5 Platform Belajar Digital Marketing Gratis Terbaik, Ada Sertifikatnya!

Nisa Maulan Shofa

Penulis profesional sejak tahun 2017. Berspesialisasi dalam penulisan di bidang karir dan seputar dunia kerja.

Isi Artikel

Belajar digital marketing– Kamu tidak akan rugi jika belajar digital marketing di usia berapa pun. Terlebih, peran ini sekarang dicari oleh banyak perusahaan. Tidak hanya untuk menunjang karir, digital marketing juga bisa kamu gunakan untuk membuat personal branding loh.

Namun, apa sebenarnya digital marketing itu? Bagaimana konsep pemakaiannya sehingga sistem promosi bisa berjalan efektif dan tepat sasaran?

Kamu bisa menemukan jawabannya di artikel ini. KitaLulus akan menjelaskan mengenai digital marketing secara lengkap, mulai dari pengertian, konsep, jenis, hingga platform belajar digital marketing yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan pengetahuanmu.

Yuk, langsung disimak saja!

BACA JUGA: Job Desk Digital Marketing, Prospek Karir, Jenis Tugas, dan Kisaran Gajinya 2022

Pengertian Digital Marketing

Digital marketing adalah suatu sistem pemasaran yang dilakukan secara digital. Seiring dengan perkembangan teknologi, peran digital marketing memang dicari oleh banyak perusahaan. Selain bisa menjangkau target market dengan luas, digital marketing juga tidak menghabiskan banyak biaya.

Jika kamu tertarik untuk mendalami peran ini, tetapi baru akan mulai belajar tentu saja tidak masalah. Ada banyak alasan untuk tetap mendalami digital marketing. Bahkan, seorang pemasar digital yang sudah profesional juga tetap belajar digital marketing karena media digital terus mengalami perubahan dan peningkatan layanan.

Manfaat Digital Marketing

Manfaat belajar digital marketing

Peralihan konsep pemasaran ke ranah digital memang dipengaruhi oleh semakin berkembangkan teknologi. Masyarakat yang lebih memilih untuk menghabiskan waktu di media sosial juga menjadi alasan lainnya dalam penerapan pemasaran secara digital ini.

Selain itu, banyak perusahaan yang sudah jarang memasarkan produk secara konvensional juga karena digital marketing memiliki banyak manfaat, diantaranya:

  • Menghemat biaya promosi
  • Menjangkau target market dengan tepat
  • Memperluas jangkauan pasar
  • Meningkatkan brand awareness dan product knowledge
  • Meningkatkan promosi dan penjualan produk
  • Lebih dekat dengan customer

BACA JUGA: Apa Itu Content Marketing? Ini Arti, Manfaat, Tugas, Contoh, dan Proyeksi Gajinya

Jenis Digital Marketing

Jenis ilmu digital marketing untuk dikuasai

Dalam praktiknya, sistem pemasaran digital memang susah-susah gampang. Sebagai seseorang yang harus melek digital, kamu akan selalu dituntut untuk mengikuti trend sehingga tidak tertinggal zaman. 

Oleh karena itu, dalam digital marketing terdapat banyak jenis digital marketing. Setiap jenis digital marketing ini menyesuaikan dengan target capaiannya. Berikut adalah jenis digital marketing.

1. Search Engine Optimization (SEO)

Jenis digital marketing ini paling banyak digunakan oleh seorang digital marketing. Selain karena bisa menghasilkan traffic secara organik juga memiliki pengeluaran biaya yang sedikit. 

SEO biasanya akan diterapkan ke dalam website. Konten yang dihasilkan pada umumnya berupa artikel. Nantinya, artikel yang dinilai berkualitas akan tertampil di halaman awal Google atau bahkan mendapatkan rekomendasi dari mesin pencari tersebut sehingga menarik banyak traffic.

2. Search Engine Marketing (SEM)

Jika SEO mengandalkan teknik pemasaran digital yang organik, SEM adalah berkebalikannya. SEM akan lebih berfokus pada pemasangan website sebagai iklan di mesin pencari.

Biasanya iklan akan muncul ketika pengguna mencoba mengetikkan kata kunci di mesin pencari lalu website yang diiklankan akan muncul paling atas. Dengan demikian, klik yang dihasilkan akan jauh lebih cepat. Namun, traffic tidak bertahan lama karena datang hanya ketika iklan dipasang saja.

3. Social Media Marketing (SMM)

SMM juga menjadi jenis digital marketing yang banyak digunakan. Hal ini tentu saja karena hampir semua orang menggunakan media sosial, bahkan menghabiskan banyak waktu di media sosial.

Dengan menggunakan konten yang menarik, berkualitas, dan relevan, SMM akan menghasilkan banyak traffic dan menghadirkan konsumen loyal bagi suatu brand.

4. Content Marketing

Content marketing lebih berfokus pada strategi penempatan konten sehingga konten terdistribusi di target market yang tepat. Biasanya, content marketing akan berkolaborasi dengan SMM, SEO, hingga SME.

Misal, suatu brand kosmetik akan menarget pembeli berusia 17–30 tahun. Penempatan konten di platform Facebook tentu saja kurang tepat karena target pasar dengan rentang usia tersebut tidak banyak yang menggunakannya. Content marketing akan membuat target platform untuk mendistribusikan konten sesuai hasil riset.

5. Affiliate Marketing

Jenis digital marketing ini biasanya digunakan untuk bisnis yang menjual produk, baik barang maupun jasa. Perusahaan akan membuka kesempatan untuk umum atau bisa juga seseorang yang sudah ditunjuk untuk menjadi afiliator.

Afiliator nantinya akan mendapatkan upah atau bonus dari produk yang dijual dengan menggunakan kode referralnya.

6. Email Marketing

Email marketing akan dilakukan dengan melakukan broadcast message kepada target market. Data email biasanya didapatkan dari database, dari pengguna baru yang sudah melakukan pendaftaran atau dari pengguna lama. Jika brand menjual suatu produk, broadcast message yang dikirim akan berupa flyer penawaran terbaru.

BACA JUGA: Apa Itu Content Creator? Ini Prospek Gaji, Skill, & 6 Cara Memulai Karirnya

Jenjang Karir Digital Marketing

Jika kamu tertarik dengan peran digital marketing, kamu telah memilih karir yang tepat. Digital marketing semakin dibutuhkan untuk kedepannya, terlebih dengan berkembangkan media digital. 

Untuk jenjang karir, kamu bisa memulai sebagai digital marketing officer. Setelah itu, nantinya kamu bisa membawahi sebuah tim meskipun jabatan kamu masih sama, akan tetapi plot pekerjaannya akan terpecah sehingga beberapa jenis digital marketing dikerjakan oleh orang yang berbeda. 

5 Platform Belajar Digital Marketing Gratis dan Bersertifikat

Semakin berkembangnya media digital, tentu saja akan menghasilkan banyak fitur baru yang harus selalu dipelajari. Hal tersebut membuat peran digital marketing harus selalu belajar supaya tidak tertinggal tren.

Nah, untuk kamu yang masih pemula di dunia digital marketing dan ingin belajar, kamu bisa mencoba platform belajar digital marketing berikut ini. Gratis kok, bahkan mendapatkan sertifikat yang bisa kamu cantumkan dalam portofolio sebagai validasi bahkan kamu sudah belajar digital marketing dari platform terpercaya.

1. Digitademy

Kursus digital marketing gratis bahasa Indonesia

Digitademy adalah platform belajar digital marketing Indonesia yang memberikan materi SEO, email marketing, SMM, hingga SME. Nantinya, setelah kamu mempelajari seluruh materi, kamu bisa mengambil tes. Saat kamu mendapatkan nilai minimal B, kamu akan mendapatkan sertifikat.

2. Hubspot Academy

Platform belajar digital marketing gratis bersertifikat

Hubspot Academy juga akan memberikan modul untuk mempelajari tentang digital marketing secara menyeluruh. Kamu bisa mendapatkan sertifikat setelah menyelesaikan tes selama kurang lebih satu jam.

3. Facebook Blueprint

Platform belajar digital marketing facebook blueprint

Facebook dengan perusahaannya, yaitu Metaverse, memang menjadi media yang mengakuisisi banyak media sosial. Mulai dari WhatsApp hingga Instagram. Meskipun pengguna Facebook asli hanya tersisa pengguna dengan rentang umum dewasa, tetapi Facebook tetap menjadi media untuk beriklan yang tepat.

Facebook Blueprint memanfaatkan hal tersebut. Membuka kursus pembelajaran gratis tentang Periklanan dan Perencanaan Facebook, pengguna yang mendaftar mencapai 6 juta lebih. Setelah mengikuti dua kompetensi kursus tersebut, kamu akan otomatis mendapatkan sertifikat penghargaan.

4. Google Digital Garage

Platform belajar digital marketing Google Digital Garage

Google Digital Garage akan memberikan materi mengenai digital marketing, khususnya tentang promosi bisnis dengan iklan di media online. Namun, ketika kamu mengambil kursus ini, kamu juga akan mendapatkan kemampuan baru untuk meningkatkan jaringan di media online hingga keamanan dalam berjualan secara online.

5. Google Analytics Academy

Google sebagai mesin pencari yang terkemuka di dunia memang memiliki andil besar dalam dunia digital marketing. Salah satu fitur Google yang berguna di digital marketing adalah Google Analytics.

Memanfaatkan hal tersebut, Google Analytics juga menyediakan fasilitas belajar digital marketing. Tingkatan pembelajarnya dibedakan dari yang pemula hingga yang sudah profesional.

BACA JUGA: Apa Itu Product Marketing? Ini Arti, Pilar, Tugas, dan Gajinya 2022

Itulah 5 platform belajar digital marketing yang bisa kamu coba untuk meningkatkan skill pemasaran digital! Namun, digital marketing akan lebih efektif dan lebih cepat diserap ilmunya jika kamu memulai untuk mempraktikannya. Bisa dimulai dari dengan mengelola media sosial pribadi secara serius untuk mengunggah konten berkualitas secara berkala.

Kamu juga bisa bergabung ke dalam komunitas digital marketing untuk mendapatkan sharing dari teman-teman yang sudah ahli. Untuk bergabung dengan komunitas digital marketing kamu bisa menggunakan aplikasi KitaLulus.

Aplikasi KitaLulus yang bisa kamu unduh di Playstore memang tidak hanya berisi lowongan kerja, tetapi juga berbagai komunitas sesuai dengan bidang yang kamu sukai. Dengan demikian, kamu bisa menambah ilmu dan skill.

Tunggu apalagi, yuk segera instal aplikasi KitaLulus di Playstore! Buat pengalaman melamar pekerjaanmu #LebihMudah dan menyenangkan!

Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
KitaLulus Andoid App available on Google Play

Lihat ribuan lowongan kerja dan berkomunikas secara langsung dengan HRD atau pemilik usaha

Download Aplikasi KitaLulus sekarang!

#MulaiSekarang demi masa depan yang lebih baik!