Brand Awareness: Pengertian, Contoh, dan Cara Mengembangkannya

Putri Prima

Lulusan Ilmu Komunikasi yang mendalami dunia content writing, khususnya di bidang karir dan bisnis.

hrd
Isi Artikel

Punya keunggulan dari kompetitor adalah hal yang harus dimiliki sebuah bisnis terutama di era digital saat ini. Salah satunya adalah dengan cara meningkatkan brand awareness. Brand awareness adalah kemampuan target pasar untuk mengenali dan mengingat suatu merek.

Brand awareness ini sangat penting bagi keberlangsungan bisnis karena ketika awareness dari konsumen telah terbentuk maka mereka tidak ragu lagi untuk membeli produk Anda. Oleh karena itu, sebelum mengembangkan strategi pemasaran yang jauh, Anda perlu memastikan bahwa brand awareness dari produk atau merek Anda sudah cukup kuat. Bagaimana caranya? Kami akan tunjukkan di bawah ini!


Apa Itu Brand Awareness

Brand awareness adalah istilah dalam dunia pemasaran yang merupakan kemampuan konsumen untuk langsung mengenali dan mengingat suatu merek hanya dengan melihat sesuatu yang melekat pada merek tersebut, baik itu warna, logo, image, dan sebagainya, yang menggambarkan identitas suatu brand

Dalam bahasa Indonesia brand awareness artinya kesadaran merek. Kemampuan konsumen dalam mengenali dan mengingat suatu merek sangat perlu diciptakan karena menjadi faktor utama yang menentukan perilaku konsumen pada saat pengambil keputusan untuk melakukan suatu pembelian.

Produk dan layanan yang mempertahankan brand awareness yang tinggi cenderung menghasilkan lebih banyak penjualan karena konsumen lebih banyak yang membeli produk dari merek yang terkenal daripada merek yang tidak atau belum diketahui.

Menurut data Nielsen Global New Product Innovation Survey menunjukkan, 59 persen konsumen lebih memilih untuk membeli produk baru yang dibuat oleh brand yang tidak asing bagi mereka. Selain dapat mendorong pembelian, kesadaran merek juga dapat menjadi pembeda produk Anda dengan pesaing. 

Untuk membangun dan meningkatkan awareness, sebagai pemilik bisnis Anda perlu mempelajari perilaku konsumen terhadap produk dan jasa Anda, sekaligus untuk mengembangkan strategi promosi, penjualan, bahkan strategi pengembangan bisnis secara keseluruhan.

Pada tahap awal, Anda perlu melakukan branding, sebelum bisa memiliki tingkat kesadaran yang tinggi. Branding adalah sebuah proses atau usaha yang dilakukan dengan menciptakan gambaran tentang produk.  

Caranya adalah dengan membuat image dan identitas yang baik dan kuat ke dalam ingatan target konsumen. Semakin kuat image yang Anda ciptakan maka akan semakin kuat juga kesadaran konsumen terhadap merek Anda.  Branding ini pun juga yang menjadi pembeda produk Anda dengan kompetitor.

 

Manfaat Brand Awareness

Brand awareness membuat suatu merek melejit dan jadi pilihan di pasaran. Tidak hanya itu saja manfaat yang akan didapat, ada beberapa manfaat lainnya dari kesadaran merek, yaitu:


1. Menciptakan Kepercayaan Pelanggan

Semakin sering brand dibicarakan, maka akan semakin familiar brand di benak konsumen. Jika terus menerus dilakukan, maka calon konsumen akan timbul kepercayaannya kepada kualitas brand yang pada akhirnya membuat mereka bergerak untuk membeli produk.

Berdasarkan suatu penelitian, ada dua faktor yang membuat calon konsumen tertarik untuk membeli suatu produk atau jasa. Faktor pertama, seberapa familiar mereka dengan nama brand. Kedua, kepercayaan pelanggan kepada brand tersebut. 


2. Memudahkan dalam Menjaring Konsumen Baru

Walaupun Anda sudah mengiklankan produk jutaan kali, jika tidak ada brand awareness hal tersebut kurang ada artinya. Karena kebanyakan orang tidak akan membeli produk yang belum pernah dipakai orang lain.

