Mengenal SaaS, Kelebihan, Contoh, dan Strategi Marketingnya

Annissa Manystighosa

Penulis, pengajar, dan penerjemah yang sedang menekuni pengetahuan seputar bisnis.

hrd
Isi Artikel

SaaS adalah istilah yang mungkin masih asing bagi sebagian orang. Namun, sebenarnya teknologi ini sudah sering diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Google Docs dan Microsoft Office merupakan contoh SaaS yang umum.

Saat ini, SaaS adalah menjadi komponen penting dari pengembangan bisnis. Banyak pengguna yang mengatakan SaaS dapat mengurangi biaya perbaikan dan pemeliharaan perangkat.

Lantas, apa itu SaaS sebenarnya? Apa saja karakteristik dan keunggulannya? Yuk simak selengkapnya di bawah ini!

Apa Itu SaaS?

SaaS adalah singkatan dari Software as a Service. Ini merupakan perangkat lunak online yang digunakan sebagai layanan. SaaS juga dikenal sebagai cloud computing atau layanan aplikasi berbasis cloud.

Karena hal tersebut, SaaS jadi bisa diakses melalui internet tanpa harus membeli program atau sistem dan perangkat keras. Bahkan, Anda tidak perlu menginstall software di komputer, melainkan Anda dapat langsung mengaksesnya secara online.

Karakteristik SaaS

Untuk menentukan apakah sebuah layanan online dikategorikan sebagai SaaS atau bukan, Anda harus mengetahui karakteristik SaaS berikut:

1. Dikelola dari Lokasi Terpusat

Layanan berbasis perangkat lunak memudahkan pengguna sehingga tidak perlu khawatir memikirkan pengelolaan, sebab perangkat lunak telah dikelola secara terpusat.

2. Dapat Diakses Melalui Internet

Karena dikelola secara terpusat, pengguna memerlukan koneksi internet untuk mengaksesnya. Ini berarti bahwa kualitas internet mempengaruhi setiap aspek penggunaan perangkat lunak.

3. Update Software dan Hardware Bukan dari Sisi Pelanggan

Karakteristik berikutnya dari SaaS adalah bahwa penyedia layanan bertanggung jawab atas pembaruan perangkat lunak dan perangkat keras. Sehingga Anda sebagai pengguna tak perlu memikirkan hal tersebut dan tinggal menggunakannya saja.

Kelebihan SaaS

Kelebihan SaaS

Melihat dari karakteristik di atas, tentu SaaS kini banyak diminati karena fleksibilitasnya. Selain fleksibel, di bawah ini adalah beberapa keuntungan SaaS lainnya:

1. Menghemat Waktu

Salah satu kelebihan SaaS adalah menghemat waktu. Ini dikarenakan seluruh proses pengelolaannya akan menjadi tanggung jawab penyedia layanan. Proses instalasi, pemeliharaan, dan perbaikan SaaS memakan waktu relatif lebih singkat.

2. Mengurangi Biaya Operasional

Dengan SaaS, pengeluaran biaya operasional jadi lebih sedikit, contohnya dalam hal pemeliharaan server. Selain itu, konsumen dapat memanfaatkan dan membayar layanan dalam jangka waktu tertentu sehingga jauh lebih murah daripada membeli perangkat lunak berlisensi.

3. Lebih Ramah Penyimpanan

Karena SaaS adalah layanan berbasis cloud, maka konsumen tidak memerlukan tempat penyimpanan database terpisah. Vendor bertanggung jawab atas masalah penyimpanan data dan server terkait.

4. Akses Lebih Mudah

SaaS adalah perangkat lunak yang dapat diakses melalui browser web. Pengguna bisa mengakses SaaS dari lokasi mana pun dan kapan pun. Selain itu, SaaS memungkinkan pengguna untuk mengakses dari beberapa perangkat.

5. Analisis Data Lebih Mudah

SaaS memungkinkan pelanggan untuk mendapatkan analisis data dengan cepat dan sederhana. Data juga diberikan secara real time, yang tentunya berguna dalam perencanaan dan pengendalian.

Kekurangan SaaS

Setelah memahami kelebihannya, SaaS juga memiliki banyak kelemahan yaitu:

1. Ancaman Keamanan Data yang Berisiko

SaaS menempatkan data cadangan pada server bersama di cloud yang dapat diakses oleh siapa saja yang memiliki hak akses. Dengan kata lain, jika mekanisme keamanan tidak memadai, peretas akan mendapatkan akses ke data tersebut dengan cepat. Belum lagi jika pengguna kurang kesadaran keamanan online.

Selain itu, penyedia layanan yang tidak bertanggung jawab dapat menyalahgunakan informasi pengguna. Termasuk menjualnya ke pihak ketiga.

