Contoh Etika Bisnis, Tujuan, dan Penerapannya di Perusahaan

Shirley Candrawardhani
Shirley Candrawardhani

Berkarir sebagai penulis profesional sejak 2012 yang berantusias menulis topik seputar bisnis, keuangan, dan hukum.

Etika bisnis adalah
Isi Artikel

Etika bisnis– Sebagai pengusaha, tentu Anda harus memahami dan memperhatikan etika bisnis dalam menjalankan bisnis Anda. Tidak hanya berlaku dengan para klien, rekan kerja, atau investor, tetapi juga dengan pelanggan.

Etika bisnis adalah sebuah pedoman yang wajib hukumnya untuk diikuti oleh perusahaan atau individu. Etika ini tidak memiliki tanggal kadaluarsa. Selama Anda masih menjalankan bisnis, maka selama itu Anda harus memegang teguh etika bisnis.

Pahami lebih lanjut terkait pengertian etika bisnis, prinsipnya, manfaat dan tujuan, hingga cara menerapkan etika bisnis yang baik di perusahaan Anda, di bawah ini.

BACA JUGA: Pengusaha Wajib Tahu, Ini 6 Cara Mencari Investor Terampuh untuk Bisnis Baru

Apa Itu Etika Bisnis?

Apa itu etika bisnis

Secara umum, etika bisnis adalah cara untuk menjalankan sebuah bisnis yang didalamnya terdiri dari beberapa aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan, dan juga masyarakat.

Pengertian lainnya dari etika bisnis adalah sebuah studi yang mempelajari tentang kebijakan dan praktik bisnis yang sesuai dengan subjeknya atau suatu hal yang berpotensi menimbulkan kontroversi.

Lalu pendapat lain juga menyebutkan bahwa, etika bisnis adalah sebuah prinsip moral yang digunakan untuk pedoman dalam menjalankan bisnis. Hal ini merujuk tentang bagaimana pengusaha ‘membawa dirinya’ dalam pertemuan penting atau cara mereka menjalankan bisnisnya.

Contoh lain etika bisnis pada perusahaan bisa dilihat dari ketepatan waktu hadir, tata krama dan sopan santun ketika bertemu orang baru, menghargai pendapat orang, menyebut nama klien dengan baik, berdiri saat berkenalan, dan hal lainnya.

Manfaat Etika Bisnis

Cara menerapkan etika bisnis yang baik di perusahaan bisa membentuk suatu nilai, norma dan perilaku seluruh anggota untuk menciptakan hubungan kerja yang adil dan sehat. Baik sesama rekan kerja maupun dengan pelanggan.

Jika dilihat dari manfaatnya, secara tidak langsung etika bisnis mendorong adanya sikap untuk bertanggung jawab dalam menjalankan bisnis. Termasuk kelancaran dalam menjalankan bisnis.

Berikut beberapa manfaat etika bisnis yang perlu Anda perhatikan, diantaranya adalah:

1. Memiliki Citra yang Baik

Manfaat etika bisnis yang pertama adalah memiliki citra yang baik tidak hanya di mata pelanggan, tetapi juga di mata klien dan orang penting lainnya. Citra yang baik ini bisa menjadi sebuah prestasi yang menguntungkan bagi perusahaan.

Mengapa? Sebab hal ini bisa menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi pelanggan untuk menggunakan produk dan/atau jasa yang Anda pasarkan, dan klien untuk bekerjasama dengan perusahaan. Sehingga nantinya perusahaan dapat berkembang dan bisa mencapai target dengan sukses.

2. Lebih Terpercaya

Manfaat etika bisnis yang kedua adalah bisa membuat perusahaan menjadi lebih dipercaya oleh pelanggan maupun klien, dan orang penting lainnya. Dengan memiliki dan menerapkan etika bisnis pada setiap proses bisnis yang berlangsung, bisa membuat perusahaan lebih dipercaya.

Mereka akan menganggap bahwa perusahaan Anda memiliki dan menjunjung tinggi nilai kejujuran dan tidak akan berbohong. Sehingga kepercayaan kepada perusahaan pun meningkat, karena dinilai sangat loyal dalam menjalankan bisnisnya.

3. Mengoptimalkan Keuntungan

Jika sudah banyak pihak yang percaya dengan reputasi perusahaan Anda, hal ini bisa menghasilkan keuntungan yang optimal dan maksimal. Dengan begitu, Anda bisa menyelesaikan masalah lainnya.

