Kepemimpinan Transformasional: Pengertian, Kelebihan, & Perbedaan dengan Transaksional

penulis
Shirley Candrawardhani

Berkarir sebagai penulis profesional sejak 2012 yang berantusias menulis topik seputar bisnis, keuangan, dan hukum.

hrd
Isi Artikel

Transformasional adalah— Dalam sebuah perusahaan pasti ada seorang pemimpin. Biasanya seorang pemimpin tersebut memiliki cara masing-masing, gaya kepemimpinan transformasional adalah salah satunya.

Pada umumnya, ada dua jenis gaya kepemimpinan, transformasional dan transaksional. Saat ini, gaya kepemimpinan transformasional adalah yang paling banyak dicari. Pasalnya pemimpin tersebut mampu mendorong karyawan dan juga memiliki pandangan yang visioner.

Lalu, apa sebenarnya pengertian gaya kepemimpinan transformasional? Apa saja perbedaan kepemimpinan transformasional dan transaksional? Berikut ini penjelasannya.


BACA JUGA: Jenis Kepemimpinan Dalam Perusahaan. Anda Termasuk yang Mana?


Pengertian Kepemimpinan Transformasional

Pengertian kepemimpinan transformasional

Gaya kepemimpinan transformasional adalah sebuah cara yang dilakukan pemimpin untuk memotivasi dan memberdayakan orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya untuk bekerja sama mewujudkan visi perusahaan.

Secara definitif, kepemimpinan transformasional adalah bentuk nilai, keyakinan, dan kebutuhan yang termasuk di dalamnya perubahan sebagai bentuk terobosan baru. Seorang pemimpin dengan gaya transformasional diyakini bisa mempengaruhi kinerja karyawan secara keseluruhan.

Seorang pemimpin yang menerapkan kepemimpinan transformasional biasanya memiliki pandangan visioner dan juga mampu memfasilitasi karyawan atau bawahannya untuk mengasah skill yang diperlukan.

Selain itu, pemimpin dengan gaya kepemimpinan transformasional juga punya beberapa karakteristik unik, yaitu:

  • Terbuka dengan ide baru
  • Fokus mengubah mindset agar tim mau keluar dari zona nyaman
  • Lebih aktif mendengar daripada berbicara
  • Lebih toleran terhadap risiko
  • Mau bertanggung jawab terhadap langkah yang diambil tim, apapun konsekuensi hasilnya (baik atau buruk)
  • Punya tingkat kepercayaan tinggi terhadap tim
  • Mampu mengajak lebih banyak anggota tim berpartisipasi, terutama dalam berinovasi


4 Kelebihan Gaya Kepemimpinan Transformasional

Kelebihan gaya kepemimpinan transformasional

Sebagai seorang pebisnis yang memimpin perusahaan, tentu Anda menyadari bahwa ada banyak hal yang harus diubah. Namun sayangnya, tidak sedikit pemimpin yang memperhatikan dan mementingkan perubahan tersebut.

Padahal tanpa disadari, hal ini bisa memperburuk seluruh aspek perusahaan Anda. Maka dari itu, dibutuhkan seorang pemimpin yang mampu berperan sebagai inovator dan pembentuk sistem. Gaya kepemimpinan transformasional adalah salah satunya.

Selengkapnya tentang kelebihan gaya kepemimpinan transformasional adalah sebagai berikut:

1. Pengaruh Ideal

Seseorang yang memiliki gaya kepemimpinan transformasional adalah teladan bagi para karyawannya. Pemimpin tersebut akan bertindak sesuai dengan peraturan yang dibuat dan cenderung memberikan pengaruh yang ideal. Hal inilah yang membuat banyak karyawan kagum dan hormat kepadanya.

2. Mempertimbangkan Individu

Seorang pemimpin transformasional adalah orang yang selalu mendukung karyawannya untuk mengembangkan dan mengeluarkan seluruh potensi yang ada di diri mereka. Pemimpin tersebut akan sadar bahwa karyawan juga harus turut terlibat untuk mencapai visi perusahaan.

Biasanya orang dengan gaya kepemimpinan transformasional adalah orang yang mempertimbangkan individu. Pemimpin ini tidak akan ragu untuk mengadakan pertemuan one on one dengan karyawannya untuk membangun relasi atau sekedar mendengarkan opini mereka.

3. Motivasi Inspirasional

Kelebihan lainnya dari gaya kepemimpinan transformasional adalah bisa memberikan motivasi inspirasional. Artinya, pemimpin tersebut bisa mendorong karyawannya untuk bersama-sama mencapai visi.

Seorang pemimpin transformasional adalah orang yang akan memberikan energi sama kepada para karyawannya. Sehingga setiap kalimat yang diucapkan adalah kalimat inspirasional yang bisa memotivasi karyawannya.

4. Stimulasi Intelektual

Satu lagi kelebihan dari gaya kepemimpinan transformasional adalah bisa memberikan stimulasi intelektual. Artinya, pemimpin tersebut akan mendorong karyawannya untuk berpikir dengan pola out of the box serta berani mengambil risiko.

Seorang pemimpin transformasional adalah seorang yang mampu untuk menciptakan lingkungan yang penuh dengan kreativitas. Hal ini tentunya akan membuat karyawan merasa nyaman dan bisa mempelajari banyak hal baru dalam pekerjaannya.


BACA JUGA: 8 Perbedaan Leader dan Boss, yang Mana Karakter Anda?


Mengapa Perusahaan Anda membutuhkan Gaya Kepemimpinan Transformasional?

