UMP Sulawesi Tengah 2023 Naik Cukup Signifikan, Hampir 9%!

Putri Prima

Lulusan Ilmu Komunikasi yang mendalami dunia content writing, khususnya di bidang karir dan bisnis.

Isi Artikel

Pemerintah Sulawesi Tengah telah secara resmi mengumumkan UMP Sulawesi Tengah 2023.  Informasi besaran UMP ini bisa menjadi patokan kamu baik sebagai pekerja maupun jobseeker untuk memastikan bahwa kamu mendapatkan upah sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah.

Lantas, berapakah UMP 2023 provinsi Sulawesi Tengah yang sudah ditetapkan? Mari simak artikel KitaLulus berikut ini!

Kenaikan UMP Sulawesi Tengah 2023

Pada Selasa 29 November 2022, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah menetapkan UMP Sulawesi Tengah 2023. Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Sulteng Nomor 561/461/DIS.NAKERTRANS.G.ST/2022 tentang UMP Sulteng Tahun 2023.

Melalui SK tersebut diputuskan bahwa UMP Sulawesi Tengah 2023 adalah Rp2.599.546, naik sebesar Rp208.807 atau 8,73 persen dari UMP Sulteng 2022.

Ketentuan UMP Sulawesi Tengah 2022

Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura, secara resmi menetapkan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2022 pada 23 November 2021 lalu. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulteng Nomor 561/339/Dis.Nakertrans.6.ST/2021 tentang UMP Sulawesi Tengah.

Berdasarkan SK ini diputuskan bahwa UMP Sulawesi Tengah 2022 sebesar Rp2.390.738, naik Rp87.029 atau 3,78 persen dari UMP 2021 yang sebesar Rp2.303.711.

Tidak hanya menetapkan nominal upah minimal terbaru di tingkat provinsi, dari SK tersebut gubernur juga mengesahkan UMK Sulawesi Tengah 2022. Diketahui, UMK 2022 tertinggi di provinsi Sulteng adalah Morowali Utara dengan nilainya Rp3.116.828.

Baca juga: Update! Segini UMP Gorontalo 2023 Setelah Naik 6,74 Persen

Daftar UMK Sulawesi Tengah 2023 vs 2022

Walaupun UMP Sulawesi Tengah 2023 telah ditetapkan, namun untuk UMK sendiri masih dalam proses perhitungan. Ini dikarenakan untuk menetapkan UMK harus melihat UMP lebih dulu.

Pemerintah Pusat memberikan tenggat waktu bahwa pengumuman UMK paling lambat dilakukan pada 7 Desember 2022.

Sebagai gambaran berapa besaran kenaikan UMK Sulteng 2023 nanti, kamu bisa simak data pada tahun 2022 berikut.

Terdapat 10 daerah di Sulawesi Tengah yang meliputi sembilan kabupaten dan satu kota yang menetapkan UMK 2022. Sedangkan, tiga daerah lainnya tidak menetapkan UMK sehingga upah minimum untuk tiga daerah tersebut mengikuti UMP yang ditetapkan.

Ketiga daerah yang tidak menetapkan UMK ini adalah karena setelah dihitung dengan formula sesuai PP No. 36 tahun 2021, angka UMK diketahui lebih rendah dari UMP. Maka sesuai peraturan, untuk daerah yang UMK-nya lebih rendah akan mengikuti UMP terbaru yang ditetapkan.

Daftar UMK Sulteng 2022:

  1. Kota Palu Rp2.848.203
  2. Kabupaten Poso Rp2.586.036
  3. Kabupaten Banggai Rp2.391.955
  4. Kabupaten Tolitoli Rp2.308.740
  5. Kabupaten Buol Rp2.600.576
  6. Kabupaten Morowali Rp2.962.492
  7. Kabupaten Morowali Utara Rp3.116.828
  8. Kabupaten Parigi Moutong Rp2.509.905
  9. Kabupaten Sigi Rp2.390.739
  10. Kabupaten Donggala Rp2.390.739
  11. Kabupaten Tojo Unauna Rp2.390.739
  12. Kabupaten Banggai Kepulauan Rp2.325.749
  13. Kabupaten Banggai Laut Rp2.390.739

Baca juga: Pemprov Putuskan UMP Sulawesi Selatan 2023 Naik 6,9 Persen

Dasar Kenaikan UMP Sulawesi Tengah 2023

Seperti daerah lainnya di Indonesia, kenaikan UMP Sulteng 2023 punya dasar yang jelas dan telah melalui tahap diskusi yang dilakukan pada 21 November 2022 antara Dewan Pengupahan dan seluruh stakeholder yang terlibat seperti pengusaha, lembaga, ahli-ahli sampai serikat buruh.

Tidak seperti tahun sebelumnya di mana untuk menghitung UMP menggunakan PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, untuk UMP 2023 perhitungannya menggunakan Permenaker Nomor 18 tahun 2022 tentang Upah Minimum 2023.

Sesuai aturan Permenaker Nomor 18 tahun 2022, penetapan Upah Minimum tidak boleh melebihi 10%.

Sementar itu jika merujuk pada peraturan tersebut maka perhitungan didasari oleh kemampuan daya beli yang diwakili variabel tingkat inflasi dan variabel pertumbuhan ekonomi yang tercipta dari indikator produktivitas dan indikator perluasan kerja.

Kedua indikator ini dipandang dapat mewakili dari kedua unsur baik pekerja maupun pengusaha.

DisnakerTrans Sulawesi Tengah sendiri menjelaskan bahwa untuk perhitungannya, sistem waktu 6 hari kerja, upah sebulan dibagi 25 hari. Sedangkan, untuk perusahaan dengan  sistem 5 hari kerja, upah sebulan dibagi 21 hari. Maka didapatlah jumlah tersebut.

Itulah informasi lengkap mengenai UMP Sulawesi Tengah tahun 2023  yang ternyata mengalami kenaikan cukup signifikan.

Naiknya UMP Sulawesi Tengah pasti membuat kamu tertarik untuk menemukan lowongan di Sulteng. Tidak perlu bingung karena sekarang kamu sudah bisa menemukan puluhan ribu lebih lowongan yang tersebar di kota-kota besar Indonesia termasuk Sulteng di aplikasi KitaLulus.

Di aplikasi KitaLulus kamu bisa melamar ke banyak perusahaan tanpa perlu takut lowongan palsu atau penipuan karena semua lowongan sudah melalui verifikasi ketat dan canggih.

Selain menyediakan banyak lowongan, aplikasi KitaLulus juga menyediakan latihan soal psikotes kerja yang bisa kamu manfaatkan untuk memantapkan persiapan tes kerja.

Yuk download aplikasi KitaLulus sekarang!

Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
KitaLulus Andoid App available on Google Play

Lihat ribuan lowongan kerja dan berkomunikas secara langsung dengan HRD atau pemilik usaha

Download Aplikasi KitaLulus sekarang!

#MulaiSekarang demi masa depan yang lebih baik!