8 Cara Memulai Bisnis Frozen Food dan Perhitungan Modalnya

Shirley Candrawardhani

Berkarir sebagai penulis profesional sejak 2012 yang berantusias menulis topik seputar bisnis, keuangan, dan hukum.

hrd
Isi Artikel

Bisnis frozen food menjadi salah satu jenis usaha kuliner yang kini banyak diminati. Selain karena peminat frozen food banyak, ketahanan makanan ini juga cukup lama.

Di samping itu, untuk memulai usaha ini Anda juga dapat melakukannya dari rumah. Meski begitu, jika dikelola dengan sungguh-sungguh, Anda bisa meraup keuntungan yang lumayan besar, lho!

Apa itu bisnis frozen food? Yuk ketahui lebih lanjut melalui penjelasan berikut!

Apa itu Frozen Food?

Apa itu Frozen food

Frozen food adalah makanan yang sudah diolah sedemikian rupa lalu diawetkan dengan cara dibekukan di dalam freezer. Frozen food juga bisa diartikan sebagai makanan beku yang awet dan siap dimakan kapanpun.

Tujuan dari pembekuan ini adalah untuk memperlambat dekomposisi dengan mengubah kadar air dalam makanan menjadi es dan menghambat pertumbuhan bakteri di makanan.

Ada dua proses pembekuan makanan, yaitu pembekuan cepat dan pembekuan lambat. Proses pembekuan cepat bisa membuat partikel dalam makanan membeku dan akan membentuk partikel es berukuran kecil.

Sedangkan proses pembekuan lambat akan membuat partikel es menjadi besar sehingga dapat merusak tekstur bagian dalam makanan.

Beberapa orang membeli bahan makanan ini dari toko frozen food terdekat sebagai stok bahan makanan. Di saat bersamaan, usaha frozen food menjadi tren dengan peluang yang menjanjikan. Hal ini bisa Anda lihat dengan maraknya toko frozen food yang muncul.

Baca juga: 20+ Ide Usaha Rumahan yang Lagi Trend di 2023 Modal Kecil

Keuntungan Bisnis Frozen food

Keuntungan Bisnis Frozen food

Di zaman serba praktis seperti sekarang, kehadiran makanan beku bisa menjadi penolong dan solusi untuk konsumsi harian. Terlebih makanan diawetkan dengan cara dibekukan, bukan menggunakan bahan kimia berbahaya.

Hal ini tentunya membuat peluang usaha frozen food semakin menjanjikan ke depannya. Beberapa hal yang membuat prospek usaha ini bagus adalah:

1. Praktis dan Tanpa Pengawet

Bagi masyarakat, frozen food adalah jenis makanan yang praktis karena bisa dikonsumsi kapan saja dengan cara dihangatkan. Hal ini juga menjadikan perputaran bisnis cukup menjanjikan.

Meskipun merupakan makanan beku, namun ini tidak diawetkan dengan bahan pengawet berbahaya. Perlu diketahui, frozen food akan mengalami kerusakan jika diberi bahan pengawet dan/atau bahan tambahan lainnya. Tentunya hal ini menjadi poin kepercayaan pelanggan dengan produk yang sehat dan higienis.

2. Bernutrisi dan Tahan Lama

Menurut penelitian, nutrisi yang ada saat makan belum dibekukan akan sama ketika makanan sudah berubah menjadi beku. Hal ini tentunya menunjukkan bahwa frozen food juga bernutrisi, sama seperti sebelum makanan tersebut dibekukan.

Tujuan pembekuan makanan adalah agar tahan lama sehingga bisa disimpan. Hal ini menjadi kelebihan jualan frozen food selanjutnya.‍

3. Banyak Pilihan Makanan dan Bisa Dikirim

Kini toko frozen food sudah menjual berbagai pilihan makanan. Mulai dari gorengan, suki, mie ayam, dimsum, lumpia, nasi pedas, daging, dan lainnya. Berbagai pilihan ini tentunya bisa menjadi alternatif makanan ringan.

Satu lagi keuntungan di era digital ini, yaitu jasa kirim online. Berbagai makanan beku yang Anda jual bisa dikirim menggunakan jasa kirim online atau jasa ekspedisi. Bahkan beberapa toko makanan beku bisa mengirimkan makanan hingga ke luar pulau.

Baca juga: Mau Buka Usaha Laundry? Cek Dulu Modal Laundry yang Harus Dikeluarkan


Estimasi Modal Usaha Frozen Food

Pada dasarnya tidak ada perhitungan paten terkait berapa modal bisnis frozen food. Sebab ini bisa disesuaikan dengan berapa banyak produk yang ingin Anda siapkan.

Semakin banyak stok produk, tentunya Anda membutuhkan mesin pembeku dan daya listrik yang lebih besar. Sehingga modal yang Anda harus siapkan juga tidak sedikit.

