Iklan Advertorial: Pengertian, Jenis, Ciri, Cara Membuatnya

penulis
Shirley Candrawardhani

Berkarir sebagai penulis profesional sejak 2012 yang berantusias menulis topik seputar bisnis, keuangan, dan hukum.

hrd
Isi Artikel

Ada banyak strategi pemasaran yang bisa digunakan untuk mempromosikan produk maupun jasa. Iklan advertorial adalah salah satunya. Biasanya Anda dapat menemukan jenis iklan ini di koran, majalah, atau tabloid.

Iklan advertorial berasal dari bahasa Inggris yaitu advertisement yang artinya iklan dan editorial berarti gagasan. Lantas, apa itu iklan advertorial? Yuk simak penjelasannya berikut!

Apa itu Iklan Advertorial?

Pengertian iklan advertorial adalah istilah untuk iklan yang ditulis atau diproduksi dalam bentuk konten editorial. Nantinya penulis akan memberikan kredit kepada pengiklan yang menunjukkan bahwa iklan tersebut dibayar atau disponsori.

Advertorial mengacu pada pembuatan artikel, halaman web, atau video khusus agar terlihat seperti konten jurnalistik yang objektif, tetapi sebenarnya adalah iklan berbayar.

Tujuan pembuatan iklan advertorial adalah untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan, meningkatkan reputasi, hingga memberikan opininya terkait informasi yang berguna.

Jadi, sederhananya iklan advertorial adalah konten berbayar yang ada di koran, majalah, atau website yang digunakan untuk mengedukasi audiens mengenai informasi terkait produk maupun jasa yang diiklankan.

Perlu diketahui bahwa advertorial lebih detail dibandingkan jenis iklan biasa. Sebab tujuannya adalah mengedukasi audiens.

Biasanya advertorial ditulis oleh biro iklan, agensi, atau pengiklan tersebut, kemudian mereka membeli ruang iklan di koran, majalah, maupun website.

Tapi tidak semua jenis koran, majalah, atau website bisa menjadi tempat yang cocok untuk advertorial. Artinya, jika Anda ingin mengedukasi seputar bisnis, maka Anda harus menempatkan advertorial di media yang memang membahas bisnis.

Baca juga: 10 Contoh Iklan Media Cetak dan Ciri-Cirinya

Jenis Iklan Advertorial

Mungkin sebagian dari Anda masih belum tahu iklan advertorial meliputi apa saja. Berikut beberapa bentuk dan contohnya yang perlu Anda ketahui.

1. Iklan Jasa

Sesuai namanya, advertorial akan mengedukasi audiens mengenai jasa yang akan dipromosikan kepada masyarakat luas.

Biasanya isinya meliputi penjelasan terkait jasa tersebut, keunggulan, cara menggunakan, hingga jenis pelayanan yang tersedia. Contoh iklan advertorial jasa yaitu:

iklan jasa

2. Iklan Korporat

Iklan korporat atau iklan perusahaan berisi tentang biografi atau company profile singkat terkait keberadaan perusahaan tersebut.

Isi dari advertorial satu ini meliputi gambaran kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan. Contohnya seperti kegiatan CSR.

iklan korporat

3. Iklan Produk

Jenis iklan advertorial berikutnya adalah iklan produk. Isinya meliputi penjelasan singkat terkait produk yang dikenalkan. Mulai dari merek, jenis produk, kualitas produk, keberadaan produk, hingga cara mendapatkannya.

Berikut contoh iklan produk.

iklan produk

4. Iklan Pemerintahan

Satu lagi bentuk iklan advertorial adalah iklan pemerintahan. Inti dari iklan ini sebenarnya sama dengan iklan korporat. Hanya saja yang dibahas adalah kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah.

Di bawah ini merupakan contoh iklan advertorial pemerintahan.

iklan pemerintahan

Baca juga: 6 Unsur Iklan Terpenting dan Ciri-Cirinya

Ciri-ciri Iklan Advertorial

Sejatinya, tidak ada format penulisan khusus untuk advertorial. Hal yang membedakan adalah bentuk dari iklan tersebut seperti telah dijelaskan di atas.

