Pengertian Manajemen Bisnis, Fungsi, dan Cara Menerapkannya

Shirley Candrawardhani
Shirley Candrawardhani

Berkarir sebagai penulis profesional sejak 2012 yang berantusias menulis topik seputar bisnis, keuangan, dan hukum.

Manajemen bisnis adalah
Isi Artikel

Manajemen bisnis– Tanpa pengelolaan manajemen yang baik, sebuah perusahaan bisa saja berjalan tidak lancar. Maka dari itu, sebagai seorang pebisnis, sudah sepatutnya Anda memahami apa itu manajemen bisnis.

Sebuah bisnis bisa berjalan dengan baik karena adanya manajemen bisnis yang terus beriringan dengan inovasi tanpa henti. Meskipun pada perusahaan dengan skala mikro, setiap bisnis harus memiliki hal penting ini.

Pahami lebih lanjut terkait pengertian manajemen bisnis, fungsinya, unsur-unsur di dalamnya, komponen, perencanaan, hingga contoh penerapannya dalam perusahaan Anda di bawah ini.

BACA JUGA: Apa Itu Konsultan Bisnis? Ini Tugas, Manfaat, dan Cara Memilih yang Tepat Bagi Perusahaan

Pengertian Manajemen Bisnis

Pengertian manajemen bisnis

Pengertian manajemen bisnis adalah sebuah sistem yang mengatur keseluruhan jalannya bisnis agar bisa berjalan dengan teratur untuk mencapai tujuan dari bisnis tersebut. Hal ini mengelola segala bentuk koordinasi dan organisasi suatu bisnis.

Pengertian manajemen bisnis lainnya adalah serangkaian kegiatan yang dimulai dari merencanakan, mengerjakan, dan mengawasi bisnis atau usaha agar bisa mencapai tujuan yang diinginkan.

Singkatnya, manajemen bisnis adalah usaha yang dijalankan berdasarkan rencana untuk bisa mencapai target penjualan. Tanpa adanya aktivitas ini, maka besar kemungkinan bisnis Anda akan kesulitan mendapatkan keuntungan.

Pada dasarnya proses dari manajemen bisnis itu sendiri dimulai dari perencanaan, pengawasan, aksi, dan terakhir evaluasi. Keempat hal ini secara tidak langsung bisa mempengaruhi laju gerak sebuah perusahaan. Apakah bergerak cepat, atau lambat.

Manajemen bisnis merupakan salah satu unsur penting lainnya dalam menjalankan bisnis selain modal. Jika bisnis Anda tidak memiliki unsur penting ini, maka besar kemungkinan bisnis akan berjalan secara tidak teratur dan tidak bertahan lama.

Fungsi Manajemen Bisnis

Dari penjelasan diatas, tentu kita mengetahui bahwa manajemen bisnis adalah hal yang krusial bagi sebuah perusahaan. Penjelasan lebih detil tentang fungsi manajemen bisnis adalah sebagai berikut:

1. Planning

Fungsi manajemen bisnis yang pertama adalah sebagai planning atau perencanaan. Dalam hal ini proses perencanaan meliputi rencana usaha terkait pemasaran, promosi, produk dan/atau jasa yang dijual, pembukuan uang, penyimpanan arsip, dan hal lainnya yang termasuk dalam aktivitas perusahaan.

Hal yang harus Anda perhatikan dalam manajemen bisnis adalah pentingnya melakukan pembukuan atau pencatatan untuk setiap transaksi yang terjadi. Sebab dapat membantu Anda dalam mengontrol finansial perusahaan dan agar bisnis bisa berjalan sesuai dengan modal yang ditentukan.

2. Organizing

Organizing atau pengelompokan menjadi fungsi manajemen bisnis lainnya yang perlu Anda ketahui. Hal ini memiliki kaitan dengan sumber daya manusia atau karyawan di perusahaan Anda.

