Mengenal Front End Developer, Tugas, Skill, Gaji, dan Jenjang Karirnya

Nisa Maulan Shofa

Penulis profesional sejak tahun 2017. Berspesialisasi dalam penulisan di bidang karir dan seputar dunia kerja.

Isi Artikel

Front end developerFront end developer selalu berpasangan dengan back end developer. Namun, tugas keduanya tentu saja berbeda. Jika front end developer lebih banyak mengurus bagian tampilan luar sebuah website atau aplikasi, back end developer mengerjakan bagian dalam website, seperti pengaturan server dan database.

Perbedaan front end developer dan back end developer sangat kentara, terlebih waktu pengerjaan tugas dan bahasa program yang harus dikuasai. Bagi front end developer, bahasa yang harus dikuasai adalah HTML, CSS, dan Javascript.

Untuk back end developer sendiri bahasa yang harus dikuasai lebih kompleks lagi karena tugasnya menyangkut keamanan server supaya nyaman dan aman diakses oleh pengguna.

Namun, apakah tugas front end developer hanya sekadar mengatur tampilan website atau aplikasi? Skill yang harus dikuasai apakah berbeda dari back end developer juga? Untuk tahu lebih jelasnya, kamu bisa nih menyimak penjelasan dari KitaLulus di artikel ini.

BACA JUGA: Mengenal Job Desk Operator Produksi dan Standar Gajinya Terbaru

Apa Itu Front End Developer?

Jika kamu mengenal peran desainer UI/UX yang mengatur tampilan produk yang sedang dikembangkan, maka kamu bisa memahami peranan front end developer dengan mudah. Seorang front end developer akan mulai mengerjakan tugasnya ketika desainer UI/UX selesai mengerjakan bagiannya.

Peran ini juga akan berkolaborasi dengan desainer UI untuk memahami bagaimana seorang pengguna nyaman dengan tampilan suatu website atau aplikasi yang diaksesnya. Front end developer juga harus bekerja sama dengan marketing agar tahu bagaimana target pasar produk sehingga bisa sampai ke pengguna secara tepat sasaran.

Tugas Front End Developer

Tugas front end developer

Banyak tugas yang harus dilakukan oleh front end developer. Tugas-tugas itu umumnya harus dikerjakan setelah atau bersama dengan tim lain. Berikut adalah tugas front end developer pada umumnya:

  • Merancang ide dasar tampilan website/aplikasi bersama dengan desainer UX
  • Memastikan tampilan program yang dirancang sesuai dengan teknis desain dari UI/UX
  • Mengelola kecepatan dari website/aplikasi sehingga bisa berjalan dengan optimal
  • Menerapkan elemen visual situs atau aplikasi yang telah dirancang oleh desainer UI sebelumnya
  • Menggunakan desain responsif dalam pembuatan interface pengguna situs web atau aplikasi
  • Menguji situs atau aplikasi secara fungsional bersama dengan tim developer lainnya
  • Memecahkan yang terjadi pada saat uji coba peluncuran program
  • Memastikan bahwa uji kelayakan dari segi tampilan selesai sebelum mengirimkannya ke tim back end
  • Meningkatkan arsitektur visual situs atau aplikasi bersama dengan back end developer

BACA JUGA: Contoh CV dalam Bahasa Inggris, Struktur Penulisan, & Tips Membuatnya

Skill yang Harus Dimiliki Front End Developer

Skill yang harus dimiliki front end developer

Berbagai kemampuan harus dikuasai oleh front end developer. Kemampuan-kemampuan ini terdiri atas hard skill hingga soft skill yang berguna dalam proses kolaborasi kerja antar tim.

Selengkapnya tentang skill yang harus dimiliki front end developer adalah sebagai berikut:

1. Menguasai Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman adalah keahlian yang wajib dikuasai developer. Untuk front end, ada minimal 3 bahasa yang harus kamu kuasai, yaitu:

a. HTML

HTML atau Hypertext Markup Language merupakan bahasa program dasar dari pengembangan program yang harus dikuasai oleh front end developer. 

Dengan menguasai bahasa ini, front end developer akan tahu bagaimana cara menampilkan teks, gambar, hingga video dalam suatu website. Selain itu, front end juga akan bisa memenuhi spesifikasi desain sesuai definisi desainer UI/UX.

b. CSS

CSS atau Cascading Style Sheets merupakan bahasa program yang akan menunjang kinerja HTML dalam pengembangan tampilan website atau aplikasi. Jika HTML berfungsi untuk mengatur dasar tampilan program, CSS berfungsi untuk mengatur tata letak, warna, fonts, dan tampilan lainnya.

c. Javascript

Bahasa program ini akan membuat website atau aplikasi lebih interaktif saat diakses. Javascript juga digunakan oleh back end developer untuk membuat server lancar dengan bantuan NodeJS.

2. Membuat Framework dan Library

Keahlian atau skill front end developer

Framework akan membantu front end developer dapat meringkas rangkaian kode yang panjang menjadi lebih sederhana. Pemahaman akan framework tentu akan berguna dalam proses pengembangan program.

Untuk library, front end developer pada umumnya membuat kumpulan kode yang bisa memudahkan pengerjaan website atau aplikasi. Salah satu tools yang digunakan adalah jQuery yang berisi kumpulan plugin dan ekstensi supaya Javascript menjadi lebih cepat dan mudah diakses.

3. Mampu Menganalisis dan Memecahkan Masalah

Akan selalu terjadi error saat pengembangan website atau aplikasi. Maka dari itu, seorang front end developer harus mampu menganalisis masalah yang ada untuk dicari pemecahan masalahnya, agar bug bisa terpecahkan.

Kemampuan ini benar-benar berguna ketika menjalankan uji coba atau testing program. Saat itu, pasti akan banyak ditemukan perintah error sehingga program tidak berjalan sesuai keinginan. Nantinya, baik dari front end developer maupun back end harus melakukan perbaikan untuk masalah yang ada.

BACA JUGA: 5 Manfaat Membangun Networking dalam Dunia Kerja & Cara Melakukannya

Jenjang Karir Front End Developer

Jenjang karir front end developer

Jenjang karir front end developer akan terus berkembang. Jika kamu tertarik dengan karir ini, kamu bisa memulai sebagai junior front end developer. Setelah itu, kamu bisa mendapat promosi menjadi senior front end developer yang akan memimpin beberapa front end developer junior

Berikut adalah urutan jenjang karir front end developer.

  • Junior front end developer
  • Front end developer
  • Senior front end developer
  • Front end tech lead

Jika kamu ingin jenjang karir yang ekspansif, kamu juga bisa shifting menjadi back end atau full stack developer. Apabila kemampuan komunikasi dan strategimu kuat, kamu juga bisa mencoba peruntungan menjadi product manager.

Kisaran Gaji Front End Developer

Rata rata gaji front end developer di Indonesia

Seperti halnya gaji developer lainnya, seorang front end developer juga memiliki rentang gaji yang tinggi lho! Kamu akan mendapatkan gaji sekitar Rp6.000.000 – Rp17.000.000 per bulan tergantung tingkat posisi dan perusahaan tempat kamu kerja.

Sebenarnya, gaji tersebut belum terlalu tinggi sebab di luar negeri, developer akan mendapatkan gaji hingga tiga kali lipat di Indonesia. Bahkan, untuk front end developer berpengalaman sebagai pekerja lepas, gaji kamu bisa dihitung per jam loh untuk setiap project-nya dan itu bernilai ratusan dollar.

BACA JUGA: Perhitungan BPJS Ketenagakerjaan Setelah Resign & Cara Mencairkannya, Mudah Kok!

Itulah informasi mengenai peran front end developer yang bisa kamu pelajari mulai dari sekarang. Terlebih, ketika kamu ingin berkarir di bidang ini, berarti kamu harus menguasai berbagai skill yang menunjang peran front end developer ya.

Untuk lebih belajar mengenai front end developer, kamu bisa loh menggunakan aplikasi KitaLulus dengan mengunduhnya di Playstore. Aplikasi KitaLulus memang tidak hanya digunakan sebagai tempat untuk melamar kerja, tetapi juga terdapat komunitas yang akan melakukan diskusi terkait bidang dan keahlian.

Nah, tunggu apalagi? Yuk, segera unduh aplikasi KitaLulus di Playstore dan nikmati pengalaman melamar kerja dengan #LebihMudah!

Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
KitaLulus Andoid App available on Google Play

Lihat ribuan lowongan kerja dan berkomunikas secara langsung dengan HRD atau pemilik usaha

Download Aplikasi KitaLulus sekarang!

#MulaiSekarang demi masa depan yang lebih baik!