Pengertian Budgeting, Tujuan, Manfaat, dan Prinsipnya

Shirley Candrawardhani
Shirley Candrawardhani

Berkarir sebagai penulis profesional sejak 2012 yang berantusias menulis topik seputar bisnis, keuangan, dan hukum.

Prinsip prinsip budgeting
Isi Artikel

Budgeting adalahBudgeting adalah salah satu bagian dari proses keuangan yang tidak boleh Anda lewati. Terutama dalam mengatur dan mengelola keuangan perusahaan.

Dengan melakukan budgeting yang efektif, maka Anda bisa mengontrol pemasukan, pengeluaran, dan bahkan bisa menghemat dalam jumlah banyak. Budgeting adalah cara yang Anda butuhkan jika Anda ingin mengelola keuangan perusahaan dengan lebih baik lagi.

Simak penjelasan lengkapnya terkait pengertian budgeting, tujuan, manfaat, dan prinsip-prinsipnya di bawah ini.

BACA JUGA: Manajemen Keuangan Perusahaan: Tujuan, Fungsi, dan Prinsipnya

Apa Itu Budgeting?

Apa itu budgeting

Dalam kegiatan operasional perusahaan, budgeting adalah hal yang tidak bisa dipisahkan. Sebab, dengan budgeting Anda bisa mengukur dan mengontrol semua dana yang masuk dan keluar.

Jika diartikan secara bahasa, budgeting adalah penyusunan anggaran atau rencana keuangan yang dengan sistematis berdasarkan program kerja yang sudah disusun. Mulai dari kegiatan inti perusahaan, kegiatan produksi, perhitungan gaji karyawan, proyek, dan lainnya.

Umumnya, jangka waktu budgeting adalah untuk satu periode masa kerja yang baru. Penyusunan anggaran ini harus dilakukan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan perusahaan. Dengan catatan harus menyesuaikan dengan arus keuangan yang ada.

Ada beberapa dasar perkiraan budgeting yang harus Anda ketahui, yaitu data, peristiwa di masa lalu, dan resiko di masa depan. Ketiga hal tersebut kemudian dianalisis dan diukur sesuai dengan kemampuan untuk bisa mencapai tujuan yang diinginkan.

Bisa dikatakan, budgeting adalah sebuah proses untuk memperkirakan berapa uang yang harus dikeluarkan berdasarkan kemampuan atau anggaran perusahaan yang ada. Hal yang harus Anda perhatikan di sini adalah jangan memaksakan anggaran yang tidak cukup dengan kegiatan operasional yang memakan biaya banyak.

Tujuannya adalah untuk meminimalisir dan mencegah hutang perusahaan di masa mendatang. Jangan lupa juga untuk melakukan evaluasi budgeting di setiap akhir periode untuk mengetahui berapa besar pemasukan dan pengeluaran yang sudah terjadi di periode sebelumnya.

Prinsip Dasar Budgeting

prinsip dasar budgeting

Budgeting tidak bisa dilakukan sembarangan. Anda harus benar-benar memastikan bahwa semua anggaran yang sudah disusun dalam budgeting bisa berfungsi dengan optimal dan efektif.

Maka dari itu, ada beberapa prinsip dasar budgeting yang perlu Anda ketahui, diantaranya:

1. Dukungan Manajemen

Hal pertama dalam prinsip dasar budgeting adalah dukungan manajemen. Artinya dalam hal seluruh anggota perusahaan harus saling mendukung dan bekerjasama untuk keberhasilan pelaksanaan budgeting ini.

Selain itu, seluruh pihak yang terlibat juga berkewajiban untuk melakukan pengawasan terhadap tindakan penyimpangan yang melibatkan anggaran perusahaan. Jangan ragu untuk mengambil tindakan tegas jika Anda mendapati hal tersebut.

2. Partisipasi Karyawan

Prinsip dasar selanjutnya adalah partisipasi karyawan. Artinya, mereka tidak hanya terlibat dalam mempersiapkan anggaran yang sesuai, tetapi mereka juga harus berusaha untuk bisa mencapai tujuan tersebut.

3. Tujuan Perusahaan

Salah satu prinsip dasar dan syarat dari budgeting adalah adanya tujuan perusahaan yang jelas. Tujuan ini sudah harus ditetapkan dalam kerangka dan strategi perusahaan.

4. Tanggung Jawab Akuntansi

Tanggung jawab akuntansi yang dimaksud adalah laporan keuangan terkait anggaran yang sudah diberikan untuk setiap tim. 

5. Struktur Organisasi

Hal lain dalam prinsip dasar budgeting adalah struktur organisasi. Artinya, dalam sebuah perusahaan harus ada wewenang dan tanggung jawab dari setiap tingkatan manajemen. Terutama bagi pihak yang menyusun budgeting perusahaan.

6. Fleksibilitas

Dalam prinsip dasar budgeting, fleksibilitas diperlukan jika Anda memiliki beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perubahan anggaran di periode sebelumnya. Sehingga Anda bisa membuat perbandingannya dan membuat keputusan yang lebih baik lagi.

7. Komunikasi

Ada baiknya jika laporan keuangan bisa dikomunikasikan kepada seluruh anggota perusahaan. Sehingga mereka bisa mengetahui informasi terkait kinerjanya dan bisa mengambil keputusan dengan cepat.

8. Sistem Akuntansi

Satu lagi yang menjadi hal prinsip dasar budgeting adalah sistem akuntansi yang mendukung. Sudah seharusnya jika setiap perusahaan memiliki sistem akuntansi yang baik untuk mengelola anggaran biaya. Jika dilakukan secara tepat, akurat, teliti, dan cepat, hal ini bisa mempengaruhi tingkat keberhasilan budgeting.

Manfaat Budgeting untuk Perusahaan

manfaat budgeting

Perlu diketahui bahwa, membuat rencana pengeluaran bisa membantu Anda untuk menentukan hal penting dan yang dibutuhkan terlebih dulu. Sehingga Anda tidak menghabiskan banyak uang sekaligus.

Hal yang harus diperhatikan dalam budgeting adalah mengutamakan pengeluaran dengan fokus pada hal yang penting-penting saja. Berikut beberapa manfaat budgeting untuk perusahaan:

1. Bisa Mengendalikan Uang yang Dimiliki

Manfaat pertama dari budgeting adalah Anda bisa mengendalikan uang yang dimiliki. Sehingga Anda bisa mengatur uang tersebut dengan tenang dan leluasa. Tapi tetap harus memperhatikan prioritas terlebih dulu.

2. Fokus Pada Tujuan Keuangan

Tujuan keuangan membuat Anda untuk merencanakan banyak hal. Termasuk salah satunya adalah mengalokasikan uang untuk hal-hal yang dianggap tidak memberikan nilai. Tapi jika Anda berpegang teguh pada prinsip budgeting, maka Anda bisa fokus pada tujuan keuangan yang sudah ditetapkan di awal.

3. Menekan Pengeluaran

Satu hal yang tidak boleh Anda remehkan dalam budgeting adalah anggaran pengeluaran perusahaan. Dengan budgeting, Anda bisa menekan pengeluaran dan memilah mana pengeluaran yang perlu dihemat. Sehingga anggaran perusahaan masih dalam bisa dikendalikan.

4. Meminimalisir Hutang

Dalam menjalankan bisnis, meminjam modal merupakan salah satu cara untuk tetap bisa berkembang. Tapi bukan berarti Anda bisa mengandalkan hal tersebut setiap waktu. Ada baiknya jika Anda bisa menghemat pengeluaran sehingga bisa meminimalisir terjadinya hutang piutang.

5. Menghemat Biaya Tak Terduga

Satu lagi manfaat dari budgeting adalah bisa menghemat biaya tak terduga. Dengan budgeting, Anda bisa memastikan bahwa uang yang dimiliki cukup digunakan untuk keperluan operasional perusahaan lainnya atau untuk dana darurat.