Dengan brand awareness, merek mampu membangun reputasi yang positif. Caranya dengan membuat testimoni dan review pelanggan. Jadi prinsipnya, semakin banyak orang yang tahu maka semakin besar brand bisa menjaring konsumen baru.



3. Meningkatkan Nilai Jual

Jika brand awareness meningkat, hal ini bisa juga meningkatkan nilai jual pada produk Anda. Hal ini karena konsumen telah sadar apa yang menjadi keunikan dari produk yang tidak bisa mereka temukan di produk sejenis. Nilai jual tersebut bisa, packaging yang unik, penjualan dengan sistem bundling, khasiat, dan lainnya. 


4. Mendorong Konsumen untuk Loyal

Produk yang memiliki brand awareness tinggi tidak hanya akan menarik konsumen baru. Brand awareness juga bisa mempertahankan konsumen dan menjadikan mereka pelanggan setia.

Ada lima faktor brand awareness yang membantu mendorong loyalitas pelanggan:

1. Produk tersebut berfungsi sesuai ekspektasi pelanggan

2. Produk memiliki kualitas baik

3. Keberadaan produk di berbagai channel media, mulai dari televisi, radio, media sosial, billboard. Ini akan ikut membantu calon pelanggan familiar dengan brand.

4. Kemampuan brand membuat pelanggan senang

5. Kemampuan brand membuat pelanggan merasa tergerak dengan visi yang dimiliki brand


5. Menciptakan Asosiasi

Jika dilakukan dengan tepat, kesadaran merek bisa membuat pelanggan mengasosiasikan brand. Asosiasi ini juga penting karena dapat membuat pelanggan selalu ingat dan memilih produk Anda dibanding dengan produk yang lain. Ada dua jenis asosiasi, yaitu:

  • Di mana orang memikirkan merek saat mereka menemukan kategori produk. 
  • Di mana mereka menggunakan nama merek untuk menyampaikan kategori produk.


Tingkat dan Contoh Brand Awareness

Dalam dunia marketing, brand awareness dibedakan menjadi tiga tingkatan, yaitu:


1. Brand Recognition

Disebut juga dengan aided recall, ini adalah tingkat saat konsumen dapat mengenali dan membedakan merek dari merek lainnya. Namun, bukan berarti mereka bisa mengingat nama brand. Pada tingkat ini pelanggan hanya mengenalnya karena branding dari produk tersebut. Hal-hal yang bisa dikenali pelanggan mulai dari logo, kombinasi warna, slogan, dan lainnya.


2. Brand Recall

Brand recall atau spontaneous recall atau juga unaided recall adalah ketika konsumen mampu mengingat nama brand saat melihatnya sekilas. Di tingkat ini pelanggan sudah pernah mencoba produk. Kemampuan konsumen untuk mengingat brand akan dipengaruhi dengan seberapa sering mereka menggunakan produk. Artinya, bila mereka semakin sering menggunakan produk maka akan semakin mungkin nama brand diingat.


3. Top-of-Mind Awareness

Ini menjadi tingkat tertinggi dari brand awareness. Di tahap ini, brand akan langsung muncul di benak konsumen saat memikirkan produk. Brand sudah sangat membekas di ingatan konsumen.

Misalnya, saat menyebut "air mineral", pasti yang langsung teringat adalah Aqua, atau produk mie instan, yang akan teringat pasti Indomie. Nah, itulah yang disebut dengan Top-of-Mind. 


BACA JUGA: Bisnis Model Canvas: Cara Memetakan Strategi Bisnis Kekinian


Cara Mengembangkan Brand Awareness

Ada banyak cara meningkatkan brand awareness. Jika mungkin Anda masih belum tahu caranya, berikut ini beberapa cara meningkatkan brand awareness.


1. Fokus pada Produk

Cara meningkatkan brand awareness yang pertama adalah Anda perlu fokus kepada produk yang kuat. Pastikan bahwa produk dari merek Anda memenuhi apa yang pelanggan butuhkan tanpa mereka harus berusaha keras. 



2. Buat Positioning dan Personalitas

Membangun positioning brand sangat penting dalam meningkatkan brand awareness. Dengan positioning, Anda ingin brand atau produk Anda dilihat seperti apa di mata konsumen. Misalnya Anda memposisikan diri sebagai produk premium atau produk ekonomis. Positioning ini juga yang membedakan brand Anda dengan kompetitor dan juga bisa meningkatkan nilai jual produk.


