9 Tips Manajemen Kandidat yang Tepat Bagi Perusahaan

Putri Prima

Lulusan Ilmu Komunikasi yang mendalami dunia content writing, khususnya di bidang karir dan bisnis.

hrd
Isi Artikel

Tak bisa dipungkiri, karyawan menjadi salah satu kunci kesuksesan perusahaan. Maka, perusahaan perlu melakukan manajemen kandidat dengan baik dalam proses rekrutmen agar dapat menyaring kandidat-kandidat yang potensial.

Recruitment management juga menjadi upaya agar perusahaan tidak salah merekrut karyawan. Lantas, apa saja yang perlu dilakukan? Mari simak detailnya dalam artikel KitaLulus berikut ini!

Apa Itu Manajemen Kandidat?

Apa Itu Manajemen Kandidat

Manajemen kandidat adalah proses mengelola kandidat aktif maupun pasif. Hal ini dapat memudahkan HR dalam mencari dan memilih kandidat paling potensial yang cocok dengan perusahaan.

Dengan begitu, perusahaan bisa terhindar dari kerugian-kerugian yang mungkin terjadi akibat kesalahan merekrut karyawan.

Tips Manajemen Kandidat yang Baik

Tips Manajemen Kandidat yang Baik

Ada 9 tips manajemen kandidat yang bisa Anda ikuti agar dapat menemukan kandidat yang tepat dalam proses rekrutmen. Berikut penjelasannya.

1. Lihat Kebutuhan di Perusahaan

Langkah pertama dalam manajemen kandidat adalah melihat seperti apa kebutuhan perusahaan. Kebutuhan di sini misalnya berkaitan dengan rencana perusahaan untuk membuat divisi baru dan membutuhkan orang-orang kompeten dengan skill tertentu untuk mengisinya.

Di dalam proses mengidentifikasi kebutuhan ini, ada beberapa poin penting yang wajib diperhatikan, seperti:

  • Memastikan bahwa perusahaan sedang butuh tenaga kerja baru, misalnya orang yang memiliki kompetensi di atas karyawan saat ini yang dapat menangani pekerjaan yang tidak bisa mereka tangani.
  • Lihat kembali volume workload dari karyawan saat ini, apakah benar-benar membutuhkan manpower tambahan atau tidak.
  • Coba lihat performa tim dan analisis kompetensi serta skill mereka. Hal ini dilakukan untuk membantu Anda mengetahui kebutuhan spesifik karyawan baru.

2. Buat Rencana Rekrutmen

Jika Anda di sini sudah tahu kebutuhan dari perusahaan, selanjutnya Anda perlu merencanakan rekrutmen.

Pada tahap ini Anda perlu membuat job description, job specification, termasuk juga rentang waktu, cost, tahap rekrutmen dan siapa saja pihak yang akan terlibat dalam proses tersebut.

Di tahap ini, bila untuk memenuhi kebutuhan posisi kandidat diharuskan untuk melakukan tes, Anda juga perlu mempersiapkan tesnya.

Baca juga: Contoh Soal Assessment Karyawan, dari Logika Hingga Wartegg

3. Menggunakan Media Sosial dalam Mencari Kandidat

Di dalam tahap ini, terdapat dua metode yang bisa digunakan HR, yaitu metode tertutup dan metode terbuka.

Metode tertutup adalah pencarian kandidat pada lingkup internal perusahaan. Contohnya seperti pemberian promosi, atau juga rotasi karyawan.

Sedangkan metode terbuka adalah pencarian kandidat dengan menyebarkan informasi ke luar lingkungan perusahaan. Ada banyak cara yang bisa dipilih, seperti memasang lowongan di job portal, menggunakan halaman career di website, atau bisa juga melibatkan media sosial.

Cara-cara tersebut banyak dipilih oleh perusahaan karena cost yang dibutuhkan terbilang lebih efisien.

4. Lakukan Penyaringan Kandidat

Setelah berhasil mendapatkan banyak CV kandidat, maka tugas Anda berikutnya adalah melakukan screening CV. Proses ini akan menentukan siapa saja kandidat yang lolos tahap pemberian tugas dan interview.

