PPPK

Apa itu PPPK untuk Guru?

Close Pop up
apa itu pppk untuk guru
Tahun ini, Kemdikbud membuka 1 juta formasi guru honorer di seleksi PPPK. Tapi sebenarnya apa itu PPPK untuk guru? Cari tahu selengkapnya di artikel ini!

Isi Artikel

Salah satu aspirasi karier yang paling populer di antara orang-orang yang bermimpi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah guru. Biasanya, untuk menjadi seorang guru yang status kepegawaiannya adalah pegawai negeri sipil (PNS), seseorang perlu mengikuti ujian seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Namun, apakah Dik Lulus tahu, ada yang sedikit berbeda nih, untuk tahun ini. Sesuai ketetapan dari BKN, di tahun 2021 ini tidak ada seleksi CPNS untuk guru. Untuk Dik Lulus yang ingin menjadi guru, Dik Lulus harus mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tahun ini, Kemdikbud membuka 1 juta formasi guru honorer di seleksi PPPK.

Masih bingung? Jangan khawatir, karena di artikel kali ini, Bang Lulus akan menjelaskan apa itu PPPK untuk guru. Yuk, langsung simak penjelasannya!

Apa itu PPPK?

Sebelum memahami apa itu PPPK untuk guru, ada baiknya kita membahas apa itu PPPK terlebih dahulu.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) merupakan warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas jabatan pemerintahan.

PPPK diangkat dalam jabatan tertentu untuk melaksanakan tugas jabatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. PPPK yang diangkat negara akan melaksanakan tugas jabatan dan diberikan gaji sesuai golongan dan masa kerja golongan. 

Besaran gaji PPPK merupakan besaran gaji sebelum dikenakan perhitungan pajak penghasilan, sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kenaikan gaji seorang PPPK umumnya digolongkan menjadi dua, yaitu kenaikan gaji berkala dan kenaikan gaji istimewa yang diberlakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Ketentuan ini diatur dengan lebih mendetail di Peraturan Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur negara.

Tak hanya menerima gaji, PPPK juga menerima tunjangan sesuai dengan tunjangan PNS pada Instansi Pemerintah tempat PPPK bekerja. Tunjangan ini diberikan kepada PPPK sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang tunjangan sebagaimana berlaku bagi PNS. Tunjangan ini terdiri dari: 

  1. tunjangan keluarga, 
  2. tunjangan pangan, 
  3.  tunjangan jabatan struktural, 
  4. tunjangan jabatan fungsional, atau tunjangan lainnya.

Apa syarat PPPK Guru 2021?

Setelah memahami apa itu PPPK, mari kita bahas syarat PPPK guru 2021.

Nadiem Makarim, Mendikbud saat ini, menyatakan bahwa semua guru dan lulusan PPG dapat mendaftar PPPK guru 2021Sumber: msn.com/PUSPA PERWITASARI

1. Semua guru honorer dan lulusan PPG boleh mendaftar dan mengikuti seleksi. Semua pendaftar yang lulus seleksi akan menjadi guru PPPK hingga batas satu juta guru. 

2. Setiap pendaftar diberi kesempatan mengikuti ujian seleksi sampai tiga kali. Jika Dik Lulus gagal pada kesempatan pertama, tidak perlu khawatir, Dik Lulus bisa mengulang ujian hingga dua kali di tahun yang sama atau di tahun berikutnya.

3. Kemdikbud akan menyediakan materi pembelajaran secara daring untuk membantu Dik Lulus mempersiapkan diri sebelum ujian seleksi.

4. Pemerintah pusat memastikan ketersediaan anggaran gaji semua peserta yang lulus seleksi PPPK guru 2021.

5. Biaya penyelenggaraan ujian ditanggung oleh Kemdikbud.

Apa Perbedaan PPPK 2021 dengan Tahun Sebelumnya?

Berikut ini adalah perbedaan seleksi PPPK 2021 dengan tahun-tahun sebelumnya.

1. Formasi Guru

Pada seleksi PPPK tahun-tahun sebelumnya, formasi guru PPPK terbatas. Sementara itu, pada PPPK 2021, semua guru honorer dan lulusan PPG bisa mendaftar dan mengikuti seleksi, dan semua yang lulus seleksi akan menjadi PPPK hingga maksimal satu juta guru.

Dalam upaya untuk mencapai target satu juta guru, pemerintah pusat mengundang pemerintah daerah untuk mengajukan formasi lebih banyak sesuai kebutuhan masing-masing.

2. Kesempatan Mengikuti Seleksi

Di tahun-tahun sebelumnya, setiap pendaftar diberi kesempatan mengikuti ujian seleksi sebanyak satu kali per tahun. 

Sementara di tahun 2021, setiap pendaftar diberi kesempatan mengikuti ujian seleksi sampai tiga kali.

Artinya jika Dik Lulus gagal pada kesempatan pertama, Dik Lulus bisa belajar lagi dan mengulang ujian sampai dua kali lagi (di tahun yang sama atau berikutnya).

3. Materi Persiapan

Di tahun-tahun sebelumnya, pemerintah tidak menyiapkan materi persiapan untuk pendaftar. 

Di tahun 2021, Kemdikbud akan menyediakan materi pembelajaran secara daring untuk membantu pendaftar mempersiapkan diri sebelum ujian seleksi.

4. Anggaran Gaji

Di tahun 2019, pemerintah daerah menyiapkan anggaran gaji peserta yang lulus seleksi guru PPPK. 

Sementara di tahun 2021, pemerintah pusat memastikan ketersediaan anggaran bagi gaji semua peserta yang lulus seleksi guru PPPK.

5. Biaya Penyelenggaraan

Di tahun 2019, biaya penyelenggaraan ujian ditanggung oleh pemerintah daerah. 

Sementara di tahun 2021, biaya penyelenggaraan ujian ditanggung oleh Kemdikbud.


Itulah penjelasan lengkap tentang apa itu PPPK untuk guru. Pemerintah memang menetapkan banyak perubahan untuk seleksi PPPK guru pada tahun ini, tetapi jangan patah semangat ya! Apabila sudah mempersiapkan diri, ujian sesulit apapun pasti bisa dilalui. 

Jika Dik Lulus ingin mempersiapkan diri secara matang dengan soal-soal yang menantang, Dik Lulus bisa ikut kelas KitaLulus untuk mempersiapkan diri menghadapi seleksi PPPK untuk guru, lho. Cek Kelas PPPK guru sekarang juga dengan klik link ini dan daftarkan dirimu ke WhatsApp Bang Lulus segera. Selamat belajar, semoga kita semua lulus seleksi PPPK 2021!

Ikuti BangLulus di sosial media

KitaLulus on Facebookinstagram kitalulusTiktok

Belajar bersama dan download aplikasinya!

KitaLulus Andoid App available on Google Play