HRD Cerdas Wajib Tahu, Ini 5 Cara Mengetahui Riwayat Pekerjaan Palsu di CV

penulis
Shirley Candrawardhani

Berkarir sebagai penulis profesional sejak 2012 yang berantusias menulis topik seputar bisnis, keuangan, dan hukum.

hrd
Isi Artikel

Cara mengetahui riwayat pekerjaan palsu di CV— Memang betul, salah satu hal yang membuat HRD akan melirik CV salah satu kandidat adalah dari pengalaman kerjanya. Tapi, bagaimana cara mengetahui riwayat pekerjaan palsu di CV?

Tahukah Anda bahwa, sebanyak 38% dari pelamar suka melebih-lebihkan pengalaman kerjanya? Bahkan 18% pelamar tidak memberikan informasi jujur mengenai kemampuan yang dimiliki.

Tentunya, sebagai seorang HRD yang profesional, Anda harus tahu cara mengetahui riwayat kerja palsu di CV. Hal ini bertujuan agar kandidat yang akan diterima tidak mengecewakan Anda dan perusahaan.

Ingin tahu apa saja hal yang sering dipalsukan di CV, dan bagaimana cara mendeteksinya? Simak selengkapnya di bawah ini.

BACA JUGA: Rekruter, Coba Perhatikan Hal Ini Ketika Melakukan Screening CV


5 Hal yang Paling Sering Dipalsukan di CV

Hal yang sering dipalsukan di CV

CV yang bagus menjadi daya tarik bagi seorang HRD. Sebab, HRD akan melihat calon kandidat memiliki potensi untuk bekerja di perusahaan. Namun bukan berarti Anda tidak memahami cara mengetahui riwayat kerja palsu di CV.

Namun sebelum kita membahas cara mengetahui riwayat pekerjaan palsu di CV, Anda harus mengetahui beberapa hal yang sering kali dipalsukan pelamar, diantaranya adalah:

1. Skill atau kemampuan

Tahukah Anda bahwa, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh The Balance Careers, 57% pelamar kerja akan memanipulasi skill yang dimilikinya?

Alasannya hanya karena ingin dilihat sebagai orang yang berkompeten dan berpotensial di mata HRD dan perusahaan.

Oleh karena itu, daripada serta merta percaya, lebih baik Anda menelisik lebih dalam soal skill pelamar melalui pertanyaan interview.

Daripada sebatas mengetahui skill, Anda bisa menanyakan lebih jauh bagaimana skill tadi diterapkan secara teknis, apa saja tools pendukung yang dipakai, hingga metriks pengukur keberhasilan penerapan skill tersebut.


2. Job Description

Masih dari hasil penelitian yang dilakukan oleh The Balance Careers, sebanyak 55% pelamar akan memalsukan job description mereka. Biasanya mereka akan menggantinya dengan tugas umum dan terlihat bertanggung jawab.

Misalnya seperti pelamar memasukkan job description sebagai proofread untuk setiap artikel yang dia buat. Namun ternyata, pada saat menulis CV masih ditemukan typo. Dengan memahami cara mengetahui riwayat palsu di CV, artinya Anda sudah meminimalisir pelamar yang tidak berkompeten.


3. Durasi Kerja

Durasi kerja menjadi hal selanjutnya yang paling sering dipalsukan di CV. Menurut penelitian The Balance Career, sebanyak 42% pelamar memalsukan hal penting ini. Padahal durasi kerja merupakan salah satu hal yang bisa menunjukkan bahwa kandidat tersebut memang berpengalaman di bidangnya.

Anda bisa menggunakan cara mengetahui riwayat kerja palsu di CV untuk memastikan durasi kerja pelamar. Seperti melakukan pengecekkan dengan perusahaan lamanya sebelum melamar ke perusahaan Anda. Hal ini bisa mencegah kandidat yang tidak berpengalaman.


4. Jabatan

Ternyata masih ada 34% sekitar yang memalsukan jabatan pekerjaannya di perusahaan sebelumnya. Pada umumnya, alasan mereka melakukan hal ini biasanya karena ingin bekerja di posisi jabatan tersebut pada suatu perusahaan.

Cara mengetahui riwayat kerja palsu di CV dari segi jabatan yang bisa Anda lakukan adalah dengan melihat keterkaitan antara tanggung jawab beban kerja yang diberikan dan jabatan yang ditulisnya. Misalnya, seorang penulis tidak akan memberikan informasi job description-nya adalah memasak.


5. Pendidikan

Satu lagi hal yang sering kali dipalsukan di CV, yaitu pendidikan. Salah satu hal penting ini juga menjadi kualifikasi yang sering kali diminta untuk mengisi suatu jabatan. Misalnya, untuk jabatan HRD tentu perusahaan akan meminta kandidat yang memiliki latar belakang pendidikan Psikologi.

Beberapa alasan umum yang membuat para pelamar memalsukan informasi di CV adalah ketika mereka membandingkan dirinya dengan kualitas perusahaan yang dilamar.

Misalnya seperti:

"Apakah jenjang pendidikan saya sudah sama dengan karyawan yang bekerja di perusahaan A?"

"Apakah pengalaman kerja saya sudah cukup memenuhi kualifikasi agar bisa diterima di posisi terkait?"

"Skill seperti apakah yang diharapkan oleh atasan saya di perusahaan B?"