Namun, Anda bisa mengetahui bahwa iklan tersebut bersifat advertorial ketika menemukan ciri-ciri sebagai berikut:

  • Konten bersponsor: seperti yang disebutkan sebelumnya, iklan advertorial adalah konten berbayar yang dikemas dalam produk jurnalistik. Jadi, advertorial bukanlah editorial independen.
  • Bersifat promosi: isi dari iklan advertorial adalah umumnya untuk memberikan informasi dan penjualan produk maupun layanan guna menciptakan brand awareness.
  • Bersifat informatif: mengandung informasi menarik dan relevan sehingga bisa membuat audiens tertarik.
  • Bukan konten hard selling: advertorial tidak menyematkan call to action untuk mendorong audiens melakukan tindakan.
  • Iklan terselubung: sebagian besar advertorial dikemas sebagai konten editorial biasa. Sehingga banyak pembaca tidak menyadari bahwa konten tersebut adalah iklan.
  • Disclaimer: beberapa iklan advertorial memberikan peringatan yang menjelaskan bahwa konten yang akan dibaca adalah iklan, bukan konten editorial.

Langkah Membuat Iklan Advertorial

Iklan advertorial adalah gabungan dari iklan dan konten editorial. Sehingga banyak audiens tidak menyadari bahwa yang mereka baca termasuk konten berbayar.

Jadi, wajar saja jika secara umum langkah membuat iklan advertorial sama persis dengan membuat konten editorial atau tulisan jurnalis.

1. Siapkan Judul yang Menarik

Langkah membuat iklan advertorial yang pertama adalah menyiapkan judul yang menarik. Tujuannya adalah untuk menarik perhatian audiens. Namun, tetap perhatikan keterkaitan antara judul dan isinya, ya!

2. Pendahuluan

Sama seperti bentuk konten editorial pada umumnya, advertorial juga harus ada pendahuluannya. Anda bisa membuat satu sampai tiga paragraf yang bisa melibatkan audiens agar mereka tertarik untuk membacanya sampai habis.

3. Isi Iklan

Isi advertorial dibedakan sesuai bentuk iklannya. Isinya pun tidak jauh-jauh dari tujuan advertorial itu sendiri. Anda bisa membuatnya lebih pendek atau lebih panjang. Tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan.

Anda juga dapat menambahkan informasi bernilai sesuai target pelanggan dan menambahkan beberapa gambar pendukung untuk meyakinkan mereka.

4. Jangan Lupakan Penutup

Langkah terakhir dalam membuat iklan advertorial adalah memberikan paragraf penutup. Bedanya advertorial dengan iklan lainnya yaitu tidak adanya call to action untuk melakukan tindakan.

Sebab iklan ini tidak bertujuan untuk menghasilkan penjualan. Namun, Anda juga harus bersikap transparan. Artinya, Anda bisa memberikan peringatan terlebih dulu kepada audiens bahwa apa yang akan mereka baca adalah konten berbayar.

Demikianlah penjelasan terkait pengertian iklan advertorial, jenis, contoh, ciri-ciri, hingga langkah membuatnya.

Advertorial bisa menjadi solusi untuk meningkatkan brand awareness tanpa harus melakukan hard selling atau bentuk call to action lainnya. Jenis iklan ini dapat melibatkan audiens dan di saat yang bersamaan juga menambah nilai bagi pembacanya.

Bagi Anda yang membutuhkan karyawan untuk menuliskan iklan bersifat advertorial, segera pasang lokernya di KitaLulus. KitaLulus adalah platform cari kerja teraman yang sudah beroperasi di berbagai kota di Indonesia.

Anda hanya perlu mendaftarkan diri untuk memasang iklan lowongan kerja secara gratis! Banyak kota, banyak pilihan kandidat berkualitas yang bisa Anda dapatkan dalam hitungan hari saja. Tunggu apa lagi? Dapatkan karyawan terbaik bersama KitaLulus mulai dari sekarang!

Baca juga: 30+ Contoh Iklan Lowongan Pekerjaan dan Cara Mudah Pembuatannya!

cari karyawan
Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
chat whatsapp hrd