UMP Bali 2023 Naik 7,81% Mulai Berlaku 1 Januari, Cek di Sini!

Putri Prima

Lulusan Ilmu Komunikasi yang mendalami dunia content writing, khususnya di bidang karir dan bisnis.

Isi Artikel

Kenaikan UMP menjadi salah satu berita yang ditunggu-tunggu oleh pekerja dan pencari kerja. Penentuan naik tidaknya UMP biasanya akan diumumkan oleh tiap-tiap daerah menjelang akhir tahun. Pemprov Bali sendiri diketahui sudah mengeluarkan keputusan terkait UMP Bali 2023.

Sebagai daerah yang terkenal dengan industri pariwisatanya, Bali menjadi pilihan utama mereka yang ingin bekerja di sektor jasa. Jika mungkin kamu saat ini bekerja di Bali atau punya rencana bekerja di Bali, informasi terkait berapa kenaikan UMP Bali 2023 berikut  penting kamu simak.

UMP Bali 2023

Berdasarkan surat keputusan (SK) yang ditandatangani Gubernur Bali, Wayan Koster pada Kamis, 24 November 2022, UMP Bali 2023 dinyatakan naik sebesar 7,81 persen.

UMP Bali yang sebelumnya sebesar Rp2.516.971 pada tahun 2022, kini naik sebesar Rp196.701 menjadi Rp2.713.672 pada tahun 2023. UMP ini akan berlaku mulai 1 Januari 2023.

Dengan diumumkannya nilai UMP pada Senin, 28 November 2022, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda, turut menghimbau seluruh kota dan kabupaten di Provinsi Bali agar segera menghitung besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota untuk daerah masing-masing.

Dalam menghitung UMP maupun UMK, sebenarnya digunakan formulasi yang sama. Faktor-faktor penentu besaran UMP dan UMK di antaranya jumlah pekerja, rata-rata pengeluaran per orang per bulan, rata-rata jumlah pekerja dalam satu keluarga, laju pertumbuhan ekonomi, dan juga laju inflasi.

Penetapan nilai UMK yang ada di Provinsi Bali pun direncanakan akan diumumkan paling lambat tanggal 7 Desember mendatang.

Baca juga: Berapa Biaya Hidup di Bali? Ini Rincian dan Budget untuk WFB

Berapa UMP Bali 2022?

UMP Bali 2022 ditetapkan berdasarkan keputusan Gubernur Bali Nomor 779/03-M/HK/2021 tanggal 18 November 2021 tentang Upah Minimum Provinsi. 

Berdasarkan surat keputusan tersebut, Bali menetapkan Upah Minimum Provinsi tahun 2022 naik sebesar 0,98 persen atau sebesar Rp22.971. Dengan kenaikan ini maka UMP Bali 2022 adalah Rp2.516.971, sebelumnya pada 2021 diketahui UMP Bali adalah Rp2.494.000.

Lalu untuk tingkat Kabupaten dan Kota, upah minimum tertinggi dimiliki oleh UMK Badung 2022 yakni sebesar Rp2.961.285,40, naik dari UMK Badung 2021 sebesar Rp 2.930.092,64. 

Sementara untuk Kota Denpasar walaupun tidak menjadi daerah dengan UMK tertinggi, tapi tetap mengalami kenaikan sebesar 1,17%  atau total kenaikan sebesar Rp32.625,85. dari tahun lalu. UMK Denpasar 2022 ditetapkan sebesar Rp2.802.926.

Baca juga: Akhirnya UMP DKI Jakarta 2023 Naik 5,6%, Jadi Segini

Daftar Perbandingan UMK Bali 2022

Mengingat bahwa UMK Bali 2023 masih belum diumumkan, berikut daftar lengkap UMK Bali tahun 2022 untuk kamu ketahui terlebih dulu.

  1. UMK Kabupaten Badung: Rp2.961.285,40
  2. UMK Kota Denpasar: Rp2.802.926,00
  3. UMK Kabupaten Gianyar: Rp2.656.009,00
  4. UMK Kabupaten Karangasem: Rp2.555.470,00
  5. UMK Kabupaten Jembrana: Rp2.563.363,76
  6. UMK Kabupaten Tabanan: Rp2.643.778,66
  7. UMK Kabupaten Klungkung: Rp2.540.848,00
  8. UMK Kabupaten Buleleng: Rp2.542.312,33
  9. UMK Kabupaten Bangli: Rp2.516.971,00

Sedikit informasi untuk kamu, bahwa untuk Kabupaten Bangli sendiri, tidak ada penetapan UMK. Sehingga untuk UMK Banglu akan mengikuti UMP Bali 2022.

Baca juga: Apa Perbedaan UMR, UMK, UMP

Dasar Penentuan UMP Bali 2023

Penghitungan upah minimum pada tahun 2023 dilakukan menggunakan formula baru. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan Indonesia, Ida Fauziyah.

Perubahan ini dilakukan karena beberapa alasan, di antaranya adalah kenaikan harga barang tidak sesuai dengan perhitungan kenaikan upah. Oleh karena itu formulasi baru ini ditetapkan secara khusus dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No 18 tahun 2023.

Formulasi tersebut tentunya berbeda dengan ketentuan Peraturan Pemerintah No 36 tahun 2021.

Menurut Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda, adanya perubahan formulasi ini sempat tidak disetujui oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

Namun pada akhirnya Pemprov Bali tetap melakukan penghitungan upah minimum sesuai aturan yang berlaku yakni Permenaker No 18 tahun 2022.

Itu tadi informasi mengenai UMP Bali 2023 yang bisa menambah wawasan kamu. Bagaimana, menurut kamu upah minimum tersebut apakah cukup atau kurang?

Yang jelas, ini adalah keputusan terbaik yang bisa diambil mengingat situasi pandemi yang belum kunjung usai. Kita berharap semoga di tahun selanjutnya, kondisi sudah kembali normal seutuhnya sehingga UMP bisa dinaikan lebih besar lagi.

Bila kamu mengalami PHK karena situasi pandemi, jangan dulu patah semangat. Karena kesempatan kamu untuk kembali mendapatkan pekerjaan semakin terbuka lebar bersama platform pencarian kerja terbaik KitaLulus.

Di platform ini, kamu bebas mencari pekerjaan apa saja yang kamu suka di kota-kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan masih banyak lagi. Jadi jangan lagi sedih karena belum mendapat kerja, yuk perjuangkan masa depanmu bersama KitaLulus!

Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
Close Pop up
KitaLulus Andoid App available on Google Play

Lihat ribuan lowongan kerja dan berkomunikas secara langsung dengan HRD atau pemilik usaha

Download Aplikasi KitaLulus sekarang!

#MulaiSekarang demi masa depan yang lebih baik!