14 Jenis Anggaran Perusahaan, Tujuan, dan Contohnya

penulis
Shirley Candrawardhani

Berkarir sebagai penulis profesional sejak 2012 yang berantusias menulis topik seputar bisnis, keuangan, dan hukum.

hrd
Isi Artikel

Contoh anggaran perusahaan– Salah satu kunci kesuksesan sebuah bisnis adalah dengan selalu menyiapkan contoh anggaran perusahaan. Sehingga Anda bisa lebih mudah dalam mengendalikan keuangan.

Namun, jenis anggaran perusahaan tidak hanya satu. Melainkan ada 14 jenis contoh anggaran perusahaan yang harus Anda ketahui. Masing-masing memiliki peran penting dalam mengatur keuangan perusahaan.

Mau tahu apa 14 jenis anggaran perusahaan tersebut? Berikut penjelasan lengkapnya.

BACA JUGA: Pengertian Budgeting, Tujuan, Manfaat, dan Prinsipnya

Apa Itu Anggaran Perusahaan?

anggaran perusahaan adalah

Dilansir dari Investopedia, anggaran perusahaan adalah perkiraan pendapatan dan pengeluaran selama periode tertentu di masa mendatang dan biasanya akan disusun dan dievaluasi secara berkala.

Namun ada juga yang menyebutkan bahwa anggaran perusahaan adalah rencana keuangan perusahaan yang disusun tertata dan dijelaskan dalam satuan unit pada periode tertentu.

Pada umumnya, anggaran perusahaan digunakan untuk mengendalikan, mengawasi, dan mengestimasi keuangan perusahaan yang akan digunakan. Maka dari itu biasanya perencanaan ini akan disusun di awal periode untuk jangka waktu satu tahun atau lebih tergantung kebijakan masing-masing perusahaan.

Contoh anggaran perusahaan tidak hanya berlaku untuk perusahaan besar saja. Melainkan juga untuk perusahaan yang baru dirintis. Tanpa adanya perencanaan keuangan yang baik, maka akan sangat sulit untuk mengelola dan mengembangkan bisnis kedepannya.

Selain itu, anggaran perusahaan berperan penting untuk mengatur segala bentuk operasional perusahaan. Termasuk untuk mengalokasikan sumber daya, membantu dalam menetapkan tujuan, pengukuran hasil, hingga merencanakan kontinjensi.

Tujuan Anggaran Perusahaan

tujuan anggaran perusahaan

Penyusunan anggaran perusahaan tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Sebab, ada tujuan tertentu yang bisa Anda capai dengan melakukan perencanaan keuangan ini.

Berikut beberapa tujuan penyusunan anggaran perusahaan yang perlu Anda ketahui:

  • Alat pengukur dan pengendali kinerja individu dan kelompok.
  • Landasan sebagai pengambilan keputusan.
  • Mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang dimiliki.
  • Memperjelas tujuan bisnis agar tidak salah arah.
  • Alat komunikasi perusahaan kepada pihak ketiga. Seperti investor, mitra kerja, klien, hingga pemerintah.
  • Mengevaluasi perencanaan keuangan perusahaan sehingga bisa meminimalisir ketidakpastian dan memberikan arahan untuk mencapai tujuan perusahaan.

Jenis Anggaran Perusahaan

jenis anggaran perusahaan

Seperti yang disebutkan sebelumnya, ada 14 jenis anggaran perusahaan yang perlu Anda ketahui. Masing-masing memiliki peran tertentu. Anggaran perusahaan yang efektif adalah yang bisa menutup semua pengeluaran dan menyisakan sedikit untuk biaya tidak terduga dan pengeluaran tambahan lainnya.

Jika Anda tidak bisa mengelola keuangan perusahaan, artinya ada yang salah dalam penyusunan anggaran perusahaan. Berikut beberapa jenis anggaran perusahaan yang perlu Anda ketahui:

1. Anggaran Biaya Bahan Baku

Jenis anggaran perusahaan yang pertama adalah anggaran biaya bahan baku. Jenis ini merupakan anggaran yang diperlukan untuk menyetok bahan baku untuk kegiatan produksi.

2. Anggaran Biaya Produksi

Setelah menyusun anggaran untuk bahan baku, selanjutnya Anda bisa menyusun anggaran biaya produksi.

Perencanaan keuangan ini disusun agar perusahaan bisa menyesuaikan budget untuk mengelola bahan baku menjadi produk layak jual dalam satu kurun waktu tertentu. Dimana umumnya berlaku untuk satu tahun anggaran periode.

3. Anggaran Produksi

Jenis anggaran produksi berisikan rencana perusahaan yang nantinya akan diproduksi dalam satu tahun periode anggaran. Selain itu, anggaran ini merupakan acuan dalam membuat anggaran biaya produksi untuk menentukan rencana penjualan.

4. Anggaran Penjualan

Anggaran penjualan merupakan jenis anggaran yang mencakup jenis barang yang akan dijual, harga, jumlah, waktu, dan tempat penjualan. Anggaran perusahaan ini disusun berdasarkan proyeksi penjualan dan biasanya dijadikan acuan untuk menyusun anggaran lainnya.

5. Anggaran Biaya Tenaga Kerja Langsung

Jenis anggaran perusahaan yang satu ini mencakup upah pekerja atau buruh yang terlibat langsung dalam proses produksi selama satu periode. Termasuk dalam perhitungan jumlah jam kerja dan jumlah unit yang diproduksi.

6. Anggaran Biaya Overhead Pabrik

Anggaran biaya overhead pabrik meliputi perhitungan untuk biaya tambahan, biaya tenaga kerja tidak langsung, pajak asuransi, hingga fasilitas yang dibutuhkan selama proses produksi berlangsung.

7. Anggaran Persediaan

Pada umumnya anggaran persediaan akan disusun untuk mengetahui nilai persediaan dan jumlah persediaan bahan baku untuk proses produksi di periode yang akan mendatang.

BACA JUGA: Manajemen Keuangan Perusahaan: Tujuan, Fungsi, dan Prinsipnya

8. Anggaran Program

Selanjutnya ada jenis anggaran perusahaan untuk program yang merupakan anggaran operasional berdasarkan seluruh program yang dilakukan perusahaan. Tujuan adanya anggaran perusahaan ini untuk menganalisa setiap program yang dijalankan perusahaan. Apakah sudah sesuai dengan tujuan perusahaan atau belum.

9. Anggaran Pertanggungjawaban

Anggaran pertanggungjawaban bertujuan untuk mengendalikan manajemen perusahaan. Isinya merupakan anggaran operasional kegiatan perusahaan yang disusun berdasarkan pusat pertanggungjawaban.

10. Anggaran Pengeluaran Modal

Jenis anggaran perusahaan ini disusun berdasarkan estimasi penjualan dan biasanya menjadi acuan dalam pembuatan anggaran kas, overhead pabrik, dan biaya non produksi lainnya.

11. Anggaran Kas

Isi dari anggaran kas biasanya mencakup estimasi dana dan penggunaan kas dalam satu kurun waktu tertentu. Termasuk di dalamnya ada anggaran operasional, pengeluaran modal, dan sering dijadikan sebagai acuan untuk menyusun anggaran neraca hingga menjadi likuiditas perusahaan.

12. Anggaran Laba Rugi

Jenis anggaran perusahaan ini umumnya dibuat berdasarkan prediksi laba rugi perusahaan dalam satu kurun waktu tertentu dan sering dijadikan sebagai acuan perencanaan anggaran neraca.

13. Anggaran Neraca

Isi dari anggaran perusahaan yang satu ini adalah rencana keuangan, utang, aktiva, hingga modal yang dimiliki perusahaan diawal dan diakhir satu periode. Jenis anggaran perusahaan ini disusun berdasarkan hasil anggaran kas dan anggaran laba rugi.

14. Anggaran Posisi Keuangan

Satu lagi jenis anggaran perusahaan yang perlu Anda tahu adalah anggaran posisi keuangan. Isinya terkait rencana perubahan utang, aktiva, dan modal perusahaan selama satu periode tertentu. Anda harus melirik anggaran neraca untuk membuat anggaran yang satu ini.

Tips Membuat Anggaran Perusahaan yang Efektif

jenis anggaran perusahaan

Anggaran perusahaan merupakan bagian penting agar Anda bisa menjalankan bisnis dengan efisien dan efektif. Prosesnya dimulai dari menetapkan asumsi untuk anggaran periode yang akan datang.

Termasuk didalamnya melihat proyeksi tren penjualan, tren biaya, prospek ekonomi-pasar, hingga faktor-faktor yang bisa mempengaruhi pengeluaran potensial. Anggaran perusahaan yang ada nantinya akan dikembangkan untuk setiap divisi hingga anak perusahaan.

Berikut KitaLulus bagikan tips penerapan anggaran yang efektif untuk perusahaan Anda:

1. Menetapkan Target Anggaran untuk Setiap Divisi

Tips penerapan anggaran yang efektif pertama adalah dengan menetapkan target anggaran untuk setiap divisi. Tujuannya adalah untuk memberikan arahan kepada tiap divisi. Disini Anda juga bisa memberikan batasan anggaran perusahaan yang akan diberikan.

2. Model Anggaran

Secara umum, ada dua model anggaran perusahaan yang kerap digunakan. Yaitu top-down dimana manajemen senior akan menentukan anggaran untuk setiap divisi. Dan bottom-up dimana pengaturan anggaran menjadi hak setiap divisi dan manajemen senior hanya memberikan arahan saja.

3. Menentukan Deadline Anggaran Divisi

Setiap divisi pasti memiliki anggaran untuk kegiatan operasionalnya masing-masing. Jika Anda sedang menyusun anggaran perusahaan, jangan lupa untuk memberikan batasan waktu agar mereka bisa segera menyusun dan memberikan anggaran yang diminta.

4. Tetapkan Daftar yang Realistis

Satu lagi tips penerapan anggaran yang efektif adalah dengan menetapkan daftar yang realistis. Daftar disini bisa diartikan sebagai tujuan atau misi yang harus dicapai oleh perusahaan.

Tujuannya adalah agar kegiatan operasional perusahaan bisa menyesuaikan dengan anggaran perusahaan yang sudah disusun dan meminimalisir adanya pemborosan.

Contoh Anggaran Perusahaan

Agar penjelasan diatas menjadi lebih mudah dipahami, berikut beberapa contoh anggaran perusahaan yang bisa dijadikan acuan. Di antaranya adalah:

Contoh anggaran perusahaan I:

Contoh anggaran perusahaan

Contoh anggaran perusahaan II:

contoh anggaran biaya perusahaan

Contoh anggaran perusahaan III:

contoh jenis anggaran perusahaan

Demikianlah penjelasan terkait anggaran perusahaan, jenis-jenisnya, tujuan, tips penerapannya, hingga beberapa contoh anggaran perusahaan yang perlu Anda ketahui.

Sejatinya, setiap bisnis memerlukan penyusunan anggaran yang efisien dan efektif untuk terus bisa berkembang dan maju. Jadi, sudahkah Anda membuat anggaran perusahaan?

Jika perusahaan Anda membutuhkan seorang karyawan untuk divisi pemasaran, Anda bisa menaruh informasinya di KitaLulus. Saat ini, KitaLulus sudah beroperasi di Jabodetabek, Bandung, Gowa, Makassar, Medan, Semarang, dan Surabaya.

Daftarkan diri Anda untuk memasang iklan lowongan pekerjaan di KitaLulus secara gratis. Dapatkan kandidat terbaik di bidangnya untuk divisi pemasaran Anda dengan #LebihMudah bersama KitaLulus!

cari karyawan
Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
chat whatsapp hrd