Biar Untung, Ini 10 Cara Mengelola Keuangan Usaha dengan Baik & Efektif

Shirley Candrawardhani

Berkarir sebagai penulis profesional sejak 2012 yang berantusias menulis topik seputar bisnis, keuangan, dan hukum.

hrd
Isi Artikel

Cara mengelola keuangan usaha– Keuangan adalah salah satu faktor utama penentu sukses tidaknya bisnis. Sayangnya, tidak semua pengusaha tahu bagaimana cara mengatur keuangan usaha. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang masih menyatukan uang pribadi dan uang usaha. Apakah Anda termasuk salah satunya?

Jika iya, simak penjelasan di bawah ini terkait cara mengatur keuangan usaha yang perlu Anda tahu. Jangan sampai karena tidak tahu caranya, usaha Anda malah mengalami kesulitan.

BACA JUGA: Informasi Seputar Contoh Proposal Usaha yang Perlu Anda Ketahui

10 Cara Mengelola Keuangan Usaha Paling Efektif

Cara mengelola keuangan usaha dengan efektif

Baik usaha kecil maupun usaha besar jika sebagai pelaku usaha, Anda tidak mengetahui bagaimana cara mengatur keuangan usaha, maka kemungkinan besar usaha Anda sulit untuk berkembang.

Mengetahui cara mengelola keuangan usaha adalah salah satu faktor terpenting yang harus Anda ketahui. Mengapa? Sebab hal ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga kestabilan dan mengembangkan usaha Anda ke arah yang lebih baik.

Selengkapnya tentang cara mengelola keuangan usaha yang bisa Anda lakukan adalah sebagai berikut:

1. Buat Rencana Usaha

Cara mengatur keuangan usaha dengan planning

Cara mengelola keuangan usaha Anda yang pertama adalah dengan membuat rencana Usaha. Buatlah program dan rencana usaha dalam satu periode dalam jangka waktu panjang. Kemudian bagi perencanaan tersebut ke beberapa periode, seperti bulanan, mingguan, atau triwulan.

Kemudian jangan lupa untuk melakukan perhitungan yang detail mengenai dana yang dibutuhkan untuk menjalankan program dan rencana tersebut. Lebih baik lagi jika Anda sudah menetapkan waktu yang tepat untuk menjalani rencana usaha itu.

2. Buat Perencanaan Pendapatan

Cara mengatur keuangan usaha berikutnya adalah dengan membuat perencanaan pendapatan. Anda bisa mulai memikirkan strategi penjualan agar usaha yang Anda lakukan bisa menghasilkan pendapatan.

Anda bisa memulai dengan memikirkan berapa produk yang akan dijual, target penjualan, dan strategi yang akan digunakan. Pastikan pendapatan yang dihasilkan bisa memenuhi kebutuhan modal yang sudah direncanakan sebelumnya.

3. Pisahkan Uang Pribadi dan Bisnis

Setiap pengusaha wajib memiliki kemampuan memisahkan uang pribadi dan bisnis. Jika tidak dilatih, pengusaha bisa menghabiskan uang bisnisnya untuk hal-hal pribadi dan akhirnya membuat kondisi keuangan usaha kolaps. Supaya terhindar dari percampuran uang pribadi dan bisnis, alangkah baiknya jika pengusaha merekrut orang lain untuk mengelola keuangan usahanya.

4. Budgeting

Cara mengelola keuangan bisnis dengan budgeting

Cara mengelola keuangan usaha yang keempat adalah dengan melakukan budgeting. Hal ini akan membantu Anda untuk menilai kinerja dan efisiensi usaha. Selain itu, Anda juga bisa membatasi pengeluaran yang berlebihan. Sehingga Anda bisa mengatur keuangan sesuai dengan estimasi biaya yang sudah ditentukan.

Tidak hanya sekali, budgeting ini perlu dilakukan secara rutin. Anda tinggal menyesuaikannya dengan kondisi di periode selanjutnya. Jangan lupa untuk lakukan review budgeting periode sebelumnya untuk mendapatkan perbandingan keuangan di setiap periodenya. Hal ini juga bisa menjadi bahan dasar evaluasi keuangan usaha Anda.

BACA JUGA: Cara Menerapkan Strategi Pemasaran untuk UMKM Anda

5. Mengawasi Arus Kas

Mengawasi arus kas juga merupakan salah satu cara mengatur keuangan usaha. Arus kas harus diawasi secara rutin. Anda bisa melakukannya dengan memisahkan uang untuk usaha dan uang pribadi.