Artinya, jika Anda sudah membuat rencana perusahaan, maka pastikan setiap karyawan memiliki porsi kerja yang sesuai dan di bidangnya masing-masing. Hal ini bisa membuat proses kerja menjadi teratur dan bisa mencapai tujuan perusahaan tanpa adanya masalah.

3. Staffing

Fungsi selanjutnya dari manajemen bisnis adalah staffing atau pengelolaan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan. Mulai dari mesin, bahan baku, fasilitas pendukung, dan lainnya.

Semua sumber daya tersebut harus disesuaikan dengan porsi kebutuhan bisnis. Di sinilah manajemen bisnis akan berperan. Tujuannya adalah untuk meminimalisir adanya pembengkakkan uang yang bisa menyebabkan perusahaan merugi dan terancam gulung tikar.

4. Directing

Directing atau sikap kepemimpinan memiliki pengaruh besar dalam meningkatkan produktivitas. Sebagai pemimpin perusahaan, Anda harus bisa menyemangati anggota tim agar bisa bekerja dengan optimal untuk mencapai tujuan bersama.

Anda juga harus terlibat langsung dalam proses kerja mereka untuk memastikan semuanya sesuai dengan rencana. Usahakan untuk membuat karyawan merasa dihargai dalam setiap kontribusi yang sudah diberikan. Sebisa mungkin hindari memberikan teguran keras yang berpotensi menimbulkan perpecahan.

5. Controlling

Satu lagi fungsi manajemen bisnis adalah controlling atau pengawasan. Artinya, dalam hal ini Anda harus memastikan apakah semua sistem kerja sudah dilaksanakan dengan tepat atau tidak.

Fungsi ini juga bisa membantu Anda dalam mencatat berbagai hal dan hambatan yang perlu dilakukan evaluasi. Controlling juga bisa dilakukan oleh para ketua tim yang nantinya mereka akan memberikan laporan kepada Anda. Sehingga Anda bisa mengambil keputusan berdasarkan laporan tersebut.

Unsur-unsur Manajemen Bisnis

Unsur manajemen bisnis

Unsur-unsur manajemen bisnis merupakan hal penting yang harus diketahui oleh setiap pelaku bisnis. Mengapa? Sebab unsur-unsur ini bisa membuat Anda mengetahui alur proses untuk mencapai tujuan perusahaan yang efektif dan efisien.

Berikut beberapa unsur-unsur manajemen bisnis yang harus Anda ketahui:

1. Man

Unsur-unsur manajemen bisnis yang pertama adalah man atau manusia. Artinya, manusia atau sumber daya manusia memiliki peranan penting dalam manajemen. Semua perencanaan yang sudah diatur bisa dilakukan dan dijalankan oleh manusia. Tanpa adanya manusia, maka tidak ada bisnis yang bisa berdiri sendiri.

2. Money

Money atau uang merupakan salah satu unsur-unsur manajemen bisnis. Umumnya, uang di sini berkaitan dengan modal yang bisa menentukan apakah sebuah bisnis bisa berjalan untuk mencapai tujuannya atau tidak.

Manajemen bisnis juga meliputi pengelolaan keuangan yang baik dan benar. Sebab, untuk menjalankan sebuah bisnis diperlukan uang atau modal yang cukup untuk terus berkembang dengan optimal.

3. Material

Unsur selanjutnya adalah material atau bahan baku. Jika perusahaan Anda tidak memiliki bahan baku yang mencukupi, maka proses produksi akan tertunda. Hasilnya? Ada hambatan untuk mencapai tujuan perusahaan.

Maka dari itu, Anda harus bisa memilih vendor yang memberikan kualitas bahan baku terbaik agar bisa dipakai dalam jangka waktu panjang. Hal ini juga untuk meminimalisir adanya hambatan di tengah jalan.

4. Machine

Machine atau mesin merupakan salah satu unsur manajemen bisnis pendukung. Di zaman serba modern dan teknologi canggih ini, keberadaan mesin bisa membantu Anda untuk mempercepat proses produksi yang berlangsung.