Di dalam proses screening CV ini, coba perhatikan apakah kandidat punya kecocokan dengan spesifikasi yang dibutuhkan. Kadang, ada juga kandidat yang kurang dapat menggambarkan keahlian mereka dalam CV. Oleh karena itu, pastikan Anda menyaring CV dengan baik agar dapat memilih kandidat yang tepat.

5. Lakukan Interview yang Berkualitas

Bila Anda sudah menyaring kandidat, berikutnya lakukan interview. Tahap ini menjadi tahap pertama Anda dapat melihat kandidat dan sebaliknya. Untuk itu, agar menarik kandidat potensial, pastikan Anda memberikan kesan positif kepada mereka.

Kemudian sangat penting juga bagi HR untuk mempertimbangkan metode interview seperti yang digunakan, apakah panel interview atau behavioral based interview. Gunanya adalah untuk memastikan Anda mendapatkan informasi-informasi penting yang berguna sebagai bahan pengambilan keputusan.

Dalam tahap ini, usahakan berikan kepuasan kepada kandidat. Ini penting karena ketika mereka merasa puas, maka mereka akan merasa punya kecocokan dengan perusahaan dan mau mengambil tawaran perusahaan. 

Baca Juga: Proses Seleksi Karyawan, Tujuan, dan Berbagai Jenis Tesnya

6. Memanfaatkan Relasi di Sekitar

Selain memanfaatkan job portal, untuk mempersingkat pencarian kandidat Anda juga bisa meminta rekomendasi dari relasi Anda. Di sini Anda bisa menggunakan employee referral. Kandidat yang berasal dari referensi biasanya lebih dapat dipercaya.

7. Lihatlah Kemampuan Kandidat, Bukan Pengalamannya

Hal yang perlu Anda perhatikan dalam manajemen kandidat selanjutnya adalah coba lebih pertimbangkan kemampuan mereka daripada pengalaman.

Kenyataannya banyak juga kandidat yang belum memiliki jam terbang tinggi, tapi punya kemampuan yang luar biasa. Cobalah pikirkan hal ini agar Anda bisa mendapatkan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Agar lebih meyakinkan, coba berikan tes kepada para kandidat guna mengetahui dengan pasti kemampuan mereka. Dari tes ini akan memberikan gambaran kemampuan dan potensi kandidat.

8. Berikan Benefit yang Lebih Baik dari Kompetitor

Bila perusahaan sudah memilih kandidat mana yang akan diterima, maka tugas selanjutnya adalah melakukan job offering.

Di sini HR harus menyiapkan offering letter yang di dalamnya memuat job desk, apa saja yang menjadi hak dan tanggung jawab karyawan (tertulis juga gaji yang ditawarkan perusahaan), serta syarat dan ketentuan perusahaan.

Apabila Anda mencari kandidat terbaik, jangan ragu untuk menawarkan benefit yang baik pula kepada mereka. Dengan begitu, pelamar akan merasa bahwa kontribusi yang akan mereka berikan pada perusahaan sepadan dengan apa yang didapatkan.

Selain itu, ini juga menjadi strategi supaya kandidat terbaik Anda tidak beralih ke perusahaan lain.

9. Onboarding

Tahap manajemen kandidat yang terakhir adalah onboarding. Proses ini menjadi kesempatan karyawan untuk lebih mengenal perusahaan. Pastikan HR memberikan support dengan menyediakan segala kebutuhan karyawan baru untuk bekerja.

Itulah rangkaian tips manajemen kandidat yang perlu Anda pahami sebagai HRD. Selain menerapkan cara di atas, manajemen kandidat juga bisa dilakukan dengan memilih job portal yang tepat. Job portal yang tepat akan membuat rekrutmen lebih efektif dan efisien.

Salah satu job portal yang bisa diandalkan adalah KitaLulus. Pasang iklan lowongan di KitaLulus memberikan kesempatan pada perusahaan untuk mendapatkan kandidat hanya dalam hitungan hari dengan proses pemasangan lowongan yang cepat dan gratis.

Lowongan Anda akan menjangkau 3 juta lebih jobseeker yang telah bergabung bersama KitaLulus. Kandidat yang paling sesuai pun akan langsung menghubungi Anda. Tertarik? Ayo daftar sekarang!

cari karyawan
Berlangganan informasi tentang rekrutmen dan dapatkan penawaran terbaik kami
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.
Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
chat whatsapp hrd
Close Pop up