Gak Ribet, Syarat Membuat NPWP untuk Melamar Kerja, Bisa Online dan Offline

Close Pop up

Isi Artikel

Saat melamar kerja, tidak jarang perusahaan  meminta untuk melampirkan NPWP. Namun dengan status sedang mencari kerja, apakah bisa membuat NPWP? Ya, kamu bisa, ada syarat membuat NPWP untuk melamar kerja. 

Tenang saja, syarat-syaratnya tidak rumit kok, agar tidak bingung  inilah beberapa syarat pendaftaran NPWP bagi pelamar kerja.


Syarat Membuat NPWP untuk Melamar Kerja

Kamu tetap bisa membuat NPWP meskipun kamu saat ini masih berstatus belum kerja dan baru melamar kerja. 

Ada beberapa syarat dan tahapan yang harus kamu penuhi untuk membuat NPWP. Berikut ini syarat membuat NPWP untuk melamar kerja.


1. Identitas Pribadi

Syarat membuat NPWP untuk melamar kerja yang pertama adalah kamu perlu menyiapkan segala dokumen seperti fotokopi KTP, siapkan juga fotokopi kartu keluarga. Hal ini digunakan untuk memudahkan proses administrasi pembuatan NPWP.


2. Surat Keterangan dari Kelurahan

Surat keterangan kelurahan ini jadi syarat membuat NPWP untuk melamar kerja yang penting. Kamu perlu mengisi status pekerjaan kamu agar pendaftaran NPWP tidak ditolak. Untuk itu, kamu bisa meminta surat keterangan dari kelurahan yang menjelaskan status pekerjaan kamu saat ini. 

Dalam surat keterangan tersebut, kamu bisa mengisi sebagai freelance atau karyawan swasta.  


Cara Membuat NPWP 

Jika surat keterangan dari kelurahan sudah di tangan, kamu bisa langsung membuat NPWP. Ada dua cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat NPWP,  yaitu dengan langsung mendatangi kantor pajak atau bisa juga secara online.


1. Membuat NPWP untuk Melamar Kerja ke Kantor Pajak

Kamu bisa langsung datang ke kantor pajak terdekat di daerah kamu. Bawa  beberapa dokumen persyaratan seperti fotokopi KTP, kartu keluarga, dan surat keterangan dari kelurahan.

Selanjutkan kamu perlu mengantri untuk mengisi formulir dan mengikuti arahan dari petugas pajak.


2. Cara Membuat NPWP untuk Melamar Kerja Secara Online

Jika kamu tidak ingin mengantri lama dan lebih ringkas, mendaftar NPWP secara online adalah jawabannya.

Berikut ini langkah-langkah mendaftar NPWP secara online.

  1. Kunjungi situs resmi Dirjen Pajak di www.pajak.go.id atau klik tautan ereg.pajak.go.id/login untuk mengakses laman pendaftaran NPWP. Pilih menu ‘e-Registration’.
  2. Klik ‘Daftar’, lalu isilah data yang diperlukan dengan benar sesuai dengan kartu identitas yang dimiliki.
  3. Dirjen Pajak akan mengirimkan email untuk aktivasi akun, periksa e-mail kamu dan buka e-mail tersebut untuk melakukan aktivasi.
  4. Jika proses aktivasi sudah selesai, login kembali ke sistem e-Registration dengan memasukkan e-mail dan password yang telah didaftarkan sebelumnya.
  5. Lanjutkan dengan mengisi formulir pendaftaran dengan lengkap.
  6. Selanjutnya kirim formulir pendaftaran dengan mengklik tombol ‘Daftar’ pada laman tersebut. Formulir akan dikirimkan ke Kantor Pelayanan pajak tempat kamu terdaftar.
  7. Apabila sudah, kamu akan melihat status pendaftaran di dashboard e-Registration.
  8. Di sana, klik tombol ‘Kirim Token’ dan isi captcha, lalu klik ‘Submit’ untuk dikirimkan konfirmasi melalui e-mail.
  9. Buka e-mail, kemudian salin token yang dikirimkan. 
  10. Klik menu ‘Token’ untuk mendapatkan kode unik sebagai syarat pengajuan. 
  11. Cek e-mail untuk melihat apakah token sudah masuk.


Jika permohonan pendaftaran disetujui, kamu akan menerima NPWP ke alamat yang kamu masukkan melalui pos kurang lebih 14 hari. Jadi, pastikan alamat yang kamu cantumkan sudah benar dan lengkap.


Bila kamu tidak bisa melakukan pendaftaran secara online, kamu bisa mengajukan pendaftaran NPWP dengan mengajukan surat secara tertulis. Berikut ini caranya:

  1. Mengisi dan menandatangani Formulir Pendaftaran Wajib Pajak yang dilengkapi dengan dokumen yang disyaratkan.
  2. Permohonan disampaikan ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP).
  3. Penyampaian permohonan secara tertulis dapat dilakukan secara langsung, melalui pos, atau melalui jasa ekspedisi.
  4. Jika seluruh persyaratan sudah lengkap dan diterima KPP atau KP2KP, maka kamu akan mendapatkan Bukti Penerimaan Surat.
  5. KPP atau KP2KP akan menerbitkan Kartu NPWP dan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) paling lambat 1 hari kerja setelah Bukti Penerimaan Surat diterbitkan.
  6. NPWP dan SKT akan dikirimkan melalui pos tercatat.



Manfaat Memiliki NPWP Bagi Pelamar Kerja

Selain mengetahui syarat membuat NPWP untuk melamar kerja, kamu juga harus tahu apa saja manfaat memiliki NPWP.

Memiliki NPWP membuat kamu lebih mudah dalam mengurus berbagai keperluan administrasi baik itu saat melamar kerja atau saat bekerja nantinya.  NPWP juga bisa memudahkan kamu dalam membuka rekening bank.

Tidak hanya itu, mengajukan kredit atau KPR ke bank juga bisa lebih mudah dengan NPWP. 


Sudah tahu kan, apa saja syarat membuat NPWP untuk melamar kerja? Berarti ini saatnya kamu untuk menemukan pekerjaan terbaik kamu di KitaLulus.  Ada ribuan lowongan yang bisa kamu lamar secara aman dan bebas dari penipuan. Yuk, download aplikasi KitaLulus sekarang di Play Store!

Ikuti BangLulus di sosial media

KitaLulus on Facebookinstagram kitalulusTiktok
KitaLulus Andoid App available on Google Play

Lihat ribuan lowongan kerja dan berkomunikas secara langsung dengan HRD atau pemilik usaha

Download Aplikasi KitaLulus sekarang!

#MulaiSekarang demi masa depan yang lebih baik!

KitaLulus Andoid App available on Google Play