Apa Itu Roadmap? Ini Prinsip, Contoh, dan Cara Membuatnya

Annissa Manystighosa

Penulis, pengajar, dan penerjemah yang sedang menekuni pengetahuan seputar bisnis.

hrd
Isi Artikel

Jika diartikan, roadmap adalah peta jalan. Namun, dalam arti lebih luas, roadmap adalah suatu gambaran tahapan yang mengilustrasikan jalan untuk mencapai tujuan tertentu.

Roadmap seringkali digunakan dalam proses produksi perusahaan. Lalu, bagaimana cara membuatnya? Simak pembahasan berikut ini, yuk!

Apa Itu Roadmap?

Sebelum membahas cara membuat roadmap, mari kita pahami dulu pengertiannya. Roadmap dalam bisnis diartikan sebagai suatu strategi. Artinya, roadmap dibuat untuk mencapai tujuan bisnis melalui perencanaan matang dan terperinci serta mencakup sumber daya serta kapasitas perusahaan.

Dengan kata lain, roadmap adalah gambaran detail mengenai apa saja yang perlu disiapkan. Misal, ketika perusahaan Anda akan membuat produk baru, maka Anda dan tim harus menyiapkan rencana agar peluncuran produk tersebut sukses dan diterima oleh masyarakat.

Tujuan Roadmap

tujuan roadmap

Roadmap memiliki sejumlah tujuan, salah satunya yaitu memberikan petunjuk terkait perubahan yang akan dilakukan guna mensukseskan suatu program. Ini penting sebab pemahaman masing-masing individu berbeda, terlebih jika Anda melakukan berbagai kegiatan secara bersama namun dengan tugas berbeda-beda.

Selain itu, roadmap adalah strategi bisnis yang juga bertujuan menjelaskan suatu rencana maupun program secara sistematis dan tersusun, sehingga program tersebut dapat berjalan efektif.

Prinsip Dasar Roadmap Produk

Hubungan roadmap produk dan strategi perusahaan sangat berkaitan erat sehingga memiliki urgensi tinggi. Roadmap produk harus dibuat dengan alasan strategis menggunakan ide-ide spesifik, bukan hanya mengulangi proses.

Hal ini penting agar product roadmap menjadi evaluasi rasional yang juga dapat mempersiapkan risiko di masa depan.

Tim produksi membutuhkan roadmap guna menganalisis rencana strategis perusahaan berdasarkan beberapa konsep dasar. Prinsip-prinsip roadmap produk yang mendasar adalah:

1. Tujuan

Prinsip dasar dari roadmap produk adalah menetapkan tujuan. Hal ini dapat mengarahkan pemikiran seluruh karyawan untuk memiliki kontribusi signifikan pada bisnis. Proses pertukaran ide atau tujuan secara transparan akan menjadi landasan bagi implementasi roadmap produk.

2. Klien

Tanpa klien, perusahaan atau bisnis tidak akan ada. Oleh karena itu, klien juga merupakan prinsip dasar pengambilan keputusan bisnis. Klien harus bisa menyampaikan pemikiran, saran, dan pendapat yang nantinya akan dimasukkan ke dalam rencana yang terstruktur.

3. Investasi

Berdasarkan tujuan dan kebutuhan pelanggan, perusahaan akan menentukan komponen produk mana yang menjadi investasi terbesar. Hal ini dapat menjadi pedoman bagi proses produksi untuk mencapai hasil yang terbaik.

4. Waktu

Prinsip ini berkaitan dengan perencanaan dan pengembangan produk. Perlu waktu untuk mengembangkan ide menjadi sebuah produk. Selama prosedur ini, interval atau batasan waktu perlu ditentukan, seperti 3 bulan hingga satu tahun.

5. Sumber Daya

Sumber daya juga prinsip mendasar dari roadmap produk. Prinsip ini berkorelasi dengan kemampuan anggota tim dan sumber daya yang diperlukan. Anda perlu mengidentifikasi tim atau staf yang bertanggung jawab untuk mengembangkan produk agar proses berjalan sesuai rencana.

6. Kolaborasi

Tersedianya forum bagi pelanggan dan tim pengembangan produk untuk bertukar ide dan pengalaman juga merupakan prinsip dasar dari roadmap produk. Kolaborasi ini mungkin tidak dilakukan secara langsung, melainkan melalui review atau masukan dari semua lini, termasuk pelanggan eksternal dan divisi bisnis atau departemen lain (internal).

Secara umum, product roadmap adalah perencanaan suatu tindakan yang dilakukan dengan menguraikan rencana strategis dan persiapan matang agar dapat memberikan hasil terbaik.

Baca Juga: 4 Strategi Business Development Terbaik Agar Bisnis Berkembang Pesat

Contoh Roadmap Pengembangan Produk

Struktur roadmap produk akan berkembang atau berubah saat tim tengah mengerjakannya. Hal-hal berguna atau efektif untuk satu produk tidak selalu digunakan untuk item lainnya.

Preferensi ini tergantung pada klien dan setiap pemangku kepentingan yang menjadi dasar konsep tim pengembangan. Sebuah tim memerlukan beberapa format roadmap produk untuk tujuan berikut.

Menurut Outrcry dan Altexsoft, berikut ini adalah contoh format peta jalan produk.

1. Format Now-Next-Later (NNL)

Contoh Roadmap Pengembangan Produk
Sumber: Eleanor-Mollet/medium

Format product roadmap NNL adalah gambaran tentang apa yang akan dilakukan sekarang, dalam waktu dekat, dan jangka panjang. Ketiga kategori utama ini adalah dasar dari strategi pengembangan produk.

Pertama adalah apa yang saat ini sedang dikerjakan. Kedua, prediksi jangka pendek. Yang ketiga adalah rencana jangka panjang.

Model untuk roadmap ini berbeda dari jadwal rilis produk. Hal tersebut dikarenakan bentuk peta jalan produk tidak memiliki penanda tanggal seperti tenggat waktu atau jadwal. Struktur NNL memberikan tampilan untuk prioritas bisnis dalam pengembangan produk.

2. Format Berbasis Fitur

Jenis gaya roadmap ini dapat dilihat sebagai pemetaan berbasis fitur, di mana pemanfaatan fitur adalah titik fokus dari peta jalan yang dibangun. Bentuk peta jalan produk ini dapat dibuat di situs web https://roadmunk.com/ dan dapat dibuat secara detail, meskipun mengaburkan visi produk secara keseluruhan.

Roadmap berbasis fitur memiliki masalah tertentu karena fitur atau tema bukanlah satu kesatuan yang stabil. Hal ini berbanding terbalik dengan perkembangan dinamis pasar yang sedang berlangsung. Meskipun berdasarkan fitur, roadmap ini cukup sulit untuk dipahami dan diterapkan.

3. Format Berbasis Tujuan atau Goal-Oriented (GO)

Contoh Roadmap Pengembangan Produk Format GO
Sumber: romanpichler.com

Roadmap produk berformat GO berorientasi pada tujuan atau sasaran yang ingin dicapai untuk setiap fitur. Berbeda dengan roadmap berbasis fitur, format GO akan menunjukkan penggunaan setiap item dan mengevaluasi pentingnya untuk rencana proyek awal.

Format roadmap produk berbasis tujuan mirip dengan format roadmap berbasis fitur, yang nantinya akan diperbarui secara berkala seiring perkembangan proyek.

4. Teknologi atau Format TI

Contoh Roadmap Pengembangan Produk format teknologi
Sumber: online.visual-paradigm.com

Roadmap berbasis teknologi atau TI juga dapat dibuat di situs web roadmunk.com menggunakan dokumen pengembangan khusus. Peta jalan produk TI adalah dokumen tingkat rendah yang biasanya dikembangkan untuk melengkapi roadmap strategis utama.

Karena kebutuhan tim internal untuk merumuskan kebutuhan teknologi dalam tim pengembangan, ada tim di dalam tim yang merumuskan jenis peta jalan ini secara khusus.

Roadmap TI dapat menggambarkan penggunaan teknologi tertentu dan membantu dalam alokasi sumber daya tim pengembangan. Roadmap TI juga dapat menentukan kebutuhan teknis yang diperlukan untuk menyampaikan tujuan atau fitur produk. Biasanya, bentuk peta jalan ini adalah representasi grafis dari alokasi sumber daya dan teknologi.

Baca Juga: Tips Membuat Rencana Strategi Perusahaan yang Tepat dan Sukses

Cara Membuat Roadmap Produk 

Anda telah mengetahui apa itu roadmap. Selanjutnya simak cara membuat roadmap produk berikut ini.

1. Tentukan Strateginya

Strategi berfungsi untuk menjawab pertanyaan “mengapa” suatu produk dibuat. Tentukan visi, tujuan, dan inisiatif untuk produk Anda dan bagaimana produk ini dapat mendukung visi perusahaan secara keseluruhan.

2. Sesuaikan dengan Kondisi Pasar

Mengingat kondisi pasar yang berbeda-beda, maka penting bagi Anda untuk melihat perbedaan tersebut agar nantinya produk yang dihasilkan bisa tepat sasaran. Dengan begitu, tingkat penjualan akan naik dan mendapatkan keuntungan maksimal.

3. Memperhatikan Segala Aspek

Ada banyak hal yang menjadi pertimbangan konsumen saat akan membeli suatu produk. Seperti melihat fungsi, fitur, kemasan, kualitas, dan harganya. Itulah mengapa saat membuat peta jalan produk Anda harus memikirkan apa keunggulan yang bisa produk Anda berikan supaya mampu bersaing di pasar.

4. Memahami Masalah yang Dialami Konsumen

Cara berikutnya dalam membuat roadmap adalah memahami masalah yang mungkin dialami konsumen. Cari tahu kendala apa yang dialami banyak orang di luar sehingga Anda bisa menjadikan hal tersebut sebagai acuan untuk mengembangkan produk yang mampu menjawab permasalahan mereka.

5. Mengumpulkan Feedback

Setelah mengetahui permasalahan konsumen, Anda dapat memberikan product tester kepada beberapa orang guna memperoleh feedback dari mereka, baik itu terkait kualitas, fungsi, maupun kemudahannya.

Ini dapat membantu Anda mengetahui seperti apa penilaian konsumen terhadap produk Anda sehingga jika ditemukan adanya kekurangan, Anda bisa segera memperbaikinya sebelum dipasarkan secara luas.

Demikian penjelasan tentang apa itu roadmap secara detail. Setelah peta jalan ini matang dibuat, Anda perlu mencari tim yang handal untuk menjalankan proses produksi. Rekrut karyawan terbaik Anda melalui Kitalulus.

KitaLulus adalah platform pencarian kerja yang telah dipercaya oleh lebih dari 50.000 perusahaan di Indonesia untuk merekrut karyawan berpengalaman di bidangnya. Prosesnya cepat dan anti ribet, Anda hanya perlu mengisi formulir yang tersedia, selanjutnya tim KitaLulus yang akan bantu edit dan menayangkannya. Yuk segera pasang loker Anda secara gratis di KitaLulus!

cari karyawan
Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
chat whatsapp hrd