3. Freemium

Ini adalah singkatan dari free (gratis) dan premium. Cara promosi ini memberikan kesempatan bagi konsumen untuk menjajal produk atau layanan secara gratis. Kemudian, bila konsumen merasa ingin mendapatkan lebih atau menggunakan fitur tambahan, mereka bisa membayar lebih. 

Cara ini sangat cocok untuk bisnis software, sudah banyak perusahaan besar yang mempraktikkannya, seperti Trello, Github, Hootsuite, hingga Spotify.  Jika Anda memiliki yang mirip, tidak ada salahnya untuk menggunakan cara ini dalam strategi meningkatkan brand awareness.


4. Kerja Sama 

Melakukan kolaborasi dengan brand terkenal dan sudah dipercaya masyarakat juga bisa menjadi cara meningkatkan brand awareness. Kerja sama ini tidak harus dengan brand yang sejenis, tapi bisa juga brand yang berseberangan dengan produk Anda. Cara ini akan memperkenalkan brand Anda kepada segmen pasar yang berbeda. Anda bisa saling bertukar konsumen dengan brand yang diajak kerja sama. 

Selain itu, kerja sama ini merupakan strategi agar pelanggan tidak jenuh. Dengan kerja sama, Anda bisa bereksperimen untuk membuat dan memasarkan produk limited edition.

Salah satu yang cukup sering melakukan strategi ini adalah Uniqlo. Setiap musimnya, pasti Uniqlo akan bekerja sama dengan brand lain yang tidak diduga-duga sebelumnya. Hal ini jadi suatu hal yang ditunggu oleh pelanggan setia Uniqlo.


5. Konten di Media Sosial

Membuat konten di media sosial saat ini jadi strategi yang bisa dilakukan untuk meningkatkan brand awareness. Oleh sebab itu, saat ini banyak perusahaan yang membuka divisi baru dalam perusahaan untuk mengurus media sosial. 

Keberadaan suatu brand di media sosial juga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap merek. Selain itu, strategi pemasaran ini bisa dilakukan lebih soft selling dan menyenangkan. 

Pastikan brand Anda memiliki akun media sosial sesuai dengan segmentasi pasar Anda. 


6. Influencer Marketing

Sejak munculnya Instagram, strategi ini jadi populer. Anda bisa bekerja sama dengan influencer untuk mempromosikan produk Anda. Anda bisa memanfaatkan jumlah followers para influencer yang banyak untuk meningkatkan brand awareness dengan segmen pasar yang spesifik.  Dengan seketika, brand awareness Anda bisa meningkat.

Cara ini bisa sangat efektif ketika Anda baru merilis produk baru.


7. Sponsorship

Cara meningkatkan brand awareness dengan sponsorship juga bisa Anda lakukan untuk meningkatkan popularitas brand. Dengan strategi ini, brand Anda bisa mendapatkan exposure dengan jelas di depan banyak orang. 

Biasanya, logo akan tertulis di kaos, souvenir, bahkan poster acara. Orang yang datang ke acara tersebut akan mengenali merek Anda.


8. Desain Packaging yang Unik

Desain packaging yang unik belakangan semakin menjadi pilihan utama orang dalam membeli suatu produk. Hal ini terlihat dengan semakin banyaknya bisa kita temukan video unboxing produk. 

Ini tandanya pelanggan sudah bisa product experience dari kemasan. Untuk itu, jika ingin mendapatkan awareness, Anda tidak bisa hanya mengandalkan packaging yang biasa. Buatlah packaging yang unik agar menarik pelanggan. 


Meningkatkan brand awareness tidak bisa dilakukan tanpa adanya orang-orang ahli dalam tim pemasaran Anda. Bila Anda tidak tahu dimana menemukan kandidat terbaik untuk tim pemasaran. Aplikasi KitaLulus bisa menyediakannya untuk Anda. Daftarkan perusahaan Anda untuk memasang lowongan di aplikasi KitaLulus dan dapatkan kandidat kompeten untuk mengisi tim marketing Anda!

cari karyawan
Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
chat whatsapp hrd