Dampak penerapan gaya kepemimpinan transformasional perusahaan

Gaya kepemimpinan transformasional adalah gaya kepemimpinan modern yang cocok dengan perkembangan zaman saat ini. Berikut beberapa alasan mengapa perusahaan Anda membutuhkan gaya kepemimpinan transformasional:

1. Bisa Memotivasi Karyawan

Seorang dengan gaya kepemimpinan transformasional adalah role model atau teladan bagi para karyawannya. Hal ini tentu akan membuat karyawan merasa termotivasi dan berkembang sesuai dengan panutannya. Sehingga bisa meningkatkan produktivitas karyawan dan memajukan perusahaan disaat yang bersamaan.

2. Tidak Ada Gap dengan Atasan

Gaya kepemimpinan trasnformasional adalah gaya kepemimpinan yang menyukai keakraban dan deep connection. Sehingga karyawan akan merasa tidak ada gap dengan atasan. Hal ini tentunya akan membuat komunikasi terjalin dengan baik dan dapat bekerja secara efektif dan efisien.

3. Banyaknya Inovasi Baru Bermunculan

Seorang pemimpin dengan gaya kepemimpinan transformasional adalah orang yang tidak kaku dan selalu ingin melakukan inovasi. Pemimpin tersebut tidak takut untuk mengutarakan pendapatnya yang dirasa bisa membantu untuk memajukan dan mengembangkan perusahaan.

4 Perbedaan Kepemimpinan Tranformasional dan Transaksional

Perbedaan kepemimpinan transformasional dan transaksional

Sudah disebutkan sebelumnya bahwa, ada dua jenis gaya kepemimpinan. Transformasional dan transaksional. Lalu apa perbedaan kepemimpinan transformasional dan transaksional?

Karakteristik kepemimpinan transaksional yang bisa langsung dilihat adalah penggunaan sistem reward and punishment untuk membuat karyawannya patuh dan hormat. Gaya kepemimpinan ini sering disebut dengan kepemimpinan manajerial.

Berikut beberapa perbedaan kepemimpinan transformasional dan transaksional yang perlu Anda tahu:

1. Standar Pekerjaan

Perbedaan kepemimpinan transformasional dan transaksional yang pertama adalah standar pekerjaan. Karakteristik kepemimpinan transaksional cenderung sudah menentukan standar pekerjaan yang harus dipenuhi.

Sehingga terkadang, pemimpin tersebut cenderung tidak memperhatikan kreativitas dan inovasi dari karyawan. Hal ini tentunya berbeda dengan gaya kepemimpinan transformasional, dimana pemimpin akan mengajak karyawan untuk mencapai visi perusahaan bersama-sama.

2. Penerapan Sistem

Perbedaan kepemimpinan transformasional dan transaksional selanjutnya adalah penerapan sistem. Karakteristik kepemimpinan transaksional adalah sistem reward and punishment untuk membuat karyawannya patuh.

Sementara itu, gaya kepemimpinan transformasional adalah gaya kepemimpinan yang mengutamakan keakraban antar karyawan untuk membuat karyawan mau bekerja sama untuk mencapai tujuan.

3. Cara Menjalankan Perusahaan

Hal ketiga yang menjadi perbedaan kepemimpinan transformasional dan transaksional adalah cara mereka menjalankan perusahaan. Karakteristik kepemimpinan transaksional cenderung menjadikan visi dan misi, aturan dan instruksi sebagai pusat komando untuk keberlangsungan perusahaan.

Dengan kata lain, karakteristik kepemimpinan transaksional akan menjalankan perusahaan sesuai dengan sistem dan aturan yang berlaku serta melakukan pengawasan kepada karyawannya apakah mereka sudah memenuhi target yang diberikan atau belum.

Sedangkan seorang dengan gaya kepemimpinan transformasional adalah orang yang cenderung bertindak sesuai peraturan yang ada, namun tetap memperhatikan karyawannya untuk bisa mengembangkan potensi yang ada di diri mereka.

4. Hirarki

Satu lagi perbedaan kepemimpinan transformasional dan transaksional adalah hirarki atau struktur kepemimpinan. Karakteristik kepemimpinan transaksional adalah lebih suka menempatkan banyak kepentingan di struktur dan budaya perusahaan.

Artinya, karyawan tidak bisa melaporkan masalah langsung ke manajemen atas. Laporan masalah tersebut haruslah melewati alur manajemen di perusahaan. Karakteristik kepemimpinan transaksional cenderung kaku dan tidak luwes.

Sementara seorang dengan gaya kepemimpinan transformasional adalah orang yang cenderung menghilangkan birokrasi yang ada untuk menciptakan lingkungan yang bisa menstimulasi mental dan membuat karyawannya merasa senang.


Pada praktiknya, masih banyak perusahaan yang menggunakan gaya kepemimpinan transaksional dibandingkan transformasional. Hal ini tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan.

Sebagai pemilik dan pemimpin perusahaan, Anda tentu bisa menentukan mana gaya kepemimpinan yang bagus untuk memajukan dan mengembangkan perusahaan. Hal yang perlu diingat adalah karyawan merupakan aset utama dari sebuah perusahaan. Tanpa karyawan, tidak mungkin perusahaan bisa maju.

Apakah perusahaan Anda sedang mencari talenta-talenta baru yang ingin dibentuk jadi pemimpin transformasional masa depan? KitaLulus bisa membantu Anda mencapai tujuan tersebut! Daftarkan diri Anda sebagai pemasang lowongan kerja di KitaLulus dan dapatkan calon-calon leader masa depan dari sekarang.


cari karyawan
Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
chat whatsapp hrd