Produktivitas Kerja: Pengertian dan Cara Meningkatkannya!

Shirley Candrawardhani
Shirley Candrawardhani

Passion menulis di bidang karir dan bisnis. Mulai aktif menulis dari 2012 dan sampai kapan pun.

Produktivitas kerja
Isi Artikel

Dalam bekerja, karyawan dituntut untuk selalu produktif. Hal ini dikarenakan agar semua pekerjaan bisa diselesaikan dalam waktu yang sudah ditentukan. Banyak cara yang bisa dilakukan karyawan untuk meningkatkan produktivitas kerja.

Akan tetapi, tidak semua cara itu bisa berjalan efektif dan lancar. Terkadang ada saja hambatan yang tiba-tiba datang dan membuat produktivitas kerja menurun. Sehingga bisa mengakibatkan kerjaan yang menumpuk.

Dalam istilah ekonomi, produktivitas kerja adalah perbandingan antara hasil kerja yang dicapai dengan jumlah sumber daya yang digunakan. Dibutuhkan beberapa indikator untuk mengukur produktivitas kerja yang jelas.

Perusahan akan berusaha keras untuk menciptakan produktivitas kerja karyawannya dengan baik. Lalu, bagaimana cara mengembalikan produktivitas kerja karyawan yang sudah menurun? Apa saja faktor yang bisa mempengaruhi produktivitas kerja karyawan? Berikut penjelasan lengkapnya.

BACA JUGA: Evaluasi Kerja: Tujuan dan Manfaatnya Bagi Perusahaan

Apa itu Produktivitas Kerja?

Sebelum membahas lebih jauh, Anda harus paham tentang pengertian produktivitas kerja. Produktivitas kerja merupakan ukuran perbandingan kualitas dan kuantitas dari seorang pekerja dalam waktu tertentu untuk mencapai hasil atau prestasi kerja secara efektif dan efisien dengan menggunakan sumber daya yang ada.

Pada dasarnya pengertian produktivitas kerja adalah hubungan antara masukan (input) dan keluaran (output). Hal ini bisa terlihat dari berapa banyak material dan waktu yang dibutuhkan dalam proses kerja untuk mencapai jumlah target pekerjaan (output).

Selain itu, produktivitas kerja juga terdiri dari dua dimensi. Pertama adalah efektivitas yang mengacu pada pencapaian untuk kinerja maksimal. Hal ini berkaitan dengan kualitas, kuantitas, dan waktu. Dimensi yang kedua adalah efisiensi yang berkaitan dengan upaya untuk membandingkan input dengan realisasi penggunaannya atau bagaimana pekerjaan itu diselesaikan.

Karyawan yang bekerja keras dan memiliki produktivitas kerja yang tinggi akan memberikan dampak positif bagi perusahaan untuk mencapai targetnya. Sebaliknya, jika karyawan tidak bekerja keras dan produktivitas kerjanya menurun, maka akan membuat perusahaan tersebut sulit untuk mencapai target.

Maka dari itu, perlu dilakukan evaluasi kerja secara rutin dan berkala untuk mengukur produktivitas kerja karyawan. Namun sebelum mengukur produktivitas kerja karyawan, ada beberapa faktor yang harus Anda ketahui. Faktor-faktor ini nantinya turut mempengaruhi sejauh mana karyawan tersebut memberikan usahanya untuk mencapai hasil.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja Karyawan

Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi produktivitas kerja karyawan di perusahaan. Sebagai pemilik usaha atau bisnis, Anda harus mengetahui dan memahami hal ini sebelum melakukan pengukuran produktivitas kerja.

1. Faktor Individu

Faktor yang pertama adalah faktor individu. Faktor ini biasanya merupakan hal-hal yang menyangkut kondisi dan situasi karyawan itu sendiri. Selain itu, ada beberapa indikator dalam faktor individu yang harus diperhatikan, yaitu:

  • Pekerjaan yang menarik atau tidak
  • Upah yang diberikan perusahaan
  • Perlindungan dan keamanan selama bekerja
  • Semangat kerja
  • Lingkungan dan fasilitas perusahaan yang mendukung
  • Promosi dan upaya pengembangan diri karyawan
  • Dilibatkan dalam berbagai kegiatan perusahaan
  • Sikap pengertian dan simpati terhadap masalah pribadi
  • Indikator-indikator di atas bisa membuat seseorang untuk memiliki produktivitas kerja atau tidak.


2. Faktor Produktivitas Organisasi Perusahaan

Selanjutnya adalah faktor dari produktivitas perusahaan itu sendiri. Kedua hal ini saling ketergantungan dan melengkapi satu sama lainnya. Lalu seperti apa produktivitas perusahaan yang dimaksud?