BACA JUGA: 9 Cara Mengoptimalkan Biaya Produksi Perusahaan Agar Makin Efisien

Fungsi dan Tujuan Budgeting untuk Perusahaan

fungsi dan tujuan budgeting

Selain beberapa manfaat di atas, ada fungsi budgeting untuk perusahaan yang perlu Anda ketahui:

  • Memprediksi penjualan di masa mendatang, biaya produksi, dan biaya tambahan lainnya agar bisa mendapatkan profit sesuai yang diinginkan.
  • Meminimalisir kemungkinan adanya kerugian bisnis di masa mendatang.
  • Mengantisipasi kondisi finansial perusahaan di masa mendatang untuk kebutuhan dana operasional.
  • Menentukan modal yang dimiliki dengan memastikan ketersediaan dana yang ada secara wajar.
  • Mengkoordinasikan setiap manajemen untuk mencapai tujuan perusahaan bersama-sama.
  • Efisiensi kinerja setiap divisi untuk bekerja sesuai dengan anggaran biaya yang sudah ditetapkan.
  • Memperbaiki bentuk tanggung jawab setiap kepala divisi terkait laporan anggaran keuangan yang diberikan.
  • Mengontrol arus kas, inventaris, dan penjualan perusahaan.
  • Mengontrol keuangan perusahaan dengan sistem anggaran yang sudah ditetapkan.

Langkah Membuat Budgeting Perusahaan

cara membuat budgeting

Dari semua penjelasan diatas, tentu Anda sudah menyadari bahwa budgeting adalah hal penting yang harus dilakukan setiap perusahaan. Tanpa budgeting, rasanya sangat mustahil untuk bisa terus berkembang.

Berikut beberapa langkah pembuatan budgeting untuk perusahaan yang bisa Anda lakukan:

1. Tentukan Tujuan yang Ingin Dicapai

Langkah pertama dalam membuat budgeting adalah dengan menentukan tujuan yang ingin dicapai. Kemudian sesuaikan budget yang dimiliki dengan tujuan tersebut. Termasuk sumber daya yang Anda miliki.

2. Perhatikan Faktor Biaya Tetap dan Biaya Variabel

Dengan memperhatikan biaya tetap dan biaya variabel, Anda jadi bisa menekan pengeluaran yang dirasa tidak perlu. Sehingga Anda bisa menentukan prioritas budget.

3. Berikan Informasi Terkait

Jika Anda ingin membeli sesuatu untuk inventaris kantor, ada baiknya untuk memberikan informasi terkait. Misalnya seperti deskripsi barang, jumlah yang dibeli, lama pemakaian, harga barang, hingga cara mendapatkannya apakah dengan menyewa atau membelinya langsung.

4. Buat Rencana yang Berkembang

Satu lagi langkah dalam membuat budgeting adalah dengan membuat rencana yang berkembang. Pada dasarnya, setiap anggaran biaya yang sudah ditetapkan bisa saja mengalami perubahan dalam pelaksanaannya. Maka dari itu, ada baiknya jika Anda membuat rencana keuangan yang berkembang.

Demikianlah penjelasan terkait budgeting, prinsip dasarnya, manfaat, tujuan dan fungsinya, hingga langkah membuat budgeting untuk perusahaan yang perlu Anda ketahui.  

Hal yang perlu diperhatikan ketika membuat budgeting adalah untuk menyesuaikannya pada setiap periode. Sehingga ketika ada hal yang harus diperbaiki, Anda bisa memperbaikinya dengan segera dan mengambil keputusan yang tepat saat itu juga.

Jika perusahaan Anda membutuhkan staff akuntan, Anda bisa menaruh informasi lowongan pekerjaan di KitaLulus. Saat ini, KitaLulus sudah beroperasi di Jabodetabek, Bandung, Makassar, Surabaya, Medan, Semarang, dan Gowa.

Daftarkan diri Anda untuk memasang iklan lowongan di aplikasi KitaLulus. Temukan kandidat berkualitas dan bertalenta untuk posisi akuntan di perusahaan Anda dengan #LebihMudah bersama KitaLulus!

Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok