kita akan membahas jenis NDA. Secara garis besar, NDA bisa dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

1. Unilateral NDA

Unilateral NDA adalah jenis NDA yang berisi dua pihak, tetapi hanya satu pihak saja yang harus menjaga rahasia. Hal ini disebabkan karena pihak yang lain tidak memberikan informasi penting terkait dengan hal-hal penting tentang dirinya. Jenis NDA ini contohnya adalah calon karyawan dengan perusahaan.

Non-disclosure agreement jenis ini juga disebut sebagai unmutual NDA.

2. Bilateral NDA

Jenis NDA berikutnya adalah mutual NDA, atau NDA bersama. Artinya, kedua pihak yang menandatangani NDA sama-sama memiliki tanggung jawab untuk menjaga rahasia satu sama lain. Sebab, kerja sama yang dilakukan memiliki konsekuensi untuk saling memberikan informasi penting yang tidak bisa diketahui oleh orang lain. 

3. Multilateral NDA

NDA juga bisa dilakukan oleh lebih dari dua pihak. Di NDA jenis ini, semua pihak harus menjaga rahasia satu sama lain supaya kerjasama berjalan dengan baik dan tidak ada kerugian yang terjadi kedepannya. 

BACA JUGA: Apa Itu Klausul Denda dalam Perjanjian? Ini Pengertian dan Jenisnya

Aturan NDA dalam Undang-Undang

Jika kontrak kerja karyawan diatur dalam undang-undangan ketenagakerjaan, segala jenis NDA juga diatur oleh undang-undang, lho. NDA diatur secara jelas dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang.

Rahasia dagang ini meliputi banyak hal, mulai dari produksi, distribusi, hingga hak cipta. Jika hal-hal penting tersebut diberitahukan ke pihak luar bahkan ke kompetitor, hal ini tentu saja akan merugikan perusahaan. Maka dari itu, aturan tentang NDA ini sangat berguna untuk perusahaan.

Suatu informasi akan mendapatkan perlindungan dan harus diatur dalam non-disclosure agreement jika memenuhi persyaratan berikut ini:

  • Informasi hanya diketahui oleh pihak tertentu saja sehingga publik tidak dapat mengaksesnya secara bebas.
  • Informasi rahasia tersebut memiliki nilai ekonomi yang suatu hari bisa merugikan perusahaan jika diketahui oleh masyarakat umum.
  • Suatu informasi menjadi rahasia apabila pemilik informasi telah melakukan suatu langkah yang layak dan patut, seperti mendaftarkan hak cipta ke badan yang berwenang.

Dalam Pasal 1320 KUHP juga menyatakan bahwa non-disclosure agreement akan sah jika memenuhi 4 hal berikut:

  • Sepakat mereka yang mengikatkan diri.
  • Kecakapan untuk membuat suatu perikatan.
  • Mengenai suatu hal tertentu.
  • Suatu sebab yang halal.

Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Menandatangani NDA

Aturan hukum NDA non disclosure agreement

Jika kamu harus menandatangani suatu perjanjian rahasia, kamu harus memperhatikan beberapa hal. Dengan demikian, kamu akan terhindar dari kesalahpahaman yang membuat kamu dijatuhi sanksi.

Hal-hal yang harus kamu perhatikan sebelum terikat NDA adalah sebagai berikut:

  • Kamu memahami dengan sepenuhnya informasi apa yang harus dijaga dalam non-disclosure agreement.
  • Pahami dengan baik tanggung jawab yang harus kamu lakukan dalam perjanjian.
  • Pastikan kamu tahu dengan benar masa berlaku perjanjian: terbatas atau tak terbatas.
  • Jika perjanjian memiliki masa berlaku, pastikan kapan perjanjian ini akan dilakukan pengembalian informasi.
  • Pelajari dengan baik sanksi yang dapat kamu terima jika melanggar NDA yang akan disepakati.

BACA JUGA: Cara Membuat Surat Perjanjian Kerjasama dan Contoh Lengkapnya

Setelah membaca penjelasan tentang non-disclosure agreement di atas, kamu sekarang sudah memahaminya, kan? Nantinya, kamu bisa mengetahui apa yang harus kamu lakukan ketika harus tanda tangan NDA saat diterima di suatu perusahaan.

Apakah posisi yang sedang kamu incar nantinya juga memegang rahasia perusahaan dan akan mewajibkanmu menandatangani NDA? Jangan lupa dibaca dengan baik setiap poinnya di lembar perjanjian yang kamu terima ya. Jadi, kamu tidak akan tahu apa yang akan kamu dapatkan jika melanggar perjanjian dan begitupun sebaliknya.

Jika sekarang kamu sedang mencari lowongan kerja yang cocok untuk kamu, bisa gunakan aplikasi KitaLulus loh. Instal aplikasi KitaLulus melalui Playstore lalu masuk dengan akun Google kamu. Mudah sekali, kan?

Dengan aplikasi KitaLulus, kamu bisa mencari lowongan kerja dengan nama posisi, nama perusahaan, dan kota tujuan. Nantinya, saat kamu sudah mendapatkan daftar lowongan kerja di posisi atau perusahaan yang diinginkan, kamu juga bisa melakukan filter tentang gaji tertinggi. Jadi, memudahkan kamu supaya tidak bingung ingin melamar di mana, kan?

Yuk, langsung instal aplikasi KitaLulus di smartphone kamu. Dengan KitaLulus, pengalaman mencari kerja menjadi #LebihMudah dan terpercaya!

Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
KitaLulus Andoid App available on Google Play

Lihat ribuan lowongan kerja dan berkomunikas secara langsung dengan HRD atau pemilik usaha

Download Aplikasi KitaLulus sekarang!

#MulaiSekarang demi masa depan yang lebih baik!