Ketahui Burn Out Artinya Apa dalam Pekerjaan dan Bagaimana Cara Mencegahnya

Putri Prima

Bermimpi hidup di dunia Harvest Moon. Senang menulis tentang seputar karir dan bisnis.

Isi Artikel

Sekarang semakin banyak para pekerja yang sadar dengan kesehatan mental. Para pekerja sekarang kerap menggunakan istilah burn out untuk menggambarkan kondisi mereka. Mereka menggunakan burn out artinya keadaan mereka amat sangat lelah secara fisik dan mental. Apakah kamu pernah mengalami hal ini? Sejauh apa pemahaman kamu tentang burn out?

Nah, dalam artikel ini kita akan sama-sama mengenal lebih jauh tentang apa itu burn out yang kerap dialami pekerja era modern dan bagaimana cara mencegah dan menanganinya. Simak, ya!


Burn out Artinya Apa?

Istilah burn out dicetus oleh psikolog bernama Herbert Freudenberger, bersama rekannya Gail North. Burn out artinya kelelahan emosional, mental, dan fisik yang disebabkan karena stres yang berat dan berkepanjangan. Perasaan ini bisa terjadi ketika kamu merasa kewalahan dalam memenuhi ekspektasi tertentu, terutama dalam pekerjaan. 

Sementara itu, mengutip dari Aafp, burn out berasal dari gangguan metabolisme energi. Burnout dapat dianalogikan seperti baterai. Seseorang yang mengalami burnout artinya mengalami kehabisan baterai, sehingga mereka tidak bersemangat dan lelah berkepanjangan. 

Saat burnout, kamu jadi kehilangan motivasi dalam segala hal di pekerjaan, walaupun pekerjaan tersebut adalah sesuatu yang kamu sukai. 

Akibatnya, produktivitas dan energi kamu menjadi menurun. Kamu juga menjadi pribadi yang sinis memandang hidup sampai akhirnya kamu merasa tidak bisa apa-apa.

Efek negatif lainnya dari burn out juga bisa merembet ke segala aspek kehidupan seperti kehidupan pribadi di rumah, pekerjaan, sampai hubungan dengan orang sekitar. 

Selain memengaruhi kesehatan mental, lama kelamaan burnout juga bisa memengaruhi kesehatan fisik. Orang yang burnout jadi gampang sakit dan rentan terkena penyakit diabetes dan jantung. 


BACA JUGA: Apa Itu Insecure dan Bagaimana Pengaruhnya Pada Karier?


Tahapan Burn Out

Tidak seperti penyakit yang muncul tiba-tiba, burn out terjadi setelah melewati beberapa tahapan. Mengutip Healthline, ada 12 tahapan burn out yang dijabarkan oleh Herbert Freudenberger dan Gail North, antara lain:

  • Ambisius atau sangat tergerak ketika mengerjakan suatu hal;
  • Mendorong diri sendiri untuk bekerja lebih keras;
  • Mengabaikan kebutuhan esensial pribadi seperti tidur, olahraga, dan makan;
  • Jadi sering menyalahkan keadaan dan orang sekitar atas suatu masalah;
  • Terlalu fokus sampai enggan meluangkan waktu untuk keluarga, teman, atau orang terdekat;
  • Tidak sabaran serta kerap menganggap orang lain tidak kompeten, malas, sombong, atau prasangka negatif lainnya;
  • Menarik diri dari orang terdekat, teman, keluarga;
  • Ajakan bertemu rasanya jadi beban, bukan hiburan;
  • Perubahan perilaku jadi lebih agresif dan temperamental; 
  • Tidak punya kemampuan untuk mengontrol diri;
  • Batin jadi kosong dan kerap cemas;
  • Depresi atau hidup jadi tidak bermakna dan putus asa;
  • Mental dan fisik mulai bermasalah.


Ciri-ciri Kamu Mengalami Burn Out

Stres dan lelah dalam bekerja itu hal wajar, setiap pekerja pasti pernah mengalaminya. Tetapi jadi tidak wajar jika kamu terus menerus mengalami hal itu dan pikiran kamu menjadi negatif, bisa jadi itu gejala burn out

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, burn out itu proses yang bertahap bukan sesuatu yang muncul dalam semalam. Ciri-ciri burn out akan terlihat baik secara fisik maupun mental.


1. Hilangnya Semangat Bekerja dan Kelelahan 

Ciri burn out pertama adalah hilangnya semangat dalam bekerja dan minat terhadap pekerjaan yang biasa dikerjakan. Karena kamu tetap bekerja tanpa adanya semangat, kamu jadi menguras banyak energi sehingga jadi mudah lelah. Bahkan, walaupun kamu sudah tidur cukup sekalipun, rasa lelah itu tetap terasa.


2. Performa Kerja Menurun

Rasa semangat yang hilang dan kelelahan yang terus kamu rasakan akhirnya berdampak juga pada performa kerja yang menurun. Jika sebelumnya setiap pekerjaan yang kamu kerjakan selalu memuaskan, sekarang semua biasa saja asalkan selesai.


3. Mudah Marah

Saat mengalami burn out, biasanya seseorang jadi mudah marah. Tidak hanya di lingkungan kerja, perubahan perilaku ini akan terjadi juga saat kamu sedang bersama keluarga atau teman dekat. 

Kamu jadi mudah marah bahkan karena hal-hal kecil yang dahulu tidak pernah jadi masalah untukmu. Kini, hal tersebut bisa memicu kamu marah dengan mudah. Kamu juga bisa merasa kesal bila kegiatan yang sudah kamu buat tidak berjalan sesuai rencana.


4. Mudah Sakit

Burn out yang berkepanjangan juga memengaruhi imunitas tubuh sehingga akhirnya kamu jadi mudah sakit terutama flu, dan pilek.  Bahkan beberapa juga merasa sakit perut dan pusing. 

Selain itu, kamu juga punya risiko untuk alami gangguan tidur, gangguan kecemasan, dan depresi.


5. Menjadi Sinis

Ciri burn out lainnya adalah kamu jadi bersikap sinis terhadap orang lain. Ini karena pada umumnya, perasaan lelah akan diikuti dengan hilangnya empati. Kamu jadi akan "ceplas-ceplos" dan julid ketika sedang bersosialisasi tanpa peduli perasaan orang lain. 


6. Menarik Diri dari Lingkungan Sosial

Kamu merasa pekerjaan yang kamu geluti sebagai beban hidup, sehingga kamu enggan bersosialisasi dengan rekan kerja, teman, maupun juga anggota keluarga.


7. Aspek Kognitif Menurun

Saat kamu mengalami burn out aspek kognitif juga ikut terganggu. Seseorang yang mengalami burn out jadi mudah kehilangan fokus, pikiran melayang, dan jadi sulit menyelesaikan pekerjaan.



Penyebab Burn Out

Burn out bisa dialami siapa saja. Namun lebih sering dialami pekerja yang minim apresiasi dan jarang libur. Penyebab burn out tidak selalu terkait tekanan dan terlalu banyak tanggung jawab. Penyebab burn out bisa terkait karakter atau pribadi seseorang , jenis kegiatan yang dikerjakan di waktu senggang, sampai cara seseorang memandang suatu persoalan.  


Bagaimana Agar Tidak Mengalami Burn Out?

Tentu kamu tidak ingin mengalami burn out yang bisa mengganggu fisik dan mental. Nah, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar tidak mengalami burnout, antara lain:

  1. Pastikan kamu menyempatkan diri untuk olahraga;
  2. Makan makanan yang punya gizi seimbang dan bernutrisi;
  3. Tidur yang cukup dan berkualitas;
  4. Luangkan waktu me time;
  5. Bersosialisasi

Cara Mengatasi Burn Out

Jika kamu merasa mengalami ciri-ciri burn out seperti yang disebutkan di atas, ada baiknya kamu  segera mengatasinya dengan langkah-langkah berikut:


1. Buat Prioritas

Coba urutkan prioritas pekerjaan dari yang penting hingga kurang penting. Dengan begitu kamu tahu mana yang harus dikerjakan lebih dulu. Kamu juga jadi tidak menguras energi terlalu banyak.


2. Apresiasi Diri Sendiri

Berilah apresiasi kepada diri sendiri yang sudah dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Dengan mengapresiasi diri artinya kamu menghargai apa yang sudah kamu upayakan dengan susah payah.



3. Turunkan Ekspektasi

Terkadang, hal yang membuat kita cemas dan stres adalah ekspektasi yang kita pasang terlampau tinggi. Sehingga kita jadi berusaha begitu keras untuk menggapainya. Oleh karena itu, cobalah untuk bersikap realistis sehingga kamu bisa menurunkan ekspektasi terhadap hal yang sedang kamu kerjakan.


4. Jaga Keseimbangan Hidup

Kamu juga perlu bersantai dan melupakan pekerjaan sejenak. Cobalah pergi bersama teman, berlibur atau me time setelah jam kerja berakhir. Hal ini bisa membantu kamu untuk menjernihkan pikiran yang mungkin suntuk.


5. Jangan Ragu untuk Minta Bantuan

Ketika mengalami burn out artinya kamu butuh bantuan. Baik itu kepada rekan kerja, bila kamu rasa pekerjaannya terlalu berat. Atas juga kepada atasan untuk berdiskusi untuk mendapatkan penyesuaian tertentu sampai kamu kembali merasa baik.


Ketika mengalami burn out mungkin juga kamu membutuhkan menepi sejenak dari pekerjaan. Atau bisa juga mencari peluang kerja baru. Aplikasi KitaLulus siap membantumu menemukan pekerjaan terbaik. Caranya cukup mudah, kamu hanya perlu instal aplikasi KitaLulus di handphone lalu daftar dan lengkapi data diri. Setelah itu kamu bisa melamar ribuan lowongan yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, Gowa. Proses daftar dan melamar gratis, yuk download aplikasinya di Play Store sekarang!

Dapatkan konten Kitalulus

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Ikuti BangLulus di sosial media

KitaLulus on Facebookinstagram kitalulusTiktok
Close Pop up
KitaLulus Andoid App available on Google Play

Lihat ribuan lowongan kerja dan berkomunikas secara langsung dengan HRD atau pemilik usaha

Download Aplikasi KitaLulus sekarang!

#MulaiSekarang demi masa depan yang lebih baik!

Close Pop up

Bagaimana kepuasan anda dengan konten kami?

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.