Apa Itu MLM? Ini Ciri-Ciri, Kekurangan, dan Cara Kerjanya

Nisa Maulan Shofa

Penulis profesional sejak tahun 2017. Berspesialisasi dalam penulisan di bidang karir dan seputar dunia kerja.

Isi Artikel

MLM adalah— Kepanjangan dari MLM adalah multi level marketing. Jenis bisnis ini mengandalkan relasi yang luas sehingga bisa mendapatkan anggota bisnis yang banyak. Dengan demikian, keuntungan akan terus didapatkan.

Ada dua istilah penting dalam MLM, yaitu downline dan upline. Upline adalah seseorang yang memiliki anggota. Downline adalah anggota dari upline. Jika digambarkan dalam sebuah grafik, downline merupakan kaki dari upline. Semakin banyak downline yang diajak masuk ke dalam bisnis, upline akan semakin mendapatkan keuntungan.

Namun, benarkah cara kerja upline dan downline hanya sekadar perekrutan tanpa harus melakukan penjualan suatu produk? Jika begitu, apa yang sebenarnya dipasarkan oleh bisnis MLM?

Untuk menjawab hal-hal terkait MLM tersebut, KitaLulus sudah merangkumkan beberapa informasinya. Di artikel ini, kamu juga akan mendapatkan penjelasan mengenai jenis, cara kerja, hingga ciri-ciri MLM yang baik dan tidak merugikan anggotanya.

Yuk, simak artikel ini hingga selesai!

BACA JUGA: Pengertian Affiliate Marketing, Jenis, dan Contoh Strateginya

Apa Itu Multi Level Marketing (MLM)?

Apa itu multi level marketing mlm

Nama lain dari MLM adalah bisnis piramida. Hal ini tentu saja dikarenakan setiap anggota bisnis harus terus merekrut anggota sehingga dia memiliki pondasi kuat untuk berada di puncak selayaknya bangunan piramida.

Banyak perusahaan yang menerapkan sistem pemasaran ini. Hal tersebut tentu saja karena keuntungan yang didapatkan perusahaan sangat tinggi. Terlebih, dengan narasi bahwa mengajak orang lain bergabung juga akan mendapatkan keuntungan, terlihat seperti win win solution untuk semua pihak.

Akan tetapi, tidak semua MLM itu baik, lho. Jika kamu menyadari, ada banyak sekali bisnis yang menerapkan sistem MLM. Bisnis tersebut juga diiklankan secara terang-terangan. Para upline-nya akan dengan yakin memberikan testimoni bahwa dia mendapatkan banyak keuntungan dari bisnis yang dijalani.

Namun, jangan salah. Jika tidak hati-hati, kamu akan bertemu dengan bisnis MLM bodong dan hanya mengandalkan perekrutan anggota. Untuk lebih lanjut, kamu bisa menyimak ciri-ciri bisnis MLM di bawah ini.

Ciri-Ciri Bisnis MLM yang Baik

Ciri ciri mlm

Kata kunci dari bisnis MLM adalah mencari downline. Memiliki banyak downline akan membuat kamu semakin memiliki kesempatan untuk mendapatkan keuntungan. Terlebih jika downline juga sudah memiliki banyak downline yang nantinya otomatis juga akan menjadi anggota kamu.

Namun, jika dalam bisnis MLM tersebut hanya fokus mendapatkan downline, kamu patut curiga. Sebab, sistem seperti itu akan mirip dengan skema ponzi yang tidak memberikan keuntungan apa pun bagi downline terakhir.

Supaya tidak terjebak sistem MLM yang salah, yuk simak ciri-ciri bisnis MLM yang baik berikut ini:

  • Bisnis MLM memiliki perusahaan yang terdaftar dan memiliki kantor yang jelas.
  • Tidak hanya fokus mendapatkan downline, setiap anggota juga bertugas untuk menjual produk atau jasa.
  • Memiliki sistem yang jelas sehingga upline harus mengajari downline dengan benar dalam berbisnis.
  • Harga produk atau jasa tidak terlalu mahal atau terlalu murah.
  • Keuntungan berdasarkan kerja keras yang sesuai.

Tujuan Bisnis MLM

MLM adalah jenis bisnis yang harus terus aktif menggaet anggota baru. Bagi perusahaan, sistem marketing ini sangat bermanfaat. Penerapan sistem MLM dalam sebuah bisnis memiliki tujuan sebagai berikut:

  • Menaikkan keuntungan dengan lebih banyak penjualan yang terjadi dari para downline.
  • Mengurangi biaya pengiriman produk karena cukup mengirim ke para anggota untuk kemudian dikirim ke pembeli.
  • Lebih mudah memasarkan produk karena para anggota MLM memiliki strategi pemasaran tersendiri tanpa perusahaan harus membiayainya.

BACA JUGA: 11 Ide Jualan Online Tanpa Modal, Bisa Dilakukan Dari Rumah!

Jenis Bisnis MLM

Jenis multi level marketing

Ada 3 jenis bisnis MLM yang perlu kamu ketahui. Berikut adalah penjelasannya:

1. Binary Plan

Jenis bisnis MLM satu ini mewajibkan upline hanya memiliki dua downline saja. Jadi, ketika dia merekrut anggota baru, anggota tersebut akan ditempatkan di bawah downline, tetapi masih tetap menjadi anggotanya secara tidak langsung.

Jika upline memiliki downline lebih dari dua, keuntungan yang didapatkan akan didapatkan perusahaan.

