Hari Libur Juli 2023 Ada Berapa? Cek Informasinya di Sini

Nisa Maulan Shofa

Penulis profesional sejak tahun 2017. Berspesialisasi dalam penulisan di bidang karir dan seputar dunia kerja.

Isi Artikel

Bulan Juni lalu, kita mendapatkan banyak hari libur. Namun, sepertinya kita tidak bisa berharap terlalu banyak pada bulan Juli ini. Hal tersebut karena hanya akan ada satu hari libur Juli 2023. Hari libur apa itu? Penjelasan lengkapnya bisa kamu simak di bawah ini.

Tanggal Merah Juli 2023

Seperti penjelasan sebelumnya, hanya akan ada satu hari libur Juli 2023, yaitu peringatan Tahun Baru Islam 1445 H. Perayaan yang juga disebut sebagai Tahun Baru Hijriah ini jatuh pada Rabu, 19 Juli 2023.

Meskipun perayaan Tahun Baru Islam 1445 H adalah hari libur satu-satunya di bulan Juli 2023, tetapi hari libur ini seakan menjadi waktu untuk me-refresh pikiran. Sebab, dengan mendapatkan waktu libur pada Hari Rabu yang merupakan tengah pekan, kamu bisa bekerja di sisa pekan dengan lebih fresh.

Baca Juga: Kalender 2023 Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama

Sejarah Singkat Tahun Baru Islam

Tanggal Merah Juli 2023

Penetapan Tahun Baru Islam dilakukan pertama kali pada masa pemerintahan Ummar bin Khattab. Beliau adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang memiliki peran besar pada umat Islam pada saat itu.

Tidak ada penanggalan tahun tersendiri pada Islam sebelum Ummar. Inilah yang membuat penanggalan di tahun Hijriah terkesan “lebih muda” dibanding penanggalan-penanggalan tahun lainnya.

Tahun pertama di Hijriah ditetapkan pada 622 Masehi dengan penanggalan awal pada 1 Muharram (serupa Januari di tahun Masehi). Bukan tanpa alasan, Ummar memilih masa itu sebagai awal tahun karena terdapat peristiwa di mana Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan untuk berpindah dari Makkah ke Madinah.

Dari hal tersebut, kita bisa tahu dua hal, yaitu:

  1. Penanggalan tahun Hijriah dibuat untuk mengenang perpindahan Nabi Muhammad SAW ke Madinah.
  2. Hijriah memiliki arti perpindahan sehingga setiap perayaannya akan mengenang alasan mengapa manusia harus melakukan perjalanan demi kebaikan.

Makna Tahun Baru Islam

Selain dua makna tahun baru Islam yang sudah dijelaskan sebelumnya, ada makna-makna lain yang bisa kita ketahui dari perayaan tahun baru Islam, seperti:

  1. Perpindahan Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah adalah bentuk perjuangan, sehingga setiap perayaan tahun baru menjadi momen bahwa manusia memang harus selalu berjuang dalam hidup
  2. Melakukan introspeksi diri bahwa hidup terus berjalan
  3. Memahami akan banyaknya ujian di setiap langkah kita selama masih hidup
  4. Momen untuk bersyukur karena telah diberi umur panjang dan telah melewati ujian di tahun sebelumnya

Baca juga: Daftar Hari Libur Agustus 2023 Ada di Weekday, Cek Tanggalnya

Tradisi Tahun Baru Islam di Indonesia

Tidak seperti perayaan tahun baru Masehi, tahun baru Islam tidak ada perayaan untuk menyalakan kembang api apalagi hitung mundur meriah. Sebagaimana makna yang bisa kita tangkap dari sejarah awal penetapan penanggalan Hijriah, biasanya untuk merayakan tahun baru Islam adalah dengan memberikan puji-pujian kepada Nabi Muhammad.

Beberapa tradisi tahun baru Islam di Indonesia adalah:

1. Tradisi Tabuik

Tradisi Tabuik disebut juga sebagai Tabut di Pariaman dan Tabot di Bengkulu. Nama Tabuik merupakan bahasa Arab yang berarti peti mati. Tradisi ini dilangsungkan untuk mengenang gugurnya Imam Husain, cucu Nabi Muhammad SAW.

2. Tradisi Ngadulang

Tradisi Ngadulang adalah tradisi unik untuk merayakan tahun baru Islam yang biasa dirayakan oleh masyarakat Sukabumi. Tradisi ini bahkan resmi diadakan oleh pemerintah. Disebut sebagai tradisi unik karena acara utamanya adalah menabuh bedug. Bahkan, ada lomba tabuh bedug juga untuk masyarakat sekitar.

3. Upacara Bubur Suro

Masih dari masyarakat Sunda, tradisi untuk merayakan tahun baru Islam ini ditandai dengan masak besar bubur merah dan putih. Biasanya, masyarakat berkumpul di masjid terdekat sambil menyantap bubur merah-putih yang sebelumnya diawali dengan acara doa bersama.

4. Kirab Kebo Bule

Kirab Kebo Bule atau Kirab Muharram biasa dilaksanakan di Keraton Surakarta, Solo. Kebo Bule bukanlah kiasan, tetapi betulan hewan kerbau dengan kelainan genetik, yaitu albinism. Karena berbeda dan terkesan langka, kerbau ini terkesan keramat bagi masyarakat sekitar sehingga dijadikan simbol tradisi. Kerbau ini dimiliki oleh Kyai Slamet.

5. Pawai Obor

Tradisi untuk merayakan tahun baru Islam ini terdapat di banyak daerah. Dilaksanakan dengan berkeliling kampung bahkan kecamatan sambil membawa obor. Biasanya, pawai akan diramaikan dengan shalawatan dan menabuh bedug.

Baca Juga: Daftar Hari Besar Nasional Indonesia dan Internasional

Itulah informasi terkait hari libur Juli 2023, yaitu perayaan tahun baru Islam 1445 H. Ada banyak tradisi yang bisa dilaksanakan dengan ciri khas di setiap daerahnya.

Yuk simak informasi menarik lainnya di blog KitaLulus, mulai dari hal-hal seputar kerja, bisnis, dan gaya hidup! Jangan lupa install juga aplikasinya biar kamu bisa menikmati beragam fitur bermanfaat dari KitaLulus, ya!

Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
Close Pop up
KitaLulus Andoid App available on Google Play

Lihat ribuan lowongan kerja dan berkomunikas secara langsung dengan HRD atau pemilik usaha

Download Aplikasi KitaLulus sekarang!

#MulaiSekarang demi masa depan yang lebih baik!