Apa Itu Freelance? Berikut Sistem Kerja, Contoh, dan Tipsnya

Nisa Maulan Shofa

Penulis profesional sejak tahun 2017. Berspesialisasi dalam penulisan di bidang karir dan seputar dunia kerja.

Isi Artikel

Saat ini, freelance adalah sistem kerja yang mulai banyak digemari. Selain karena bebas menentukan jam kerja sehingga memiliki lebih banyak waktu luang, standar gaji seorang freelancer juga bisa lebih tinggi dibanding karyawan pada umumnya, lho!

Nah, jika kamu tertarik menjadi seorang freelancer, maka kamu wajib menyimak informasi berikut. KitaLulus akan mengulas lengkap seputar apa itu freelance, mulai dari pengertian, konsep, contoh bidang pekerjaan, kelebihan dan kekurangan, hingga tips menjadi freelancer sukses. Simak yuk!

Apa Itu Freelance?

Secara definisi, freelance adalah jenis pekerjaan lepas dengan kontrak dalam jangka waktu tertentu. Freelancer adalah sebutan untuk seseorang yang melakukan pekerjaan freelance.

Karena sistem kerja mereka bebas, bisa dari mana saja dan tidak terikat aturan perusahaan tentang jam kerja dan pakaian, seorang freelancer dapat mengatur waktu kerjanya sendiri. Biasanya, mereka akan bekerja dari rumah, kafe, hingga co-working space.

Dengan fleksibilitas waktu kerja inilah yang membuat seorang freelancer biasanya memiliki lebih dari satu kontrak kerja. Namun, kontrak kerja yang tidak selama karyawan pada umumnya membuat freelancer harus pintar mencari perusahaan lain supaya pemasukan tetap lancar.

Untuk mahasiswa atau pelajar, sistem kerja freelance ini sangat cocok. Waktu bekerja freelance adalah sangat pas bagi mahasiswa atau pelajar yang harus ke sekolah atau kampus untuk belajar.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Freelance

Setiap pekerjaan tentu ada kelebihan dan kekurangannya. Bagi kamu yang masih pelajar atau mahasiswa dan ingin mencoba sistem kerja ini, sebaiknya pahami dulu kelebihan dan kekurangan freelance sebagai bahan pertimbangan.

Kelebihan Freelancer

Jika kamu seorang introvert dan lebih nyaman bekerja sendiri, bekerja sebagai freelance tentu menjadi hal yang menyenangkan. Selain itu, kelebihan lain dari sistem kerja freelance adalah sebagai berikut.

1. Waktu Kerja yang Fleksibel

Kelebihan utama freelance adalah jam kerja fleksibel. Karena waktu yang dapat diatur dengan mudah, terkadang seorang karyawan tetap juga akan menjadi freelancer sebagai pekerjaan sampingan mereka.

2. Tempat Kerja yang Bebas

Kelebihan lain dari freelance adalah kamu tidak perlu berangkat pagi ke kantor karena kamu bisa bekerja dari mana saja atau work from anywhere, bahkan dalam kondisi apa pun.

Tenang saja, tidak akan ada rekan kerja atau atasan yang akan menegur jika kamu bekerja meskipun baru bangun tidur dan belum mandi.

3. Pendapatan Tinggi

Freelancer yang sudah expert biasanya tidak hanya menarget perusahaan dalam negeri, melainkan juga multinasional. Dengan demikian, rate fee mereka otomatis akan meningkat sehingga pendapatannya lebih tinggi dibanding karyawan biasa.

4. Proyeksi Karir yang Menjanjikan

Selanjutnya yang juga termasuk kelebihan freelance adalah proyeksi karir menjanjikan. Semakin banyak perusahaan yang bekerja sama dengan kamu sebagai freelancer, maka kamu akan semakin dikenal sebagai freelancer profesional.

Dengan demikian, kamu tentu saja mendapatkan rekomendasi dari banyak klien jika ada perusahaan yang mencari freelancer di bidang yang kamu geluti.

Baca juga: Suka #WorkFromAnywhere? Jadi Digital Nomad Yuk! Ini 7 Tips Suksesnya

Kekurangan Freelance

Di samping kelebihan di atas, ada pula kekurangan sistem kerja freelance. Kekurangan tersebut di antaranya sebagai berikut.

1. Kurangnya Fasilitas

Karyawan biasa akan mendapatkan fasilitas bekerja dari kantor, umumnya berupa laptop atau komputer, jaringan internet, hingga fasilitas pendukung lainnya. Sementara seorang freelancer tidak memiliki fasilitas tersebut.

Freelancer harus menyediakan fasilitas pendukung kerja sendiri dan hal tersebut tidak bisa dibebankan oleh klien yang bekerja sama. Maka dari itu, biaya ini biasanya akan diganti dengan penyusunan rate fee freelancer yang disesuaikan.

