Apa Itu QRIS, Manfaat, Jenis, Batasan Transaksi, Cara Pakainya

Nisa Maulan Shofa
Penulis profesional sejak tahun 2017. Berspesialisasi dalam penulisan di bidang karir dan seputar dunia kerja.
qris adalah
Apa Itu QRIS, Manfaat, Jenis, Batasan Transaksi, Cara Pakainya

QRIS adalah metode pembayaran yang saat ini sedang booming. Banyak penjual yang menggunakan QRIS, mulai dari restoran, kafe, bahkan street food. Nah, sebenarnya apa itu QRIS dan bagaimana cara menggunakannya?

Untuk mengetahuinya, Anda bisa menyimak penjelasan di artikel ini hingga akhir.

Apa Itu QRIS?

apa itu qris
Sumber: Kompas

QRIS adalah kepanjangan dari Quick Response Code Indonesian Standard. Jika biasanya QR code dari masing-masing bank atau e-wallet hanya bisa digunakan untuk sesamanya, QRIS ini bisa digunakan untuk semua Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP), baik bank maupun non bank, seperti e-wallet. Dengan demikian, transaksi penjual dan pembeli menjadi lebih mudah.

Sesuai dengan PADG No.21/18/2019, PJSP wajib menggunakan QRIS untuk memudahkan transaksi yang ada.

QRIS  pertama kali muncul pada Agustus 2019 dan merupakan project kolaborasi antara Bank Indonesia dengan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Project ini diklaim memiliki keunggulan, seperti:

  • Bersifat universal karena dapat digunakan untuk semua PJSP
  • Mudah digunakan karena hanya perlu memindai kode saja
  • Berbagai pihak mendapatkan efisiensi waktu dalam menggunakan QRIS
  • Pemrosesan pembayaran dilakukan dengan cepat karena langsung terproses

Fakta unik dari QRIS adalah saat pertama kali ada, QRIS ini memunculkan perdebatan tentang cara membacanya. Ada yang mengatakan bahwa QRIS dibaca sebagai kyuris hingga kiris. Namun, secara resmi pihak Bank Indonesia menyatakan bahwa QRIS dibaca sebagai kris.

Baca Juga: COD (Cash On Delivery): Pengertian, Cara Kerja, Kelebihan

Manfaat QRIS

QRIS adalah metode pembayaran yang memiliki manfaat baik untuk customer dan penjual.

1. Bagi Customer

  • Customer mendapatkan jaminan keamanan data karena hanya perlu memindai QR code saja
  • QRIS juga diawasi oleh Bank Indonesia sehingga seluruh data pembeli akan terlindungi
  • Mudah digunakan
  • Praktis karena berupa saldo digital

2. Bagi Penjual

  • Data penjual aman karena diawasi langsung oleh Bank Indonesia
  • Mudah digunakan
  • Meningkatkan penjualan karena customer yang tidak memiliki uang cash akan terbantu dalam melakukan transaksi
  • Mengurangi penipuan seperti pembayaran menggunakan uang palsu
  • Tidak perlu memberikan kembalian karena seluruh transaksi akan terproses dengan detail menggunakan dompet digital
  • Pencatatan transaksi dilakukan dengan aman dan terinci
  • Mengurangi kecurangan dalam pencatatan transaksi
  • Menghemat biaya karena biaya admin hanya 0.7% sedangkan jika dibandingkan dengan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) sebesar 1%

Batasan Transaksi QRIS

Dilansir dari laman resmi Bank Indonesia, batasan nominal transaksi QRIS adalah sebesar Rp10.0​00.000,00 (Sepuluh Juta Rupiah) per transaksi.

Adapun penerbit dapat menetapkan batas nominal kumulatif harian dan/atau bulanan atas transaksi yang dilakukan oleh setiap pengguna QRIS, yang ditetapkan berdasarkan manajemen risiko penerbit.

Baca Juga: Paylater Adalah Fitur Bayar Nanti, Ini Untung Ruginya

Jenis Pembayaran QRIS

Jenis Pembayaran QRIS
Sumber: BCA

Terdapat tiga jenis pembayaran QRIS, yaitu:

1. Merchant Presented Mode (MPM) Statis

Jenis pembayaran QRIS yang pertama adalah MPM statis atau merchant presented mode. Jenis ini adalah yang paling sering dijumpai di berbagai merchant karena memang cocok untuk bisnis berskala kecil dan mikro.