4. Mendahulukan Kepentingan Bersama

Ketika Anda mengedepankan etika bisnis, artinya Anda mendahulukan kepentingan bersama (perusahaan) dibandingkan kepentingan individu. Salah satu manfaat ini jarang sekali dimiliki oleh perusahaan yang tidak menerapkan etika bisnis dalam menjalankan bisnisnya.

Alangkah lebih baik jika Anda menerapkan etika bisnis untuk membangun perusahaan dengan memperhatikan dan mendahulukan kepentingan bersama dibandingkan kepentingan individu.

5. Menjunjung Nilai Moral

Satu lagi manfaat etika bisnis yang perlu Anda perhatikan adalah menjunjung nilai moral. Lagi-lagi, manfaat ini tidak banyak dirasakan oleh setiap perusahaan. Memiliki anggota perusahaan yang mengedepankan sopan santun, tata krama, hingga etika, bisa membuat perusahaan menjadi lebih unggul dan maju.

Tujuan Etika Bisnis Diterapkan di Perusahaan

Tujuan etika bisnis

Lalu bagaimana dengan tujuan etika bisnis di perusahaan? Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Mendorong Kesadaran Moral

Tujuan etika bisnis yang pertama adalah untuk mendorong kesadaran moral. Tanpa disadari, menjalankan bisnis tidak hanya berputar di kegiatan operasional dan mencari keuntungan saja.

Tetapi juga berinteraksi dengan orang lain. Seperti rekan kerja, atasan dan bawahan, pelanggan, hingga investor dan orang penting lainnya. Jika sebuah perusahaan menjunjung tinggi nilai kesopanan, maka perusahaan tersebut bisa berjalan dengan baik. Apakah perusahaan Anda salah satunya?

2. Menjaga Sikap dan Perilaku Saat Berbisnis

Dalam setiap perusahaan pasti selalu ada SOP (Standard Operating Procedure) yang berlaku. Salah satunya adalah etika dalam berbisnis baik di dalam dan di luar perusahaan. Artinya, perusahaan turut menjaga sikap dan perilaku setiap anggotanya saat berbisnis.

3. Memberikan Batasan

Satu lagi tujuan etika bisnis yang perlu Anda ketahui adalah untuk memberikan batasan kerja yang profesional untuk setiap anggota perusahaan. Batasan ini dilakukan agar semuanya bisa menjalankan bisnis dengan baik sesuai dengan standar yang berlaku.

Sehingga perusahaan bisa tetap menjaga moralitas dan meminimalisir hal-hal yang tidak menyenangkan.

BACA JUGA: Hak Dan Kewajiban Perusahaan Kepada Karyawan, Apa Saja?

Prinsip Etika Bisnis

Cara menerapkan etika bisnis yang baik di perusahaan tidak terlepas dari beberapa prinsip yang saling berkaitan satu sama lain. Hendaknya keempat prinsip ini selalu dijalankan oleh setiap perusahaan.

Berikut beberapa prinsip etika bisnis yang perlu Anda terapkan di perusahaan:

1. Prinsip Saling Menguntungkan

Prinsip etika bisnis yang pertama adalah saling menguntungkan. Artinya, seluruh kegiatan bisnis yang dilakukan di dalam maupun di luar perusahaan haruslah bisa memberikan keuntungan atau manfaat bagi setiap anggota yang terlibat.

Cara menerapkan prinsip ini adalah dengan menetapkan tujuan bisnis dengan adil, transparan, dan sebaik mungkin.

2. Prinsip Kejujuran

Kejujuran merupakan salah satu hal paling penting dan berharga dalam kehidupan ini. Termasuk ketika Anda menjalankan bisnis. Prinsip etika bisnis yang satu ini haruslah diterapkan oleh seluruh anggota perusahaan. Tidak hanya ke sesama rekan kerja, atasan dan bawahan, tetapi juga kepada pelanggan dan orang penting lainnya (pihak eksternal perusahaan).

3. Prinsip Keadilan

Prinsip etika bisnis yang ketiga adalah keadilan. Dimana dalam hal ini seluruh anggota perusahaan yang terlibat haruslah mendapatkan hak dan perlakuan yang sama. Selain itu, mereka juga harus melakukan kewajiban yang sama sesuai dengan apa yang sudah ditentukan.

4. Prinsip Otonomi

Satu lagi prinsip etika bisnis yang harus Anda terapkan di perusahaan adalah otonomi. Artinya, sebagai pelaku bisnis, Anda harus bisa mengambil keputusan yang tepat tanpa harus melanggar etika atau peraturan yang berlaku. Anda harus mengambil keputusan yang sesuai dengan etika yang berlaku.