5. Method

Unsur selanjutnya adalah method atau metode yang digunakan untuk menjalankan manajemen bisnis dengan baik. Dengan menggunakan metode yang tepat, maka Anda bisa mencapai tujuan perusahaan dengan cepat dan efisien.

6. Market

Unsur manajemen bisnis yang keenam adalah market atau pasar. Artinya, untuk bisa mencapai target penjualan, Anda memerlukan pasar untuk menjual produk dan/atau jasa yang sudah diproduksi.

Selain itu, pasar juga bisa memberitahu Anda terkait kelebihan dan kekurangan dari produk dan/atau jasa yang Anda tawarkan ke masyarakat. Perlu diketahui bahwa untuk bisa menguasai pasar, Anda memerlukan strategi pemasaran yang efektif.

7. Minutes atau Waktu

Satu lagi yang termasuk dalam unsur manajemen bisnis adalah menit atau waktu. Selain uang, waktu juga merupakan hal yang krusial untuk perusahaan. Mengapa? Sebab agar seluruh proses manajemen bisa berjalan sesuai dengan rencana diperlukan waktu.

BACA JUGA: Apa Itu Margin di Dunia Bisnis? Ini Fungsi, Jenis, dan Cara Hitungnya

Komponen Manajemen Bisnis

Komponen manajemen bisnis

Setelah kita membahas fungsi dan unsur-unsur dalam manajemen bisnis, sekarang saatnya kita membahas apa yang menjadi komponen dalam aktivitas manajemen ini. Perlu diketahui bahwa, unsur dan komponen bisa berjalan beriringan dan berkaitan satu sama lainnya.

Berikut penjelasan lengkap tentang komponen manajemen bisnis:

1. Manajemen Keuangan

Komponen manajemen bisnis yang pertama adalah manajemen keuangan. Dimana dalam hal ini, mereka mengatur segala bentuk keuangan perusahaan. Mulai dari uang masuk dan uang keluar. Manajemen ini jugalah yang nantinya menentukan apakah uang yang dimiliki bisa digunakan secara efektif dan efisien?

2. Manajemen Marketing

Manajemen marketing bertindak dalam kegiatan perencanaan, aksi, hingga melakukan pengawasan terkait pemasaran suatu produk dan/atau jasa. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa pelanggan menyukai apa yang ditawarkan oleh perusahaan.

3. Manajemen Produksi

Selanjutnya ada manajemen produksi yang mengatur terjadinya proses produksi di sebuah perusahaan. Mulai dari sumber daya manusia, bahan baku, mesin, fasilitas pendukung, dan lainnya.

4. Manajemen Distribusi

Dalam komponen manajemen bisnis, manajemen distribusi memegang peran untuk mengatur alur distribusi produk dan/atau jasa dengan tepat. Mereka harus memastikan bahwa produk dan/atau jasa yang diterima pelanggan tidak memiliki kecacatan dan bisa memuaskan pelanggan.

5. Manajemen SDM

Satu lagi komponen manajemen bisnis adalah manajemen SDM. Dalam hal ini, mereka melakukan pengaturan dan pengelolaan para karyawan perusahaan. Mulai dari peraturan yang ditetapkan hingga sistem kerja yang berlaku.

Cara Menerapkan Manajemen Bisnis

Cara menerapkan manajemen bisnis

Perencanaan manajemen bisnis dibutuhkan agar usaha yang Anda jalankan bisa berjalan lancar dan mencapai target yang sudah ditentukan dengan efektif dan efisien. Tanpa adanya perencanaan, tentu perusahaan tidak memiliki arah yang menentu.

Selengkapnya tentang cara menerapkan manajemen bisnis adalah sebagai berikut:

1. Pastikan Deskripsi Bisnis Sudah Jelas

Dalam membuat perencanaan manajemen bisnis, Anda harus memastikan bahwa deskripsi bisnisnya sudah jelas. Tujuannya adalah agar pelanggan bisa mengerti dan memahami jenis usaha Anda.

