UMP Sulawesi Tenggara 2023 Naik 7,1% dari Tahun Lalu

Annissa Manystighosa

Penulis, pengajar, dan penerjemah yang sedang menekuni pengetahuan seputar bisnis.

Isi Artikel

Setiap tahun, upah minimum ditentukan dengan mengevaluasi berbagai faktor, seperti biaya bahan pokok, kebutuhan sehari-hari, dan biaya hidup. Tahun 2023 ini, UMP Sulawesi Tenggara telah resmi diumumkan dan ditetapkan naik dari tahun sebelumnya.

Angka kenaikan UMP Sulawesi Tenggara kali ini juga terbilang cukup tinggi dibanding beberapa tahun terakhir. Lantas berapa besarannya? Berikut penjelasan lengkapnya.

Kenaikan UMP Sulawesi Tenggara 2023

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara telah resmi mengumumkan UMP Sulawesi Tenggara 2023 melalui Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Sultra Asrun Lio di Kendari pada Senin, 28 November 2022.

Berdasarkan penetapan tersebut diputuskan bahwa UMP Sulawesi Utara 2023 adalah Rp2.758.984,54 atau mengalami kenaikan sebesar 7,10 persen atau Rp182.997,58 dari UMP 2022.

UMP Sulawesi Tenggara 2022

Pemerintah Daerah (Pemda) Sulawesi Tenggara menetapkan upah minimum provinsi (UMP) naik 6,21% dari Rp2.552.014 pada 2021 menjadi Rp2.576.016,96 pada 2022.

Ali Mazi, Gubernur Sulawesi Tenggara, membuat pengumuman tersebut. Nur Endang Abbas, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara didampingi Muhammad Amir Taslim, Kepala Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Dinas Nakertrans Sultra, membacakan surat keputusan UMP.

Menurut Nur, penyesuaian UMP dihitung dan ditetapkan berdasarkan data yang bersumber dari pejabat yang berwenang di bidang statistik yang disampaikan kepada Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah dan melalui surat edaran Menteri Tenaga Kerja Nomor: B-M/383/HI.01.00/XI/2021 tanggal 9 November 2021 tentang Penyampaian Data Perekonomian dan Ketenagakerjaan Dalam Penetapan Upah Minimum 2022 Daerah Sulawesi Tenggara.

Baca juga: UMP Sulawesi Utara 2023, Tertinggi Ke-4 Se-Indonesia!

Kenaikan UMP Sulawesi Tenggara 5 Tahun Terakhir

Dalam lima tahun terakhir, Upah Minimum Provinsi Sulawesi Tenggara mengalami kenaikan yang cukup stabil. Kecuali pada tahun 2021, tidak ada kenaikan karena perekonomian terkendala pandemi covid-19. Berikut datanya:

  1. Tahun 2018: Rp2.177.052
  2. Tahun 2019: Rp2.351.870
  3. Tahun 2020: Rp2.552.015
  4. Tahun 2021: Rp2.552.015
  5. Tahun 2022: Rp2.576.016

UMK Sulawesi Tenggara Tahun 2023 vs 2022

Berhubung dengan baru ditetapkannya UMP 2023 maka untuk UMK Sulawesi Tenggara masih dalam proses penyusunan mengingat bahwa penetapan UMK harus berpedoman pada UMP yang ditetapkan.

Tapi sebagai gambaran, kamu bisa melihat besaran UMK Sulawesi Tenggara di tahun 2022. Diketahui pada 2022 tidak semua daerah di Sultra menetapkan UMK, sehingga untuk daerah tersebut akan mengikuti UMP Sultra 2022.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara.

"Dari 17 kabupaten dan kota di Sultra yang sudah memiliki dewan pengupahan yakni Kota Kendari, Kabupaten Kolaka dan Konawe Utara, sehingga dari tiga wilayah itu akan berhak mengumumkan UMK masing-masing," ujarnya.

Sementara Kabupaten Muna, Muna Barat, Buton Utara, Wakatobi, Bombana, Buton Selatan, Buton Tengah, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Kepulauan dan Kota Baubau, mengacu pada UMP Sulawesi Tenggara 2022 yaitu sebesar Rp2.710.595.

Berikut daftar Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Sulawesi Tenggara Tahun 2022:

  1. Kota Kendari Rp2.823.312 
  2. Kabupaten Kolaka Rp2.922.773
  3. UMK Konawe Utara Rp2.717.913,28

Baca Juga: UMP Sulawesi Barat 2023 Naik Sampai 7,2% Berlaku 1 Januari 2023

Dasar Penetapan UMP Sulawesi Tenggara 2023

Penetapan UMP Sulawesi Tenggara 2023 dilakukan setelah melalui rapat yang dihadiri oleh Dewan Pengupahan daerah, pengusaha, dan para pekerja. 

Ini dilakukan dengan berpedoman pada peraturan baru yang dikeluarkan Kementerian Ketenagakerjaan yaitu Permenaker Nomor 18 tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum 2023.

Di dalam formula tersebut, penyesuaian upah minimum dihasilkan dari inflasi (pertumbuhan ekonomi x indeks kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai tertentu dalam rentang tertentu yaitu 0,10 sampai dengan 0,30).

Dari sinilah didapatkan angka kenaikan UMP Sulawesi Tenggara 2023 sebesar 7,1 persen.

Pemerintah Sulawesi Tenggara pun berharap semua kalangan pengusaha bisa mengikuti peraturan yang telah ditetapkan. Mereka juga melarang perusahaan membayar upah lebih rendah dari ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, UMP Sultra 2023 akan berlaku bagi pekerja buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun.

Demikian informasi tentang UMP Sulawesi Tenggara 2023. Dari peningkatan perekonomiannya selama beberapa tahun belakangan, tak heran jika banyak yang tertarik untuk berkarir di Kota Kendari sebagai ibu kota Sultra.

Apakah kamu juga orang yang sedang mencari info pekerjaan di Sulawesi Tenggara? Kamu bisa menginstal aplikasi KitaLulus sekarang untuk mendapatkan info loker yang terpercaya. Dengan aplikasi KitaLulus, kamu bisa memilih tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, rentang gaji sesuai keinginan, dan lainnya. Lebih mudah dalam menemukan pekerjaan impianmu, bukan? Yuk install aplikasi KitaLulus sekarang dan semoga sukses dengan karirmu!

Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
Close Pop up
KitaLulus Andoid App available on Google Play

Lihat ribuan lowongan kerja dan berkomunikas secara langsung dengan HRD atau pemilik usaha

Download Aplikasi KitaLulus sekarang!

#MulaiSekarang demi masa depan yang lebih baik!