Namun, bila Anda masih pemula dan belum siap untuk mengeluarkan modal besar, tak masalah. Usaha ini masih dapat dijalankan dengan modal kecil.

Berikut perkiraan rincian perhitungan modal usaha frozen food:

1. Biaya Peralatan

  • Harga freezer frozen food 200 liter: Rp2.000.000,00
  • Meja 1 buah: Rp500.000,00
  • Kursi 1 buah: Rp200.000,00
  • Banner 1 buah: Rp50.000,00
  • Peralatan lainnya: Rp200.000,00

Total: Rp2.950.000,00

2. Biaya Operasional Bulanan

  • Sosis sapi 30 pcs: Rp900.000,00
  • Sosis ayam 30 pcs: Rp600.000,00
  • Kebab 30 pcs: Rp900.000,00
  • Aneka nugget dan olahan ayam 40 pcs: Rp800.000,00
  • Aneka olahan seafood 100 pcs: Rp2.000.000,00
  • Aneka dimsum 30 pcs: Rp600.000,00
  • Listrik dan air: Rp300.000,00
  • Plastik kemasan: Rp100.000,00

Total: Rp6.200.000,00

Selain itu, Anda juga harus fokus pada perputaaran modal awal dan menyiapkan strategi pemasaran yang efektif.

Anda juga bisa mengajukan pinjaman ke bank sebagai Kredit Usaha Rakyat jika belum memiliki modal yang cukup. Akan tetapi lebih baik, jika Anda memulai dengan modal kecil dan fokus untuk membesarkan usaha toko frozen food.

Baca juga: 11 Ide Jualan Online Tanpa Modal, Bisa Dilakukan Dari Rumah!

Tips Memulai Usaha Frozen Food

Tips Memulai Usaha Frozen Food

Nah, apakah Anda tertarik memulai bisnis frozen food? Simak dulu tipsnya berikut, ya!

1. Buat Komitmen dan Lakukan Riset

Dalam memulai bisnis apapun, Anda harus memiliki komitmen. Tanamkan niat dan komitmen yang kuat, maka rencana usaha Anda bisa berjalan meskipun akan ada banyak rintangan.

Selain itu, Anda juga perlu melakukan riset. Mulai dari riset bahan baku, vendor frozen food, cara pengolahan, cara penyimpanan, hingga cara distribusinya.

Jika Anda ingin membuat produk frozen food sendiri, pastikan rasanya sudah pas dengan selera pelanggan banyak.

2. Tentukan Target Market

Penentuan target market merupakan salah satu persiapan penting saat akan membuka usaha, termasuk usaha frozen food. Anda harus menentukan apakah akan menjual kepada individu, grosir, bisnis makanan, atau yang lainnya. Persona target ini perlu dibuat untuk menentukan strategi pemasaran.

3. Tentukan Jenis Produk

Cara memulai bisnis frozen food selanjutnya adalah menentukan jenis produk yang akan dijual. Hal ini tentunya akan memudahkan Anda untuk mengambil langkah penting selanjutnya.‍

4. Perhitungan Modal

Setelah menentukan produk apa saja yang akan dijual, selanjutnya lakukan perhitungan modal. Anda bisa mulai menghitung dari kebutuhan yang akan digunakan, seperti bahan baku dan peralatan pendukung.

Selain itu, Anda juga harus memikirkan apakah ingin mengambil vendor frozen food atau membuat produk sendiri. Pastikan kedua hal ini juga masuk dalam perhitungan.

Berapa modal frozen food akan dirinci pada pembahasan di bawah.

5. Siapkan Peralatan dan Cara Pengemasan

Tips berikutnya adalah memikirkan peralatan apa yang akan digunakan untuk membuat dan menyimpan frozen food. Seperti mesin pembeku, mesin giling, atau mesin-mesin lainnya.

Tidak hanya itu, pengemasan produk juga menjadi hal penting yang perlu Anda perhatikan. Pastikan kemasan produk Anda ramah lingkungan, aman digunakan untuk membekukan makanan, dan tahan suhu dingin.‍

6. Promosikan di Media Sosial

Untuk memasarkan produk, Anda bisa memanfaatkan teknologi yang ada. Mulai dari melakukan promosi di media sosial, brosur, aplikasi chatting, hingga promosi dari tetangga ke tetangga lainnya.

Jangan ragu untuk masuk ke pasar online atau e-commerce. Sebab, perilaku pelanggan kini sudah berubah dan Anda harus mengikuti trennya jika ingin bertahan dan berkembang.

7. Memiliki Izin Edar Resmi

Tips selanjutnya yang tak kalah penting yaitu Anda harus menyiapkan izin edar resmi. Begitu pula apabila Anda memilih untuk bergabung dengan kemitraan usaha frozen food.

