Peluang Bisnis Minimarket: Prospek, Modal & Keuntungannya

penulis
Shirley Candrawardhani

Berkarir sebagai penulis profesional sejak 2012 yang berantusias menulis topik seputar bisnis, keuangan, dan hukum.

hrd
Isi Artikel

Minimarket masih menjadi salah satu tempat yang sering dikunjungi pelanggan ketika berbelanja berbagai keperluan. Tak heran jika banyak yang melihat adanya peluang bisnis minimarket ini.

Penasaran dengan prospek bisnis minimarket dan bagaimana cara memulainya? Kira-kira berapa modal bisnis minimarket yang dibutuhkan? Simak selengkapnya melalui pembahasan di bawah ini.

Prospek Bisnis Minimarket

Meskipun kini banyak kehadiran tempat belanja, mulai dari supermarket, hypermart, dan pasar modern besar lainnya, namun hal tersebut tidak melemahkan keberadaan minimarket di Indonesia.

Buktinya, Anda bisa melihat sendiri keberadaan minimarket di sekitar. Jarak antara satu minimarket dengan minimarket lainnya pun tidak begitu jauh. Bahkan ada yang hanya berjarak 100 meter.

Ini menunjukkan bahwa peluang bisnis minimarket di Indonesia masih patut untuk dipertimbangkan. Selain mudah dijangkau oleh masyarakat, hadirnya minimarket juga memudahkan pelanggan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sebut saja produk makanan, produk perawatan mandi, produk kecantikan, hingga kebutuhan rumah tangga sekalipun ada di minimarket. Meskipun tak sebesar pasar modern lainnya, minimarket memiliki tempat tersendiri di hati pelanggannya.

Terlebih saat ini online shopping sudah semakin merebak. Banyak minimarket yang melebarkan sayap untuk menjangkau pelanggannya dengan berjualan di marketplace.

Bahkan, Anda juga dapat menemukan minimarket terdekat melalui aplikasi ojek online maupun website resmi dari minimarket tersebut.

Tentu sebuah hal yang menguntungkan, bukan? Jika Anda masih berminat untuk mencoba peluang bisnis minimarket ini, simak terus pembahasan di artikel berikut sampai habis, ya!

Baca juga: Apa Itu B2C, Karakteristik, dan Tantangan Bisnisnya

Persiapan Membuka Bisnis Minimarket

Persiapan membuka bisnis minimarket sebenarnya sama dengan bisnis lainnya. Anda memerlukan banyak hal dan pertimbangan. Tapi tenang saja, KitaLulus akan membagikan apa saja yang harus Anda persiapkan.

1. Usaha Mandiri atau Waralaba?

Pertama, Anda perlu memutuskan untuk membuka usaha secara mandiri atau bergabung dengan kemitraan waralaba. Jika Anda memilih membuka usaha sendiri, maka Anda harus menyiapkan segala sesuatunya sendiri.

Berbeda dengan waralaba yang sudah menyediakan segala sesuatunya. Mulai dari brand, konsep, izin dagang, dan hal lainnya yang diperlukan untuk mendirikan suatu usaha.

2. Perencanaan Bisnis itu Perlu

Tidak ada usaha yang bisa berjalan lancar tanpa adanya perencanaan bisnis yang matang. Begitupun dengan peluang bisnis minimarket ini.

Anda dapat memulai dengan membuat struktur bisnis, kemudian menentukan produk dan layanan apa yang akan diberikan. Jangan lupa juga strategi promosi dengan melakukan analisis pada kompetitor setempat dan target pelanggan.

3. Hitung dan Siapkan Modal yang Cukup

Tips memulai usaha minimarket selanjutnya adalah menghitung dan menyiapkan modal bisnis.

Umumnya, modal yang dibutuhkan berbeda-beda. Tergantung dari jenis usaha yang Anda jalani, usaha mandiri atau waralaba. Namun rata-rata modalnya berkisar antara Rp50 juta hingga Rp1 miliar.

4. Jangan Lupakan Perizinan

Dalam menjalankan bisnis minimarket, Anda pastinya memerlukan surat izin usaha. Mulai dari izin dengan dinas daerah, izin tempat usaha, izin dagang, izin ke perwakilan daerah tempat Anda membuka usaha (RT/RW), dan lainnya yang perlu diurus.