Selain itu, deskripsi bisnis juga memiliki kaitan dengan pencitraan brand. Seperti nama, produk, logo, hingga warna yang digunakan. Sebab hal tersebut adalah hal pertama yang akan diingat oleh pelanggan dalam memilih produk dan/atau jasa.

2. Analisis Kompetitor

Cara menerapkan manajemen bisnis berikutnya adalah dengan melakukan analisis kompetitor. Seperti yang kita tahu, dalam satu industri bisnis ada ratusan hingga ribuan pelaku usaha dengan produk utama yang sama. Tapi, apa yang membuat produk dan/atau jasa Anda beda dari kompetitor?

Di sinilah mengapa dalam perencanaan bisnis Anda juga harus melakukan analisis terhadap kompetitor. Tujuannya adalah untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari produk dan/atau jasa yang dipasarkan.

3. Buat Strategi Pemasaran

Perencanaan manajemen bisnis tidaklah lengkap tanpa strategi pemasaran. Strategi ini bisa membantu Anda untuk melakukan promosi yang tepat. Tentunya hal ini berkaitan dengan nilai produk dan/atau jasa di mata pelanggan hingga membangun hubungan jangka panjang dengan mereka.

4. Susun Laporan Keuangan

Cara menerapkan manajemen bisnis berikutnya adalah dengan menyusun pembukuan atau laporan keuangan yang baik. Sebab dari pembukuan, Anda bisa memahami kondisi keuangan perusahaan dan bisa dijadikan sebagai acuan pengambilan keputusan di masa mendatang.

5. Menjaga Kualitas Produk dan Layanan

Satu lagi hal yang harus Anda perhatikan dalam perencanaan manajemen bisnis adalah menjaga kualitas produk dan layanan yang diberikan. Kedua hal ini erat kaitannya dengan pemasaran dan menjaga kepercayaan pelanggan.

Jika kualitas produk dan layanan menurun, maka kepercayaan dan minat pelanggan terhadap produk dan/atau jasa yang Anda tawarkan pun ikut menurun. Maka dari itu, tetap mempertahankan dan tingkatkan lagi untuk menjaga kepuasan pelanggan.

Contoh Penerapan Manajemen Bisnis dalam Perusahaan

Contoh penerapan manajemen bisnis di perusahaan

Berikut beberapa contoh penerapan manajemen bisnis dalam perusahaan yang baik, yaitu:

  • Memahami jenis usaha yang ingin dijalankan sejak awal. Artinya, Anda sudah memahami dan mengerti terkait untung rugi dalam menjalankan bisnis tersebut.
  • Melakukan analisis produk dan persaingan pasar yang terjadi. Tujuannya adalah agar bisa menentukan strategi pemasaran lainnya yang lebih efektif dan efisien.
  • Melakukan kegiatan pemasaran yang tepat dengan menggunakan media yang sesuai kebutuhan.
  • Cek laporan keuangan secara berkala untuk mengetahui kondisi finansial perusahaan.
  • Lakukan evaluasi SDM dan produk dan/atau jasa secara berkala untuk meminimalisir adanya kesalahan atau kerugian yang mungkin terjadi.

Demikianlah penjelasan terkait pengertian manajemen bisnis, fungsinya, unsur-unsur di dalamnya, komponen, hal yang harus diperhatikan dalam perencanaan, hingga contoh penerapannya.

Jika Anda membutuhkan orang untuk membuat perencanaan manajemen bisnis, Anda bisa memasang info lokernya di KitaLulus. Sebagai salah satu komunitas pencari kerja terbesar, KitaLulus sudah beroperasi di Jabodetabek, Bandung, Gowa, Makassar, Medan, Semarang, dan Surabaya.

Segera daftarkan diri Anda untuk memasang iklan lowongan kerja di KitaLulus secara gratis. Dapatkan kandidat terbaik dan berpotensi di bidangnya dengan #LebihMudah, bersama KitaLulus, mulai dari sekarang!

Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok