Apa Itu Digital Marketing, Kelebihan, Contoh & Strateginya

Nisa Maulan Shofa

Penulis profesional sejak tahun 2017. Berspesialisasi dalam penulisan di bidang karir dan seputar dunia kerja.

Isi Artikel

Kamu mungkin sering mendengar istilah digital marketing. Namun, sudahkah kamu memahami apa itu digital marketing sebenarnya? Digital marketing adalah strategi pemasaran yang kini banyak digencarkan oleh para pelaku bisnis.

Hal tersebut dikarenakan strategi ini mampu meningkatkan penjualan produk dari suatu brand atau merek. Penasaran seperti apa penerapan digital marketing dalam bisnis? Yuk simak penjelasan berikut hingga akhir!

Apa Itu Digital Marketing?

Secara sederhana, pemasaran digital atau digital marketing adalah strategi pemasaran yang penerapannya berbasis pada teknologi, perangkat digital, dan internet. Dengan kata lain, strategi pemasaran konvensional dengan mencetak flyer, memasang poster di pinggir jalan, bahkan membayar mahal pemasangan TVC tidak lagi digunakan di konsep ini.

Philip Kotler, Hermawan Kartajaya, dan Iwan Setiawan dalam buku karya mereka yang berjudul Marketing 5.0 dijelaskan bahwa teknologi akan sangat efektif untuk diterapkan dalam konsep pemasaran masa kini.

Hal yang mendasari digital marketing adalah data. Ketika konsep marketing konvensional langsung menemui pelanggan untuk mendapatkan data akurat, kini digital marketing adalah konsep tercanggih karena kamu bisa mendapatkan data sesungguhnya melalui polling internet secara akurat dan real time.

Kelebihan Digital Marketing

Strategi pemasaran digital berkembang pesat seiring dengan semakin banyaknya pengguna internet di dunia. Bahkan, kini smartphone menjadi perangkat digital yang tak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Itulah mengapa akhirnya banyak perusahaan maupun pelaku bisnis mencoba menerapkan digital marketing demi memperkenalkan produknya secara luas. Di samping itu, kelebihan digital marketing adalah sebagai berikut.

1. Dapat Menyesuaikan Target Pasar

Salah satu kelebihan digital marketing adalah dapat menyesuaikan target pasar. Sebagai contoh pada pemasaran konvensional dengan memasang reklame, kamu tidak akan bisa memilih siapa saja yang dapat menonton iklanmu.

Beda halnya jika kamu menerapkan sistem pemasaran digital, kamu bisa mengatur dan mengarahkan agar iklan yang kamu pasang ditampilkan pada orang-orang yang memiliki ketertarikan di bidang tertentu, usia maupun lokasi tertentu, sudah berkeluarga atau belum, dan sebagainya.

2. Menguatkan Brand Awareness

Kelebihan lainnya, digital marketing adalah solusi tepat bagi kamu untuk membangun atau memperkuat brand awareness. Terlebih, jika kamu baru memiliki brand atau produk baru, digital marketing akan memudahkan kamu dalam memperkenalkannya kepada target pasar.

Bagaimanapun, tidak akan ada tindakan pembelian oleh pelanggan jika mereka tidak tahu bahwa brand atau produk kamu ada, kan?

3. Penyebaran Informasi Sangat Cepat

Kita tahu betul bahwa perputaran data di internet sangat cepat. Penyebaran informasi yang terjadi dalam sehari bisa tak terhitung dan dapat menjangkau dengan sangat luas. Inilah yang menjadi kelebihan dari penggunaan digital marketing di perusahaan.

Hal tersebut membuatmu dapat terhubung dengan pelanggan di berbagai belahan dunia. Alhasil, produk maupun jasa yang kamu tawarkan bisa dibeli kapan saja.

4. Murah dan Efektif

Kelebihan lain dari digital marketing adalah jauh lebih murah dan efektif bila dibandingkan dengan pemasaran konvensional.

Pasalnya, kamu tidak perlu mengeluarkan banyak biaya cetak poster, membayar tim untuk menyebarkan poster tersebut, hingga mencetak banner raksasa untuk ditempatkan di tempat strategis.

Pada umumnya, anggaran yang akan kamu keluarkan akan tergantung dari kebutuhan dan kemampuan perusahaan. Yang pasti, dengan bermodalkan ide dan konsep strategi yang tepat, desain yang menarik, serta kemampuan komunikasi di media sosial, bisa membantu kamu mengoptimalkan hasil yang didapat dari strategi ini.

5. Mudah untuk Dilakukan Evaluasi

Bicara soal digital marketing adalah berkaitan tentang kemudahan memperoleh data. Fakta tersebut tidak bisa kamu kesampingkan jika membandingkannya dengan strategi marketing konvensional.

Ketika menerapkan pemasaran digital, kamu akan mendapatkan informasi seperti berapa banyak orang yang melihat produk kamu, berapa persen konversi penjualan dari setiap iklan yang kamu tayangkan, dan masih banyak lagi.

Data-data tersebut akhirnya akan mempermudah kamu dalam melakukan evaluasi, apakah strategi yang diterapkan selama ini sudah sesuai atau belum. Jika belum, maka kamu dapat mengambil langkah lain untuk memperbaikinya.

Baca juga: Mengenal Pentingnya Target Pasar yang Tepat dan Cara Menentukannya

Strategi Digital Marketing dan Contohnya

Digital marketing adalah strategi pemasaran yang luas. Bahkan di perusahaan besar, digital marketing akan menjadi tim tersendiri yang di dalamnya terdapat beberapa anggota dengan peranannya masing-masing, mulai dari content writer, copywriter, SEO specialist, social media officer, social media specialist, hingga KOL specialist.

Peranan-peranan tersebut nantinya akan memperkuat strategi pemasaran secara digital sehingga hasil yang didapat lebih maksimal. Berikut beberapa strategi digital marketing dan contohnya yang bisa kamu simak.

1. Search Engine Marketing (SEM)

Contoh digital marketing yang pertama yaitu SEM. SEM adalah strategi pemasaran dengan menggunakan mesin pencari seperti Google, Bing, atau Yahoo. Biasanya pada strategi ini akan lebih memaksimalkan pemasaran melalui iklan berbayar.

Contohnya suatu perusahaan yang bergerak di bidang logistik yang memiliki website. Biasanya, website akan diisi artikel-artikel sesuai dengan value perusahaan. Nah, nantinya salah satu atau beberapa artikel bisa dijadikan sebagai bahan iklan yang ditempatkan di mesin pencari.

Jadi, ketika target pasar mencari artikel serupa, artikel yang dijadikan iklan tersebut akan muncul di posisi paling atas dengan tujuan menarik traffic hingga sales yang tinggi.

2. Search Engine Optimization (SEO)

Jika SEM bermain dengan iklan berbayar di mesin pencari, SEO akan melakukan sebaliknya. Untuk kamu yang memiliki budget minim, tetapi ingin berinvestasi dalam jangka panjang, maka strategi penerapan SEO bisa kamu gunakan.

SEO akan menerapkan optimasi untuk mendapatkan trafik tinggi secara organik dan peringkat terbaik di halaman hasil mesin pencari (SERP) dengan cara tertentu.

Contoh aktivitas SEO adalah mengoptimasi artikel di laman web perusahaan sesuai dengan ketentuan Google hingga mendistribusikan artikel di web lain untuk kemudian diberikan backlink ke laman web kamu sehingga lebih meningkatkan awareness dan trafik.

3. Social Media Marketing (SMM)

Sesuai namanya, strategi digital marketing ini akan menargetkan pengguna di media sosial. Biasanya, pada Social Media Marketing (SMM) akan mengunggulkan konten yang dibutuhkan target market dan sering menerapkan interaksi dengan audiens.

Namun, perlu diingat bahwa setiap media sosial pada dasarnya memiliki ciri khas masing-masing. Jadi, kamu juga harus menyesuaikan kontenmu terhadap platform yang kamu gunakan, ya.

Contohnya, TikTok dan YouTube identik dengan konten video. Sedangkan Instagram cocok untuk konten foto dan video, dan lain sebagainya.

4. Email Marketing

Berikutnya, contoh digital marketing adalah email marketing. Cara ini cocok jika target pasar kamu memang rajin menggunakan email. Selain itu, email marketing juga bisa mengoptimalkan banyak produk perusahaan untuk didistribusikan kepada target market.

Misalnya kamu dapat menerapkan subscription kepada target market untuk diberikan informasi terkini terkait produk baru perusahaan.

Baca juga: 5 Platform Belajar Digital Marketing Gratis Terbaik, Ada Sertifikatnya!

5. Video Marketing

Video marketing adalah metode pemasaran digital yang menggunakan video sebagai cara memperkenalkan produk. Strategi ini menjadi salah satu trik marketing terbaik di era digital lantaran jika dikonsep dengan baik dan matang serta menarik secara visual, audiens akan menjadi lebih paham dan pesan promosi pun dapat tersampaikan.

Sebagai contoh kamu bisa membuat company profile dalam bentuk video sehingga target market dapat mengetahui sejarah dari perusahaan secara lebih efektif.

6. Pay Per Click (PPC)

Pay per click atau PPC adalah contoh digital marketing di mana kamu sebagai pemasang iklan hanya perlu membayar setiap iklan yang diklik oleh target audiens. Sistem periklanan semacam ini biasanya digunakan oleh perusahaan besar seperti Facebook dan Google.

7. Affiliate Marketing

Belakangan, strategi pemasaran berupa penjual afiliasi menjadi booming. Biasanya yang menerapkan adalah e-commerce untuk meningkatkan penjualan dan trafik. Metodenya adalah memberikan komisi kepada orang yang melakukan promosi produk dari seberapa banyak produk yang dijual.

Contohnya brand yang menjual pasta gigi memberikan kode promo kepada salah satu customer. Jika customer lain menggunakan kode promo tersebut, maka akan mendapatkan nominal diskon tertentu dan si pemilik kode promo juga akan mendapatkan komisi.

Tips Menerapkan Digital Marketing Bagi Bisnis

Meskipun digital marketing adalah strategi pemasaran yang mudah dijalankan, tetapi itu tidak bisa dilakukan dengan sembarangan, lho. Diperlukan pengetahuan yang cukup agar strategi ini dapat berjalan efektif.

Namun tenang, berikut KitaLulus jelaskan beberapa tips menerapkan strategi pemasaran digital bagi bisnis.

  • Lakukan riset terhadap kompetitor dengan produk serupa.
  • Lakukan riset terkait target pasar kamu secara mendalam untuk mengetahui kebutuhan mereka.
  • Lakukan riset untuk menentukan konsep yang sesuai.
  • Buat target hasil sesuai data yang kamu miliki.
  • Tetapkan tip dan lakukan briefing dengan detail.
  • Buat konten sekreatif mungkin.
  • Distribusikan konten ke berbagai channel yang strategis.
  • Lakukan evaluasi secara reguler.
  • Catat kekurangan yang bisa ditingkatkan di masa depan.

Baca juga: 11 Tips Jitu Membuat Marketing Campaign yang Efektif

Berkarir Menjadi Digital Marketer

Secara struktur, digital marketing bisa ditempati oleh satu orang jika memang perusahaannya masih kecil. Namun, tugas yang kompleks tentu saja akan membuat kewalahan jika hanya mengandalkan satu orang saja.

Maka dari itu, setiap jenis strategi pemasaran digital di atas biasanya akan di-handle oleh minimal satu orang. Dan jika dibedah, jenjang karir di bidang digital marketing bisa dimulai dari setiap posisi di dalamnya, seperti:

Apabila posisi digital marketing akan dipegang satu orang secara utuh, biasanya jenjang karir dimulai dari:

  • Junior Digital Marketing
  • Digital Marketing
  • Junior Digital Marketing Manager
  • Digital Marketing Manager
  • Chief Marketing Officer

Untuk gaji, seorang digital marketer junior bisa mendapatkan Rp2.500.000–Rp4.500.000. Nominal ini akan disesuaikan dengan kota domisili perusahaan dan kemampuan keuangan perusahaan.

Nah, setelah menyimak berbagai kelebihan digital marketing di atas, apakah kamu semakin tertarik dengan profesi ini? Bagaimanapun, digital marketing adalah profesi yang banyak dicari oleh berbagai perusahaan ke depannya. Jadi, prospek kerjanya memang luas dan berjangka panjang.

Jika kamu sekarang sedang mencari informasi loker untuk digital marketing atau posisi yang berkaitan dengannya, kamu dapat menginstal aplikasi KitaLulus di PlayStore. Mudah digunakan, kamu hanya perlu melakukan registrasi dengan masuk ke akun Google kamu. Setelah itu kamu sudah bisa mencari lowongan kerja sesuai yang kamu inginkan di bar pencarian paling atas dengan mengetik nama posisi, nama perusahaan, atau kota tujuan.

Dengan KitaLulus, kamu bisa mengakses 50.000+ loker secara gratis di mana pun dan kapan pun kamu inginkan. Jadi, yuk lekas instal aplikasi KitaLulus di smartphone kamu dan dapatkan pengalaman mencari kerja dengan #LebihMudah.

Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
KitaLulus Andoid App available on Google Play

Lihat ribuan lowongan kerja dan berkomunikas secara langsung dengan HRD atau pemilik usaha

Download Aplikasi KitaLulus sekarang!

#MulaiSekarang demi masa depan yang lebih baik!