Baca juga: Pengertian Diferensiasi Produk, Jenis, dan Cara Menerapkannya

5. Menyiapkan Perlengkapan dan Mencari Tempat yang Strategis

Tempat yang strategis masih menjadi hal vital dalam mendirikan usaha, termasuk peluang bisnis minimarket ini. Untuk itu Anda harus mencari tempat dan lokasi yang mudah dijangkau oleh masyarakat.

Selain itu, Anda bisa mulai memikirkan perlengkapan apa saja yang dibutuhkan. Seperti rak display, mesin kasir, komputer, CCTV, freezer, dan lain sebagainya.

6. Pilih Supplier yang Kompeten

Cara memulai bisnis minimarket yang tak kalah penting adalah pintar-pintar dalam memilih supplier.

Jika Anda memutuskan untuk menjalankan peluang bisnis minimarket secara mandiri, maka Anda akan memerlukan supplier yang kompeten guna menyetok barang.

7. Stok Barang Juga Perlu Diperhatikan

Setelah Anda menemukan supplier yang berkompeten, persiapan selanjutnya adalah menyiapkan stok barang yang akan dijual. Mulai dari produk makanan, produk rumah tangga, dan lainnya.

Nah, pastikan Anda memiliki stok barang yang berkualitas untuk menjamin kepuasan pelanggan, ya.

8. Cari SDM Berkualitas

Persiapan membuka bisnis minimarket yang terakhir adalah mencari SDM berkualitas. Terutama jika Anda membuka usaha secara mandiri.

Anda membutuhkan karyawan untuk membantu menjalankan kegiatan operasional toko. Dengan memilih karyawan berkualitas, Anda sudah memiliki aset berharga dalam peluang bisnis minimarket ini.

Baca juga: Apa Itu Crew Outlet? Pelajari Tugas, Skill, Informasi Gaji

Perkiraan Modal Bisnis Minimarket dan Keuntungannya

Seperti telah disebutkan sebelumnya, kisaran modal yang harus dikeluarkan untuk bisa menjalankan peluang bisnis minimarket ini adalah Rp50 juta hingga Rp1 miliar.

Angka tersebut tentu bisa saja berbeda-beda pada setiap orang. Nah, di bawah ini merupakan rincian modal bisnis minimarket yang harus Anda siapkan.

  • Sewa tempat: Rp150 juta
  • Perlengkapan toko: Rp10 juta
  • Komputer, mesin kasir, barcode scanner: Rp4 juta
  • Meja kasir, AC: Rp6 juta
  • Seragam karyawan (5 orang): Rp500 ribu
  • Upah karyawan (5 x @Rp2 juta): Rp10 juta
  • Tagihan listrik, air, dsb: Rp1 juta
  • Stok barang: Rp30 juta
  • Kegiatan promosi: Rp2 juta

Maka, total modal bisnis minimarket yang harus Anda siapkan adalah Rp213.500.000. Perlu diingat bahwa angka tersebut hanya sebagai perkiraan modal saja, ya.

Lalu bagaimana dengan keuntungannya? Katakanlah dalam satu hari, Anda berhasil mendapatkan omset sebesar Rp3 juta. Maka dalam satu bulan Anda sudah mengantongi pendapatan sebesar Rp90 juta.

Lalu untuk menghitung laba bersih, artinya Anda harus mengurangi pendapatan dalam satu bulan dengan biaya kegiatan operasional lainnya seperti upah karyawan, tagihan, stok barang, dan kegiatan promosi sebesar Rp43 juta.

Jadi, laba bersih = Rp90.000.000 – Rp43.000.000 = Rp47.000.000.

Demikian pembahasan mengenai peluang bisnis minimarket, persiapan yang harus Anda lakukan, dan rincian modal serta keuntungannya.

Jika Anda ingin memiliki prospek bisnis minimarket yang bagus, maka jangan lupakan beberapa hal mengenai strategi pemasaran yang baik, ya.

Apabila Anda membutuhkan karyawan untuk menjalankan kegiatan operasional usaha, Anda bisa mencari kandidat di KitaLulus.

Sebagai platform cari kerja teraman dan terpercaya, KitaLulus memberikan kemudahan bagi perusahaan dalam menemukan calon tenaga kerja terbaik secara cepat dan gratis. Jadi, yuk segera pasang info loker Anda di KitaLulus!

cari karyawan
Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
chat whatsapp hrd