Seorang freelancer pemula dengan pengalaman tidak terlalu banyak tentu saja tidak bisa mengajukan rate fee yang tinggi.

2. Sulit Bersosialisasi

Berikutnya kekurangan freelance adalah terbiasa bekerja sendiri bahkan hanya dari rumah biasanya akan membuatmu susah bersosialisasi. Terlebih jika ternyata kamu bekerja sama dengan lebih dari satu klien sehingga jam kerjamu akan semakin lama. Ini menjadi kekurangan freelance yang patut kamu pertimbangkan.

3. Pandangan Masyarakat

Freelance adalah jenis pekerjaan yang sering dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Masyarakat lebih memandang pekerja kantoran sebagai jenis pekerjaan yang prestise. Jadi, kamu harus belajar terbiasa dengan pandangan orang yang mengira kamu pengangguran karena tidak memiliki jam kerja yang tetap.

Sistem Kerja Freelance

Freelance tidak memiliki kewajiban untuk mematuhi aturan kerja di suatu perusahaan yang menjadi kliennya.

Meskipun kemudian freelancer harus menandatangani kontrak untuk pekerjaan dengan jangka waktu tertentu, tetapi kontrak tersebut tidak sama dengan kontrak karyawan biasa di perusahaan tersebut.

Adapun proses seleksi hingga konsep kerja freelance adalah:

  • Seleksi kerja dilakukan seperti seleksi pada umumnya, mulai dari kirim CV, interview, hingga offering.
  • Jika pekerjaan freelancer di suatu perusahaan memiliki jangka waktu panjang dengan jenis pekerjaan yang pasti, biasanya freelancer diberikan form untuk tanda tangan kontrak.
  • Mengerjakan tugas sesuai batas waktu yang ditentukan.
  • Mengirimkan invoice pekerjaan atau langsung dilakukan transfer fee dari perusahaan sesuai kontrak.
  • Jika ada perubahan kontrak pekerjaan, bisa dilakukan sewaktu-waktu, berlaku juga untuk perpanjangan kontrak.

Baca juga: 15 Kerja Online Untuk Pelajar yang Bisa Kamu Coba - KitaLulus

Tips Menjadi Freelancer Sukses

Jika kamu tertarik menjadi freelancer dan ingin menambah income bulanan, berikut tips yang dapat kamu lakukan.

  • Perdalam keahlian kamu di suatu bidang.
  • Perluas relasi dengan ikut komunitas.
  • Cari informasi tentang lowongan freelance melalui sharing dengan freelancer lainnya atau ikut webinar.
  • Tetap disiplin atur waktu.
  • Profesional dalam mengerjakan pekerjaan.
  • Buat prioritas pekerjaan.
  • Beradaptasi dengan cepat.

Contoh Pekerjaan Freelance

Ada banyak tipe pekerjaan yang bisa dikerjakan secara jarak jauh. Adapun daftar pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh freelancer adalah:

  • Penulis artikel atau konten berbasis SEO
  • Penyunting
  • Ghostwriter atau Penulis bayangan
  • Desainer grafis
  • Video editor
  • Fotografer
  • Penerjemah
  • Guru privat
  • Social media officer atau admin sosial media
  • Pemandu wisata atau tour guide
  • Data researcher

KitaLulus, Situs Penyedia Lowongan Kerja Freelance untuk Pelajar dan Mahasiswa

Untuk pemula seperti pelajar atau mahasiswa yang bingung mencari info lowongan kerja freelance, kamu bisa nih mencarinya di situs lowongan kerja seperti KitaLulus.

KitaLulus menyediakan lowongan kerja freelance yang mudah kamu akses. Kamu bisa langsung instal aplikasi KitaLulus di PlayStore lalu lakukan registrasi hanya dengan masuk ke akun Google kamu.

Selain bisa melamar kerja, di aplikasi KitaLulus juga memiliki fasilitas soal psikotes, lho! Sehingga kamu dapat belajar mengasah logika kamu. Dengan begitu, proses berpikir juga akan lebih terarah karena terbiasa untuk memecahkan suatu masalah.

Bagaimana? Semakin ingin berkarir sebagai freelancer agar lebih banyak memiliki waktu luang? Jangan lupa pakai aplikasi KitaLulus ya untuk mencari lowongan kerja freelance!

Ikuti BangLulus di sosial media
KitaLulus on Facebook
instagram kitalulus
Tiktok
Close Pop up
KitaLulus Andoid App available on Google Play

Lihat ribuan lowongan kerja dan berkomunikas secara langsung dengan HRD atau pemilik usaha

Download Aplikasi KitaLulus sekarang!

#MulaiSekarang demi masa depan yang lebih baik!