Namun pada praktiknya, mengawasi arus kas tidak semudah membalikan telapak tangan. Jika tidak dilakukan dengan kedisiplinan dan tanggung jawab, maka arus kas bisa saja berantakan.

Maka dari itu, jika Anda merasa sulit untuk mengawasi arus kas, ada baiknya untuk menggunakan jasa administrator atau orang lain yang Anda percaya. Hal ini sangat penting dalam cara mengatur keuangan usaha, sehingga pendistribusian keuangan pun menjadi lancar.

6. Menggunakan Laba untuk Mengembangkan Usaha

Cara mengatur keuangan bisnis

Jika Anda termasuk newbie dalam bidang usaha dan bisnis, ada baiknya jika menggunakan laba untuk mengembangkan usaha sebagai cara mengatur keuangan usaha. Sebab, jika tidak digunakan dengan benar, laba yang sudah Anda kumpulkan bisa habis dalam sekejap.

Anda bisa menggunakan laba untuk kepentingan investasi usaha. Misalnya seperti menambah alat produksi, menambah karyawan, menambah bahan baku, dan sebagainya. Jika Anda menerapkan strategi ini dengan konsisten, usaha Anda bisa berkembang dengan cepat.

7. Hitung Pemasukan dan Keuntungan Secara Rinci

Cara mengatur keuangan usaha yang bisa Anda lakukan selanjutnya adalah dengan melakukan penghitungan pada pemasukan dan keuntungan secara rinci. Anda bisa memulai dengan mencatat setiap pemasukan yang sudah didapat.

Setelah itu, jangan lupa kurangkan pemasukan dengan kewajiban yang harus dibayarkan. Lalu hitung berapa keuntungan yang didapat setelah dikurangi kewajiban tersebut. Salah satu kunci sukses dalam cara mengatur keuangan usaha adalah dengan secara bijak mencatat setiap arus keuangan yang terjadi.

8. Membayar Tagihan Tepat Waktu

Cara membayar tagihan usaha tanpa menunggak

Setelah Anda mendapatkan pemasukan, hal yang harus dilakukan selanjutnya adalah membayar tagihan tepat waktu. Hal ini bisa membuat Anda mengetahui berapa laba bersih yang didapatkan dalam satu periode.

Tagihan yang dimaksud bisa berupa tagihan listrik, gas, upah karyawan, membeli bahan baku, dan hal lainnya. Pastikan Anda membayarkan tagihan tepat waktu agar tidak kena denda yang membuat Anda mengeluarkan banyak uang berlebihan.

9. Perhatikan Kontrak dengan Pihak Ketiga

Dalam menjalankan usaha, Anda mungkin membutuhkan jasa pihak ketiga untuk membantu kelancaran usaha. Menggunakan jasa pihak ketiga juga sebenarnya bisa membantu Anda dalam mengelola keuangan usaha.

Namun hal yang perlu diperhatikan adalah pengeluaran yang bertambah. Sebab, Anda perlu membayar upah atas jasa yang sudah diberikan. Maka dari itu ada baiknya jika Anda memperhatikan hal dengan jeli sebelum menandatangani kontrak dengan pihak ketiga.

10. Menyiapkan Dana Darurat

Cara menyiapkan dana darurat untuk bisnis

Satu lagi cara mengatur keuangan usaha yang bisa Anda lakukan, yaitu dengan menyiapkan dana darurat. Sebab kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Munculnya pesaing dengan produk sejenis juga bisa membuat pemasukan Anda berkurang.

Maka dari itu, sebaiknya Anda menyiapkan dana darurat untuk mengantisipasi masa-masa sulit. Dan gunakan dana darurat ini dengan bijak agar keuangan Anda tetap stabil. Baik untuk keuangan pribadi dan keuangan bisnis.

Demikianlah penjelasan terkait beberapa cara mengelola keuangan usaha Anda. Mau usaha dengan skala kecil atau skala besar, jika Anda bisa mengatur keuangan dengan baik, maka Anda bisa dengan mudah mengembangkan usaha ke arah yang lebih baik lagi.

Butuh rekan untuk membantu Anda mengelola keuangan bisnis? Ayo cari kandidat terbaik pilihan Anda sekarang juga melalui KitaLulus! Cukup dengan isi identitas diri dan usaha, Anda sudah bisa memasang lowongan kerja di website dan aplikasi KitaLulus secara gratis.

Daftarkan diri di KitaLulus sebagai pemasang loker sekarang juga dan #LebihMudah cari talenta berkualitas untuk memajukan bisnis Anda!

cari karyawan
Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
chat whatsapp hrd