Work Life Balance Adalah Kesimbangan Bekerja, Simak Manfaat dan Tipsnya Di Sini!

Putri Prima

Lulusan Ilmu Komunikasi yang mendalami dunia content writing, khususnya di bidang karir dan bisnis.

Isi Artikel

Bisa mencapai work life balance adalah cita-cita setiap pekerja. Namun sebagian besar dari pekerja merasa konsep work life balance itu hanya angan-angan belaka. Apalagi saat ini persaingan di dunia kerja sangat ketat, ditambah beban pekerjaan yang kian hari kian bertambah. Oleh sebab itu, banyak pekerja yang merasa sulit untuk bisa mewujudkan work life balance.

Dampaknya, banyak para pekerja yang mudah terserang penyakit, tidak punya banyak waktu dengan keluarga, hingga untuk dirinya sendiri. Tentunya kamu tidak ingin menjadi pekerja yang seperti itu bukan? Maka dari itu, sangat penting untukmu mengenal apa itu work life balance dan bagaimana menerapkannya. Simak di bawah ini!


Apa Itu Work Life Balance?

Work life balance adalah keseimbangan antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi atau keluarga. Ini adalah keadaan dimana seseorang dapat mengatur dan membagi antara tanggung jawab pekerjaan, kehidupan pribadi, dan tanggung jawab lainnya

Atau bisa diartikan, work life balance adalah suatu kondisi di mana seorang pekerja bisa mengatur waktu dan energi yang seimbang antara pekerjaan, kebutuhan pribadi, rekreasi, dan kehidupan berkeluarga. 

Mengutip Forbes, bagi kaum milenial work life balance adalah kemampuan seseorang memenuhi gaya hidup melalui pekerjaan yang dilakukan.

Hal tersebut harus mencapai kesimbangan untuk mempertahankan produktivitas, menjaga performa kerja dan juga kesehatan mental.  Selain itu, work life balance juga bisa membuat pekerja merasa puas dalam melakukan pekerjaannya.

Sebaliknya, jika seorang karyawan tidak dapat menerapkan work life balance, ia mungkin bisa mengalami stres dan kelelahan di tempat kerja. Stres bukan hanya berpengaruh pada pikiran tapi juga menyebabkan konsekuensi fisik seperti hipertensi, masalah pencernaan, sakit kronis dan nyeri, serta masalah jantung.  

Bahkan bila stres sudah kronis, masalah yang bisa ditimbulkan lebih parah lagi karena terkait dengan risiko depresi, kecemasan, dan insomnia yang lebih tinggi bahkan burn out. Tidak hanya berpengaruh pada pekerjaan tapi juga aspek kehidupan lainnya. 

Salah satu faktor yang mempengaruhi work life balance biasanya karena tuntutan pekerjaan yang begitu tinggi dan persaingan yang kian ketat saat ini.



Kenapa Work Life Balance Penting?

Work life balance membuat kehidupanmu tidak hanya diisi dengan bekerja, bekerja, dan bekerja. Tapi kamu bisa lebih produktif dengan mengeksplorasi hal yang kamu suka di luar pekerjaanmu. Tentu hal ini akan berpengaruh pada perasaan lebih bahagia dalam menjalani pekerjaan. 

Belakangan, para pekerja di Indonesia juga semakin sadar akan kebutuhan kehidupan kerja yang seimbang. Ada beberapa alasan yang harus kamu tahu mengapa kamu wajib menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan di luar pekerjaan, antara lain:


1. Terhindar dari Berbagai Penyakit

Keseimbangan kehidupan kerja akan meningkatkan kebahagiaan seseorang. Kebahagiaan akan membuat seseorang lebih berpikir positif dan optimis, sehingga tubuh dapat memproduksi imun tubuh yang dapat melindungi dari berbagai penyakit. 

Kamu juga bisa terhindar dari penyakit mental, karena merasa tidak tertekan ketika menjalani pekerjaan.


2. Meningkatkan Performa

Ketika kamu memiliki kesehatan fisik dan mental yang baik, tentu kamu dapat mengerjakan pekerjaan dengan baik. Dengan hal tersebut, kamu bisa memberikan kinerja yang baik untuk perusahaan

Kamu bisa lebih mengerjakan pekerjaan dengan fokus, tanpa perlu khawatir berlebihan dengan kondisi kehidupan sosial atau keluarga.



3. Mengurangi Jenuh dan Stres

Rasa jenuh dan stres terhadap pekerjaan menjadi hal yang kerap menghantui para pekerja. Tapi, bila kamu sudah mencapai work life balance, kamu bisa mengurangi perasaan itu dan memiliki energi positif untuk mengerjakan pekerjaan. Karena sudah merasa cukup akibat terpenuhinya kebutuhan pribadi, dan keluarga.


4. Hubungan yang Baik

Manfaat terpenting dari work life balance adalah kamu memiliki hubungan baik dengan orang-orang di sekitarmu. Baik itu teman, pasangan, dan keluarga. Dengan mencapai work life balance, kamu dapat mempertahankan hubungan yang sehat dengan mereka, sehingga bisa menghindari konflik yang tercipta.


5. Kreatifitas Meningkat

Untuk bisa mengeluarkan ide-ide kreatif, seseorang harus bebas dari hambatan-hambatan yang ada di pikirannya. Itu sebabnya penting sekali kamu menjaga keseimbangan kehidupan kerja. 


Faktor yang Mempengaruhi Work Life Balance

Ada beberapa hal yang menjadi faktor yang mempengaruhi work life balance pada seseorang. Hal ini seperti yang dijelaskan dalam buku The Handbook of Work and Health Psychology karya Marc J. Schabracq, Jacques A.M. Winnubst, dan Cary L. Cooper, antara lain:


1. Karakteristik Kepribadian

Ini berkaitan dengan kehidupan kerja dan di luar kerja. Biasanya, individu yang sedari kecil sudah memiliki kehidupan yang lebih baik, akan cenderung memiliki work life balance dengan mudah. 


2. Konflik Keluarga

Ini menjadi salah satu aspek yang dapat menentukan ada tidaknya konflik antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Misalnya, konflik peran dan ambiguitas peran dalam keluarga. Karena ini dapat mempengaruhi work life balance


3. Sikap

Sikap masing-masing individu juga menjadi faktor mempengaruhi work life balance. Hal ini berkaitan dengan bagaimana setiap individu melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek dalam dunia sosial. 


4. Karakteristik Pekerjaan

Karakteristik ini meliputi pola kerja, beban kerja, dan jumlah waktu yang dipergunakan untuk bekerja yang dapat memicu  konflik. Konflik di sini bukan hanya dalam pekerjaan tapi juga konflik dalam kehidupan pribadi.


BACA JUGA: Ikigai Adalah Sebuah Filosofi Menemukan Tujuan Hidup


Indikator Tercapainya Work Life Balance

Pasti kamu juga bertanya-tanya, lalu apa yang menjadi indikator apakah saat ini kita sudah mencapai apa itu work life balance? Nah, ada beberapa indikator yang dapat jadi petunjuk, apakah kamu sudah mencapai keseimbangan kehidupan kerja dan kehidupan lainnya apa belum. Indikator ini bisa jadi rujukan kamu untuk menerapkan work life balance. 


1. Terpenuhinya Urusan Pekerjaan, Keluarga, dan Pribadi

Indikator yang menandakan bahwa kamu sudah mencapai work life balance adalah ketika kamu dapat memenuhi berbagai urusan baik pekerjaan, keluarga, atau pribadi tanpa harus mengorbankan salah satunya.  Terpenuhi di sini artinya kamu memiliki waktu, tenaga, serta uang yang cukup.


2. Memiliki Aktivitas Lain Selain Bekerja

Mencapai work life balance artinya kamu memiliki waktu, tenaga, dan uang untuk menjalankan aktivitas lain di luar pekerjaan yang kamu sukai, seperti jalan-jalan atau bergabung ke komunitas hobi, atau lainnya.


3. Tidur Cukup

Karena kamu punya kehidupan yang seimbangan, tentu ini juga akan berpengaruh terhadap pola tidurmu. Kamu tidak lagi perlu memikirkan berbagai urusan yang dapat mengganggu waktu tidurmu.


4. Memiliki Hubungan Personal yang Baik

Ketika kamu belum mencapai work life balance, kamu akan sulit menjalin hubungan personal yang baik dengan orang lain.  Hal ini karena kamu menilai ada prioritas yang lain yang harus dipenuhi. 

Sedangkan, ketika kamu sudah mencapai work life balance, kamu sudah bisa membagi prioritas antara pekerjaan dan hubungan personal.


Tips Menciptakan Work Life Balance

Menciptakan work life balance itu bukanlah suatu hal yang mustahil, selama kamu tahu bagaimana memulainya. KitaLulus punya beberapa tips yang bisa kamu terapkan agar bisa mewujudkan work life balance. Ikuti tipsnya berikut ini!


1. Coba Atur Jam Kerja 

Work life balance bisa diwujudkan ketika kamu punya jam kerja yang jelas. Oleh karena itu, jika selama ini kamu masih bekerja dengan jam kerja yang tidak jelas bahkan sampai melampaui jam kerja yang seharusnya. 

Cobalah untuk mulai atur jam kerjamu. Mengatur jam kerja juga membuat kamu bisa memprioritaskan mana pekerjaan yang harus diselesaikan segera mana yang bisa nanti.



2. Tolak Hal yang Tidak Perlu

Jika memungkinkan, tolaklah tugas-tugas yang tidak termasuk dalam job description kamu. Hal ini agar kamu tidak memiliki beban kerja yang memaksa kamu menghabiskan waktu lebih lama di kantor.


3. Memilih Prioritas yang Akan Dikerjakan

Tips work life balance selanjutnya adalah kamu memilih-milih pekerjaan mana saja yang harus kamu prioritaskan. Terutama saat kamu punya banyak tugas yang harus dikerjakan. Tujuannya agar kamu bisa lebih fokus menyelesaikannya dan menghindari multitasking.


4. Hindari Membawa Pekerjaan Ke Rumah

Pekerjaan bukanlah PR di sekolah yang harus kamu kerjakan di rumah. Jadi hindari membawa pekerjaan ke rumah. Optimalkan waktu bekerja selama 8 jam untuk menyelesaikan semua kewajiban di tempat kerja. 

Hindari menunda pekerjaan, kebiasaan menunda pekerjaan membuat jam kerja tidak optimal dan kamu jadi tidak punya cukup waktu untuk mengerjakan pekerjaan lainnya.


 


5. Luangkan Waktu untuk Diri Sendiri

Sesekali, kamu juga harus meluangkan waktu untuk diri sendiri, misalnya melakukan hobi yang membuat kamu bahagia. Kamu juga harus fokus pada diri sendiri, jangan sampai pekerjaan merenggut waktu dan kebahagiaan kamu. 


Bagaimana Menerapkan Work Life Balance Di Masa Pandemi?

Tidak bisa dipungkiri, banyak dari kita yang sudah merasa suntuk kerja di rumah. Awalnya memang kita merasa senang bisa WFH karena waktu yang fleksibel artinya kita jadi punya banyak waktu dengan keluarga. Namun setelah dijalankan, ternyata WFH tidak berjalan seperti yang dibayangkan.

Beberapa dari kita justru semakin sulit mengatur waktu kerja dan akhirnya bekerja tanpa peduli waktu. Selain sulit mengatur waktu, kamu juga sulit mengatur fokus karena banyaknya distraksi yang datang dari sekitar. Lalu, apakah mungkin work life balance di masa pandemi bisa tercipta?

Jawabannya, masih mungkin kok!

Untuk membantumu keluar dari bekerja berlebihan selama WFH dan menciptakan work life balance di masa pandemi, coba lima cara berikut yang sudah KitaLulus siapkan!


1. Buat Jadwal Kegiatan

Untuk mempermudah kamu bekerja dari rumah, cobalah untuk membuat jadwal dan coba juga untuk berkomitmen terhadap jadwal yang sudah kamu buat. Rencanakan tiap jam kerjamu sehingga kamu bisa fokus dan mengurangi gangguan dari luar. 

Tidak hanya menjadwalkan pekerjaan yang hari itu harus kamu kerjakan, kamu juga bisa menjadwalkan hobi, hingga waktu mandi, makan, dan tidur. 


2. Membuat Workspace Tersendiri di Rumah

Agar kamu bisa seolah-olah berada di kantor, cobalah untuk membuat workspace tersendiri di rumah yang bersifat formal. Tempatkan meja kerja dan kursi kerja yang nyaman layaknya di kantor. Dengan menciptakan vibe seolah sedang berada di kantor, bisa membuat kamu lebih fokus dan tidak mudah terdistraksi. 

Selama WFH, bekerja di kasur sangat tidak dianjurkan, karena ini bisa mengganggu work life balance. 


