CPNS

Mengenal 3 Jenis Soal Tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) CPNS

peserta cpns mengerjakan soal tes cpns
Apa saja tipe-tipe soal tes CPNS yang harus kita pelajari? Berapa skor maksimal tes SKD CPNS? Yuk, simak pembahasannya!

Pendaftaran seleksi CPNS merupakan salah satu hal yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang yang menginginkan karier sebagai ASN. Berdasarkan informasi terbaru, di tahun 2021 ini, pendaftaran akan dibuka di bulan Mei sampai Juni 2021.

Nah, sembari menunggu periode pendaftaran, tidak ada salahnya untuk mengenalkan diri kita ke tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) yang perlu kita kerjakan untuk lulus seleksi CPNS. Apa saja tipe-tipe soal tes CPNS yang harus kita pelajari? Bagaimana contoh soal dan pembahasannya? Yuk, simak pembahasannya!


Jenis Soal Tes CPNS SKD dan Pembahasannya

1. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

TKP menjadi salah satu indikator perilaku terkait pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi, serta profesionalisme. 

Jumlah soal TKP dalam seleksi CPNS berjumlah 35 butir soal. 

Khusus untuk TKP, sistem penilaian yang berlaku adalah skoring 1-5 (satu hingga 5). Bila peserta tidak menjawab maka nilainya 0 (nol).

Karena itu, saran dari Bang Lulus adalah jangan mengosongkan jawaban ya saat mengerjakan TKP! Sebab setiap jawaban memiliki nilai tersendiri. 

Contoh soal TKP

SOAL 1

Apabila Anda dengan tidak sengaja merusak salah satu fasilitas perusahaan yang sebenarnya itu bukan kesalahan Anda sepenuhnya, mungkin saja saat itu sedikit kesialan sedang berpihak, dan pada saat yang bersamaan secara kebetulan atasan Anda mengetahuinya secara langsung menyaksikan hal tersebut. Karena beliau berada di depan Anda, sikap Anda adalah ….

a. Spontan berbicara kepada atasan Anda menjelaskan bahwa itu sudah rapuh dan rusak

b. Spontan berbicara sendiri “duh ternyata barangnya sudah rapuh” dengan maksud tujuan agar atasan Anda mendengar dan memahaminya sendiri

c. Langsung dengan refleks berbicara sendiri, dengan kata-kata yang sangat sopan agar atasan memahami dan tidak mempermasalahkan hal itu, serta Anda tidak perlu memikirkannya lagi

d. Langsung berbicara kepada atasan meminta maaf dan menjelaskannya

e. Langsung berbicara kepada atasan meminta maaf, menjelaskannya, dan langsung menggantinya dengan yang baru

Pembahasan

JAWABAN : EDCAB

Spontan berbicara kepada atasan Anda menjelaskan bahwa itu sudah rapuh dan rusak  tidak professional, seharusnya kita minta maaf terlebih dahulu

Spontan berbicara sendiri “duh ternyata barangnya sudah rapuh” dengan maksud tujuan agar atasan Anda mendengar dan memahaminya sendiri  tidak merasa bersalah

Langsung dengan refleks berbicara sendiri, dengan kata-kata yang sangat sopan agar atasan memahami dan tidak mempermasalahkan hal itu, serta Anda tidak perlu memikirkannya lagi  tidak merasa bersalah, dan tidak peduli

Langsung berbicara kepada atasan meminta maaf dan menjelaskannya  sudah minta maaf dan menjelaskan tetapi tidak memberikan penyelesaian masalahnya

Langsung berbicara kepada atasan meminta maaf, menjelaskannya, dan langsung menggantinya dengan yang baru pilihan yang paling tepat karena langsung minta ,maaf, menjelaskan kepada atasan, dan bersedia mengganti merupakan bentuk penyelesaian masalah yang anda lakukan


SOAL 2

Anda baru saja pindah ke perumahan baru dan melihat anggota keluarga Pak Roni tetangga dekat anda kerap dikucilkan dari pergaulan di sekitar tempat tinggalnya, dikarenakan perbedaan agama. Anda merasa anggota keluarga Pak Roni tidak dianggap oleh tetangga sekitar. Sikap Anda....

a. Menerima Pak Roni dan anggota keluarganya tinggal di lingkungan tersebut, dan menyarankan untuk membatasi kegiatan keagamaannya 

b. Menyadarkan tetangga sekitar bahwa menerima keberagaman merupakan perbuatan yang dapat mengancam keharmonisan hubungan social 

c. Menerima Pak Roni dan anggota keluarganya tersebut dengan memberikan kesempatan untuk menyampaikan rasa kecewa kepada masyarakat karena telah mendiskriminasinya 

d. Menyadarkan tetangga sekitar mengenai keberagaman agama sebagai suatu hal yang tidak perlu dipermasalahkan

e. Menyadarkan tetangga sekitar agar memberikan kesempatan kepada Pak Roni dan keluarga untuk tinggal di perumahan tersebut

Pembahasan

JAWABAN = DECAB

Pilihan B tentu bukan pilihan yang tepat. Mengingat dalam pilihan tersebut keberagaman dianggap sebagai ancaman yang tentu saja bertentangan dengan nilai Sosbud

Pilihan A juga bukan pilihan yang tepat, yang juga bertentangan dengan nilai sosbud dengan membatasi orang lain untuk menjalankan agama sesuai dengan kepercayaannya.

Pilihan C, memberikan kesempatan untuk mengungkapkan kekecewaan atas diskriminasi yang diterima akan menimbulkan konflik baru antar keluarga pak Roni dengan masyarakat sekitar.

Pilihan terbaik terdapat pada pilihan D dan E

Tentu saja pilihan D lebih baik daripada pilihan E, karena pada pilihan tersebut memberikan kesadaran kepada warga sekitar akan toleransi atas keberagaman sebagai suatu yang pasti dan tidak bisa dihindari dalam kehidupan serta tidak perlu dipermasalahkan.

Sementara pada pilihan E, penyadaran hanya pada masalah kebolehan untuk bertempat tinggal yang masih memungkinkan adanya pembatasan atas hak asasi Pak Roni untuk menjalankan agamanya.


SOAL 3

Sebagai peserta lomba dalam Hari Ulang Tahun perusahaan di tempat anda bekerja, yang diikuti oleh semua kolega perusahaan, maka anda akan ....

a. Anda akan berpartisipasi mewakili perusahaan

b. Tak cukup berpartisipasi saja, saya harus menjadi juara 

c. Paling penting tingkatkan kebersamaan antara tim & kolega 

d. Kompetisi menjadi juara itu utama, agar menjaga nama baik perusahaan 

e. Apapun yang saya lakukan untuk menjaga kebaikan perusahaan

Pembahasan

JAWABAN : BDECA

Topik semangat berprestasi, Indikator semangat kompetisi dan menggerakkan usaha untuk sukses, sebagai peserta lomba anda tentu harus memberikan penampilan terbaik anda untuk perusahaan dengan menjadi juara, hal ini menunjukkan anda karyawan yang semangat, penuh semangat dalam berkompetisi, mengerahkan usaha semaksimal mungkin


2. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

TWK merupakan serangkaian soal yang dirancang untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan Dik Lulus dalam mengimplementasikan nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, dan Bahasa Indonesia. 

Jumlah soal TWK dalam seleksi CPNS berjumlah 30 butir soal.

Khusus untuk TWK, sistem penilaian yang berlaku adalah jika benar, peserta akan mendapatkan nilai 5 (lima), sementara jika salah, peserta akan mendapatkan nilai 0 (nol).

Karena itu, Bang Lulus sangat menyarankan Dik Lulus untuk membaca soal dengan seksama dan banyak berlatih mengerjakan soal serta memahami pembahasannya, agar Dik Lulus dapat menjawab soal-soal yang benar sebanyak mungkin.

Contoh soal TWK

SOAL 1

Negara memperoleh kebenaran politik secara organik dari adanya kesamaan bangsa atau ras, menurut semangat romantisme cerita heroik yang terjadi dalam kehidupan sejarah bangsa atau ras yang bersangkutan merupakan pengertian …

a. Nasionalisme Kewarganegaraan

b. Nasionalisme Etnis

c. Nasionalisme Identitas

d. Nasionalisme Budaya

e. Nasionalisme Kenegaraan

JAWAB : C

Pembahasan :

Nasionalisme romantik atau nasionalisme organik atau biasa disebut dengan nasionalisme Identitas adalah kelanjutan dari nasionalisme etnis, dimana negara memperoleh kebenaran politik secara organik dari adanya kesamaan bangsa atau ras, menurut semangat romantisme cerita heroik yang terjadi dalam kehidupan sejarah bangsa atau ras yang bersangkutan. Dalam hal ini identitas karena rasa kesamaan bangsa dan ras maka akan timbul rasa sepenanggungan.

Listyarti, Retno dan Setiadi. 2008. Pendidikan Kewarganegaraan Untuk SMK dan MAK kelas X. Jakarta: Erlangga.

SOAL 2

Setiap warga negara harus mampu mengesampingkan pribadi atau golongan yang dapat menimbulkan perpecahan dan anarkis (merusak), mengedepankan sikap kesetiakawanan sosial, peduli terhadap sesama, solidaritas dan berkeadilan sosial. Pernyataan tersebut menunjukkan salah satu contoh prinsip nasionalisme yaitu ....

a. demokrasi

b. kemanusiaan

c. kebersamaan

d. keadilan sosial

e. persatuan dan kesatuan

JAWAB : E

Pembahasan :

Menurut Masykur (2011. Nasionalisme di Persimpangan pergumulan NU dan Paham Kebangsaan Indonesia. Jakarta: Erlangga.), prinsip-prinsip nasionalisme adalah sebagai berikut:
Prinsip kebersamaan. Prinsip kebersamaan menuntut setiap warga negara untuk menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Prinsip persatuan dan kesatuan. Prinsip persatuan dan kesatuan menuntut setiap warga negara harus mampu mengesampingkan pribadi atau golongan yang dapat menimbulkan perpecahan dan anarkis (merusak), untuk menegakkan prinsip persatuan dan kesatuan setiap warga negara harus mampu mengedepankan sikap kesetiakawanan sosial, peduli terhadap sesama, solidaritas dan berkeadilan sosial.

Prinsip demokrasi. Prinsip demokrasi memandang bahwa setiap warga negara mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama, karena hakikatnya kebangsaan adalah adanya tekad unuk hidup bersama mengutamakan kepentingan bangsa dan negara yang tumbuh dan berkembang dari bawah untuk bersedia hidup sebagai bangsa yang bebas, merdeka, berdaulat, adil dan makmur.

SOAL 3
Penulisan partikel -pun yang tepat di bawah ini adalah ….

a. Apapun permasalahan yang muncul, dia dapat mengatasinya dengan bijaksana.

b. Serupiahpun sudah tidak lagi tersisa di dompet.

c. Sekalipun ia belum pernah mengunjungi rumah saudaranya.

d. Adapun penyebab kemacetan itu belum diketahui.

e. Jika kita hendak pulang tengah malampun, kendaraan masih tersedia.

JAWAB : D

Pembahasan :

Partikel pun ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya.

Misalnya:

Apa pun permasalahan yang muncul, dia dapat mengatasinya dengan bijaksana.

Jika kita hendak pulang tengah malam pun, kendaraan masih tersedia.

Jangankan dua kali, satu kali pun engkau belum pernah berkunjung ke rumahku.

Catatan: Partikel pun yang merupakan unsur kata penghubung ditulis serangkai.

Misalnya:

Meskipun sibuk, dia dapat menyelesaikan tugas tepat pada waktunya.

Dia tetap bersemangat walaupun lelah.

Adapun penyebab kemacetan itu belum diketahui.

Bagaimanapun pekerjaan itu harus selesai minggu depan.

Kalau kalian mau contoh soal Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) CPNS yang lebih banyak dengan penjelasan lengkap melalui teks maupun video, coba klik di sini dan download aplikasi kitalulus melalui google playstore ya! GRATIS!

Contoh tampilan pembahasan soal TWK melalui tulisan maupun video di aplikasi KitaLulus



3. Tes Intelegensi Umum (TIU)

TIU menilai tiga kemampuan peserta, yakni kemampuan verbal, kemampuan numerik, dan kemampuan figural. 

Kemampuan verbal dinilai lewat soal-soal analogi, silogisme, dan analitis. 

Sementara, kemampuan numerik dinilai lewat soal-soal deret angka, perbandingan kuantitatif, dan soal cerita. 

Yang terakhir, kemampuan figural mengukur kemampuan peserta dalam bernalar melalui perbandingan dua gambar, perbedaan beberapa gambar, dan pola hubungan dalam bentuk gambar. 

Jumlah soal TIU dalam seleksi CPNS berjumlah 35 butir soal.

Sistem penilaian TIU sama dengan sistem penilaian yang berlaku pada TWK. Jika benar, peserta akan mendapatkan nilai 5 (lima), sementara jika salah, peserta akan mendapatkan nilai 0 (nol).

Karena itu, Bang Lulus sangat menyarankan Dik Lulus untuk membaca soal dengan seksama dan banyak berlatih mengerjakan soal serta memahami pembahasannya, agar Dik Lulus dapat menjawab soal-soal yang benar sebanyak mungkin.


Contoh soal TIU

SOAL 1

-10, -8, -3, -5, 2, 12, ..., ..., 27

a. 0 dan 12

b. 10 dan 19

c. 5 dan 29

d. 5 dan 15

e. 0 dan 14

Jawaban : A. 0 dan 12


Pembahasan :


SOAL 2

Ulama : …… = Guru : Bimbingan

a. Pengawasan

b. Pujian

c. Dakwah

d. Tilawah

e. Ramalan

Jawab : C (Dakwah)

Guru melakukan bimbingan, sehingga Ulama melakukan Dakwah

SOAL 3









Berapa Skor Maksimal dan Minimal di Seleksi CPNS?

Sebagai referensi, Bang Lulus akan memberikan informasi skor maksimal dan minimal seleksi CPNS yang berlaku di tahun 2019. Dari penjumlahan nilai tes TWK, TIU, dan TKP maka nilai maksimal untuk SKD CPNS adalah 500 (lima ratus). 

Skor maksimal ini merupakan akumulasi dari: 

  • Skor maksimal TKP: 175 
  • Skor maksimal TIU: 175 
  • Skor maksimal TWK: 150 


Sedangkan untuk nilai ambang batas SKD CPNS, skor minimal yang harus dipenuhi peserta ialah: 

  • Nilai ambang batas TKP 126 
  • Nilai ambang batas TIU 80 
  • Nilai ambang batas TWK 65 


Namun, aturan tersebut tidak berlaku bagi peserta yang mendaftar pada jenis penetapan kebutuhan formasi khusus.


Itulah tipe-tipe soal tes CPNS yang perlu Dik Lulus pahami untuk mempersiapkan dirimu. Soal-soal CPNS memang tidak mudah, namun dengan banyak latihan dan membahas soal, niscaya Dik Lulus akan terbiasa dan siap di hari ujian. 

Jika Dik Lulus mau persiapan tes CPNS nya lebih mantap, boleh banget nih coba latihan soal tryout yang bang lulus sudah sediakan di aplikasi KitaLulus

Ribuan soal dengan penjelasan melalui teks maupun video super lengkap sudah menanti, dan bisa dicoba GRATIS!!!

Aplikasi KitaLulus menyediakan ribuan soal try out untuk persiapan CPNS kamu yang lebih optimal


Yuk latih diri kalian dengan soal tes CPNS yang menantang dan dibimbing tentor CPNS yang terpercaya di bidangnya, Dik Lulus bisa langsung mendaftarkan diri ke kelas CPNS KitaLulus lho! Hubungi Bang Lulus sekarang juga lewat WhatsApp.  Selamat belajar, persiapkan diri bersama Bang Lulus agar #KitaLulus bersama!

Ikuti BangLulus di sosial media

KitaLulus on Facebookinstagram kitalulusTiktok

Belajar bersama dan download aplikasinya!

KitaLulus Andoid App available on Google Play