Contoh Etika Bisnis di Perusahaan

Contoh etika bisnis di perusahaan

Seperti yang disebutkan sebelumnya, etika bisnis adalah sebuah acuan atau pedoman bagaimana perusahaan mengelola sopan santun dan tata krama seluruh anggotanya dalam menjalankan bisnis.

Jika dijabarkan, ada banyak contoh etika bisnis pada perusahaan yang harus diterapkan. Namun, kali ini kita akan membahas contoh yang paling mendasar dan umum untuk dilakukan di dalam perusahaan, misalnya:

1. Sopan dalam Berpakaian

Contoh etika bisnis pada perusahaan yang pertama adalah sopan dalam berpakaian. Memang pada dasarnya setiap perusahaan memiliki kode etik berpakaian yang berbeda-beda. Tapi bukan berarti pakaian yang dikenakan tidak sopan.

Beberapa perusahaan menerapkan aturan berpakaian yang formal. Ada juga yang menerapkan aturan berpakaian yang santai, dan yang lainnya. Sopan dalam berpakaian adalah salah satu contoh etika bisnis untuk menghargai orang lain dan menjaga citra perusahaan.

Contoh pelanggaran etika bisnis untuk kode etik berpakaian adalah ketika ada anggota perusahaan yang menggunakan pakaian terbuka untuk bekerja. Selain melanggar norma etika, hal ini juga bisa membuat anggota perusahaan lainnya merasa tidak nyaman. Maka dari itu, sebisa mungkin terapkan kode etik berpakaian yang sopan dalam perusahaan Anda.

2. Hormat Kepada Sesama Rekan Kerja

Contoh etika bisnis pada perusahaan selanjutnya adalah hormat kepada sesama rekan kerja. Etika sederhana ini tidak hanya berlaku kepada rekan kerja saja, tetapi juga kepada atasan dan bawahan di perusahaan.

Anda bisa memberikan rasa hormat secara profesional dan tidak melecehkan secara verbal atau fisik. Tujuannya adalah untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan seluruh anggota perusahaan. Sehingga nantinya bisa meningkatkan produktivitas dan kerjasama antar tim.

Sedangkan contoh pelanggaran etika bisnis untuk yang satu ini adalah ketika ada anggota perusahaan yang bertindak secara semena-mena kepada rekan kerja lainnya. Seperti melakukan diskriminasi jabatan hingga pelecehan seksual secara verbal atau fisik.

3. Melindungi Pelapor Pelecehan atau Pelanggaran

Tidak dapat dipungkiri jika sampai sekarang masih ada bentuk pelecehan seksual atau pelanggaran yang dilakukan. Tidak terkecuali di dalam perusahaan. Maka dari itu, Anda perlu menerapkan contoh etika bisnis ini untuk meminimalisir resiko lebih lanjut.

Sebagai pemilik usaha, cara menerapkan etika bisnis yang baik di perusahaan adalah dengan melindungi pelapor dan melakukan investigasi mendalam terkait laporan ini. Sehingga masalah internal ini tidak menyebar ke luar perusahaan dan tetap bisa diselesaikan di dalam perusahaan.

Hal tersebut wajib untuk dilakukan oleh setiap perusahaan. Sedangkan contoh pelanggaran etika bisnis ini meliputi pelecehan seksual, penyalahgunaan jabatan seperti penyuapan, gratifikasi, hingga konflik kepentingan.

Demikianlah penjelasan mengenai etika bisnis, manfaat dan tujuannya, prinsip yang digunakan untuk menerapkan etika dalam berbisnis, hingga contoh etika bisnis dan pelanggarannya yang perlu Anda ketahui.

Perlu diketahui dan diperhatikan bahwa, adanya penerapan etika bisnis yang baik di perusahaan bisa menuntun perusahaan ke arah yang lebih baik untuk mencapai tujuan dan tentunya dengan standar perilaku yang baik juga.

Apabila perusahaan Anda membutuhkan karyawan baru dalam waktu dekat ini, pasang saja informasi lokernya di KitaLulus. Saat ini KitaLulus sudah beroperasi di Jabodetabek, Bandung, Gowa, Makassar, Medan, Semarang, dan Surabaya.

Daftarkan diri Anda untuk memasang iklan lowongan pekerjaan di KitaLulus secara gratis. Dapatkan kandidat terbaik dan berpotensi sesuai kualifikasi Anda dengan #LebihMudah bersama KitaLulus!

Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok