Jenis Usaha Perseorangan, Contoh, Kelebihan, dan Kekurangan

Annissa Manystighosa

Penulis, pengajar, dan penerjemah yang sedang menekuni pengetahuan seputar bisnis.

hrd
Isi Artikel

Bagi Anda yang ingin memulai usaha namun memiliki budget kecil, ada banyak ide jenis usaha perseorangan yang bisa Anda coba. Bentuk usaha ini sangat cocok dijalankan untuk bisnis dengan skala mikro dan kecil.

Fleksibilitas produk, waktu, dan lokasi dari strategi untuk bentuk usaha perseorangan jauh lebih leluasa untuk Anda yang tidak ingin terikat waktu. Mari simak selengkapnya mengenai kelebihan, kekurangan, dan contoh jenis usaha perseorangan berikut.

Pengertian Usaha Perseorangan

Usaha perseorangan adalah entitas perusahaan yang dimiliki seorang individu. Dalam usaha semacam ini, tidak ada campur tangan langsung dari pihak luar seperti pemerintah dan sistem informasi manajemennya pun bebas.

Jenis usaha perseorangan dapat berskala kecil hingga besar, contohnya badan usaha skala kecil (UMK) dan badan usaha milik swasta (BUMS) dengan skala lebih besar.

Karena hanya satu orang yang mengawasi dan mengelola bisnis, maka semua keuntungan menjadi milik owner atau pengelola dan tidak dibagikan kepada pihak lain. Namun, usaha perseorangan juga harus menanggung semua risiko yang terjadi selama aktivitas bisnisnya.

Kelebihan dan Kekurangan Usaha Perseorangan

Kurang lengkap rasanya jika kita tidak membahas kelebihan dan kekurangan usaha perseorangan. Terutama sebagai pemula, Anda patut mempertimbangkan hal berikut.

Kelebihan Badan Usaha Perseorangan

Beberapa manfaat atau kelebihan dari jenis usaha perseorangan di antaranya:

1. Bebas dari Pajak

Berbeda dengan perusahaan besar lainnya seperti PT atau Kemitraan (Firma), jenis bisnis perseorangan tidak akan dikenakan pajak. Hal ini berhubungan dengan laba, karena umumnya omzet bisnis individu tidak terlalu banyak.

2. Pemilik Menjadi Bagian Manajemen Bisnis

Terlepas dari seberapa besar atau kecil usahanya, pemilik akan terlibat secara aktif di dalam manajemen. Pemilik memainkan peran penting dalam menjalankan usahanya dan memiliki wewenang untuk memutuskan apa yang harus dilakukan.

Tanpa intervensi dari luar, pemilik bisnis dapat memutuskan strategi perkembangan perusahaan.

3. Biaya Manajemen Terjangkau

Kelebihan jenis usaha perseorangan berikutnya yaitu biaya manajemen terjangkau, sehingga cocok untuk perusahaan rintisan atau perusahaan kecil dengan sumber daya dan keahlian terbatas di industri tertentu.

Dalam hal ini, pemilik biasanya mengelola sistem manajemen yang tidak terlalu canggih. Oleh karena itu, biaya pengelolaannya masih terjangkau.

4. Proses Administrasi Hukum Lebih Sederhana 

Proses pendirian usaha perseorangan cukup sederhana. Tidak perlu akta hukum (akta pendirian dari notaris), tetapi mungkin untuk beberapa perusahaan perlu mendapatkan persetujuan dari pemerintah daerah.

Pemilik pun dibebaskan dari prosedur hukum dan administrasi yang rumit. Biasanya akta notaris dan surat keterangan domisili dari kelurahan saja sudah cukup untuk keperluan administratif.

5. Proses Pembentukan Sangat Cepat

Umumnya, tidak banyak yang perlu disiapkan untuk menjalankan jenis usaha perseorangan. Promosi, pengiriman produk, dan administrasinya masih dianggap sangat mudah.

6. Kebebasan untuk Membuat Pilihan

Kelebihan lainnya yaitu struktur bisnis kepemilikan tunggal lebih mudah beradaptasi dalam hal pengambilan keputusan karena pemilik memiliki otoritas penuh atas perusahaan. Sehingga pemilik dapat menyelesaikannya secara mandiri tanpa perlu bantuan pihak ketiga.

7. Pemilik Mengantongi Seluruh Keuntungan

Pemilik jenis usaha perseorangan berhak menerima semua keuntungan perusahaan karena tidak ada campur tangan dari pihak lain.

Kekurangan Badan Usaha Perseorangan

Setelah mengetahui kelebihannya, akan lebih bijak jika Anda juga mengetahui kekurangannya, yaitu:

1. Tanggung Jawab Pemilik Tidak Terbatas

Pemilik bertanggung jawab penuh atas semua kewajiban bisnis. Artinya, pemilik juga harus siap bertanggung jawab atas semua kerugian dan masalah lain yang mungkin dialami selama bisnis berjalan.

2. Sumber Modal Terbatas

Karena pemberi modal hanya dari satu orang, maka sumber pendanaan usaha ini biasanya terbatas. Di sisi lain, jenis usaha perseorangan juga mungkin kesulitan untuk menerima pembiayaan dari sumber lain, seperti pinjaman bank.

3. Manajemen Rentan

Tim yang masih sedikit dan kemampuan yang masih di tingkat pemula bisa menjadi suatu masalah bagi jenis usaha perseorangan. Jumlah tugas yang harus dilakukan pemilik terkadang terlalu banyak sehingga manajemen usaha masih belum ideal.

4. Kurangnya Kepastian Mengenai Kelangsungan Usaha

Prosedur administrasi yang sederhana juga bisa menjadi masalah, terutama jika tidak menjamin kelancaran operasional hingga balik modal atau mendapat laba berkelangsungan.

Baca Juga: Laris Manis, Ini Peluang Usaha Minuman Boba dan Cara Memulainya

Contoh Jenis Usaha Perseorangan

Ada berbagai jenis usaha yang bisa Anda mulai sendiri. Mulai dari jual beli barang atau produk, menawarkan jasa, hingga membuat industri kecil yang sesuai dengan passion Anda. Simak penjelasan dan contoh usaha perseorangan di bawah ini.

1. Usaha Pertanian

Usaha pertanian skala kecil biasanya dijalankan oleh satu orang dan terletak di lokasi pedesaan. Karena sebagian besar petani menggarap lahan mereka sendiri, jenis usaha perseorangan ini memiliki pendapatan yang tak begitu banyak. Hasil pertanian kemudian akan dijual lagi untuk menutup modal awal.

Dengan penggunaan internet, usaha pertanian dapat menjangkau pasar yang lebih besar, dan Anda dapat menentukan target pembeli sendiri.

Tentu sangat disayangkan juga jika peluang bisnis pertanian ini dilewatkan begitu saja. Berikut adalah lebih banyak contoh konsep potensi bisnis unik di bidang pertanian:

  • Tanaman hias
  • Bisnis tanaman hidroponik 
  • E-commerce bibit tanaman 
  • Alat pertanian 
  • Pupuk tanaman eceran
  • Kios buah dan sayuran organik 
  • Usaha tanaman rempah

2. Bisnis Perdagangan

Jenis usaha perseorangan yang paling sering kita jumpai adalah bisnis perdagangan. Jenis usaha ini melibatkan transaksi jual beli produk dengan tujuan menghasilkan keuntungan. Bisnis perdagangan juga berlaku bagi orang-orang yang bertindak sebagai perantara dalam transaksi jual beli tersebut.

Berikut adalah beberapa contoh usaha perdagangan yang dapat Anda mulai sendiri.

  • Pengecer

Anda tidak perlu modal banyak untuk memulai usaha sebagai pengecer. Anda dapat menjual barang di pasar atau toko kelontong. Bisnis ini berpotensi berkembang menjadi jauh lebih besar, misalnya menjadi minimarket, supermarket, dan toko online.

  • Jual Pulsa dan Paket Data

Saat ini, mayoritas masyarakat menggunakan internet. Oleh karena itu, memulai bisnis jualan pulsa dan paket data bisa sangat menguntungkan.

Usaha ini juga dapat dijalankan sebagai usaha sampingan sambil mengerjakan pekerjaan lain karena bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

  • Reseller atau Dropship

Contoh jenis usaha perseorangan selanjutnya yaitu menjadi reseller atau dropship. Mungkin sudah banyak yang tahu tentang jenis bisnis ini.

Dropshipping bisa dimulai dengan modal kecil atau tanpa modal sama sekali. Tugas Anda adalah menjadi agen pemasaran dari produk yang Anda jual. Anda pun bebas menaikkan harga untuk meraup keuntungan.

  • Ekspor-Impor

Untuk bisnis ini, Anda tidak bertanggung jawab atas proses produksi. Di sisi lain, Anda harus punya jaringan yang luas untuk mencari supplier dan pembeli. Anda bebas menentukan harga jual untuk keuntungan pribadi.

  • Katering

Usaha katering bisa menjadi ide untuk jenis usaha perseorangan. Bisnis katering dapat dimulai dari sederhana agar bisa Anda tangani sendiri tanpa perlu banyak karyawan. Karena jumlah makanan menyesuaikan pesanan, usaha katering biasanya tidak menanggung risiko kerugian yang signifikan.

Baca juga: 5 Contoh Kerajinan dari Bahan Bekas yang Bisa Dijual, Pasti Laris Manis!

3. Industri Jasa

Tidak hanya menjual barang, usaha perseorangan juga bisa bagi Anda yang memiliki keterampilan khusus, seperti:

  • Jasa Fotografi

Keberhasilan usaha jasa ini bergantung pada keterampilan fotografi yang baik, seperti mengetahui cara menemukan sudut yang tepat. Anda dapat mulai membuka jasa foto dengan bermodalkan kamera. Anda juga bisa mengajak teman atau kerabat untuk bekerja bersama.

  • Jasa Cuci Motor atau Mobil

Tempat cuci mobil memiliki potensi yang luar biasa untuk bisnis dengan pendapatan cukup tinggi. Mengingat angka kepemilikan dan pembelian kendaraan yang terus bertambah di masa mendatang, tentu jasa ini akan banyak dicari untuk tujuan praktis.

  • Pengajar Privat

Ilmu pengetahuan sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, Anda dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memulai jasa les privat. Dari segi fee, les privat juga jauh lebih menguntungkan daripada bekerja sebagai pengajar di tempat kursus yang cukup besar.

  • Jasa Desain Grafis

Bisnis ini cocok bagi Anda yang terampil dalam desain grafis. Keterampilan desain grafis diperlukan saat membuat undangan, poster, kalender, dan lain-lain untuk dicetak maupun disebar di internet.

  • Penerjemah

Kemahiran bahasa asing juga bisa menjadi prospek bisnis yang menggiurkan. Banyak orang membutuhkan penerjemah untuk mengartikan buku atau karya atau bertindak sebagai interpreter. Setelah nama Anda semakin terkenal, layanan terjemahan dapat melangkah lebih jauh dengan menerjemahkan drama atau film terkenal.

  • Salon

Jenis usaha perorangan di bidang jasa yang bisa Anda coba selanjutnya adalah salon. Bisnis ini membutuhkan modal dan pengetahuan dasar tentang prosedur kosmetik seperti manikur dan potong rambut. Namun, Anda juga harus merencanakan anggaran untuk biaya lokasi dan perlengkapan salon sebelum mendirikan bisnis ini.

4. Industri Kecil

Satu-satunya perbedaan antara industri kecil dan bisnis jasa adalah keterampilan yang dibutuhkan.  Jenis usaha ini sebenarnya lebih rumit karena menerapkan manajemen dagang dan jasa.

Berikut beberapa contoh ide potensi bisnis industri kecil yang bisa ditekuni:

  • Kerajinan kayu dan kerajinan tanah liat
  • Produksi anyaman, mainan, dan tahu tempe di pasar dalam negeri
  • Produksi susu kedelai
  • Souvenir pernikahan

Itulah beberapa contoh jenis usaha perseorangan yang dapat Anda coba. Manakah yang menurut Anda cocok?

Jika saat ini bisnis Anda sudah berjalan semakin besar, tentu Anda butuh staf yang dapat membantu Anda dalam hal manajemen dan sebagainya. Anda dapat memasang iklan informasi lowongan kerja di KitaLulus untuk merekrut karyawan dengan kemampuan terbaik.

Sebagai platform pencarian kerja teraman di Indonesia, KitaLulus telah dipercaya oleh lebih dari 50.000 perusahaan bonafit di Indonesia. Cara pasang lokernya sangat mudah, Anda tinggal mengisi formulir yang tersedia. Yuk pasang loker Anda segera dan dapatkan kandidat terbaik dengan cepat!

Baca Juga: 4 Cara Memulai Usaha Percetakan, Perhitungan Modal, dan Omsetnya

cari karyawan
Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
chat whatsapp hrd