Biasanya, merchant akan memajang QRIS di bagian kasir lalu pembeli tinggal melakukan scan kode ketika membayar. Pembeli bisa mengetikkan nominal pembelian ataupun otomatis muncul nominal yang harus dibayar.

2. Merchant Presented Mode (MPM) Dinamis

Jika Anda pernah melakukan pembayaran di minimarket lalu bagian kasir akan memprosesnya terlebih dahulu supaya muncul kode QR, inilah yang disebut dengan MPM dinamis. Prosesnya lebih panjang dibanding jenis statis.

Biasanya, bagian kasir akan memasukkan nominal pembayaran terlebih dahulu lalu muncul kode. Nah, kode inilah yang baru bisa di-scan oleh pembeli lalu pembayaran terproses. MPM dinamis cocok digunakan untuk bisnis berskala pembelian volume tinggi.

3. Customer Presented Mode (CPM)

Jenis ketiga adalah kebalikan dari MPM statis. Pembelilah yang harus menunjukkan kode QR untuk kemudian di-scan oleh bagian kasir. Selanjutnya pembeli akan mendapatkan jumlah tagihan yang harus dibayar.

Baca Juga: Apa itu QR Code? Berikut Jenis,  Manfaat, dan Cara Membuat

Cara Pembayaran QRIS

Cara Pembayaran QRIS
Sumber: MidTrans

Meskipun dompet digital dan QRIS sudah banyak digunakan, tetapi belum semua masyarakat Indonesia menggunakan metode pembayaran ini. Sebagai informasi, berikut KitaLulus jelaskan cara menggunakan QRIS untuk melakukan suatu transaksi.

  1. Sebelum melakukan pembayaran, customer harus memastikan koneksi internet pada ponsel dalam keadaan stabil.
  2. Selain internet, customer juga harus memastikan memiliki saldo yang cukup.
  3. Jika bagian kasir sudah memiliki QRIS, customer cukup melakukan scan di aplikasi bank atau e-wallet yang kamu miliki.
  4. Jika metode pembayarannya adalah MPM dinamis, maka tunggu bagian kasir mengeluarkan struk berisi kode untuk kamu scan.
  5. Jika metode pembayarannya adalah CPM dan kamu tidak memahaminya, customer bisa bertanya ke bagian kasir untuk ditunjukkan cara memperlihatkan kode QR untuk dilakukan scan oleh kasir.
  6. Periksa dahulu identitas merchant setelah dilakukan scan kode untuk memperjelas bahwa kode memang benar milik merchant tersebut.
  7. Tunjukkan bukti bahwa transaksi telah berhasil dilakukan ke penjaga kasir.

Baca Juga: Bisa Pake E-Wallet, Ini Cara Belanja di TikTok Shop Sekaligus Cara Bayarnya

Cara Membuat QRIS

Jika Anda memiliki suatu usaha, Anda juga bisa loh menggunakan QRIS. Berikut cara membuat QRIS secara online.

  1. Akses pendaftaran melalui tautan https://registrasi.qris.id/m/register/now.php?idir=pages/registration.php.
  2. Isi seluruh data sesuai instruksi.
  3. Baca dengan cermat dan setujui seluruh syarat dan ketentuan.
  4. Data yang kamu submit akan dilakukan verifikasi data, pembuatan identitas merchant, dan pencetakan kode QRIS oleh PJSP tersebut.
  5. Jika data disetujui, pihak PJSP akan menerbitkan stiker QRIS.
  6. Lakukan instalasi aplikasi QRIS sesuai instruksi dan QRIS sudah bisa digunakan.

Itulah penjelasan mengenai QRIS. Karena QRIS adalah metode pembayaran yang memudahkan, tidak salahnya untuk mulai menggunakannya supaya penjualan semakin naik.

Jika QRIS akan memudahkan Anda dalam hal penerimaan dan pencatatan transaksi yang masuk, ada aplikasi yang akan memudahkan Anda dalam melakukan rekrut karyawan. Aplikasi tersebut adalah KitaLulus.

Aplikasi KitaLulus adalah platform pencarian kerja yang sudah digunakan oleh lebih dari 3 juta pengguna. Dengan Anda memasang loker di KitaLulus, Anda bisa menemukan kandidat terbaik hanya dalam hitungan hari.

Dapatkan kemudahan dan efektivitas merekrut karyawan secara maksimal bersama KitaLulus!

Share this article:
Share this article: Share Tweet
To top