Suka #WorkFromAnywhere? Jadi Digital Nomad Yuk! Ini 7 Tips Suksesnya

Nisa Maulan Shofa

Penulis profesional sejak tahun 2017. Berspesialisasi dalam penulisan di bidang karir dan seputar dunia kerja.

Isi Artikel

Digital nomadSemakin berkembangnya zaman dan teknologi membuat jenis pekerjaan semakin beragam. Jika pada umumnya karyawan pekerja di kantor, berangkat pagi pulang sore, kini hal tersebut menjadi sistem yang “kuno”. Terlebih bagi digital nomad.

Kamu baru mendengar istilah tersebut? Atau sebenarnya sudah memahaminya hanya belum tahu istilahnya? Di sini, KitaLulus akan menjelaskan konsep digital nomad hingga bagaimana tips untuk memulai karir sebagai digital nomad. Yuk, langsung saja disimak hingga akhir!

BACA JUGA: Apa Itu Work From Anywhere? Ini Syarat dan Manfaatnya yang Harus Kamu Tahu

Apa Itu Digital Nomad?

Digital nomad adalah seseorang yang bekerja secara bebas tanpa terikat waktu dan tempat. Jadi, kamu bisa bekerja dari mana saja dengan klien yang bahkan berada di negara yang berbeda.

Istilah ini terbentuk dari dua kata, yaitu digital dan nomad. Digital tentu saja merupakan hal-hal yang berkaitan dengan teknologi. Nomad berasal dari nomaden yang berarti berpindah-pindah, tidak memiliki satu tempat untuk menetap.

Perbedaan Digital Nomad, Freelancer, dan Work from Anywhere

Perbedaan digital nomad dan work from anywhere

Ketiganya memiliki sistem kerja yang sama, yaitu remote, tidak datang ke kantor pada jam tertentu dengan pakaian yang ditentukan. Namun, ketiganya tidak selalu bisa disamakan loh. Yuk, kenali perbedaan ketiganya.

1. Secara Istilah

Secara istilah, freelancer merupakan bagian dari digital nomad. Sebab, keduanya sama-sama memiliki sistem kerja yang serupa. Sedangkan sistem kerja work from anywhere merupakan istilah yang baru booming sejak pandemi untuk karyawan yang bekerja di suatu perusahaan yang baru memutuskan remote working.

2. Tempat Kerja

Sesuai dengan namanya, digital nomad selalu berpindah-pindah. Pekerja dengan sistem digital nomad tidak akan tinggal di satu tempat dengan jangka waktu lebih dari 6 bulan.

Freelancer dan pekerja dengan sistem kerja work from anywhere memiliki tempat tinggal tetap. Mereka hanya berpindah lokasi kerja ketika bosan dan itupun hanya berupa cafe atau hotel supaya tidak jenuh di rumah saja.

3. Waktu Kerja

Pada dasarnya, baik digital nomad, freelancer, maupun pekerja dengan sistem kerja work from anywhere memiliki jam kerja tetap sesuai dengan klien. Akan tetapi, pekerja dengan sistem work from anywhere biasanya memiliki satu perusahaan tetap dengan waktu kerja seperti pekerja kantoran pada umumnya.

Untuk freelancer dan digital nomad bisa bekerja di waktu-waktu tidak normal ketika klien mereka berada di negara yang berbeda. Jadi, mereka akan menyesuaikan waktu kerja sesuai dengan jam kerja klien.

4. Jenis Klien

Pekerja dengan sistem work from anywhere memiliki perusahaan tetap. Mereka hanya bekerja dari jarak jauh, tetapi sebenarnya tetap terikat aturan perusahaan seperti pekerja kantoran secara umum.

Freelancer dan digital nomad bisa memiliki lebih dari satu klien tergantung dari kesanggupan mereka dalam membagi waktu.

Bahkan, digital nomad bisa cepat sekali berganti klien karena terkadang memiliki perbedaan zona waktu yang sangat berbeda memiliki kesulitan tersendiri. Terlebih digital nomad harus mengeluarkan biaya yang tinggi untuk berpindah tempat sehingga selalu memilih klien yang mampu menggajinya dengan nominal sesuai harapan mereka.

BACA JUGA: Mau Sukses di Usia Muda? Terapkan Growth Mindset Yuk! Ini 7 Caranya

Jenis Digital Nomad

Digital nomad adalah

Terdapat beberapa jenis orang yang bekerja dengan sistem digital nomad. Kamu bisa mempelajarinya di penjelasan berikut ini.

1. Digital Nomad yang Selalu Berpindah

Pada dasarnya, digital nomad adalah seorang pekerja yang memiliki hobi melancong atau berpetualang. Jadi, dia sama sekali tidak nyaman jika hanya menetap di satu tempat dalam rentang waktu yang lama untuk mengerjakan sesuatu.

Salah satu jenis digital nomad adalah yang selalu berpindah dan tidak memiliki tempat untuk pulang. Bisa saja dia akan berpetualang di satu negara lalu mengunjungi satu kota ke kota lainnya secara reguler sehingga semua tempat di negara tersebut terjelajahi.

Kesulitan digital nomad satu ini adalah memiliki koneksi internet yang tidak stabil. Sebab, bisa saja jika dia berpindah, tempat tersebut ada di suatu pelosok sehingga sudah berkomunikasi dengan klien.

2. Digital Nomad yang Menetap 3 atau 6 Bulan di Suatu Tempat

Digital nomad satu ini akan menetap di satu tempat maksimal 6 bulan di satu tempat. Setelah itu dia akan berpindah lagi ke tempat lain dengan waktu menetap yang berbeda pula.

Tujuan menetap dalam jangka waktu lama biasanya untuk mempelajari tempat itu secara menyeluruh sehingga petualangan mereka memiliki kesan yang dalam.

3. Memiliki Rumah yang Tetap

Rumah bagi digital nomad adalah hal yang tidak terlalu mereka butuhkan. Namun, digital nomad yang masih memiliki keputusan untuk pulang biasanya karena dia ingin bertemu dengan anggota keluarganya.

Akan tetapi, mereka tetap berpindah ke suatu tempat dalam jangka waktu yang lama dan baru akan pulang saat ingin atau diminta.

BACA JUGA: 7 Jenis Gaya Komunikasi yang Wajib Kamu Ketahui, Penting untuk Karir!

Kekurangan dan Kelebihan Digital Nomad

Setiap sistem pekerjaan tentu saja memiliki kekurangan dan kelebihan. Berikut adalah kekurangan dan kelebihan menjadi seorang digital nomad.

1. Kekurangan Menjadi Digital Nomad

Merasa tertarik menjadi digital nomad karena bebas menentukan tempat kerja? Atau bahkan terlihat asik karena bisa sambil liburan? Kamu berarti harus mengetahui kekurangan digital nomad sebagai pertimbangan sebelum memutuskan menekuni sistem kerja ini, yaitu:

  • Tidak memiliki klien tetap sehingga penghasilan bisa naik dan turun
  • Waktu kerja yang tidak fleksibel bisa membuatmu mengalami gangguan tidur
  • Terlihat kurang profesional jika sedang berada di tempat yang tidak memiliki jaringan internet sehingga susah berkomunikasi dengan klien
  • Finansial tidak stabil jika pengeluaran untuk berpindah tempat lebih besar dibanding penghasilan
  • Waktu istirahat bisa terganggu

2. Kelebihan Menjadi Digital Nomad

Kelebihan menjadi digital nomad memang sangat asik, seperti berikut ini.

  • Tidak terikat aturan perusahaan yang rumit
  • Bisa menentukan klien yang sesuai passion dan value kamu
  • Terbiasa dengan manajemen waktu yang baik
  • Tidak pernah merasa bosan
  • Memiliki koneksi yang luas

Tips Menjadi Digital Nomad

Tips menjadi digital nomad

Setelah mengetahui kekurangan dan kelebihan digital nomad dan kamu tetap ingin menjadi pekerja dengan sistem kerja ini, berikut KitaLulus bagikan tips menjadi digital nomad yang profesional dan tetap sukses, yaitu:

  • Mengetahui skill kamu untuk memilih jenis pekerjaan dan klien yang sesuai.
  • Tingkatkan skill kamu sehingga bisa menentukan gaji besar sehingga memiliki penghasilan yang tinggi untuk menghidupi diri sendiri selama berpindah tempat.
  • Buat portofolio semenarik dan selengkap mungkin supaya klien tahu pengalamanmu banyak.
  • Jika masih pemula, cari klien dengan zona waktu yang sama sehingga manajemen waktu kerja mudah menyesuaikan.
  • Memiliki tabungan untuk memenuhi kebutuhan di awal menjadi digital nomad.
  • Selalu memiliki rencana keseharian untuk mengerjakan tugas dan itinerary perjalanan.
  • Bergabung dalam suatu komunitas digital nomad untuk memperluas koneksi dengan visi-misi serupa sehingga mudah mendapatkan informasi klien.

BACA JUGA: Simple Tapi Bagus, Ini 7 Contoh Mind Mapping dan Cara Membuatnya

Itulah berbagai informasi mengenai digital nomad. Kamu bisa mulai menerapkan tips sehingga bisa menjadi digital nomad yang profesional. Bahkan, sistem kerja digital nomad ini bisa kamu terapkan untuk mencari side hustle sehingga bisa meningkatkan earning point kamu loh.

Nah, untuk mencari informasi tentang pekerjaan dengan sistem digital nomad, kamu bisa mengakses laman web yang disediakan untuk freelancer atau pekerja remote. Cara yang lain adalah dengan bergabung bersama suatu komunitas sesuai bidang kesukaanmu.

Bingung ingin mencari komunitas di mana? Kamu bisa kok mencarinya di aplikasi KitaLulus. Kamu cukup instal aplikasi KitaLulus di Playstore lalu lakukan pendaftaran dengan cara log in dengan akun Google kamu.

Sangat membantu kan untuk mencari info tentang pekerjaan dengan sistem digital nomad? Selain nantinya bergabung di suatu komunitas, aplikasi KitaLulus juga memiliki lebih dari 20.000 lowongan kerja dari berbagai perusahaan bonafit yang aman dan terpercaya.

Yuk, langsung instal aplikasi KitaLulus di smartphone kamu! Mencari pekerjaan dan mengasah skill menjadi #LebihMudah dengan KitaLulus!

Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
KitaLulus Andoid App available on Google Play

Lihat ribuan lowongan kerja dan berkomunikas secara langsung dengan HRD atau pemilik usaha

Download Aplikasi KitaLulus sekarang!

#MulaiSekarang demi masa depan yang lebih baik!