2. Butuh Jaringan Internet

Kelancaran penggunaan software SaaS bergantung pada kualitas koneksi internet pengguna. Jelas, jika koneksi internet tidak bagus, aplikasi tidak dapat beroperasi secara optimal. Selain itu, koneksi internet yang terganggu saat tengah bekerja dapat menyebabkan data menjadi tidak sinkron atau rusak.

3. Fitur Terbatas

SaaS adalah layanan yang siap digunakan. Akibatnya, tidak semua layanan SaaS sesuai kebutuhan pengguna. Biasanya, SaaS dibuat untuk sejumlah besar pengguna dengan beragam persyaratan, sehingga ada batasan untuk menghapus atau menambahkan fitur yang diinginkan.

Selain itu, tidak semua penyedia SaaS menawarkan kemampuan integrasi dengan aplikasi lain. Akibatnya dapat mengurangi produktivitas, terutama bagi pengguna yang secara bersamaan menggunakan beberapa program yang saling terkoneksi.

Baca Juga: 17 Aplikasi untuk HRD yang Bisa Membantu Perusahaan Anda

Strategi Pemasaran Bisnis SaaS

Strategi Pemasaran Bisnis SaaS

Jika perusahaan Anda menawarkan layanan SaaS, maka harus memiliki strategi pemasaran SaaS yang tepat agar tetap menonjol dibanding kompetitor lain. Berikut adalah 10 metode efisien untuk memasarkan bisnis SaaS.

1. Manfaatkan Content Marketing

Strategi content marketing berfokus pada nilai yang dapat diberikan kepada pengguna. Dengan menyediakan materi yang relevan dan berkualitas tinggi kepada pengguna, Anda dapat menjelaskan bahwa produk Anda bisa memecahkan masalah konsumen.

2. Optimalkan SEO Situs Web

SEO atau Search Engine Optimization adalah bagian dari content marketing. Sebagai cara pemasaran SaaS, optimasi SEO yang tepat akan meningkatkan penjualan produk. Dengan menggunakan SEO, Anda dapat menemukan calon klien yang:

  • Mencari perangkat lunak Anda
  • Mencari informasi tentang perangkat lunak yang sebanding dengan produk Anda
  • Berniat membeli lisensi perangkat lunak yang sebanding dengan milik Anda
  • Mencari informasi yang terkait dengan perangkat lunak Anda

3. Manfaatkan Pay Per Click

PPC (Pay Per Click) dan pencarian berbayar dapat digunakan sebagai salah satu taktik pemasaran SaaS. PPC cukup efektif untuk mempromosikan pencarian bermerek di Google bagi pengguna yang mencari nama perusahaan Anda.

4. Terapkan Referral Marketing

Referral marketing adalah strategi untuk memperoleh konsumen baru dengan dukungan konsumen yang sudah ada. Metode pemasaran SaaS ini menghasilkan prospek tinggi sehingga cukup efektif.

Dengan saran dari orang yang dikenal, kemungkinan besar calon pengguna akan merasa lebih yakin untuk menggunakan produk Anda.

5. Ciptakan Exposure

Semakin sering perusahaan Anda diulas oleh pengguna, semakin cepat produk Anda dikenali sebagai penyedia SaaS. Baik berupa ulasan pelanggan atau ulasan teknis dari situs web seperti Capterra, G2 Crowd, dan SaaSGenius.

Eksposur sangat penting bagi perusahaan SaaS, terutama di niche yang dipilih. Alasannya yaitu produk SaaS memberikan solusi inovatif yang tidak banyak dipahami calon pengguna.

6. Batasi Pilihan Konsumen

Banyak layanan SaaS ingin memanjakan pelanggan karena berbagai alasan. Mereka berlomba-lomba menyediakan paket unik sebanyak mungkin. Pada kenyataannya, hal ini akan membingungkan calon konsumen, terutama yang belum mengenal produk tersebut.

Fokuslah pada satu fitur utama sehingga pelanggan Anda memahami betul nilai yang Anda tawarkan.

7. Sebutkan Harganya Dengan Jelas

Banyak perusahaan SaaS menekankan manfaat layanan namun menyembunyikan biayanya. Faktanya, penetapan harga SaaS adalah salah satu pendorong bagi konsumen untuk membelinya.

Sertakan harga produk di beranda situs web Anda. Jika perlu, berikan informasi harga pada setiap paket yang tersedia.

8. Tingkatkan Pengalaman Pengguna

SaaS adalah bisnis yang berfokus pada layanan pelanggan. Oleh karena itu, tujuannya yaitu untuk menciptakan pengalaman pengguna yang konsisten di semua saluran pemasaran.

Pastikan pengguna merasakan pelayanan yang baik dalam setiap interaksi dengan perusahaan atau produk Anda. Misalnya, buatlah prosedur pendaftaran yang efisien dan cepat.

9. Berikan Uji Coba Gratis

Uji coba gratis adalah salah satu metode pemasaran SaaS yang membedakannya dari produk layanan lain di internet. Oleh karena itu, Anda dapat menerapkannya pada produk yang Anda tawarkan.

Uji coba gratis sangat bermanfaat untuk menarik pelanggan mencoba produk SaaS. Jika produk benar-benar bermanfaat, pengguna kemungkinan besar akan membeli item tersebut setelah masa uji coba berakhir.

10. Memberikan Diskon dan Berbagai Penawaran Menarik

Calon pelanggan kemungkinan akan lebih tertarik apabila Anda menawarkan diskon. Jika usia perusahaan SaaS masih muda, strategi ini pantas untuk dicoba. Tujuan dari strategi berikut adalah untuk mendapatkan pengguna baru sebanyak mungkin, tanpa mengutamakan keuntungan terlebih dahulu.

Alasan Perusahaan Menggunakan SaaS

Dengan zaman yang semakin modern ini, tentu perusahaan ingin meningkat operasionalnya dari sisi software atau tools yang digunakan. Berikut adalah alasan perusahaan memilih SaaS dibanding software instalan pada umumnya.

1. Pekerjaan Jadi Lebih Efektif

Karena layanan diberikan dalam bentuk perangkat lunak, tidak banyak waktu terbuang dari proses instalasi hingga maintenance.

Berbeda dengan menggunakan perangkat yang dikelola sendiri, perlu ada waktu khusus untuk instalasi. Hal ini dapat menghambat atau bahkan menghentikan operasi yang sedang berlangsung.

Oleh karena itu, menggunakan SaaS dinilai lebih efektif karena pemasangan dan pemeliharaan dapat dilakukan dari jarak jauh tanpa mengganggu tugas lain.

2. Biaya Operasional yang Lebih Murah

Menggunakan SaaS dapat menghemat biaya operasional, seperti biaya pemeliharaan server. Selain itu, SaaS memfasilitasi pengiriman layanan yang tepat waktu.

Hal ini merupakan penghematan biaya dalam jangka panjang karena korporasi dapat dengan cepat menghentikan kerjasama jika pelayanan dirasa kurang memadai.

Jelas akan berbeda jika perusahaan menggunakan perangkat lunaknya sendiri. Selain harus melakukan pemeliharaan server, perusahaan dapat mengalami kerugian jika perangkat yang digunakan tidak sesuai.

3. Tidak Butuh Penyimpanan Tambahan

Biasanya, perangkat lunak yang mengoperasikan sistem akan membutuhkan penyimpanan database yang terpisah. Oleh karena itu, perusahaan harus menyediakan penyimpanan tambahan.

Namun, dengan SaaS, perusahaan tidak perlu memori tambahan. Dengan layanan berbasis cloud atau cloud computing, penyedia layanan bertanggung jawab atas kebutuhan server dan penyimpanan.

4. Mudah Diakses

Alasan lain perusahaan menggunakan SaaS adalah aksesibilitas yang memanjakan pengguna. Dengan perangkat lunak berbasis browser, karyawan dapat mengaksesnya dari berbagai lokasi dan perangkat.

Selain itu, penyimpanan berbasis cloud memudahkan karyawan untuk mengakses data terkait pekerjaan dari lokasi mana pun dan kapan pun.

5. Prosedur Analisis Data Jadi Lebih Mudah

Dengan sistem operasi terpusat, pengguna dapat dengan mudah mendapatkan analisis data kinerja perusahaan dari perangkat lunak yang telah mereka instal.

Jika perusahaan menggunakan sistem manajemen konten, maka dapat memperoleh analisis kinerja materi dan data relevan lainnya. Data yang diperoleh juga bersifat real time, sehingga memudahkan bisnis dalam mengontrol dan merencanakan langkah selanjutnya.

Demikian penjelasan tentang apa itu SaaS, karakteristik, keunggulan, strategi bisnis hingga alasan perusahan memakainya. Setelah Anda yakin untuk menggunakan produk Saas, Anda perlu mencari tim atau staf yang handal untuk menggunakan SaaS tersebut. Melalui platform Kitalulus, Anda bisa merekrut calon kandidat berkualitas dan berpengalaman dengan cepat.

KitaLulus merupakan platform pencari kerja paling aman di Indonesia yang memiliki pengguna lebih dari 1 juta jobseeker dan dipercaya oleh 50 ribu perusahaan lebih. Proses memasang info loker di KitaLulus mudah dan anti ribet.

Cukup mengisi formulir yang tersedia, dan Anda tinggal menunggu kandidat terbaik menghubungi Anda. Yuk segera pasang loker Anda secara gratis sekarang juga di KitaLulus!

Baca juga: 10 Rekomendasi Project Management Tools Terbaik 2022

cari karyawan
Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
chat whatsapp hrd