  • Memiliki tenaga kerja yang kompeten sebagai modal kerja yang produktif
  • Memiliki ilmu manajemen yang cakap untuk mengatur segala pelaksanaan kegiatan perusahaan agar lebih produktif
  • Memiliki sumber modal yang bisa dijadikan nafas panjang untuk menjalankan perusahaan


3. Faktor Pengetahuan

Seperti yang kita ketahui, pengetahuan dan pemahaman dalam melakukan setiap hal merupakan salah satu keterampilan yang harus dimiliki seseorang untuk menyelesaikan pekerjaan. Pengetahuan bisa mempengaruhi produktivitas kerja karyawan.

Hal ini termasuk di dalamnya keterampilan dalam memberikan kontribusi untuk pemecahan masalah, daya cipta, dan dalam menyelesaikan pekerjaan. Jika seorang karyawan memiliki pengetahuan yang luas dan tinggi, maka ia diharapkan mampu melakukan pekerjaan dengan baik dan produktif.

4. Faktor Keterampilan

Keterampilan merupakan kemampuan dan penguasaan teknis operasional suatu bidang tertentu. Faktor keterampilan juga merupakan salah satu yang diharapkan dari pegawai untuk dapat bekerja secara produktif.

Selain itu, keterampilan bisa didapatkan melalui proses belajar, mengikuti pelatihan skill tertentu, dan dengan mengamati sekitar. Jika seorang karyawan memiliki keterampilan yang mumpuni dalam melakukan pekerjaan, maka produktivitas kerja yang dimilikinya sangat tinggi.

BACA JUGA: Manfaat Menerapkan Teamwork di Perusahaan Anda

5. Faktor Kemampuan

Selanjutnya adalah faktor kemampuan. Kemampuan bisa terbentuk dari sejumlah kompetensi dasar yang dimiliki seseorang. Kompetensi tersebut terdiri dari pengetahuan dan keterampilan.

Ketiga faktor tersebut saling berkaitan dan menjadi pelengkap satu sama lain. Oleh karena itu, apabila seorang karyawan memiliki keterampilan dan pengetahuan yang tinggi, maka ia diharapkan memiliki kemampuan yang tinggi untuk menunjang produktivitas kerjanya.

6. Faktor Sikap dan Perilaku

Faktor sikap merupakan suatu kebiasaan yang memiliki pola berulang. Jika seorang karyawan memiliki kebiasaan yang baik, maka akan berpengaruh pada perilaku yang baik juga. Dan sebaliknya, jika mereka memiliki kebiasaan yang buruk, maka perilaku yang ditunjukkan pun buruk.

Perilaku lahir dari kebiasaan seseorang. Jika karyawan di perusahaan Anda memiliki perilaku yang baik, maka hal ini akan menciptakan produktivitas kerja yang tinggi dan efisien. Sehingga bisa memberikan dampak positif untuk perusahaan.

7. Faktor Lingkungan Kerja

Secara tidak langsung lingkungan kerja bisa mempengaruhi produktivitas kerja karyawan. Sebagai pemilik perusahaan sudah seharusnya dan sepantasnya Anda memberikan tempat dan lingkungan yang layak untuk karyawan bekerja.

Selain elemen struktural, Anda juga perlu membangun suasana kerja yang positif, baik, dan nyaman agar produktivitas kerja bisa meningkat. Lingkungan kerja yang nyaman dapat membuat karyawan merasa nyaman dan termotivasi untuk bekerja keras dan memberikan yang terbaik.

8. Faktor Proses

Pada produktivitas kerja sebuah perusahaan, faktor proses bisa memiliki dampak besar. Menerapkan proses merupakan salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan produktivitas kerja tim. Faktor proses ini bisa membantu untuk menentukan langkah-langkah dalam menyelesaikan sebuah tugas.

Proses yang baik tentunya sudah melalui banyak trial dan error. Hal ini menjadikan bahwa proses merupakan salah satu cara untuk menyelesaikan tugas dengan cepat dan handal. Selain itu Anda juga bisa memanfaatkan berbagai tools manajemen untuk membantu karyawan lebih produktif lagi.

9. Faktor Tujuan

Sebuah perusahaan yang memiliki tujuan yang sudah ditetapkan dengan jelas dapat membantu untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawannya. Memberitahu para karyawan terkait tujuan mereka adalah salah satu cara yang bagus dan efektif untuk membuat target pekerjaan.

Cara ini diklaim merupakan cara sempurna untuk menyalurkan dan mengarahkan seluruh energi karyawan untuk menyelesaikan tugas-tugasnya secara produktif. Oleh karena itu peran manajemen perusahaan juga sangat berpengaruh dalam meningkatkan produktivitas kerja.

10. Faktor Kesehatan Karyawan

Faktor selanjutnya adalah kesehatan karyawan. Faktor ini bisa mempengaruhi produktivitas kerja karyawan. Kesehatan mental dan fisik menjadi aset terpenting yang harus dijaga perusahaan.