Cara menjadi agen frozen food adalah memilih supplier terbaik yang sudah memiliki surat izin edar resmi dari BPOM, sehingga kualitasnya dijamin bagus.

Selain itu, ini juga akan menambahkan nilai usaha Anda di mata pelanggan. Pelanggan tentunya akan semakin percaya bahwa makanan beku yang Anda jual terbukti aman dan baik untuk dikonsumsi.

Baca juga: Cek Cara Daftar BPOM Untuk Usaha Anda! Jangan Sampai Tidak Daftar!

8. Gunakan Jasa Pengiriman Instan

Di era digital, banyak masyarakat yang menginginkan kemudahan. Mereka lebih memilih menggunakan jasa kurir daripada membeli langsung ke lokasi. Untuk menjaga kualitas, frozen food harus dikirim secara cepat kepada pelanggan. Oleh karena itu, Anda bisa memilih jasa pengiriman instan yang terpercaya.


Macam-macam Makanan Frozen Food

Macam-macam Makanan Frozen Food

Satu hal yang menarik dari frozen food adalah memiliki banyak varian. Berikut ini macam-macam frozen food yang bisa dijadikan ide jualan.

1. Sosis

Sosis merupakan makanan yang bertekstur kenyal. Sosis bisa terbuat dari daging, lemak hewan, dan rempah-rempah yang dibungkus dalam sebuah selongsong atau kulit yang dapat dimakan.

2. Otak-otak

Otak-otak adalah makanan berbahan dasar ikan tenggiri. Selain itu, otak-otak juga bisa dibuat dari ikan bandeng, ikan kakap, udang, juga ayam. Selain daging ikan, bahan-bahan lain yang diperlukan adalah tepung, telur, bawang putih, bawang merah, garam, dan lada. 

3. Chikuwa

Chikuwa adalah fishcake yang berasal dari Jepang. Chikuwa tersaji seperti bentuk silinder. Bahan baku chikuwa di antaranya daging surimi ikan, garam, gula, tepung maizena, pati, atau terigu sesuai tekstur makanan yang diinginkan.

4. Fish Roll

Fish roll juga merupakan makanan dengan bahan baku surimi. Fish roll memiliki tekstur yang kenyal dan lembut. Fish roll bisa dijual dengan berbagai variasi rasa, seperti barbeque, udang, jagung, hingga keju.

5. Crab Stick

Crab stick memiliki warna merah seperti kepiting. Meski berwarna dan bernama seperti kepiting, crab stick dibuat dari bahan dasar surimi. Crab stick memiliki tekstur lembut dan kaya akan karbohidrat karena mengandung pati dan gula tambahan. Sejumlah vitamin dan mineral juga dapat ditemukan pada makanan ini, seperti vitamin B12 dan B6.

6. Kebab

Kebab merupakan makanan dari daging yang dibungkus oleh tortilla atau roti pita. Kebab sendiri merupakan makanan khas Timur Tengah yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Selain daging, biasanya kebab ditambahkan dengan selada, saus, bawang bombay, mentimun, dan mayonaise.

7. Tempura

Tempura adalah makanan khas Jepang yang berasal dari bahan daging ikan fillet, daging ikan, atau udang yang dibalut dan digoreng dengan tepung untuk memberikan efek renyah.

8. Nugget

Nugget merupakan frozen food berbahan dasar ayam yang laris di pasaran. Hal ini disebabkan oleh penyajian makanan ini yang membutuhkan waktu singkat. Nugget dapat disajikan dengan digoreng atau menggunakan air fryer.

9. Dimsum

Dimsum terdiri dari berbagai jenis makanan, di antaranya siomay, hakau, wonton, dan masih banyak lagi.

10. Mixed Vegetables

Selain berbahan daging, sayuran juga tersedia dalam bentuk frozen. Umumnya, mixed vegetables terdiri dari wortel, kacang polong, kubis, kembang kol, dan buncis.

Demikian semua hal yang perlu Anda pahami sebelum memulai bisnis frozen food. Ingat, membangun sebuah usaha tidak selalu mulus. Akan ada waktunya di mana kita mengalami kerugian.

Namun jangan sampai hal tersebut membuat Anda patah semangat dan menyerah di tengah jalan. Jika Anda butuh pegawai untuk membantu mengembangkan usaha, Anda bisa menaruh lowongan pekerjaan di KitaLulus.

Dengan pasang loker di KitaLulus, iklan lowongan Anda akan dijangkau oleh lebih dari satu juta pengguna. Selain itu, Anda juga bisa menyaring pelamar sesuai kualifikasi yang Anda butuhkan dengan mudah. Yuk coba sekarang!

cari karyawan
Berlangganan informasi tentang rekrutmen dan dapatkan penawaran terbaik kami
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.
Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
chat whatsapp hrd
Close Pop up