BACA JUGA: Rekomendasi Kursi Ergonomis untuk Perlengkapan WFH


3. Berani Katakan Tidak

Jika ada rekan kerja atau atasan yang meminta urusan pekerjaan di luar jam kerja, cobalah untuk bisa menolaknya. Berikan alasan secara jelas, perlahan, dan tetap sopan.  Bekerja di luar jam kerja selama WFH bisa mengganggu work life balance


4. Hirup Udara Segar Setelah Bekerja

Setelah menyelesaikan pekerjaan, tidak ada salahnya kamu keluar sejenak untuk sekadar menghirup udara segar. Tidak perlu jauh-jauh, cukup di teras atau balkon saja untuk sedikit lepas dari penatnya memandang layar laptop. 



5. Komunikasikan Perasaan dan Kondisi

Banyak dari para pekerja yang merasa lebih stres selama mereka WFH karena jam kerja yang justru bertambah atau lelah menjalani meeting online. Oleh karena itu, untuk mencegah burn out cobalah untuk mengomunikasikan apa yang kamu rasakan kepada keluarga terdekat, rekan kerja, atau atasmu.

Dengan begitu, orang terdekatmu bisa tahu jika kamu mengalami kesulitan atau kelelahan dalam bekerja dari rumah,


Perusahaan yang Menerapkan Work Life Balance

Sekarang, sudah banyak perusahaan yang sadar bahwa pentingnya karyawan mereka memiliki kehidupan kerja yang seimbang. Makanya sekarang banyak ditemui perusahaan yang menerapkan work life balance. 

Manfaat dari hal ini tidak hanya dirasakan oleh karyawan saja, tapi juga perusahaan merasa produktivitas para pekerjanya meningkat setelah menerapkan work life balance. 

Jika kamu pikir perusahaan yang menerapkan work life balance hanya ada di luar negeri, kamu salah! Karena di Indonesia juga sudah banyak sekali perusahaan yang melakukannya, berikut ini di antaranya.


1. PT Pertamina (Persero)

Perusahaan BUMN Pertamina sudah menerapkan work life balance untuk karyawannya. Pertamina juga memberikan berbagai tunjangan serta gaji yang tinggi untuk karyawannya. Tidak sampai situ saja, kesempatan berkarier di sana juga terbuka bagi para karyawannya.


2. PT Unilever Indonesia Tbk

Unilever sudah sejak lama diketahui memiliki iklim kerja yang profesional, kompetitif, dan adil dalam penilaian kinerja. Perusahaan ini memberikan gaji dan tunjangan yang sangat baik, serta memberikan penghargaan yang sesuai dengan kinerja yang dimiliki karyawannya.


3. PT Astra Honda Motor

Lingkungan kerja perusahaan ini dinilai sangat menyenangkan. Ini terlihat dari kinerja karyawan yang akan dinilai setiap semester. Untuk memotivasi karyawan, Astra juga memberikan promosi kepada mereka. TIdak sampai situ, Astra Honda Motor juga dinilai memberikan tunjangan yang sangat bagus pada karyawannya, mulai dari tunjangan transportasi, bonus tahunan, THR, serta jaminan kesehatan.


4. PT Indofood Sukses Makmur Tbk

Indofood sangat terbuka memberikan kesempatan bagi karyawannya untuk dapat berkaier dan mengembangkan potensi diri. Perusahaan ini juga mendukung karyawannya dengan berbagai tunjangan yang diberikan seperti asuransi dan jaminan kesehatan yang sangat baik kepada para karyawan dan keluargannya.


5. PT Chevron Pacific Indonesia

Perusahaan energi multinasional ini disukai karena memberikan kesempatan bagi setiap karyawannya untuk mengembangkan potensi karier dengan berbagai pelatihan. Suasana kerja di Chevron juga sangat nyaman.


Lowongan perusahaan yang menerapkan work life balance juga bisa kamu temukan di aplikasi KitaLulus. Di KitaLulus ada banyak lowongan dari berbagai jenis industri yang bisa kamu lamar sesuai dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang kamu miliki. Semua lowongan sudah melalui tahap verifikasi jadi aman dari penipuan. Selain itu, lamaran yang kamu kirim akan langsung masuk ke WhatsApp HRD, sehingga memudahkanmu bila ingin follow up. Yuk, download KitaLulus di Play Store sekarang!

Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
Close Pop up
KitaLulus Andoid App available on Google Play

Lihat ribuan lowongan kerja dan berkomunikas secara langsung dengan HRD atau pemilik usaha

Download Aplikasi KitaLulus sekarang!

#MulaiSekarang demi masa depan yang lebih baik!