Sebagai pemilik usaha, Anda bisa membantu karyawan dengan membuat mereka fokus dan menghindari untuk menunda pekerjaan. Jika Anda menginginkan produktivitas kerja karyawan maksimal, maka hindari memberikan pekerjaan berlebih pada karyawan yang sedang sakit atau tidak bisa melakukannya.

11. Faktor Pelatihan

Faktor terakhir adalah pelatihan. Setiap perusahaan harus memberikan pelatihan khusus kepada karyawannya. Hal ini akan membuat mereka siap dalam melakukan pekerjaan mereka secara benar dan efektif.

Selain itu, karyawan yang memiliki pelatihan cukup dapat mengerahkan semua upaya dan usaha yang mereka miliki untuk menyelesaikan pekerjaan. Tentunya hal ini juga dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan.

Cara Meningkatkan Produktivitas Karyawan

Tidak dapat dipungkiri faktor-faktor di atas bisa mempengaruhi produktivitas kerja karyawan dalam menyelesaikan pekerjaannya. Akan tetapi bukan berarti produktivitas karyawan tidak bisa ditingkatkan.

Ada beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk meningkatkan produktivitas karyawan. Yaitu:

1. Hindari Multitasking

Mungkin Anda merasa bahwa mengerjakan sesuatu dengan cara multitasking bisa membuat hal tersebut menjadi lebih cepat selesai. Sayangnya, jika kita melakukan hal bersamaan dalam satu waktu yang sama maka tidak akan menghasilkan apa-apa. Hal ini justru akan membuat karyawan Anda semakin lelah.

Sebaiknya, minta karyawan Anda untuk fokus pada satu pekerjaan dulu untuk diselesaikan, baru mengerjakan yang lainnya. selain itu, multitasking diklaim akan membuat banyak kesalahan dan menurunkan kreativitas.

2. Buat To-Do List

Anda dapat meminta karyawan untuk membuat to-do list sebagai cara meningkatkan produktivitas karyawan. Namun perlu diingat untuk tidak melakukan semua daftar tersebut secara bersamaan dalam satu waktu.

Buat prioritas pekerjaan mana yang harus diselesaikan dulu. Selain itu, dengan membuat to-do list dapat membuat karyawan untuk tetap fokus dan menyelesaikan pekerjaan dengan benar. Hal ini juga bisa membantu Anda untuk mengukur sejauh mana batas kemampuan karyawan.

3. Buat Perencanaan Kerja

Dengan membuat perencanaan kerja, maka karyawan Anda bisa menentukan langkah-langkah strategis untuk mencapai tujuan. Perencanaan kerja ini meliputi perkiraan waktu menyelesaikan pekerjaan, metode terbaik yang bisa digunakan. Dan target yang akan dicapai.

Jika karyawan Anda mengikuti perencanaan kerja yang sudah dibuat dengan baik dan benar, maka Anda akan mendapatkan hasil yang sesuai. Selain itu hal ini juga salah satu cara meningkatkan produktivitas karyawan.

4. Hindari Potensi Gangguan

Cara meningkatkan produktivitas karyawan selanjutnya adalah dengan menghindari potensi gangguan. Tidak dapat dipungkiri bahwa gangguan bisa datang dari faktor eksternal dan internal. Biasanya faktor eksternal terdiri dari lingkungan kerja, tempat kerja, dan hal lainnya.

Sementara faktor internal biasanya meliputi mood atau keinginan karyawan untuk melakukan suatu pekerjaan. Oleh karena itu Anda harus bisa melihat jenis-jenis gangguan ini agar bisa menentukan langkah yang tepat untuk menyelesaikannya.

5. Lakukan Evaluasi

Cara meningkatkan produktivitas karyawan adalah dengan melakukan evaluasi kerja. Sehingga nantinya Anda bisa mengubah strategi yang dirasa tidak cocok untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.

Evaluasi berguna untuk mengetahui sampai mana efektivitas strategi yang dilakukan, mengetahui masalah-masalah yang akan datang atau yang akan terjadi, dan untuk membuat perencanaan yang lebih baik untuk masa mendatang.

Nah, itulah beberapa penjelasan singkat mengenai produktivitas kerja, faktor-faktor yang mempengaruhinya, dan cara meningkatkan produktivitas karyawan di perusahaan Anda. Produktivitas kerja yang baik tentunya akan membawa hal baik untuk perusahaan.

Lalu jika Anda sedang membutuhkan kandidat kompeten untuk perusahaan, Anda bisa menaruh lowongan pekerjaan di aplikasi KitaLulus. Tidak hanya di Jabodetabek, KitaLulus juga beroperasi di kota Bandung, Makassar, dan Surabaya.

Daftarkan diri Anda sekarang juga untuk memasang lowongan pekerjaan di KitaLulus. Mendapatkan kandidat terbaik dimulai dari sekarang!

Dapatkan konten Kitalulus

Terima Kasih telah berlanggan pada newsletter Kitalulus!
Oops! Something went wrong while submitting the form.
Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok