CPNS

Mengenal Pangkat Golongan CPNS, Gaji, dan Tunjangannya Lebih Rinci

Close Pop up
Mengenal Pangkat Golongan CPNS, Gaji CPNS, dan Tunjangan CPNS
Sebenarnya bagaimana perjalanan karier CPNS? Yuk, pelajari pangkat golongan CPNS, gaji, dan tunjangannya secara lebih rinci di artikel ini!

Isi Artikel

Bisa menjadi CPNS tentu kebanggan tersendiri untuk Dik Lulus tentunya. Bagaimana tidak, kamu bisa menjadi pelayan negara, pasti sangat membanggakan rasanya. Tidak mengherankan kalau orang berlomba-lomba untuk bisa jadi CPNS. Tapi, apakah Dik Lulus semua sudah tahu mengenai pangkat golongan CPNS yang ada? 

Ini penting sekali kamu ketahui sebelumnya, karena pangkat golongan CPNS berbeda dengan karyawan swasta. Sebelum bertugas seorang CPNS akan diangkat oleh pejabat berwenang. Dan kemudian akan diberikan tugas sesuai dengan pangkat golongan dan jabatan negeri.


Pangkat Golongan CPNS

Sebagai informasi untuk Dik Lulus semua, dalam karir CPNS, ada banyak pangkat golongan CPNS yang dibedakan dengan nama. Golongan I disebut dengan juru, golongan II dinamakan pengatur, golongan III disebut penata dan golongan IV adalah pembina. 

Golongan I merupakan pangkat golongan CPNS terendah dalam struktur birokrasi. Pada umumnya, golongan ini berasal dari lulusan SD sampai SMP. Lalu golongan II memiliki kualifikasi lulusan SMA hingga D3.

Untuk lulusan S1 atau setara D4 hingga S3 masuk dalam golongan III. Dan golongan IV adalah puncak karir PNS.

Nah, dari golongan ini dibagi lagi menjadi beberapa golongan ruang kerja yang terbagi atas A,B,C, D. Misalnya IA, IB, IC, ID dan seterusnya. Tapi, khusus untuk setiap golongan IV ada 5 ruang, IVA, IVB, IVC, IVD, IVE.

Berikut ini pembagian pangkat golongan PNS:

1. Golongan I (Juru)

Terdiri dari:

  • IA adalah juru muda 
  • IB adalah juru muda tingkat 1
  • IC adalah juru
  • ID adalah juru tingkat 1

2. Golongan II (Pengatur)

Terdiri dari:

  • IIA adalah pengatur muda
  • IIB adalah  pengatur muda tingkat 1
  • IIC adalah pengatur
  • IID adalah pengatur tingkat 1

3. Golongan III (Penata)

Terdiri dari:

  • IIIA adalah penata muda
  • IIIB adalah penata muda tingkat 1
  • IIIC adalah penata
  • IIID adalah penata tingkat 1

4. Golongan IV (Pembina)

Terdiri dari:

  • IVA adalah pembina
  • IVB adalah pembina tingkat 1
  • IVC adalah pembina utama muda
  • IVD adalah pembina utama madya
  • IVE adalah pembina utama

Oh iya, Dik Lulus perlu tahu juga, penyebutan pangkat golongan dan ruang ini pertama kali ada di Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2000 lho.

Golongan ini tentu saja adalah yang menjadi patokan besarnya gaji dan tunjangan yang akan Dik Lulus terima nantinya.

Tingkat Pendidikan dan Pangkat Golongan CPNS

Seperti yang sudah disebutkan di atas, penggolongan di PNS sendiri tidak lepas dari kualifikasi yang dimiliki Dik Lulus. 

Agar kamu bisa paham, mari simak contoh berikut ini, ya!

Jika kamu baru meniti karir sebagai PNS dengan ijazah SMA, maka begitu kamu diterima kamu akan masuk dalam golongan IIA. Setiap 4 tahun, kamu bisa mendapatkan kenaikan pangkat reguler bertahap menjadi IIB, IIC, IID. Dan kamu bisa meniti karir hingga golongan III.

Dalam aturan ASN, kamu juga diperbolehkan untuk mengambil sekolah kembali untuk mendapatkan ijazah yang lebih tinggi. Dan ijazah terakhir ini bisa diajukan untuk mendapatkan penyesuaian kenaikan pangkat, namun dengan sejumlah syarat tertentu.


Gaji PNS

Pangkat golongan PNS juga menentukan gaji yang akan diterima (Johan111/freepik)

Setelah kamu mengetahui pangkat golongan CPNS, mari sekarang bahas mengenai gaji atau penghasilan menjadi seorang PNS. 

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2019, besaran gaji pokok PNS berjenjang sesuai golongan dan lama kerja yang dikenal dengan masa kerja golongan (MKG). 

Seorang PNS juga akan mendapatkan tunjangan. Nah, tunjangan ini sifatnya berbeda-beda sesuai dengan masa kerja, instansi dan juga jabatan yang diemban baik secara struktural dan fungsional.

Perlu diketahui, saat kamu masih berstatus CPNS, gaji yang kamu terima baru 80 persen atau belum sepenuhnya menerima gaji. 

Agar lebih jelasnya, berikut ini gaji PNS untuk golongan I hingga IV. Hitungan gaji ini diurutkan berdasarkan dari yang terendah hingga tertinggi disesuaikan dengan masa kerja atau MKG mulai dari kurang 1 tahun hingga 27 tahun.

1. Golongan I (Lulusan SD dan SMP)

  • IA: Rp1.560.800 - Rp2.335.800 
  • IB: Rp1.704.500 -  Rp2.472.900 
  • IC: Rp1.776.600 - Rp2.557.500
  • ID: RP1.851.800 - Rp2.686.500

2. Golongan II (Lulusan SMA dan DIII)

  • IIA: Rp2.022.200 - Rp3.373.600
  • IIB: Rp2.688.500 - Rp4.415.600
  • IIC: Rp2.802.300 - Rp4.602.400
  • IID: Rp2.920.800 - Rp4.797.000

3. Golongan III (Lulusan S1 sampai S3)

  • IIIA: Rp2.579.400 - Rp4.236.400
  • IIIB: Rp2.688.500 - Rp4.415.600
  • IIIC: Rp2.802.300 - Rp4.602.400
  • IIID: Rp2.920.800 - Rp4.797.000

4. Golongan IV

  • IVA: Rp3.044.300 - Rp5.000.000
  • IVB: Rp3.173.100 - Rp5.211.500 
  • IVC: Rp3.307.300 - Rp5.431.900 
  • IVD: Rp3.447.200 - Rp5.661.700 
  • IVE: Rp3.593.100 - Rp5.901.200


Tunjangan PNS

Daya tarik lainnya menjadi PNS selain bisa abdi negara adalah adanya sejumlah tunjangan yang didapat. Ketika kamu menjadi PNS, ada beberapa tunjangan yang akan kamu dapatkan, seperti:

1. Tunjangan kinerja

Tunjangan kinerja adalah tunjangan yang paling besar yang akan diterima. Besar tunjangan ini berbeda-beda tergantung pangkat golongan CPNS dan instansi, baik instansi pusat atau juga daerah.

Saat ini, untuk tunjangan kinerja tertinggi didapatkan oleh PNS Direktorat Jenderal Pajak  (DJP) Kementerian Keuangan. Tunjangan kinerja DJP ini diatur dalam Perpres Nomor 32 Tahun 2015. 

2. Tunjangan suami/istri

Untuk tunjangan yang satu ini diatur dalam PP Nomor 7 Tahun 1977. Dalam PP ini disebutkan bahwa PNS yang memiliki suami/istri berhak mendapatkan tunjangan 5 persen dari gaji pokok. 

Tapi, jika suami-istri sama-sama berprofesi sebagai PNS, maka tunjangan hanya diberikan ke salah satunya, dengan mengacu pada gaji tertinggi di antara keduanya.

3. Tunjangan anak

Selain mengatur tunjangan suami/istri PP Nomor 7 Tahun 1977 juga mengatur mengenai tunjangan anak. Nah, besarnya tunjangan anak adalah 2 persen dari gaji pokok.

Syarat untuk mendapatkan tunjangan ini adalah anak tersebut berumur kurang dari 18 tahun, belum pernah kawin, tidak memiliki penghasilan sendiri serta menjadi tanggungan PNS.

4. Tunjangan makan

Besarnya tunjangan makan ditetapkan dalam Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 32/PMK.02/2018 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2019 yang diterbitkan Menteri Keuangan pada tanggal 29 Maret 2018.

Besarnya tunjangan ini adalah golongan I dan II mendapat uang makan Rp 35.000 per hari, Golongan III dapat Rp 37.000 per hari, Golongan IV dapat Rp 41.000 per hari.

5. Tunjangan jabatan

Nah, khusus untuk tunjangan ini hanya didapatkan oleh PNS yang menduduki posisi tertentu saja ya, Dik Lulus.

Tunjangan ini hanya diberikan untuk PNS di jenjang eselon. Pemberian tunjangan ini diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 tentang Tunjangan Jabatan Struktural.

6. Perjalanan dinas

Dalam mengemban tugas, PNS sering kali harus melakukan perjalanan dinas, baik itu ke luar kota atau bisa juga ke luar negeri.

Setiap melakukan perjalanan dinas ini, PNS akan mendapatkan uang saku yang umumnya disebut Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD).


Itulah pembahasan mengenai pangkat golongan CPNS beserta gaji dan tunjangannya. Bagaimana, apakah Dik Lulus semakin semangat untuk mengikuti seleksi CPNS di tahun ini? 


Supaya persiapan semakin matang, ada baiknya untuk mulai persiapan dengan sering berlatih mengerjakan soal-soal Try Out. Aplikasi KitaLulus bisa menjadi aplikasi yang tepat untuk membantu persiapan Dik Lulus dalam menghadapi seleksi CPNS di tahun ini. Dengan lebih dari 50 soal HOTS dan juga pembahasan melalui video, semua itu gratis lho. Yuk, langsung cobain aplikasinya!

Ikuti BangLulus di sosial media

KitaLulus on Facebookinstagram kitalulusTiktok

Belajar bersama dan download aplikasinya!

KitaLulus Andoid App available on Google Play