Pertanyaan-pertanyaan seperti di atas tanpa disadari bisa membuat pelamar rela melakukan apa saja untuk dapat diterima di perusahaan impian. Termasuk memalsukan informasi.


BACA JUGA: Langkah-langkah yang Tepat dalam Strategi Merekrut Karyawan


5 Cara Mengetahui Riwayat Kerja Palsu di CV

Cara mengetahui riwayat kerja palsu

Salah satu KPI yang harus dipenuhi oleh HRD adalah merekrut sejumlah kandidat. Jika hal ini tidak dipenuhi, maka bisa mengakibatkan performa kinerja Anda menurun di mata atasan.

Maka dari itu, sebagai HRD Anda akan berupaya untuk mencari karyawan terbaik. Hal yang perlu Anda perhatikan adalah cara mengetahui riwayat kerja palsu di CV. Hal ini bisa meminimalisir menerima karyawan yang tidak berkompeten untuk perusahaan.

Berikut beberapa cara mengetahui riwayat kerja palsu di CV yang perlu Anda ketahui dan bisa digunakan:

1. Cek Standar Performa

Cara mengetahui riwayat kerja palsu di CV yang pertama adalah dengan melakukan pengecekan standar performa. Sebagai seorang HRD, tentu Anda wajib untuk mencari tahu latar belakang dari pelamar.

Mulai dari riwayat pekerjaannya, lokasi tempat tinggal, tanggal masuk kerja, hingga hal penting lainnya. Cara mengetahui riwayat kerja palsu di CV yang satu ini bisa membantu Anda untuk melihat apakah ada kejanggalan dengan informasi yang diberikan di CV.


2. Melihat Adanya Hal Aneh

Tahukah Anda, cara mengetahui riwayat kerja palsu di CV adalah dengan melihat adanya hal aneh di informasi yang diberikan? Anda bisa melihatnya dari rentang waktu, hingga tidak bisa menjelaskan alasan mengapa tidak bekerja lagi di perusahaan sebelumnya.

Maka dari itu, jika di dalam CV tercantum nomor telepon referensi, ada baiknya jika Anda mengontak nomor tersebut. Cara mengetahui riwayat kerja palsu di CV yang kedua ini bisa meningkatkan kewaspadaan Anda sebagai HRD, sekaligus mengkonfirmasi kebenaran background pelamar.


3. Cek Media Sosial

Di zaman modern dan digital seperti saat ini, media sosial menjadi salah satu penyedia informasi. Sehingga, mengecek media sosial bisa dijadikan sebagai cara mengetahui riwayat kerja palsu di CV berikutnya.

Profile yang ada di media sosial bisa saja berisikan informasi yang bersifat umum hingga personal. Cara mengetahui riwayat pekerjaan palsu di CV ini bisa membantu Anda untuk memverifikasi beberapa hal tertentu seperti tahun kelulusan, hingga kebiasaan atau gaya hidup si pelamar.


4. Tes Kemampuan

Cara mengetahui riwayat kerja palsu di CV selanjutnya adalah dengan melakukan tes kemampuan. Jika ada CV dari pelamar yang menarik perhatian, Anda bisa mencoba menggunakan kata-kata yang berkaitan dengan tanggung jawab pekerjaan.

Atau jika tersedia, Anda bisa memberikan tes kemampuan yang bisa dikerjakan pelamar berdasarkan informasi di CV. Jika sebagai HRD Anda kurang paham, Anda bisa meminta bantuan dari user atau calon atasan pelamar.


5. Minta Penjelasan dan Intuisi

Kesalahan dalam menuliskan informasi mungkin saja terjadi. Cara mengetahui riwayat pekerjaan palsu di CV berikutnya adalah dengan meminta penjelasan dari pelamar. Anda bisa melihat apakah pelamar akan berusaha menjelaskannya atau malah menghindarinya.

Selain itu, intuisi juga bisa menjadi cara mengetahui riwayat pekerjaan palsu di CV. Biasanya seorang HRD yang sudah berpengalaman dalam merekrut karyawan, memiliki intuisi yang tajam. Hal ini tentunya berkaitan dengan penjelasan atau cerita yang diberikan oleh pelamar. Hal ini bisa menjadi penentuan apakah pelamar berbohong atau tidak.

Pada umumnya, pelamar membuat CV berdasarkan template yang ada. Meskipun begitu Anda juga bisa menggunakan cara mengetahui riwayat kerja palsu di CV seperti yang sudah disebutkan di atas. Tujuannya adalah untuk meminimalisir merekrut kandidat yang tidak berpotensial untuk perusahaan.


Demikianlah penjelasan mengenai cara mengetahui riwayat pekerjaan palsu di CV yang bisa Anda gunakan. Namun bukan berarti Anda bisa langsung berprasangka buruk terhadap setiap pelamar, ya! Berikan kesempatan mereka untuk menjelaskan dan menceritakan diri mereka, baru Anda bisa menilainya.

Apabila Anda ingin merasakan pengalaman mencari kandidat yang berkompeten dan berpotensial untuk perusahaan, Anda bisa menaruh lowongan pekerjaan di KitaLulus. 

Daftarkan diri Anda untuk memasang iklan lowongan pekerjaan di KitaLulus untuk mendapatkan kandidat terbaik dari yang terbaik!


cari karyawan
Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
chat whatsapp hrd