2. Matrix

Matrix hadir untuk menyiasati sistem binary plan yang dinilai banyak menguntungkan perusahaan. Sistem ini akan menerapkan tiga frontline untuk kemudian diterapkan dengan konsep sama untuk downline-nya.

3. Break Away

Jenis bisnis MLM yang terakhir adalah MLM dengan sistem break away. Semakin banyak seorang upline memiliki downline langsung di bawahnya, keuntungan yang akan dia dapat akan semakin besar. Akan tetapi, dia harus mengatur semua downline seorang diri dan itu tentu saja cukup melelahkan dan merepotkan.

Cara Kerja Bisnis MLM

Secara definisi, MLM adalah jenis bisnis yang memiliki strategi pemasaran berjenjang. Jadi, upline akan mendapatkan keuntungan dari apa yang downline hasilkan. Dengan demikian, keuntungan yang didapatkan menjadi berlipat, dari hasil kerjanya serta hasil kerja downline.

Berikut adalah tahapan cara kerja bisnis MLM yang bisa kamu pelajari:

  • Kamu akan didaftarkan dari sponsor yang kemudian akan menjadi upline kamu dengan membayar sejumlah uang sebagai pembelian produk awal atau pembelian katalog bisnis.
  • Nantinya kamu akan diberi arahan bagaimana cara kerja di MLM tersebut.
  • Kamu harus menjual produk atau jasa sekaligus melakukan pencarian anggota yang nantinya akan menjadi downline kamu.
  • Keuntungan yang kamu dapat adalah dari penjualan produk atau jasa yang kamu lakukan, keuntungan dari perekrutan downline, keuntungan yang didapatkan downline kamu, serta bonus penjualan atau perekrutan jika memenuhi target.
  • Mengembangkan jaringan menjadi seluas mungkin akan membuat kamu semakin banyak mendapatkan keuntungan bisnis.

Kelebihan dan Kekurangan MLM

Kelebihan dan kekurangan mlm

Terdapat pro dan kontra terhadap sistem bisnis ini. Hal ini tentu saja dikarenakan banyak jenis MLM yang hanya mengandalkan perekrutan downline dan upline bisa langsung mendapatkan keuntungan.

Akan tetapi, semua bisnis tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk mengetahui apa kelebihan dan kekurangan MLM, kamu bisa menyimak penjelasan berikut ini:

1. Kelebihan Bisnis MLM

Kelebihan bisnis MLM adalah sebagai berikut.

  • Bisnis MLM bisa kamu jadikan pekerjaan sampingan untuk mendapatkan tambahan penghasilan.
  • Sukses di bisnis MLM adalah sebuah pencapaian yang menguntungkan untukmu. Selain mendapatkan uang, kamu juga bisa mengasah kemampuan komunikasi dengan baik.
  • Menambah relasi baru.
  • Tidak banyak modal yang dikeluarkan.
  • Bisa dikerjakan dari mana saja.

2. Kekurangan Bisnis MLM

Ada kelebihan, tentu saja ada kekurangan. Berikut adalah kekurangan bisnis MLM yang harus kamu ketahui.

  • Seorang anggota MLM bukanlah seorang pengusaha, tetapi hanya selayaknya seperti reseller dalam sebuah jaringan.
  • Jika tidak berhati-hati, kamu akan terjebak pada jaringan MLM bodong yang melakukan penipuan.
  • Tidak banyak mendapatkan pelatihan kerja untuk melakukan penjualan.

BACA JUGA: Apa Itu STP (Segmenting, Targeting, Positioning) dalam Bisnis? Ini Contoh dan Cara Analisisnya

Itulah berbagai informasi tentang MLM yang bisa kamu pelajari lebih lanjut. MLM adalah bisnis yang menjanjikan asalkan bisnis MLM tersebut tidak hanya tentang mendapatkan anggota. Namun, bisnis juga memasarkan suatu produk yang memiliki value. Jadi, baik upline ataupun downline sama-sama bekerja keras untuk mendapatkan keuntungan.

Jika kamu pandai memasarkan sesuatu, pintar menjelaskan sehingga membuat seseorang tertarik untuk bergabung, MLM adalah bisnis yang cocok untukmu. Namun, selalu berhati-hati ya untuk memilih jenis MLM yang sesuai sehingga tidak tertipu nantinya.

MLM juga bisa dijadikan side hustle yang untuk menambah pemasukan. Namun, jika kamu belum ingin menyeriusi side hustle, tentu saja kamu harus memiliki pekerjaan utama, bukan? Nah, jika kamu sekarang sedang menjadi jobseeker, kamu bisa menginstal aplikasi KitaLulus di Playstore. KitaLulus memiliki lebih dari 50.000 informasi lowongan pekerjaan yang bisa kamu pilih berdasarkan kualifikasi kamu.

Cara mencari posisi yang sesuai juga mudah. Kamu cukup mengetikkan nama posisi, nama perusahaan, atau kota tujuan. Nantinya, kamu akan mendapatkan daftar pekerjaan yang sesuai kemauan kamu. Bisa juga loh kamu memilihnya berdasarkan sistem kerja, seperti full time, kontrak, freelance, bahkan work from home. Jadi, lebih mudah untuk menyeleksinya.

Yuk, segera instal aplikasi KitaLulus di smartphone kamu. Dapatkan pengalaman mencari kerja #LebihMudah dibanding sebelumnya.

Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
KitaLulus Andoid App available on Google Play

Lihat ribuan lowongan kerja dan berkomunikas secara langsung dengan HRD atau pemilik usaha

Download Aplikasi KitaLulus sekarang!

#MulaiSekarang demi masa depan yang lebih baik!